Kelas Tambang

Kelas Tambang Platform edukasi & training pertambangan Indonesia. Kelas batubara, nikel, regulasi, K3 tambang, mine planning. Webinar | Workshop | In-House Training.

Daftar: kelastambang.com

Bapak/Ibu, izin share info workshop KelasTambang:EKONOMI BISNIS NIKEL SETELAH HPM BARU📅 Kamis, 27 Agustus 2026📍 Jakarta👤...
12/08/2026

Bapak/Ibu, izin share info workshop KelasTambang:

EKONOMI BISNIS NIKEL SETELAH HPM BARU
📅 Kamis, 27 Agustus 2026
📍 Jakarta
👤 Narasumber: Agus Superiadi

Fokus workshop ini bukan sosialisasi HPM, tetapi membaca ulang dampaknya ke angka bisnis: ore value, royalti, mine margin, feedstock cost smelter, margin HPAL/MHP, dan project payback.

Pertanyaan utama yang akan dibahas:

Apakah margin, pricing, dan kelayakan proyek perusahaan masih valid setelah HPM baru berlaku?

Cocok untuk CEO, CFO, COO, Commercial, KTT, Mine Planning, Finance, Cost Control, HPAL/MHP Team, Procurement, Legal, BD, Investor Relations, dan Project Finance.

Dapatkan harga Early Bird s/d 7 Agustus 2026

Info & pendaftaran:
kelastambang.com

17/07/2026
Besaran revisi RKAB nikel 2026 belum diputuskan. Namun, arah evaluasinya semakin jelas.Pada 25 Juni 2026, Kementerian ES...
14/07/2026

Besaran revisi RKAB nikel 2026 belum diputuskan. Namun, arah evaluasinya semakin jelas.

Pada 25 Juni 2026, Kementerian ESDM menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan besaran total perubahan RKAB nikel 2026.

Seluruh usulan masih dalam pembahasan dan harus melalui mekanisme evaluasi resmi.

Pemerintah juga menegaskan bahwa proses tersebut merupakan evaluasi terhadap kebutuhan industri—bukan relaksasi kuota produksi secara otomatis.

Arah kebijakan itu kembali diperjelas pada Juli 2026.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno menyampaikan bahwa pemerintah tidak berencana menaikkan produksi nikel secara besar-besaran. Jika terdapat tambahan, volumenya akan dibatasi untuk memenuhi kebutuhan smelter yang masih kekurangan pasokan ore.

Artinya, ruang perubahan RKAB memang tersedia. Namun, pertanyaan utamanya bukan hanya:

“Berapa tambahan produksi yang diajukan?”

Pertanyaan yang lebih menentukan adalah:

“Kebutuhan industri mana yang akan dipenuhi oleh tambahan produksi tersebut?”

Pemerintah masih perlu membandingkan:

kebutuhan aktual masing-masing smelter;
volume produksi yang telah disetujui;
realisasi produksi dan pasokan;
kebutuhan limonite maupun saprolite;
kondisi pasar dan keseimbangan rantai pasok;
serta risiko produksi berlebihan terhadap harga dan cadangan.

Bagi perusahaan tambang dan smelter, setidaknya ada empat hal yang perlu diperiksa:

Berapa kebutuhan ore berdasarkan rencana produksi smelter yang realistis?
Berapa pasokan yang telah tersedia dari RKAB yang disetujui?
Apakah kekurangannya terletak pada volume, jenis ore, kadar, atau lokasi pasokan?
Seberapa jelas hubungan antara tambahan produksi yang diajukan dan kebutuhan fasilitas pengolahan?

Sesuai Permen ESDM No. 17 Tahun 2025, perusahaan dapat mengajukan satu kali perubahan RKAB setelah menyampaikan laporan berkala sampai triwulan kedua atau paling lambat 31 Juli pada tahun berjalan.

Namun, hak untuk mengajukan bukan jaminan mendapatkan tambahan kuota.

Pemerintah sedang menjaga tiga kepentingan sekaligus:

keberlangsungan operasi tambang;
kecukupan bahan baku smelter;
dan pengendalian produksi agar tidak menekan harga serta mempercepat pengurasan cadangan.

Menurut Anda, apakah persoalan pasokan nikel saat ini terutama disebabkan oleh kekurangan volume nasional, ketidaksesuaian jenis ore, atau distribusi pasokan antar-smelter?

Kabar baiknya, seluruh kategori HBA naik pada periode 1–15 Juli 2026. Tetapi apakah semua perusahaan batubara otomatis l...
14/07/2026

Kabar baiknya, seluruh kategori HBA naik pada periode 1–15 Juli 2026. Tetapi apakah semua perusahaan batubara otomatis lebih untung? Belum tentu.

