Raja school of property

Raja school of property Professional property school Untuk itu bagi calon-calon pengembang ataupun investor property yang ingin meraih keuntungan dari bisnis property.

Salam
Sehubungan dengan meningkatnya kebutuhan akan tanah, rumah, apartemen, ruko, rukan, kantor dan lai-lain, membuat para pengembang –pengembang property baik pemerintah maupun swasta tidak mampu memenuhi permintaan akan rumah, sehingga mengakibatkan harga property mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Hal ini memberikan kesempatan kepada calon-calon pengembang atau investor yang ingin berinves

tasi di properti untuk mendapatkan keun tungan yang sangat besar dari bisnis property. Kami RAJA SCHOOL OF PROPERTY (RSP) yang concern di bidang pendidikan pelatihan bisnis properti. menyediakan tempat bagi anda untuk belajar Bagimana Cara Menjadi Investor Properti Profesional, bagaimana cara menjadi seorang analis yang handal, dan bagaimana cara menjadi seorang developer yang sukses dan kaya raya. RAJA SCHOOL OF PROPERTY memiliki pengajar-pengajar yang professional yang mempunyai keahlian dibidangnya masing-masing yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun di bisnis property. Di RAJA SCHOOL OF PROPERTY anda akan di ajarkan tentang praktek bisnis properti Indonesia. Program-program yang kami persiapkan adalah :
program PROFESSIONAL PROPERTY INVESTOR (PPI). Program ini dipersiapkan bagi anda yang ingin untung berinvestasi di properti. Bagaimana cara memilih properti yang menguntungkan, bagaimana cara melipatgandakan uang dari bisnis properti. Program kedua yang kami persiapkan adalah : PROFESSIONAL PROPERTY ANALYST (PPA). Program ini di persipakan bagi anda calon-calon developer. Di program ini peserta akan diajarkan tentang aspek-aspek, dasar-dasar, serta fundamental bisnis property. Peserta akan mempunyai kemampuan analisa yang tajam tentang bisnis properti. Program yang ketiga adalah Program PROFESSIONAL PROPERTY DEVELOPER (PPD). Di program ini peserta akan diajarkan langsung bagaimana menjadi seorang developer yang sukses. Di program ini akan diajarkan bagaimana mengembangkan sebidang lahan dengan untung yang maksimal. Program yang ke empat Program PROFESSIONAL PROPERTY BUSINESS (PPB). Program ini di khusus di peruntukkan bagi instansi swasta maupun pemerintah. Materi-materinya dapat dipilih kemuadian disesuaikan dengan kebutuhan instansi tersebut, sehingga apa yang dibutuhkan dapat tercapat. Untuk info mengenai Raja School of Property (RSP) CP : Ilham Rusdiansyah ( 0812 8440 7199 )
Kami yakin, anda akan menjadi seorang Investor, Analis dan Developer yang sukses . Bergabunglah bersama kami. RAJA SCHOOL OF PROPERTY
JONATAL S
Marketing Manager
www.rajaschool.com

23/07/2018

*Belajar Dari Didier Claude Descamps*

Piala dunia 2018 sudah usai, tim favorit saya Perancis akhirnya juara, setelah dalam babak final mengalahkan Kroasia 4-2. Banyak pelajaran dari dua kesebelasan perancis, khususnya dari sang pelatih.

Sang pelatih Didier Claude Descamps sebenarnya memiliki passion sebagai pemain rugbi.

Ia dilahirkan di Bayone pada 15 Oktober 1968. Di kota ini sebagian besar penduduknya sangat menyenangi rugbi.

Descamps pun ingin menjadi pemain rugbi yang hebat, sehingga setiap usai sekolah ia selalu bermain rugbi.

Ia pun akhirnya ikut seleksi menjadi pemain rugbi, namun sang pelatih mencoretnya karena tinggi tubuhnya tidak sampai 170 cm.

Di tengah kekecewaannya, ia beralih berlatih sepak bola di klub yunior Nantes, olah raga yang tidak mensyaratkan tinggi badan.

Olah raga baru bagi Descamps, olah raga yang bukan menjadi passionnya namun sangat bersahabat dengan kemungilan tubuhnya.

Dan ternyata, Descamps bersama timnya meraih banyak gelar juara.

