Beras Sehat

Beras Sehat beras dengan kadar gula 0%, dan non pestisida

24/06/2019

Kami dari Indo Herba menyediakan Forum Konsultasi Penyembuhan dengan Mikroba penelitian Prof. Ainul Fatah, Ph.D, Ahli Kultur Bakteriologi
via Grup WhatsApp.
Bagi yang berminat silakan bergabung 👉http://bit.ly/PenyembuhandenganMikroba

07/05/2019

Santai sejenak setelah aktivitas dan shalat ashar, bersama humor ngapak

5 Aksi Cepat Untuk Menurunkan Gula Darah Yang Terlalu Tinggi 1. Cek gula darahJika Anda memiliki kondisi diabetes tipe 2...
24/04/2019

5 Aksi Cepat Untuk Menurunkan Gula Darah Yang Terlalu Tinggi
1. Cek gula darah
Jika Anda memiliki kondisi diabetes tipe 2, dokter mungkin menyarankan tes gula darah, dua kali atau lebih dalam sehari. Tes glukosa darah di rumah bisa digunakan untuk mengukur jumlah gula darah setelah makan dan sesudah tidur malam.
Tes bisa dilakukan menggunakan mesin portabel kecil yang disebut meteran glukosa darah. Tes gula darah di rumah berguna untuk mengawasi kadar gula darah sehari-hari. Berikut ini merupakan kriteria dari hasil yang ditunjukkan oleh tes gula darah sewaktu (GDS):
• Normal: di bawah 200 mg/dl
• Kondisi hiperglikemia: di atas 200 mg/dl
Namun, sebenarnya kadar gula darah bisa berubah sepanjang waktu, seperti sebelum makan dan setelah makan. Berikut ini merupakan kisaran normal kadar gula darah Anda di tiap waktunya.
• Setelah tidak makan selama 8 jam (puasa): kurang dari 100 mg/dl
• Sebelum makan: 70-130 mg/dl
• Setelah makan (1-2 jam): kurang dari 180 mg/dl
• Sebelum tidur : 100-140 mg/dl
2. Suntik insulin
Setelah Anda mengetahui kadar gula darah tinggi di dalam tubuh dan hasil pemeriksaan darah HbA1c tetap tinggi setelah penggunaan obat minum antidiabetes, biasanya Anda akan membutuhkan suntik insulin untuk menetralisasi kadar gula dalam darah. Perlu diketahui, hormon insulin bisa bekerja lebih cepat saat disuntikkan ke perut Anda, tepat di atas atau di samping pusar Anda. Hormon insulin akan bekerja lebih lambat saat disuntikkan di lengan atas, bahkan akan lebih lambat di kaki, dan paling lambat di bagian bokong.
Insulin membantu mengontrol kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh. Caranya dengan memberi sinyal pada sel lemak, otot, dan hati untuk mengambil glukosa dari darah dan mengubahnya menjadi glikogen (gula otot) di sel otot, trigliserida di sel lemak, dan keduanya di sel hati. Pastikan juga untuk mengecek kembali kadar gula dalam darah, guna mengetahui apakah Anda menyuntikkan dosis insulin yang tepat atau tidak.

3. Minum air lebih banyak
Bila kadar gula darah Anda tinggi, Anda disarankan untuk segera minum. Pasalnya, air dalam tubuh akan mencoba menetralisasi kelebihan gula dari darah, kemudian membuangnya melalui urine. Akibatnya, tubuh Anda akan membutuhkan lebih banyak cairan untuk menghidrasi diri sendiri.
Penderita diabetes harus membiasakan diri untuk minum air mineral, bukan lagi 8 gelas per hari namun meminum air mineral sesuai dengan kebutuhannya agar terdehidrasi dengan baik. Semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, maka semakin banyak kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh.
4. Olahraga
Olahraga adalah cara yang baik untuk mengontrol tingkat gula darah Anda dalam takaran yang sehat. Selain itu, olahraga juga bisa membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi dengan membuat jantung Anda memompa darah ke seluruh tubuh.
Saat memompa darah, glukosa digunakan dalam aliran darah untuk menghadirkan energi lebih banyak. Cobalah untuk meningkatkan detak jantung Anda setidaknya selama 10 sampai 15 menit. Periksa gula darah Anda sebentar-sebentar untuk mencegahnya agar tidak terlalu rendah dalam usaha Anda menstabilkannya.
5. Membatasi asupan gula
Kadar gula darah yang tinggi terjadi akibat berlebihnya asupan gula dari makanan yang Anda makan. Ada baiknya Anda mulai mengurangi dan membatasi asupan gula sehari-hari. Bila perlu, gunakan pemanis rendah kalori dan mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu diabetesi dalam mengontrol gula darah.
Sumber : hellosehatcom