HBA terbaru ditetapkan sebagai berikut:

6.322 GAR: US$126,58 per ton
5.300 GAR: US$90,94 per ton
4.100 GAR: US$62,59 per ton
3.400 GAR: US$41,91 per ton

Dibandingkan periode kedua Juni 2026, kenaikan terbesar terjadi pada kategori 4.100 GAR, yaitu 3,99%.

Namun, HBA masih merupakan benchmark. Margin aktual perusahaan akan dipengaruhi formula kontrak, kualitas batubara, koreksi harga, biaya produksi, biaya logistik, dan kewajiban penerimaan negara.

Karena itu, tim commercial dan finance sebaiknya tidak berhenti pada angka kenaikan HBA. Empat hal berikut perlu diperiksa:

Apakah formula kontrak menangkap kenaikan harga periode ini?
Berapa harga setelah penyesuaian kualitas?
Apakah kenaikan biaya produksi dan logistik masih terkendali?
Apakah basis harga dan dokumen kewajiban perusahaan sudah sesuai?

Perusahaan yang paling diuntungkan bukan sekadar yang memiliki batubara dengan kategori tertentu, melainkan perusahaan yang mampu mempertahankan kenaikan harga tersebut sampai menjadi margin bersih.

Dalam pengalaman Anda, faktor apa yang paling sering membuat kenaikan benchmark tidak sepenuhnya masuk ke margin: kontrak, kualitas, biaya, atau kewajiban?

Tiga area yang sering menjadi pintu masuk koreksi fiskus di perusahaan batubara:Kontrak offtake.Management fee.Intercomp...
13/07/2026

Tiga area yang sering menjadi pintu masuk koreksi fiskus di perusahaan batubara:

Kontrak offtake.
Management fee.
Intercompany loan.

Ketiganya akan dibedah secara praktis dalam Coal Mining Tax Risk Clinic 2026, termasuk simulasi pemeriksaan sejak surat pertama hingga closing conference.

Selasa, 28 Juli 2026
Jakarta

Dipandu oleh Ridzza Djumri:

— 20+ tahun pengalaman di bidang perpajakan pertambangan
— Mantan Head of Tax PT Berau Coal Energy Tbk
— Mantan Tax Advisor Sinarmas Mining Group
— Alumnus PwC dan EY
— Mantan Deputy Chairman for Tax, Investment and Finance APBI–ICMA

Formatnya klinik praktis berbasis studi kasus, dengan maksimal 35 peserta.

Early bird Rp2.750.000
Berlaku sampai 17 Juli 2026

Untuk agenda lengkap, DM “COAL” atau WhatsApp:

0858-8003-0937
https://kelastambang.com/
[email protected]

KelasTambang | Mining Insight. Business Impact.KelasTambang dibangun untuk menjawab kebutuhan industri pertambangan Indo...
03/07/2026

KelasTambang | Mining Insight. Business Impact.

KelasTambang dibangun untuk menjawab kebutuhan industri pertambangan Indonesia terhadap forum pembelajaran yang lebih tajam, praktis, kredibel, dan relevan dengan keputusan bisnis.

Melalui executive briefing, workshop, in-house training, conference, dan mining intelligence session, KelasTambang membantu profesional dan perusahaan tambang memahami isu-isu penting yang memengaruhi strategi, risiko, investasi, kepatuhan, dan pertumbuhan bisnis.

Fokus kami mencakup:

Nickel
Coal
Critical minerals
Mining regulation
Financing readiness
ESG and market access
Mining logistics
Tax and contract risk
Business strategy

Setiap program dirancang bukan hanya untuk menyampaikan informasi, tetapi untuk menghasilkan pemahaman yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Small room. Sharp topic. Selected participants. Practical output.

KelasTambang adalah platform untuk mereka yang ingin memahami industri tambang dengan lebih serius.

Website: https://kelastambang.com/
Email: [email protected]
WA: 085880030937

A nickel project can look attractive, but still needs to be tested from a financing perspective.Banyak proyek nikel terl...
03/07/2026

A nickel project can look attractive, but still needs to be tested from a financing perspective.

Banyak proyek nikel terlihat kuat secara bisnis:
cadangan ada, izin berjalan, rencana produksi jelas, capex sudah dihitung, market story menarik, dan bahkan calon buyer sudah mulai bicara.

Tetapi ketika proyek mulai dibawa ke bank, investor, atau strategic partner, pertanyaannya biasanya menjadi lebih tajam:
Apakah cash flow story cukup kuat?
Apakah downside scenario sudah dipikirkan?
Apakah offtake dan feedstock security cukup meyakinkan?
Apakah kontrak dan risk allocation sudah rapi?
Apakah finance, legal, commercial, dan project team membaca risiko dengan cara yang sama?

