AGUS MOTOR

AGUS MOTOR Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from AGUS MOTOR, Business service, Hong Kong.

Remap ecu yamaha, honda, suzuki, vespa matikKeyy lessOdoRenew ecuAbs
25/09/2025

Remap ecu yamaha, honda, suzuki, vespa matik
Keyy less
Odo
Renew ecu
Abs

01/09/2024

MENGENAL MIKROKONTROLLER UNTUK OTOMOTIF, INDUSTRI DAN MEDIS.
"Mikrokontroller Renesas"
Mikrokontroler Renesas adalah sebuah keluarga mikrokontroler yang dikembangkan oleh Renesas Electronics, sebuah perusahaan semikonduktor global yang berbasis di Jepang. Renesas dikenal sebagai salah satu produsen terkemuka dalam industri mikrokontroler, dan produknya digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi, mulai dari otomotif, elektronik konsumen, hingga industri dan medis.

Fitur dan Keunggulan Mikrokontroler Renesas:
A. Beragam Arsitektur:
1. RL78
Arsitektur 16-bit yang efisien dan hemat daya, ideal untuk aplikasi yang membutuhkan konsumsi daya rendah seperti perangkat portabel dan sensor.
2. RX
Arsitektur 32-bit dengan kinerja tinggi dan fitur keamanan canggih, sering digunakan dalam aplikasi industri dan otomotif.
3. RA
Mikrokontroler berbasis ARM Cortex-M yang menawarkan fleksibilitas dan keamanan tinggi, cocok untuk aplikasi IoT dan perangkat pintar.
4. RH850
Digunakan dalam aplikasi otomotif, menawarkan kinerja real-time yang tinggi dan keandalan yang diperlukan untuk aplikasi keselamatan.
5. R8C, M16C/M32C, dan H8: Keluarga mikrokontroler 8-bit dan 16-bit yang menawarkan solusi untuk aplikasi yang memerlukan solusi biaya rendah dan kinerja yang efisien.

B. Keamanan
Banyak mikrokontroler Renesas yang dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih, seperti enkripsi, boot aman, dan kemampuan deteksi manip**asi. Ini membuatnya ideal untuk aplikasi yang memerlukan keamanan data yang tinggi, seperti pembayaran digital dan perangkat IoT.

C. Konsumsi Daya Rendah
Renesas memiliki berbagai produk yang dioptimalkan untuk konsumsi daya rendah, seperti seri RL78. Ini memungkinkan perangkat beroperasi lebih lama dengan baterai kecil, yang sangat penting untuk aplikasi portabel dan nirkabel.

D. Kompatibilitas dan Dukungan Perangkat Lunak
Renesas menyediakan berbagai alat pengembangan (software development tools) seperti Integrated Development Environments (IDE), compiler, debugger, dan emulator. E2 Studio adalah salah satu IDE populer yang digunakan untuk pengembangan perangkat lunak pada mikrokontroler Renesas.

E. Komunikasi dan Antarmuka
Mikrokontroler Renesas dilengkapi dengan berbagai antarmuka komunikasi seperti UART, SPI, I2C, USB, Ethernet, CAN, dan LIN, yang memungkinkan integrasi dengan berbagai sensor dan modul komunikasi.

F. Penerapan Otomotif
Renesas sangat kuat di pasar otomotif, dengan mikrokontroler yang didesain untuk memenuhi standar keselamatan otomotif seperti ISO 26262. Produk seperti seri RH850 digunakan dalam ECU (Electronic Control Units) untuk kontrol mesin, ABS, airbag, dan lainnya.

G. Diversitas Produk
Renesas menawarkan mikrokontroler dalam berbagai spesifikasi yang berbeda, mulai dari versi dengan memori yang kecil dan fitur dasar hingga versi dengan kinerja tinggi dan fitur kompleks. Ini memungkinkan pengembang memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan aplikasinya.

H. Penggunaan Mikrokontroler Renesas
1. Otomotif
ECU, sistem infotainment, kontrol mesin, sistem keselamatan.
2. Elektronik Konsumen
Pengendali dalam peralatan rumah tangga, mainan elektronik, perangkat audio, dan video.
3. Industri
Kontrol mesin, otomasi, dan perangkat industri lainnya.
4. IoT dan Perangkat Pintar
Sensor, perangkat wearable, dan aplikasi IoT yang memerlukan konektivitas dan efisiensi daya.