24/04/2019

Dapatkan beras Non Gula, Non Pestisida
Hanya Rp 50.000 untuk 10 Hari
Beli 5 pack Gratis Ongkos kirim
Selengkapnya Klik >>>https://www.beraspro.com/

24/04/2019

Dapatkan beras Non Gula, Non Pestisida
Hanya Rp 50.000 untuk 10 Hari
Beli 5 pack Gratis Ongkos kirim
Selengkapnya Klik >>>https://www.beraspro.com/

Gejala awal untuk mendeteksi diabetes1. Kaki sakit dan mati rasaKadar gula darah yang sangat tinggi akan menyebabkan ker...
23/04/2019

Gejala awal untuk mendeteksi diabetes
1. Kaki sakit dan mati rasa
Kadar gula darah yang sangat tinggi akan menyebabkan kerusakan pada saraf-saraf tubuh. Tak semua orang yang mengalami gejala ini. Namun orang yang mengalami diabetes, akan merasa mati rasa, kesemutan, dan rasa sakit pada tubuh, terutama di kaki. Gejala seperti ini biasanya terjadi pada seseorang yang sudah mengalami diabetes selama 5 tahun atau lebih.
2. Pandangan kabur
Pandangan kabur pada diabetesi biasanya berasal dari gangguan lensa (katarak) atau gangguan saraf mata (retinopati diabetikum). Kondisi gula darah yang cukup tinggi dapat memicu penumpukan protein di dalam lensa mata sehingga terjadinya proses katarak. Gula darah yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata terganggu bahkan pecah sehingga saraf mata (retina) tidak dapat bekerja dengan baik.
3. Perubahan keadaan kulit
Kadar insulin yang tinggi mendorong pigmen yang menimbulkan bercak hitam pada kulit. Jika ada perubahan yang terasa pada kulit, bisa saja menjadi tanda awal Anda memiliki diabetes. Perubahan bisa saja ditandai dengan kulit yang menjadi gelap, bersisik, hingga muncul keriput dini.
4. Rentan terhadap infeksi atau penyakit
Seseorang dengan gejala awal diabetes cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri maupun jamur karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun. Mikroorganisme tersebut membutuhkan glukosa sebagai sumber energinya. Infeksi dapat tumbuh dalam lipatan kulit yang hangat dan lembab, seperti antara jari tangan dan kaki, di bawah payudara, atau di dalam atau di sekitar alat kelamin.
5. Gusi merah dan bengkak
Diabetes dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan kemampuan Anda untuk melawan infeksi sehingga meningkatkan risiko infeksi pada gusi dan rahang gigi Anda. Gusi Anda dapat bengkak atau mungkin mengalami luka.
6. Lambatnya penyembuhan luka
Gula darah tinggi dapat mempengaruhi aliran darah dan menyebabkan kerusakan saraf di daerah tubuh sehingga mengganggu proses penyembuhan alami tubuh Anda.
Mengetahui gejala diabetes lebih awal akan memudahkan Anda untuk mengatasi gejala tersebut dan bahkan dapat mencegahnya. Diabetes dapat dicegah dengan melakukan olahraga teratur, menjaga pola hidup sehat dan menjaga kadar gula darah tetap normal.
Untuk menjaga kadar gula darah normal, Anda harus membatasi konsumsi gula, tapi bukan berarti Anda jadi anti gula, yang dapat Anda lakukan adalah mengganti gula harian Anda. Gunakan pemanis rendah kalori dan bebas gula untuk mencegah diabetes dan mengontrol asupan kalori. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir.
Sumber : hellosehatcom

Apa itu diabetes melitus tipe 2 (kencing manis)?DefinisiApa itu diabetes melitus tipe 2?Diabetes melitus adalah kondisi ...
21/04/2019

