25/08/2020
Metode Montessori
Oleh: Hasanudin Abdurakhman
Metode Montessori adalah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Maria Montessori, seorang dokter Italia. Metode ini sudah dipakai lebih dari 100 tahun, dan diterapkan di berbagai negara, terutama di Amerika. Apa isinya?
Dalam Metode Motessori seorang anak dipandang sebagai sosok yang haus pengetahuan. Jadi, anak akan mencari pengetahuan untuk dirinya. Orang tua sebenarnya tidak perlu mengajari, tidak perlu menjejali anak dengan pengetahuan. Orang tua dan guru cukup menyediakan lingkungan di mana anak bisa melakukan eksplorasi. Perhatikan bahwa menjejali anak dengan pengetahuan saja tidak perlu, apalagi menyuruh mereka menghafal.
Anak adalah sosok yang bebas. Maka bebaskan mereka. Biarkan mereka melakukan eksplorasi dan menemukan sendiri. Coba ingat pengalaman masa kecil Anda. Ketika Anda menemukan sesuatu, ketika Anda tahu sesuatu dari hasil eksplorasi Anda sendiri, bukankah pengetahuan itu kekal melekat di benak Anda?
Salah satu pengalaman penting saya adalah ketika dibelikan baju sekolah baru oleh Emak. Saya ingat betul, baju itu sangat putih, dan saya sangat menyukainya. Saya pakai baju itu ke sekolah. Pulang sekolah, Emak menyuruh saya untuk segera mencuci baju itu. "Badanmu berkeringat tadi, segeralah cuci baju itu," kata Emak. Tapi saya menunda. Kemudian saya lupa. Dua hari kemudian baru saya hendak mencuci baju itu. Ternyata kerah baju itu sudah berjamur, dan tidak bisa dibersihkan lagi. Pengalaman itu tak pernah bisa saya lupakan. Ada banyaj lagi pelajaran yang saya dapat dari pengalaman seperti itu.
Metode Montessori membuatkan semacam koridor, atau ruang, tempat anak melakukan eksplorasi untuk menemukan pengetahuan. Pengetahuan yang dipaparkan kepada anak meliputi berbagai hal, yaitu motorik, sensorik, bahasa, kebebasan, menulis, musik, berhitung, dan moral. Sekali lagi, anak-anak diberi kesempatan untuk melakukan eksplorasi yang terarah dan terbimbing, lalu menemukan pengetahuan untuk mereka sendiri.
Buku ini bagus untuk dipegang sebagai pedoman bagi orang tua dan guru. Meskipun Anda tidak sanggup menerapkan semua bagiannya, setidaknya bisa menjadi panduan tentang apa yang harus Anda lakukan ketika berinterkasi dengan anak.
Dr. Motenssori's Own Handbook (bhs. Indonesia) https://tokopedia.link/4rkrX2WqI8