Mikrokontroler Renesas telah menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi karena kombinasi antara kinerja, keandalan, efisiensi daya, dan dukungan perangkat lunaknya yang luas.

Catatan:
Mikrokontroller RL78 Renesas sudah tersedia Library Board untuk Arduino IDE.
Renesas RL78, M16C Series , RH850 digunakan hampir semua produk otomotif khususnya ECU (Electonic Control Unit) buatan Jepang.

CARA  KERJA MAPING  ( ignition timing ) CDI ANALOG PAHAMI AGAR TIDAK TERJEBAK ALIRAN SESAT CDI analog adalah type yg pal...
13/04/2024

CARA KERJA MAPING ( ignition timing ) CDI ANALOG
PAHAMI AGAR TIDAK TERJEBAK ALIRAN SESAT
CDI analog adalah type yg paling sederhana dan termasuk teknologi yg sederhana p**a, jika paham ini maka akan dengan mudah memahami type lainnya karena ini dasar dari type selanjutnya.
CDI analog hanya punya 2 map, yaitu maping derajad rendah (re**rd) untuk Low Rpm ...............dan timing derajad tinggi (advance) untuk Mid to Hi Rpm,............... prinsip kerja untuk derajad rendah dg cara membaca sinyal negatif pulser / ekor pick up pulser, (lihat gambar), saat Rpm rendah maka api busi keluar ketika pulser membaca ekor (re**rd), dan derajad tinggi / pengapian maju (advance) dengan cara membaca sinyal positif pulser (kepala pick up)

AWAS ALIRAN SESAT
ciri ciri CDI analog adalah pick up pulser nya pendek (tidak lebih 20mm) contoh CDI Sh**un 110, Smash, Mega pro, Grand, dkk. .... jadi jangan pernah memasang CDI analog ke motor yg CDI bawaan nya jenis digital (pick up panjang) semisal CDI Sh**un 110 dipasang di Sh**un 125 karena itu penyiksaan mesin dan tidak logis scr teknis karena posisi kepala (map advance) berada jauh sebelum TMA. , api menyala jauuuuuuh sebelum piston sampai di TMA , demikian juga ketika dipasang di Karisma, Satria FU dsb, lebih jauh lagi api nyala sebelum TMA, sangat tidak logis dan merusak mesin, kalau mau substitusi CDI harus tahu data berapa panjang pick up pulser dan selanjutnya disesuaikan, karena ketidak tahuan inilah banyak kasus Satria FU dipasang CDI Smash, CDI Sh**un dsb tanpa penyesuian, (ambyarrrr over heat & banyak hilang tenaga) bisa dibayangkan betapa tersiksanya mesin jika terjadi pembakaran ketika piston masih jauh sebelum TMA. dan jika kita sudah paham maka tidak akan ikut ikutan aliran sesat itu, mari menuju kejalan yg benar.'
dengan dasar ini p**a kita bisa saling silang pakai CDI motor lain dg baik dan benar
CDI RAKITAN JANGAN BANGGA !
banyak yg bangga bisa merakit sendiri CDI "sederhana" tanpa rangkaian maping, kalau untuk darurat / uji coba gpp, tapi jika dipakai berkepanjangan kasihan mesin dan konsumen, karena hanya punya 1 map , timing nya maju sejak awal start, (lihat gambar) kasihan piston & stang piston, piston masih jauh dibawah api sudah menyala, demikinan juga CDI yg abal abal dg harga sangat murah, sama saja hanya 1 map. hanya krn pilih murah didepan jadi rugi lebih besar diwaktu mendatang, HATI HATI !
kecuali untuk 2 tak CDI rakitan masih bisa ditoleransi dan berfungsi dengan baik karena 2 tak tidak butuh maping advance (lihat gambar)
Bersambung edisi berikutnya , semoga bermanfaat
CMIIW
https://www.facebook.com/groups/566857346817339/posts/2501469596689428/

08/05/2023

Fungsi,Gejala Kerusakan dan Cara Kerja Water Temperature Sensor (WTS)