Apa itu diabetes melitus tipe 2 (kencing manis)?
Definisi
Apa itu diabetes melitus tipe 2?
Diabetes melitus adalah kondisi di mana terdapat tingkat kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah. Ini juga sering disebut sebagai penyakit kencing manis.
Terdapat 3 jenis diabetes: diabetes tipe 1,diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Diabetes tipe 2 adalah kondisi penyakit yang berlangsung lama (kronis). Dalam diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, hormon khusus yang diproduksi oleh sel beta dalam pankreas.
Insulin sangat penting karena mengontrol jumlah gula (glukosa) yang didapat sel-sel tubuh dari darah. Orang-orang yang menderita diabetes memiliki kadar gula yang banyak dalam darah, tetapi tidak cukup untuk sel tubuh. Kondisi ini menyebabkan komplikasi berat pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, sistem saraf, gusi dan gigi.
Seberapa umumkah diabetes melitus tipe 2?
Diabetes tipe 2 adalah jenis yang paling umum dari diabetes. Sebanyak 95% kasus diabetes adalah diabetes melitus tipe 2. Secara umum, diabetes dapat menyerang pada semua orang di segala umur, termasuk anak-anak. Namun, diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada umur dewasa dan lanjut usia. Selain itu, orang-orang yang obesitas dan jarang bergerak memiliki risiko lebih tinggi menderita diabetes tipe 2.
Tanda-tanda & gejala
Apa saja ciri-ciri dan gejala diabetes melitus tipe 2?
Apa saja tanda-tanda dan gejala dari diabetes tipe 2?
Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang memiliki gejala cukup signifikan. Mereka yang memiliki diabetes melitus tipe 2 sering tidak mengalami gejala apapun pada masa awal. Mereka bahkan dapat tidak menyadari gejalanya selama beberapa tahun.
• Rasa lapar meningkat
• Rasa haus meningkat
• Buang air kecil yang sering, khususnya malam hari
• Luka yang lambat pulih atau sering infeksi
• Pandangan buram
• Lelah
• Rasa sakit atau mati rasa pada kaki dan tangan
• Kesemutan
• Gatal
• Gatal pada kemaluan (wanita)
• Disfungsi ereksi (pria)
Terdapat beberapa kemungkinan tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang suatu gejala, silakan hubungi dokter Anda.
Kapan saya harus periksa ke dokter?
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala dari yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan, silakan hubungi dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Berdiskusilah dengan dokter Anda untuk menentukan yang terbaik bagi keadaan Anda.
Penyebab
Apa penyebab diabetes melitus tipe 2?
Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang bisa disebabkan karena beberapa hal tertentu. Ketika Anda memiliki diabetes tipe 2, lemak Anda, hati, dan sel-sel otot tidak merespon insulin dengan benar. Hal ini disebut resistensi insulin (kekebalan terhadap insulin). Hasilnya, sel tidak bisa menerima gula darah untuk kemudian diolah menjadi energi.
Saat gula tidak dapat memasuki sel-sel, kadar gula dalam darah meningkat tinggi. Hal ini disebut hiperglikemia.
Penyebab pertahanan insulin termasuk:
• Kelebihan berat badan atau obesitas: Peningkatan lemak membuat tubuh mengalami resistensi insulin sehingga kesulitan menggunakan insulin dengan benar.
• Keturunan atau bila keluarga memiliki riwayat medis diabetes juga dapat memengaruhi. Faktor genetik juga merupakan faktor-faktor yang menyebabkan diabetes tipe 2.
Faktor-faktor risiko
Siapa yang berisiko terkena diabetes melitus tipe 2?
Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang sepenuhnya belum dipahami para ahli. Pasalnya, sebagian orang mengalami peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan sebagian lagi tidak. Bagaimanapun, ada beberapa hal yang jelas meningkatkan faktor risiko diabetes tipe 2, seperti:
• Berat badan. Memiliki kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2. Semakin tebal jaringan lemak, sel-sel semakin kebal terhadapinsulin. Tetapi tidak hanya orang yang kelebihan berat badan saja yang memiliki risiko diabetes tipe 2.
• Distribusi lemak. Jika tubuh Anda menyimpan lemak pada bagian perut, risiko Anda lebih besar mengalami diabetes tipe 2 dibanding jika tubuh Anda menyimpan lemak di bagian lain, seperti pinggul dan paha.
• Gaya hidup tidak aktif. Semakin Anda pasif, semakin besar risiko Anda mengalami diabetes tipe 2. Aktivitas fisik membantu Anda mengontrol berat badan, menggunakan glukosa sebagai energi, dan membuat sel-sel Anda semakin sensitif terhadap insulin.
• Riwayat medis keluarga. Risiko mengalami diabetes tipe 2 semakin besar jika orangtua atau saudara kandung Anda memiliki diabetes tipe 2.
