04/02/2026
FR House
Bandung
Principal Architect:
Architect in charge : .14
Status : Built
Year : 2023
Di lahan yang terbatas, keberadaan bukaan di dalam bangunan justru menjadi semakin penting. Karena dengan ruang terbuka yang proporsional, kualitas suasana ruangan seluruh rumah dapat meningkat dengan pasokan udara dan cahaya alami yang bersumber dari ruang terbuka tersebut. di rumah dengan dimensi lahan 6,35 x 25 meter ini, ruang terbuka terdapat pada innercourt dan halaman belakang. Sehingga walaupun rumah ini panjang dan ruangannya banyak, seluruh ruangan masih mendapatkan cahaya dan udara alami.
Keberadaan innercourt pun tidak serta merta harus menjadi ruang pasif. Dengan keberadaan kanopi yang bisa dibuka-tutup secara geser di atasnya, Area innercourt di rumah ini dapat dimaksimalkan menjadi area mini-bar dan kitchen, sirkulasi tangga, dan sebagian areanya menjadi taman. Ruang keluarga diletakkan bersebelahan dengan innercourt, dengan pintu jendela geser full satu bidang dinding, sehingga ruangan seolah terekstensi dan terasa lega.
Untuk semakin mengoptimalkan lahan yang tersedia, desain rumah ini pun dibuat split-level. Kelebihannya, travel tangga menjadi sangat pendek karena setiap lantai keberadaannya setara dengan ketinggian bordes. Selain itu, area bordes pun dapat menyatu langsung menjadi area sirkulasi bangunan. Konsep split level ini pun sangat cocok dengan kebutuhan rumah ini karena meniscayakan keberadaan area void di tengah-tengahnya, yang di sini kami jadikan kitchen-innercourt.