A. Fungsi Sensor WTS (Water Temperature Sensor) untuk mendeteksi suhu dari cairan pendingin mesin yang kemudian dikirim ke ECU sebagai input untuk memperhitungkan jumlah penginjeksian bahan bakar pada injektor dan berfungsi untuk mengon-offkan kipas pendingin. Sensor WTS atau ECT biasanya terletak pada blok mesin atau rumah thermostat bagian bawah.
Sensor ini memanfaatkan komponen elektronik berupa thermistor tipe NTC (Negative Temperature Coefisien), yang mana bekerjanya sensor ini adalah ketika suhu cairan pendingin naik maka tahanan atau resistansi pada sensor ini akan menurun yang berakibat tegangan outpunya juga menurun sehingga penginjeksian bahan bakar berkurang dan bila suhu cairan pendingin ini turun maka tahanan atau resistansi pada sensor ini akan naik dan berakibat tegangan out ikut naik juga yang imbasnya penginjeksian bahan bakar akan bertambah juga.

B. CARA KERJA WATER TEMPERATURE SENSOR

Sensor WTS menggunakan komponen elektronik berupa thermistor yang digunakan sebagai pendeteksi dan pengukur temperatur cairan pendingin. Besar kecilnnya hasil tahanan pada komponen thermistor akan berubah-ubah menyesuaikan dengan tinggi rendah dari suhu atau temperatur cairan pendingin.

Pada thermistor terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. thermistor PTC (Positif Temperature Coefisien), merupakan thermistor yang nilai tahanannya akan tinggi jika suhu disekitar panas, dan tahanan akan rendah jika suhu disekitar dingin.

2. thermistor NTC (Negative Temperature Coefisien ), merupakan thermistor yang memiliki nilai terbalik terhadap suhu. Apabila suhu disekitar panas, maka hasil tahanan pada thermistor rendah. Dan ketika suhu disekitar dingin maka tahanan pada thermistor tinggi.

Sedangkan thermistor yang digunakan pada sensor WTS adalah jenis NTC (Negative Temperature Coefisien). Dengan kerja apabila suhu cairan pendingin meniningkat, maka hasil tahanan pada thermistor pada sensor WTS akan rendah. Sedangkan jika cairan pendingin menurun, maka hasil tahanan thermistor akan tinggi.
Semakin tinggi dari temperatur cairan pendingin akan menyebabkan tahanan pada thermistornya menjadi rendah dan tegangan output akan rendah. Efeknya volume penginjeksian dari bahan bakar akan semakin sedikit. Sedangkan jika semakin rendah temperatur cairan pendingin maka tahanan pada thermistornya akan tinggi dan tegangan output makin besar, efeknya volume pengunjeksian bahan bakar akan diperbanyak.

Sensor WTS yang dihubungkan ke ECU (Engine Control Unit) pada sistem injeksi. Dimana ECU memberikan signal tegangan sumber sebesar 5 volt ke sensor WTS melalui terminal THW. Sedangkan tegangan output dari sensor WTS akan berubah-ubah besarnya sesuai dengan perubahan cairan pendingin serta berubah-ubah sesuai dengan nilai tahanan atau resistansi yang ada pada sensor WTS.

Output signal sensor WTS ini (pada terminal E2)dikirim kembali ke ECU menjadi signal input yang akan digunakan sebagai data masukkan untuk mengontrol aktuator-aktuator pada mesin injeksi seperti injektor, coil pengapian, Idle speed control valve (ISC), serta kipas pendingin.

C. GEJALA KERUSAKAN WATER TEMPERATURE SENSOR

Karena sensor WTS fungsinya yang sangat penting untuk performa mesin, sensor WTS yang rusak atau terputus biasanya menyebabkan beberapa gejala, yaitu:

1. emisi gas buang tinggi, hal ini terjadi karena sensor WTS akan terus membaca informasi mesin dalam kondisi dingin sehingga suplay bahan bakar diperbanyak.

2. konsumsi bahan bakar boros, kerusakan pada sensor WTS juga dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar sehingga kendaraan gagal dalam uji emisi.

3. kipas pendingin menyala terus, hal ini terjadi karena ECT mengalami short circuit (hubungan singkat). ECU menganggap bahwa suhu cairan pendingin panas.

!!!!!!!!!
masalah sensor pendingin lebih disebabkan oleh kabel longgar atau berkarat dan kegagalan konektor daripada oleh sensor itu sendiri. Selain itu, pengemudi dapat menemukan gejala kerusakan dengan melihat lampu indikator mesin yang menyala saat mesin hidup.