Dia pernah membawa Perancis juara dunia tahun 1998, saat ia menjadi pemain.

Dan 20 tahun kemudian, ia membawa Perancis menjadi juara dunia, sebagai pelatih di tim biru ini.

Ia juga membawa Perancis juara Eropa. Juga Berkibar bersama Marseille, Juventus, Chelsea.

*Andai Descamps kecil terjebak dan ngotot dengan passionnya serta enggan beralih ke hal baru, mungkin jalan hidupnya tidak seindah seperti sekarang.*

Apakah passion tidak penting?
Penting, tetapi kita tidak boleh mendewakannya.

Kita perlu melihat banyak sisi, peluang, tradisi, dan akal sehat. Jangan terjebak dan ngotot dengan passion, saudaraku.

Hidup ini seni, penuh warna, dinamis dan terus berubah.

Itulah pelajaran dari kehidupan sang pelatih Perancis.

Semoga Bermanfaat

26/03/2018

9 “Mindset” yang Harus Dirubah dari Karyawan Menjadi Pengusaha

Mindset adalah penentu utama peraih kesuksesan dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, pola pikir yang Anda adopsi menentukan sebagian besar apa yang akan Anda raih. Namun keadaan dan situasi yang berbeda membutuhkan pola pikir yang berbeda p**a. Umumnya, orang berpikiran untuk meninggalkan status karyawan dengan gaji tiap bulan untuk menjadi seorang wirausahawan. Sayangnya, tidak semua calon pengusaha memahami perlunya pergeseran pola pikir yang cukup krusial ini.

Jadi, sebagai seseorang yang pernah menjadi karyawan, apakah Anda harus berpikir dengan cara berbeda untuk sukses pada saat menjadi wirausahawan?

1. Anda bertanggung jawab pada semua keputusan – baik dan buruk

Pengusaha memiliki kesempatan yang luar biasa untuk menciptakan sesuatu dari nol, dengan cara yang mungkin tidak akan bekerja pada orang lain. Tapi ini berarti membuat keputusan besar tentang apa yang harus dilakukan, kapan dan bagaimana. Anda tidak bisa menunggu sampai hal-hal tertentu terjadi, atau mengharapkan seseorang untuk memberitahu Anda apa yang harus dilakukan. Anda sendiri yang harus membuat itu semua terjadi! Pengusaha sukses juga memahami bahwa peluang mungkin hanya datang sekali, dan mengembangkan rasa urgensi yang akan membantu mereka mencapai tujuan.

2. Anda harus memegang visi baik jangka panjang dan jangka pendek secara bersamaan

Bekerja untuk orang lain dengan posisi tanggung jawab atas pekerjaan sendiri telah Anda lakukan dengan baik. Sebagai wirausahawan, Anda harus memproyeksikan pikiran Anda ke depan, berpikir tentang potensi dan peluang yang terbentang di sekitar bisnis, serta membuat keputusan di antara berbagai ketidakpastian. Hal ini mengharuskan Anda untuk menghadapi kenyataan bahwa apa yang Anda lakukan, atau tidak lakukan, hari ini, mungkin akan berdampak pada bisnis tiga bulan, bahkan lima tahun ke depan.

3. Merasa tidak nyaman adalah ‘zona nyaman’ baru Anda

Sebagai seorang karyawan, Anda terbiasa berpikir ‘di dalam kotak’. Sebagai seorang pengusaha, tidak ada kotak. Anda melihat apa yang orang lain tidak lihat, menguji ide-ide bisnis baru, merebut wilayah baru, dan juga mengambil risiko. Ini membutuhkan keberanian, mental kuat dan kemampuan untuk terus bertahan meskipun terus mendapatkan penolakan dan menghadapi sikap skeptis.

4. Belajar adalah sebuah perjalanan yang berkelanjutan

Sebagai seorang karyawan, Anda memiliki deskripsi pekerjaan yang membutuhkan seperangkat keterampilan spesifik. Namun, ketika menjadi seorang pengusaha, Anda akan belajar banyak keterampilan baru, kecuali jika Anda memiliki dana untuk memperkerjakan orang lain. Banyak hal baru yang harus Anda pelajari, seperti membuat spreadsheet, mendapatkan investor, memasarkan ide-ide Anda, atau menggunakan teknologi yang masih asing bagi Anda. Apa yang perlu dilakukan, harus dilakukan, tidak ada tempat untuk mengeluh dan beralasan.