• Ras. Walaupun masih belum jelas mengapa, kebanyakan orang dari suatu ras – termasuk ras hitam, hispanik, Indian Amerika dan Asia-Amerika – lebih cenderung memiliki risiko terhadap diabetes tipe 2 dibanding ras kulit putih.
• Umur. Risiko dari diabetes tipe 2 meningkat seiring Anda bertambah umur, khususnya setelah umur 45 tahun. Hal ini mungkin karena orang-orang di usia ini cenderung kurang bergerak, kehilangan massa otot, dan menambah berat badan seiring bertambahnya umur. Selain itu, proses penuaan juga mengakibatkan penurunan fungsi sel beta pankreas sebagai penghasil insulin. Namun, diabetes tipe 2 juga meningkat secara dramatis pada remaja, dan masa awal dewasa.
• Prediabetes. Prediabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah Anda lebih tinggi dari kadar normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes. Jika tidak diatasi, prediabetes dapat berlanjut menjadi diabetes tipe 2.
• Diabetes kehamilan. Jika Anda mengalami diabetes saat hamil, risiko Anda mengalami diabetes tipe 2 meningkat. Jika Anda melahirkan bayi yang beratnya lebih dari 4 kilogram, bayi Anda juga berisiko mengalami diabetes tipe 2 di masa dewasanya.
• Sindrom Ovarium Polikistik. Untuk wanita yang mengalami sindrom ini – yang merupakan ketidakteraturan periode menstruasi, pertumbuhan rambut yang berlebihan, dan obesitas – risiko diabetes akan meningkat.
Obat & Pengobatan
Apa saja obat diabetes melitus tipe 2 yang sering digunakan?
Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol. Sekali Anda didiagnosis, Anda bisa mempelajari apa saja yang harus Anda lakukan agar tetap sehat. Hanya membutuhkan beberapa perubahan dan komitmen untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merawat kondisi diabetes yang Anda miliki:
1. Diet Sehat
Meskipun penderita diabetes memiliki glukosa darah yang tinggi, bukan berarti dengan berpuasa (dengan tujuan mengurangi asupan glukosa) akan menyelesaikan masalah. Jika Anda terdiagnosis mengalami diabetes, Anda perlu menjalani dietsehat yang akan membantu mengontrol tingkat glukosa Anda. Ahli diet dapat membantu Anda dalam menyusun diet. Bila Anda ingin menjalani puasa, Anda harus mengonsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan Dokter.
2. Olahraga
Anda sebaiknya melakukan olahraga secara teratur (3-4 kali seminggu selama kurang lebih 30 menit) dan hidup dengan aktif karena dengan bergerak dapat mengontrol tingkat gula darah. Dengan tambahan, Anda juga harus menjaga kaki terutama bila terasa baal, kesemutan, mati rasa, serta terdapat luka, dan periksa mata Anda secara teratur untuk mencegah komplikasi di masa mendatang.
3. Obat Pengontrol Gula Darah dan Terapi Insulin
Dokter akan meninjau kondisi Anda dan menentukan manakah obat atau terapi yang tepat untuk Anda. Dokter mungkin akan memberikan satu jenis obat saja atau memberikan kombinasi obat. Konsultasikan dengan dokter apa saja efek samping obat dan apa yang harus dilakukan bila efek samping muncul. Salah satu efek samping obat yang tersering adalah lemas akibat hipoglikemia (gula darah rendah). Untuk pertolongan pertama, minumlah teh manis hangat kemudian segera temui dokter.
Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis diabetes melitus tipe 2?
Diabetes bisa didiagnosis dengan tes darah sebagai berikut:
• Tes glukosa puasa
• Tes glukosa random
• Tes glukosa oral
• Tes hemoglobin A1c
Jika Anda didiagnosis dengan diabetes tipe 2, Anda sebaiknya pergi ke dokter setiap 3 bulan, sehingga Anda dapat:
• Memeriksa kulit dan tulang pada telapak kaki dan kaki.
• Memeriksa jika telapak kaki Anda mati rasa.
• Memeriksa tekanan darah Anda.
• Memeriksa bagian belakang mata Anda menggunakan alat dengan cahaya khusus.
• Menyelesaikan tes A1C (setiap 6 bulan jika diabetes Anda terkontrol dengan baik)
Tes-tes dan pemeriksaan ini akan membantu Anda dan dokter Anda memantau diabetes dan mencegah masalah yang diakibatkan oleh diabetes. Selain itu, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan berikut setahun sekali :
• Memeriksa tingkat kolesterol dan trigliserida.
• Melakukan tes setahun sekali memastikan ginjal Anda bekerja dengan baik (microalbumin dan serum kreatinin).
• Pergi ke dokter gigi setiap 6 bulan untuk membersihkan dan pemeriksaan secara keseluruhan. Pastikan dokter gigi anda dan ahli kesehatan Anda tahu bahwa Anda memiliki diabetes.
Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan gaya hidup untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus tipe 2)?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang bisa dirawat dan dijaga dengan melakukan perubahan gaya hidup. Pengobatan rumah dapat membantu Anda mengatasi diabetes tipe 2, antara lain seperti:
• Jaga tingkat gula darah Anda normal dengan target gula darah puasa (GDP)