11/02/2022

Fungsi dan Cara Kerja Crankshaft Position Sensor

Crankshaft Position Sensor ( CKPS ) atau disebut juga sebagai sensor poros engkol adalah salah satu sensor yang mempunyai peran vital pada mesin yang sudang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection ( EFI ). Selain itu penyebutan sensor CPKS juga dikenal sebagai sensor NE.

A. Fungsi Crankshaft Position Sensor ( CKPS )

Fungsi Crankshaft Position Sensor ( CKPS ) bukan hanya satu melainkan memiliki beberapa 3 ( tiga ) fungsi penting.

1. Pembacaan Sudut Posisi Poros Engkol

Fungsi crankshaft position sensor yang pertama adalah mendeteksi sudut poros engkol. Seperti mengetahui posisi piston setiap silinder. Data inilah yang nantinya dikirim oleh CKPS ke ECU untuk mengetahui piston yang berada di Titik Mati Bawah Dan Titik Mati atas pada selinder.

2. Menentukan Waktu Pengapian Dan Penginjeksian Bahan Bakar

Fungsi crankshaft position sensor yang kedua adalah sebagai penentu waktu pengapian dan penginjeksian bahan bakar pada silinder sesuai dengan feering order, Setelah ECU mengetahui posisi piston pada silinder, maka ECU pun mengirimkan sinyal ke injektor untuk menyemprotkan bahan bakar dan coil untuk memercikan bunga api.

3. Mendeteksi Putaran Mesin ( RPM )

Tacho meter yang terdapat di panel instrumen yang berfungsi mengukur putaran mesin datanya diperoleh dari sensor CKPS. Round Per Minutes ( RPM ) pada mesin ini juga berpengaruh terdahap sistem yang lain.

B. Cara Kerja Crankshaft Position Sensor ( CKPS )

Cara kerja cranshaft position sensor (CKP) memanfaatkan sensor putaran,ada dua jenis yaitu sensor induktif dan sensor effect hall. Sensor induktif memanfaatkan induksi yang dihasilkan oleh pickup coil,CKP sensor yang menggunakan induksi terdiri dari dua kabel,sementara itu CKP sensor yang menggunakan effect hall memanfaatkan effect hal untuk mendeteksi putaran dan posisi crankshaft,

1. Type Inductive / Variable Reluctance Sensor

Tegangan yang diperoleh murni berasal dari gaya induksi magnet yang terjadi pada pick up coil sensor tersebut ketika rotor berputar. Tegangan variatif inilah dikirim oleh CKPS ke ECU dan dengan mudah ECU mengetahui kondisi putaran mesin dari jumlah tegangan yang dikirim. Semakin cepat putaran mesin maka tegangan induksi yang terjadi semakin besar, sebaliknya semakin lamat putaran mesin maka semakin kecil p**a tegangan induksi yang dihasilkan. Rata - rata tegangan yang dihasilkan berkisar 1 sampai 2 volt.

2. Type Hall Effect Sensor
Pada CKP sensor tipe hall effect tidak menggunakan magnet permanen. Sehingga ini tidak terpengaruh oleh perubahan medan magnet.
Umumnya CKP sensor type hall effect menggunakan tiga kabel. Hal ini dikarenakan sensor jenis ini membutuhkan tegangan input 5 Volt agar dapat bekerja. Tiga terminal yang digunakan yaitu tegangan input ( VC + ) ground atau massa ( VC - ) , dan tegangan output.

Demikian artikel tentang fungsi dan cara kerja TPS sensor pada sistem injeksi, semoga dapat menambah wawasan kita tentang otomotif, Jangan lupa IG :

Fb : Seputar Motor Injeksi
Dan jangan lupa kunjungi juga ulasan berikutnya,Sekian Dan Trimakasih 🤗🙏

Impact JLD double, singgle batre ready
23/09/2021

Impact JLD double, singgle batre ready

29/05/2021

Open limiter K84-901
Reamap/reflash ECU

29/04/2021

Mst 100p upgrade remap

Edisi AHM
26/08/2020

Edisi AHM

02/04/2020

Address

Hong Kong

Telephone

+85225170853

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AGUS MOTOR posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share