5. Angka tidak akan berbohong

Ketika angka berbicara, itu sudah cukup bagi sebagian besar karyawan untuk mengetahui apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi. Namun sebagai wirausahawan, Anda sebaiknya belajar untuk peduli dengan angka sesegera mungkin, karena angka tersebut akan berpengaruh terhadap arus kas Anda yang nantinya akan membuat Anda terjaga – atau keluar -dari bisnis. Pada akhirnya, penjualan, biaya, keuntungan dan kerugian yang baik itulah yang akan memberikan Anda tidur malam yang nyenyak atau gaya hidup yang diinginkan.

6. Cintai bisnis Anda, tetapi bersikaplah objektif

Sebagai seorang karyawan, Anda akan melakukan sesuatu yang tidak Anda s**ai hanya untuk gaji. Namun, sebagai pengusaha Anda akan mencintai bisnis Anda sepenuhnya karena usaha keras dan waktu berjam-jam yang telah dihabiskan untuk mengembangkannya. Jangan sampai Anda jatuh ke dalam perangkap berpikir dan bertindak seperti seorang karyawan di perusahaan Anda sendiri.

7. Nikmati melanggar aturan

Sebagai seorang karyawan, melanggar aturan bisa berdampak pemecatan. Di sisi lain, pengusaha tidak tertarik pada kutipan status, mereka selalu mencari cara untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Itu berarti memperoleh perspektif global, selalu melihat dari cakrawala, atau setidaknya ke arah itu, dimana hal besar berikutnya sudah menunggu.

8. Waktu tidak segaris lurus

Sebagai seorang karyawan, Anda memiliki jadwal jam kerja. Sebagai pengusaha, sementara Anda mungkin tidak terikat dibelakang meja atau komputer 24/7, Anda akan selalu berpikir tentang bisnis, apa yang harus dilakukan dengan baik dan apa yang bisa dikerjakan lebih baik lagi. Tidak akan ada jeda, Anda akan hidup dan bernafas di dalam sana.

9. Mulailah sekarang

Kebanyakan orang meragukan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transisi menjadi wirausahawan, sehingga masuk akal untuk memulai menggeser pola pikir Anda saat masih bekerja, bahkan mungkin mendirikan bisnis yang dijalankan bersamaan atau memulai bisnis sampingan. Hal ini bisa memberikan Anda kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan mendapat pengalaman sekalipun masih menikmati gaji, sesuatu hal yang pasti pada titik tertentu Anda akan menyerah jika ingin mengembangkan bisnis.

Jadi, lebih baik menjadi karyawan atau wirausahawan? Ini waktunya beralih untuk menjadi pengusaha sukses? Anda bebas memilih.

Alhamdulillah telah hadirCluster Nusa Indah,Cinangka Depok Murah dan Berkualitas serta 100% murni Syariah.              ...
13/03/2017

Alhamdulillah telah hadir
Cluster Nusa Indah,Cinangka Depok
Murah dan Berkualitas serta 100% murni Syariah.
Harga 200jtan.
Angsuran Hanya 2 jtan Perbulan
bisa diangsur hingga 120x dengan harga TETAP !!!

Cluster Nusa Indah dengan konsep Murni Syariah
Spesifikasi :
- Rangka atap baja ringan
- 2 kamar tidur - Listrik 1.300 watt
- Jet pump - Genteng Beton Riba
Bank
Sita
denda
-Akad-Bermasalah
-BI-CHEKING

Keunggulan LOKASI :
- 10 menit ke Universitas terbuka
- 10 menit ke Lapangan terbang pd.cabe
- 5 menit ke sekolah internasional
-10 menit ke Pasar Segar
- 5 menit ke Sekolah Negeri

DP hanya 55 juta
SISA ANGSURAN bisa Dicicil 120x!!!! Fee Agent 2,5% Contact : Ilham Rusdiansyah. (081284407199)

23/01/2017

Investasi properti kini menjadi pilihan banyak orang tak hanya di luar negeri tetapi mulai menjamur ke Indonesia. Namun, bagi yang belum pernah menjalaninya dan berkeinginan terjebur di dalamnya, ini bisa menjadi satu tantangan dengan begitu banyak hal yang perlu dipikirkan.

