Divisi Aeronautika dan Kedirgantaraan adalah salah satu divisi di Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin (HMJTM) atau lebih dikenal dengan IMT-AERO (Ikatan Mahasiswa Teknik Aeronautika). IMT-Aero telah berdiri sejak awal didirikannya Program Studi Teknik Aeronautika pada Tahun 1991, tetapi secara resmi tercatat sebagai Himpunan Mahasiswa sejak Tahun 1992. Mahasiswa tahun angkatan 1991 dan 1992 masih merupakan anggota HMM (Himpunan Mahasiswa Mesin) tetapi setelah itu, mahasiswa Aeronautika (lebih dikenal dengan AERO saja) hanya menjadi anggota IMT-AERO. Sejak awal didirikan, IMT-AERO dibangun atas semboyan kebersamaan, yaitu: Solidarity Forever for The Greatest Aerospace. Tentu saja, karena angkatan pertama adalah anggota HMM, maka ada beberapa tradisi baik dari HMM yang masih dipertahankan dan tentunya menghilangkan beberapa yang dianggap tidak baik. Atribut dan pembinaan/kaderisasi dalam pengurusan IMT-AERO pun dari tahun ke tahun mengalami perubahan, tetapi lambang tetap dipertahankan hingga saat ini. Istilah-istilah untuk dapat dikenang semuanya mengambil dari nama-nama bagian atau berhubungan dengan pesawat terbang, sebut saja, goyang shockwave, aileron, fuselage hingga lavatory dan masih banyak istilah lain, bahkan istilah-istilah tersebut menjadi bagian dari setiap mahasiswa dengan sebutan "nama jelek" walaupun sebetulnya tidak jelek, karena semua istilah di aeronatika terdengar keren. Solidarity Forever for The Greatest Aerospace!