26/11/2017
Apa khabar paralangit…. Semoga sehat dan tetap semangat dalam mengelola HR…
Sering dalam pemikiran kita bertanya-tanya, kira-kira berapa yha ….gaji sebagaimana pekerjaan yang saya tangani saat ini dihargai di perusahaan lain?.... , tidak ada yang salah berpikir seperti itu, karena upaya membandingkan merupakan hal yang wajar dalam menyusun system pengupahan pegawai. Perusahaan yang tidak tidak kompetitive dalam menyusun system imbal jasanya dikhawatirkan tidak mampu menarik (attracting) pada pegawai yang potensial untuk bergabung kedalam organisasinya.
Dalam menyusun dan menetapkan system imbal jasa pada suatu organisasi terdapat suatu satu proses penting yang sebaiknya dilakukan yaitu melakukan perbandiangan struktur yang telah ada dengan system lain, baik dengan organisasi yang sejenis, maupun organisasi secara umum . Kegiatan ini sering disebut sebagai benchmarking melalui kegiatan salary survey. Beberapa manfaat yang bisa kita petik dari kegiatan tersebut :
1. Sebagai dasar dan acuan dalam menetapkan kebijakan system imbaljasa agar mampu menarik calon pegawai
2. Membandingkan dengan perusahaan sejenis sebagai pesaing maupun secara umum agar mampu menetapkan strategi pengelolaan pegawai sacara tepat
3. Sebagai bahan kajian apakah imbaljasa yang diberikan sudah dianggap pantas diterimakan dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dalam memikul beban finansialnya
4. Dapat mengetahui kecenderungan yang berkembang di kalangan pencari kerja maupun perlakuan perusahaan kepada para pegawainya sebagai bagian strategi dalam melakukan menumbuhkambangkan organisasi.
Dewasa ini informasi upah dengan mudah dapat dicari didunia maya, namun perlu diingat bahwa dalam membaca dan menterjemahkan informasi tentang kebijakan imbaljasa (skala upah) tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Informasi yang diterima untuk membandingkan harus dikumpulkan secara lengkap sesuai dengan kaidah pengelolaan dan analisa skala upah secara eksternal.
Baru-baru ini beredar info bahwa gaji di sector marketing menduduki urutan teratas bila dibandingkan dengan posisi jabatan lain, sementara posisi sebagai seorang pengelola HR menempati urutan ter rendah dalam organisasi. Informasi seperti ini harus dicermati secara lengkap, tidak bisa dicerna sepotong-potong. Karena setelah mencari dan melihat informasi lebih lengkap….,pantas saja karena hasil survey tersebut membandingkan posisi jabatan seorang posisi sekelas Sales & Marketing Director/Chief Marketing Officer dengan seorang HR Business Partner….. wah…. jelas saja kalau itu yang diperbandingkan…..:)
So… mari lebih cermat dalam mengelola system imbaljasa pegawai
Salam