Mengingat itu adalah investasi jangka panjang dan tak seorang pun ingin rugi dengan uang yang ditanamkan.

Berinvestasi memang tak mudah, antara untung dan rugi, namu dalam memulainya Anda tak perlu khawatir, jika memang benar-benar memiliki tekad kuat. Berkaca pada pepatah jangan takut mencoba jika tak pernah melakukannya.

Ada beberapa tips untuk memastikan apakah Anda benar-benar siap terjun pada bisnis properti seperti dituturkan penasehat properti Alycia Inglis . Jadi darimana kita akan memulai, berikut tipsnya:

1. Punya gambaran besar
Dimulai dengan membuat gambaran besar membantu kita untuk mengatur strategi. Tanyakan kepada diri sebdiri pertanyaan seperti:

Apa yang ingin Anda capai dengan berinvestasi di properti?

Apakah untuk tempat tinggal, jika ya, apakah untuk jangka panjang atau hanya batu loncatan dalam jangka pendek dan menengah (1 - 5 tahun) sebelum membangun rumah lain?

Apakah murni investasi untuk membangun kekayaan jangka panjang?

Anda harus mendedikasikan waktu untuk berpikir tentang apa tujuan yang akan membantu memperjelas strategi Anda.

2. Lihat kemampuan diri sendiri
Menentukan seberapa besar kemampuan Anda untuk berkontribusi setiap bulan terkait pinjaman. Ini adalah cara yang bagus terkait penentuan anggaran.

Sebab banyak orang yang ternyata tak benar-benar memiliki anggaran. Jadi penting untuk memahami arus kas untuk melihat apa yang Anda mampu untuk disisihkan untuk membayar cicilan KPR.

3. Deposit
Menentukan berapa banyak deposito yang dimiliki. Hal ini dapat mencakup penghematan kas atau bahkan menggunakan nilai (ekuitas) dalam properti lain.

APAKAH ANDA INGIN MENDAPATKAN PASIF INCOME DARI INVESTASI PROPERTY?                                        APAKAH ANDA I...
15/11/2016

APAKAH ANDA INGIN MENDAPATKAN PASIF INCOME DARI INVESTASI PROPERTY? APAKAH ANDA INGIN MENGETAHUI LOKASI PREMIUM 2017? APAKAH ANDA INGIN MENGETAHUI CARA MENJADI INVESTOR & DEVELOPER SUKSES & KAYA RAYA?
Hadirilah Workshop Raja School of Property pada hari Sabtu, 19 November 2016, Pukul 9.30 s.d 13.30, Bertempat di Kampus Raja School of Property, Kompleks Rukan dan Apartemen Graha Cempaka Mas D22, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Manfaat Workshop: WORKSHOP YANG AKAN MERUBAH MINDSET & SKILLSET ANDA, dengan cara :
1. Anda akan diajarkan cara memilih lokasi premium dikawasan sunrise 2017,
2. Anda akan diajarkan strategi pendanaan minimal pembelian properti,
3. Anda akan diajarkan cara meningkatkan nilai jual & nilai sewa properti anda,
4. Anda akan diberikan akses pendanaan ke bank dan pemilik uang,
5. Dan free konsultasi properti pada saat acara workshop berlangsung. SPECIAL INVITATION untuk 20 Pendaftar Pertama (FREE). Cara mendaftar: Ketik SMS : Daftar_Nama_Pekerjaan Anda, kirim ke nomor: 0812-8440-7199, Daftarkan diri anda SEKARANG JUGA.