Kenali 7 jenis beras ini dan manfaatnya masing-masingBeras menjadi pilihan makanan pokok yang utama di Indonesia terutam...
20/04/2019

Kenali 7 jenis beras ini dan manfaatnya masing-masing
Beras menjadi pilihan makanan pokok yang utama di Indonesia terutama dengan beras putih. Kandungan berbagai macam nutrisi di dalamnya menyimpan manfaat sehat untuk tubuh. Seperti dilansir dari boldsky.com, beras ternyata tidak hanya beras putih saja. Sebab ada berbagai macam pilihan jenis beras lainnya.
Berikut adalah beberapa jenis beras yang umum dan manfaatnya untuk kesehatan yang wajib untuk Anda ketahui.
Beras putih
Beras putih merupakan makanan paling umum di Indonesia dan sebagian besar wilayah Asia. Beras putih merupakan makanan yang paling mudah untuk dicerna baik oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Beberapa manfaat kesehatan dari mengonsumsi beras putih adalah mengurangi gangguan pencernaan seperti diare, radang usus besar, dan bahkan morning sickness bagi ibu hamil. Beras putih sendiri adalah makanan yang paling mudah untuk diolah menjadi berbagai macam makanan dan bahkan camilan.
Beras cokelat
Selain beras putih, beras cokelat juga baik untuk kesehatan Anda. Beras cokelat sendiri sering tertukar dengan beras merah karena kesamaan bentuk dan warnanya. Beras cokelat rendah akan pati dan kalori di dalamnya namun sangat tinggi akan serat larut. Tak hanya itu, kandungan minyak sehat dalam makanan ini mampu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Beras merah
Tidak banyak yang menyukai beras merah. Alasannya tekstur dari beras ini lebih kasar dibandingkan dengan beras putih. Namun mengonsumsi beras merah bermanfaat untuk menjaga jumlah zat besi dalam tubuh yang membantu mengatur gula darah dan insulin. Selain itu, beras merah mengandung vitamin B6 yang penting untuk menyeimbangkan pembentukan serotonin dan sel darah merah yang penting dalam produksi sel

Ketan
Beras ketan banyak ditemukan dalam olahan kue di Indonesia. Kandungan zat tembaga di dalam ketan dapat memperkuat jaringan ikat, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta meningkatkan fungsi otak yang sehat.

Beras hitam
Beras hitam sendiri jarang untuk ditemui. Namun beras ini memiliki serangkaian manfaat kesehatan terutama bagi mereka yang menderita Alzheimer dan diabetes. Sebab beras ini memiliki kandungan zat anti-inflamasi dan anti-oksidan yang lebih tinggi dibanding jenis beras lainnya.

