19/11/2021
Kata orang orang bijak:
Saya belum pernah melihat ada orang yang bangkrut karena ikut asuransi.
Yang sering saya lihat orang bangkrut karena tidak memiliki asuransi.
Baik dia orang kaya maupun orang kurang mampu, semua butuh yang namanya asuransi.
Orang kaya memiliki asuransi swasta.
Orang kurang mampu, memiliki asuransi yang preminya dibayarkan oleh pemerintah.
Artinya dengan memiliki asuransi, harta yang selama ini terkumpul, tidak terkuras habis untuk membayar biaya berobat.
Lihat pengusaha yang tidak memiliki asuransi, ketika penyakit kritis datang, banyak yang gulung tikar usahanya.
Karena apa, modal yang selama ini diputarkan untuk bisnis, terpakai untuk biaya pengobatan.
Namun terkadang diluar sana sering kita baca, kita lihat dan bahkan kita alami hal-hal negatif mengenai asuransi.
Pada dasarnya itu disebabkan oleh beberapa faktor:
- Agen tidak menjelaskan dengan detil
- Nasabah kurang memahami cara kerja asuransi dan malas untuk membaca isi buku polis (terlalu mudah percaya apa kata agen)
- Agen atau Nasabah terkadang menyembunyikan status riwayat penyakit, padahal ketika di investigasikan ke Rumah Sakit, jejak berobat Nasabah tersebut akan muncul, sama halnya BI Ceking Bank juga.
- Agen masih kurang memahami jenis jenis produk dan pengecualiannya, sehingga dengan mudah Agen mengatakan semuanya akan di cover perusahaan.
- Nasabah kadang merasa jika ada kartu kesehatan, maka semua yang menyangkut dengan penyakit (berobat di RS) dibayarkan semuanya tanpa ada syarat dan ketentuan.
Nah, kejadian di lapangan hal seperti itu sering kali terjadi.
Maka dari itu, bijaklah bagi agen memilih calon nasabah dan bijaklah bagi nasabah dalam membeli polis.
Jangan sampai ibarat membeli kucing dalam karung.
Belilah polis sesuai kebutuhan jangan mengikuti sepenuhnya sesuai keinginan Agen.
Ketika kita membeli polis sesuai keinginan, maka disitulah kita akan lebih bisa memahami produk apa saja yang kita butuhkan.
Dalam membeli polis, nasabah diberikan kesempatan lagi untuk mempelajari ulang isi polis ketika buku polis dikirim ke nasabah.
Jika nasabah merasa belum memahaminya, wajib menanyakan kembali pada agen.
Baik itu tentang manfaat maupun investasinya.