31/10/2016

Ijin Copas dari group sebelah

Sharing Pambudi, Head of Human Capital Citibank

THE 7 COURAGES THAT YOU NEED

(7 KEBERANIAN YANG ANDA PERLUKAN)

Pagi itu saya makan pagi di Hotel Mulia bersama seorang konsultan dari Amerika yang sangat concern kepada pengembangan talent di Indonesia.
Sebut saja namanya Michael (bukan nama sebenarnya). Michael adalah seorang konsultan internasional yang pernah lama tinggal di Jerman, Perancis, China dan Singapore.
Michael juga sudah lama mempelajari karakteristik talent yang berbeda-beda dari berbagai negara di Asia termasuk Indonesia.
Tiba-tiba Michael bertanya,"What is the meaning of the 2 colors in your national flag?"
Dan saya pun menjelaskan bahwa Merah berarti "berani" dan Putih berarti "suci".
Pada saat mendengarkan kata "berani" atau "courage", Michael agak terkejut dan menginterupsi saya,"Excuse me... Are you sure it is courage?"
Saya bilang yes.
Michael bertanya lagi,"Are you sure that courage is one of the characters of the Indonesian?"
(Apakah saya yakin bahwa keberanian adalah karakter bangsa ini?).
Saya sebenarnya agak tersinggung mendengarkan pertanyaan ini, dan dalam hati saya bertanya ("maksud loe apa sih?")

Tetapi masih dengan tersenyum (hambar) saya menerangkan dengan sabar. Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pemberani dan saya terangkan bagaimana heroic nya bangsa kita pada saat berperang melawan penjajah hanya dengan bermodalkan bambu runcing sementara penjajah kita mempunyai senjata yang lengkap dan modern.
"You have to admit , our people were extremely couragous...".

Michael mengangguk setuju. Kemudian dia bertanya,"When was it?"
Saya menjawab bahwa perjuangan melawan penjajah itu kita lakukan sejak beratus-ratus tahun sampai akhirnya kita memperoleh kemerdekaan kita pada tahun 1945.
Michael tersenyum,"So it was more than 70 years ago"

Kemudian Michael bertanya lagi... (sekarang semua diskusi akan saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia).
"Pambudi, kamu pernah bekerja di 7 negara. Kamu pernah travel ke 45 negara. Kamu bahkan pernah menjadi Head of Talent Development di Singapore, China dan Germany...., apakah memang menurut kamu talent talent di Indonesia paling pemberani dalam hal....
- bertanya di meeting
- mengemukakan pendapat
- men-challenge bossnya sendiri
- menawarkan solusi ...?

Apakah sebagian besar talent talent dari Indonesia melakukan hal hal di atas itu? Ataukah talent talent dari Indonesia lebih banyak duduk di pojok dan berdiam diri dan membiarkan peserta yang lain menyampaikan pendapatnya?

Saya pun termenung. Dan pembicaraan pagi itu menghantui pikiran saya beberapa hari sambil memikirkan pertanyaan Michael.

Bener juga ya....
Ternyata sebagian besar talent talent Indonesia kurang assertive, kurang confident dan kurang mampu articulate their communications (dan biasanya mereka maju pesat dalam kariernya).
Memang ada beberapa yang sudah confident, tapi sebagian besar masih masuk kategory "kurang pemberani".

Padahal dalam dunia bisnis global sekarang, anda tidak hanya dituntut untuk competent.
Competence alone will not bring you far away.
Untuk mengembangkan karier anda dituntut untuk juga mempunyai
- CONFIDENCE (percaya diri), dan
- COMMUNICATION skills
(mampu berkomunikasi dengan effective)

Terus bagaimana d**g ?
Sudah waktunya mengganti mind set dan keluar dari paradigma lama seperti ini
- Tong kosong nyaring bunyinya (sekarang kita cari Tong berisi yang nyaring bunyinya)
- Diam itu emas ... (mungkin, tapi harga emas sudah turun..Jadi diam itu emas, bicara dengan baik itu berlian)
- Padi makin tua makin merunduk (memangnya sakit pinggang, jadilah padi yang berisi dan berdiri tegak)
- Air beriak tanda tak dalam ...

Lihat betapa banyaknya peribahasa yang menyuruh kita diam seribu bahasa.
But the world has changed..
Dunia sudah berganti.
The paradigm has to be changed also.
Ingat, yang paling sukses bukannya yang paling pintar atau yang paling kuat, tapi yang paling mampu menyesuaikan diri dengan perbedaan.

So....mari kita tampil beda. Mari kita tampil berani.
Talk!
Share what you you think!
Propose your solutions!
If you dont talk, nobody will know how smart you are.
And if they dont know that you are smart, dont blame them if they think you are stupid!
Anda bertanggung jawab untuk membentuk persepsi tentang anda sendiri.