Beras basmati
Beras basmati adalah jenis beras khas dari India. Satu cangkir beras ini mengandung serat 20% lebih banyak dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Beras basmati juga memiliki indeks glikemik yang rendah.

Beras jasmine
Beras jasmine memiliki aroma yang harum dan menggugah selera. Salah satu manfaat terbaiknya adalah dapat mengurangi rasa sakit otot dalam tubuh karena adanya kandungan asam amino yang tinggi.

Itulah beberapa jenis beras yang banyak beredar di Indonesia. Beras bukanlah satu-satunya makanan pokok yang bisa Anda konsumsi sebab masih banyak jenis makanan pokok lainnya yang juga memiliki beragam manfaat kesehatan untuk tubuh.
Sumber : merdekacom

Mengenal Beras Organik, Keunggulan dan ManfaatnyaBeras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya orga...
19/04/2019

Mengenal Beras Organik, Keunggulan dan Manfaatnya
Beras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya organik tanpa menggunakan pupuk dan pestisida (racun hama) kimia. Sedangkan proses organik adalah budidaya di tanah yang ramah lingkungan, tidak menggunakan pupuk dan pestisida (racun hama) kimia. Proses ini akan menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem di dalamnya.
Proses budidaya beras organik dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, seperti kompos, pupuk hijau maupun pupuk hayati. Untuk pemberantasan hama menggunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun-daunan dan buah-buahan yang difermentasikan secara alami. Proses organik dapat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta membangun ekosistem yang berkelanjutan. Proses organik juga dapat mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Beras organik dihasilkan dari:
1. Padi jenis lokal (non transgenik)
2. Dibudidayakan tanpa pestisida
3. Menggunakan pupuk organik
4. Menggunakan air yang tidak tercemar
5. Diproses tanpa poles (tanpa bahan pengawet)
Jika dibandingkan dengan beras non organik, beras organik memiliki beberapa kelebihan di antaranya:
• Saat dimasak, beras organik terasa lebih pulen.
• Nasi tidak cepat basi. Tahan hingga 24 jam.
• Volume lebih banyak dibandingkan dengan beras non organik.
Selain memiliki beberapa keunggulan di atas, mengkonsumsi beras organik akan memberi manfaat bagi tubuh, antara lain:
Dengan mengkonsumsi beras organik akan mengurangi kadar urea dalam darah yang selama ini telah menumpuk karena kebiasaan mengkonsumsi beras yang dipupuk dengan urea. Dapat mengurangi kadar logam berat dalam darah karena penggunaan insektisida kimiawi. Hal inilah yang dapat mencegah tubuh terserang berbagai macam penyakit berbahaya yang pada dasa warsa terakhir banyak diderita oleh masyarakat.
Beras organik memiliki kandungan nutrisi dan mineral tinggi, kandungan glukosa, karbohidrat dan proteinnya mudah terurai, sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi penderita diabetes. Beras organik baik untuk program diet, mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo.

11 Obat Tradisional Diabetes yang AmpuhObat tradisional diabetes yang ampuh. Anda menderita penyakit diabetes kronis? An...
18/04/2019

11 Obat Tradisional Diabetes yang Ampuh

Obat tradisional diabetes yang ampuh. Anda menderita penyakit diabetes kronis? Anda direkomendasikan untuk segera mengobati penyakit diabetes anda, tetapi anda tidak mengetahui jenis obat yang ampuh untuk mengobati diabetes? Jangan khawatir! Di postingan kali ini, akan kami list beberapa obat alami yang ampuh untuk mengobati penyakit diabetes.

Beikut ini daftar obat tradisional diabetes yang ampuh untuk mengobati penyakit diabetes secara alami adalah:

1. Kulit manggis
Kulit manggis memiliki zat xanthone yang bermanfaat untuk menurunkan terjadinya resistansi pada gula darah. Sehingga dalam pemakaian yang teratur, kulit manggis disinyalir juga bisa untuk mengobati diabetes.