Karena itu, proyek nikel tidak cukup hanya terlihat menarik.
Proyek juga perlu siap dibaca oleh pihak pembiayaan.

KelasTambang sedang menyiapkan Nickel Project Financing Readiness Clinic 2026 di Jakarta.

Clinic ini dirancang sebagai small-class executive session untuk membahas bagaimana proyek nikel dapat mulai menilai kesiapan pembiayaan dari sisi cash flow, commodity risk, offtake, feedstock security, kontrak, risk allocation, dan lender perspective.

Sasaran peserta: owner, CEO, CFO, finance, corporate planning, legal, commercial, project development, smelter project team, banker, advisor, lawyer, dan consultant yang menangani proyek nikel.

Ini bukan kelas finance teori.
Ini adalah forum praktis untuk membantu perusahaan melihat bagian mana dari proyek yang perlu diperkuat sebelum masuk pembicaraan lebih serius dengan bank, investor, atau strategic partner.

Informasi agenda akan kami bagikan segera.

Comment INFO atau DM saya jika ingin dikirimkan agenda saat sudah siap

, , , , , , , , ,

Sengketa pajak batubara sering kali tidak dimulai saat surat pemeriksaan datang.Ia dimulai lebih awal — dari kontrak yan...
02/07/2026

Sengketa pajak batubara sering kali tidak dimulai saat surat pemeriksaan datang.

Ia dimulai lebih awal — dari kontrak yang kurang kuat, cost treatment yang tidak konsisten, transfer pricing yang lemah, dan dokumentasi audit yang belum siap dipertahankan.

Ketika DJP masuk, pertanyaannya bukan lagi:
“Apakah perusahaan merasa sudah benar?”

Tetapi:
“Apakah perusahaan bisa membuktikannya?”

Kelas Tambang menghadirkan:

Coal Mining Tax Risk Clinic 2026
Workshop publik satu hari untuk membantu perusahaan batubara menutup celah pajak dari kontrak, cost treatment, transfer pricing, dan audit data.

Dalam workshop ini, peserta akan membahas:

• Celah pajak dalam kontrak offtake batubara
• Cost treatment yang sering dikoreksi fiskus
• Transfer pricing dan transaksi afiliasi
• Management fee & intercompany loan
• Tax gate dan dokumentasi audit-ready
• Simulasi audit pajak dan peta risiko fiskal

📅 Selasa, 28 Juli 2026
📍 Jakarta
🕣 08.30 – 17.00 WIB
👥 Maksimal 35 peserta
👤 Trainer: Ridzza Djumri
💰 Rp 3.250.000 per peserta, ekskl. PPN

Dalam pajak tambang, yang paling mahal bukan hanya koreksi.
Yang lebih mahal adalah sadar ada celah setelah fiskus menemukannya lebih dulu.

📞 Daftar: +62 858-8003-0937
🌐 kelastambang.com

Sengketa pajak batubara sering kali tidak dimulai saat surat pemeriksaan datang.Ia dimulai lebih awal — dari kontrak yan...
30/06/2026

Sengketa pajak batubara sering kali tidak dimulai saat surat pemeriksaan datang.

Ia dimulai lebih awal — dari kontrak yang kurang kuat, cost treatment yang tidak konsisten, transfer pricing yang lemah, dan dokumentasi audit yang belum siap dipertahankan.

Ketika DJP masuk, pertanyaannya bukan lagi:
“Apakah perusahaan merasa sudah benar?”

Tetapi:
“Apakah perusahaan bisa membuktikannya?”

Kelas Tambang menghadirkan:

Coal Mining Tax Risk Clinic 2026
Workshop publik satu hari untuk membantu perusahaan batubara menutup celah pajak dari kontrak, cost treatment, transfer pricing, dan audit data.

Dalam workshop ini, peserta akan membahas:

• Celah pajak dalam kontrak offtake batubara
• Cost treatment yang sering dikoreksi fiskus
• Transfer pricing dan transaksi afiliasi
• Management fee & intercompany loan
• Tax gate dan dokumentasi audit-ready
• Simulasi audit pajak dan peta risiko fiskal

📅 Selasa, 28 Juli 2026
📍 Jakarta
🕣 08.30 – 17.00 WIB
👥 Maksimal 35 peserta
👤 Trainer: Ridzza Djumri
💰 Rp 3.250.000 per peserta, ekskl. PPN

Dalam pajak tambang, yang paling mahal bukan hanya koreksi.
Yang lebih mahal adalah sadar ada celah setelah fiskus menemukannya lebih dulu.

📞 Daftar: +62 858-8003-0937
🌐 kelastambang.com

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kelas Tambang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category