Terus keberanian apa d**g yang kita butuhkan di tempat kita bekerja ...
Kan ini juga bukan jamannya lagi untuk mengangkat bambu runcing dan maju ke medan perang.
Kita harus berjuang, tetapi dengan cara lain.
Kita tetap harus berani!

Berdasarkan pengamatan saya pada high potential talents yang sekarang menempati posisi puncak. Ini adalah keberanian yang mereka miliki

1. Dare to ask question

Mereka berani bertanya.
Karena mereka perduli dan care. Mereka ingin mengerti permasalahannya dan ingin membantu memberikan solusi meskipun itu di luar tanggung jawab mereka.
That's profesionalism.
Bukan hanya duduk termenung di pojok ruang meeting.

2. Dare to challenge

Pada saat seseorang menyampaikan solusi atau presentasi, mereka berani men-challenge.
Is it the best way to do things?
Is it the best way to achieve the objectives?
Mereka berani men-challenge anak buah mereka, men-challenge peer mereka, bahkan mereka berani men-challenge boss mereka.
(Mereka mampu men-challenge dengan cara yang sopan dan profesional).
Mereka tidak takut dinilai negative (karena men-challenge), because they know they have the good intention (to improve the situation).

3. Dare to propose a solution

Banyak orang yang bisa mengkritik.
Tapi jarang yang bisa memberikan solusi.
Padahal sebenarnya bisnis tidak memerlukan kritik.
In the end of the day, bisnis membutuhkan solusi.
Kalau satu-satunya yang anda bisa berikan adalah mengkritik, mungkin lebih baik anda diam.
Siapapun akan lebih s**a orang yang menawarkan solusi dengan positive daripada hanya sekedar mengkritik.
Think from that angle, before you open your mouth

4. Dare to implement

Setelah anda memikirkan solusi, anda juga harus berani mengimplementasikanTake ownership.
Take charge of the implementation!
Jangan hanya ngomong banyak waktu brainstorming, tapi menghilang waktu diimplememtasikan.

5. Dare to receive feedback

Setelah anda mengimplementasikan, be open mind.
Terbukalah dengan kritik.
Terimalah feedback sebagai mas**an untuk improve situation.
Don't take it personally.
Don't deny.
Don't be defensive.
Just listen, understan, filter, select and implement the ones that create significant improvement.

6. Dare to put team's interest first

Remember, a good professional put the team's interest before his own.
Ada pepatah China.
If you want to go fast, go by yourself.
If you want to go far, go with others.
Performance anda sangat tergantung dari performance team anda.
Be a sport, learn to play in a team.
It is more fun and your career will progress accordingly.

7. Dare to learn everyday

Last but not least, learn new things everyday.
Dunia berubah, bisnis anda berubah, kompetisi berubah petanya, perilaku consumer anda berubah.
Belajarlah, amatilah dan beradaptasilah!

Jadi ingat ya... untuk perform well dan progress in your career, anda harus memiliki 7 keberanian ini....

1. Dare to ask question
2. Dare to challenge
3. Dare to propose a solution
4. Dare to implement
5. Dare to receive feedback
6. Dare to put team's interest first
7. Dare to learn everyday

Kita coba yuk...
Dan mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang pemberani, dulu (di jaman perang melawan penjajah) dan juga di masa sekarang dan di masa depan (di era kompetisi global).
We were couragous, and lets show that we are (and we will always be) couragous!
Ini akan mempercepat pengembangan talent talent Indonesia untuk terus menerus tampil di pentas global.

Salam hangat

Pambudi Sunarsihanto

25/10/2016

Nih ada artikel Bagus buat kita2 sebagai Marketing... Judulnya: KEBOHONGAN ADALAH KEHANCURAN YANG TERTUNDA (semoga kita semua menjadi marketing yang tetap jujur dalam merayu konsumen)

Sesuai yang sudah gw bilang di postingan sebelumnya, di postingan ini gw bakal membahas pengaruh kebohongan terhadap kehancuran.