2. Daun sirsak
Untuk anda yang menderita penyakit diabetes, lakukan pengobatan cepat dengan memanfaatkan daun sirsak. Sedangkan cara pembuatannya adalah:

a. Ambil 15 daun sirsak
b. Ambil 7 daun sirih merah
c. Cuci dengan air masak
d. Rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja
e. Saring ampas dari air
f. Konsumsi secara teratur
3. kunyit
Kunyit mempunyai senyawa kuratif yang sangat unik dan diprediksi bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Selain itu, fungsi zat kurkumin sebagai anti glikemik yang terdapat pada kunyit mampu menyeimbangkan pasokan internal gula darah di dalam tubuh sehingga bisa meringankan gejala penyakit diabetes.

4. Bawang putih
Bawang putih memiliki zat unik yang bisa mengurangi kadar kolesterol LDL serta secara otomatis bisa mengangkat produksi kolesterol baik ( HDL ) dan melancarkan lajur darah di dalam tubuh. Sehingga dengan mengkonsumsi bawang putih, maka gejala diabetes bisa berkurang.

5. pepaya
Buah pepaya mengandung antioksidan yang bisa meningkatkan sistem imun di dalam darah, sehingga penyakit yang hendak berkembang biak di dalam darah anda bisa dicegah. Maka dari itu, buah pepaya segar ( bukan pepaya olahan ) bisa digunakan untuk mengobati komplikasi akibat diabetes.

6. daun pepaya
Selain buah pepaya, ternyata daun pepaya juga bisa digunakan untuk mengobati diabetes. Cara pembuatannya juga cukup simple, yaitu:

a. Ambil 13 lembar daun pepaya
b. Ambil 25 lembar sirih ( temu urat )
c. Tumbuk sampai halus
d. Campurkan dengan gelas air
e. Peras lalu saring hingga bersih
f. Minum secara teratur.
7. kayu manis
Kayu manis ditengarai bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Karena kandungannya bisa menyeimbangkan kadar gula darah. Sehingga bermanfaat untuk mencegah komplikasi karena diabetes.

8. daun kelor
Daun kelor termasuk tanaman pagar yang bisa dimanfaatkan sebagai obat diabetes. Pasalnya, kandungan daun kelor berguna untuk menciptakan sistem imun di dalam darah dan bisa digunakan sebagai stabilisator gula diabetes yang hendak melukai tubuh penderitanya.

9. jahe
Jahe adalah tumbuhan sejenis bumbu yang memiliki kandungan komplit dan bermanfaat untuk kesehatan. Salah satu penyakit yang bisa diobati dengan jahe adalah diabetes. Sebab, kandungan jahe bisa meningkatkan progress kerja insulin agar lebih optimal, sehingga mampu mengurangi kadar glukosa.

10. lidah buaya
Lidah buaya juga bisa anda gunakan untuk mengobati penyakit diabetes. Sebab senyawa aktif yang dikandungnya mampu mengurangi lemak yang mengendap di dalam darah, sehingga laju darah kembali normal dan kadar glukosa anda bisa berkurang.

11. Beras pro
Non Gula namun nutrisi penting nasi masih ada dalam nasi. Rasa lebih pulen tidak tawar(sepa=dalam bahasa jawa), tidak seperti beras merah. BerasPRO berSertifikat Non Gula dari Sucofindo.
Non Pestisida Hasil Uji Lab Sucofindo menunjukkan kandungan Pestisida menjadi hampir hilang
TIDAK Cepat Basi umumnya nasi akan cepat basi walau di dalam penghangat nasi karena gula tinggi di dalamnya, tapi berbeda dengan Beras PRO.
MEMBUAT kenyang Lebih lama-umumnya nasi dengan kadar gula tinggi, cepat dicerna menjadi Zat Gula di dalam darah secara cepat p**a. Karena adanya Gula yang naik secara drastis dalam darah maka tubuh menyeimbangkan diri dengan memerintahkan pankreas secara cepat memproduksi insulin dalam jumlah besar untuk menstabilkan kadar gula yang tinggi secara drastis tersebut. Maka terjadi pembakaran zat gula secara cepat p**a. Sehingga menyebabkan penurunan kadar gula secara drastis. Penurunan Gula secara drastis membuat tubuh menjadi lemas dan berasa semakin lapar. Berbeda dengan Beras PRO karena non gula atau rendah gula. Maka secara pelan akan dicerna sehingga menjadi kenyang lebih lama. Dan Gula Darah tetap stabil

Address

Jalan Soekarno-Hatta 381 Bugangin
Kendal
51314

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281228737031

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Beras Sehat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category