Untuk apa seseorang berbohong? Jawaban yang biasa diungkapkan : 1. Demi kebaikan. 2. Supaya situasi lebih baik dan ga bikin oranglain khawatir. 3. Supaya gw ga diomelin. 4. Supaya orang lain tidak terluka dengan jawaban yang jujur. Dan masih banyak lagi jawaban-jawaban menarik lainnya.

Sedemikian rupa Sang Pencipta menciptakan manusia dengan daya pikir yang kreatif, sehingga membuat manusia bisa membuat banyak kebohongan di dalam hidup sehari-hari demi tujuan dan alasan apapun. Sadar ga sih kalau satu kebohongan akan menyebabkan kebohongan yang lain, yang lain, yang lain, dan lain lain lain. Kalau orang itu cerdik, ia bisa terus menghindar dan akan terus bohong dan menciptakan cerita-cerita diluar realitas. Sadarkah kita kalau kebohongan-kebohongan ini akan membawa kita kepada kehancuran? mungkin diri kita sendiri yang hancur, mungkin juga orang lain yang hancur. Ya siapapun itu, yang pasti akan ada kehancuran.

Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akhirnya jatoh juga, sepandai-pandainya ornag berbohong, pasti ketauan juga. Sedikitnya di dalam sebuah kebohongan terdapat 3 pihak. Pihak pertama adalah pelaku (yang berbohong), pihak kedua adalah pelaku sampingan (pihak yang terlibat dalam kebohongan pihak pertama, mungkin alasan ornag pertama berbohong, atau orang yang menutupi kebohongan orang pertama), dan pihak ketiga (yang dibohongi). Gw pernah berada di ketiga posisi tersebut. rasanya? wow, sangat tidak enak. Waktu gw jadi pihak pertama, gw harus membohongi orang lain dan gw pernah bingung gimana caranya keluar dari lingkaran kebohongan tersebut, sampai akhirnya kebohongan itu ketauan dan gw menyesal. Penyesalan memang datang terlambat kan? kalau datang duluan, namanya bukan penyesalan, tapi kesadaran untuk tidak berbohong. Lalu saat gw berada di pihak kedua, gw harus menutupi kebohongan orang pertama dan rasanya sulit banget, apalagi gw kenal pihak ketiga (yang dibohongi) dan keduanya adalah teman gw. Posisi yang sulit dan kalau boleh milih, gw ga mau terlibat di dalam kebohongan itu, tapi gw sudah terlibat. Bagaimana endingnya? endingnya adalah gw pura-pura bego dan memilih mundur perlahan-lahan meninggalkan orang-orang yang sedang berbohong dan dibohongi. Yang paling menyakitkan adalah saat gw berada di pihak ketiga. Lebih baik tau kejujuran dan gw “sakit” untuk sementara waktu, tapi abis itu gw bsia jadi orang yang lebih kuat dan berhati-hati dibanding dibongi dan gw jadi kecewa dan butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka-luka tersebut.

Luka akibat dibohongi ga seperti luka fisik. Kalo luka fisik keliatan, luka akibat kebohongan ga keliatan secara langsung, tapi keliatan dari perubahan sikap. Gw yakin kalian semua pernah mengalami ketiga posisi di atas dna kalian punya cara untuk menyelesaikan yang berbeda-beda. Gw mengingatkan aja, kebohongan itu seperti amoeba, terus membelah diri, menjadi banyak. Dan terkadang ia seperti labirin, terlalu banyak jalan-jalan yang menipu dan buntu sampai kita tersesat di dalam labirin kebohongan tersebut dan susah mencari jalan keluar atau titik awal kita memulai perjalanan dalam labirin kebohongan tersebut. Kebohongan seperti istana pasir, keliatannya bagus dan kokoh, tapi saat angin datang, sedikit demi sedikit istana pasir tersebut akan tertiup angin dan akhirnya hancur. Dan sejauh ini kebohongan-kebohongan yang gw tau hanya membuat kehancuran (kehancuran hati khususnya).

Berpikirlah bijak sebelum Anda memilih untuk berbohong.

Have a nice day temans! Mari kita berpikir dan menjaga diri kita masing-masing dari luka yang tidak terlihat atau pun melukai perasaan orang lain.

Address

Graha Cempaka Mas Blok D 22
Jakarta Pusat
106410

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Raja school of property posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Raja school of property:

Share