Isman "Konsultan Ritel"

Isman "Konsultan Ritel" Hidup harus bermanfaat buat masyarakat, agama bangsa dan negara

Selamat beraktifitas semoga berkah
21/10/2022

Selamat beraktifitas semoga berkah

10 Cara Merintis Bisnis Oleh Tung Desem Waringin1. Lakukan yang Anda S**aYang di lakukan pertama kali Anda harus menyuka...
24/12/2019

10 Cara Merintis Bisnis
Oleh Tung Desem Waringin

1. Lakukan yang Anda S**a

Yang di lakukan pertama kali Anda harus menyukai apa yang Anda lakukan, jadi pilihlah ide bisnis yang sesuai dengan kesukaan anda. Karena hal yang anda sukai tidak membuat anda cepat bosan karena anda menyukai hal tersebut.

2. Lebih Luas Dalam Berpikir Tentang Bisnis

Setiap langkah besar selalu mulai dari langkah pertama dengan memulai hal yang kecil, kita punya cukup waktu untuk belajar dan terus mengembangkan hingga menjadi besa. Dan mempertahankan hingga menjadi bisnis yang besar.

3. Biasakan Berpikir dan Berkata Positif

Berpikir dan berkata positif merupakan langkah awal untuk menjadi orang sukses. Dengan demikian kita bisa menghadapi semua masalah dalam hidup dengan sikap yang lebih positif yaitu tentang hal-hal yang baik atau bermanfaat.

4. Ambil Peluang Bisnis di Depan Mata

Untuk tahap awal, sebaiknya jangan mencari peluang terlalu jauh dari jangkauan anda, karena bisnis akan datang dengengan sendirinya bila ada kesempatan. Siapa yang cepat dia yang dapat.

5. Temukan Mentor/Pembimbing

Bertemanlah dengan pengusaha di sekitar anda atau pimpinan bisnis yang berhasil. Jadikan mereka panutan untuk usaha Anda yang masih kecil, pembimbing ini akan membuat Anda mengerti resiko dan tentang usaha.Dan membuat anda lebih mengerti dalam merintis bisnis.

6. Manfaatkan Dunia Maya

Sekarang ini merupakan jamannya internet. Carilah informasi sebaik mungkin di dunia maya yang berguna untuk inspirasi anda dan memotivasi anda untuk berusaha untuk memulai bisnis.

7. Jadilah Radikal

Pada usia muda pikiran masih segar, asli dan penuh energi. Jangan takut untuk mencoba sesuatu yang orang lain belum pernah lakukan sebelumnya. Ciptakan barang baru atau cara pelayanan baru yang tidak disangka-sangka oleh perusahaan yang sudah berjalan lebih dulu.

8. Lakukan Yang Terbaik

Menjadi Pengusaha adalah langkah awal kita dalam meraih kesejahteraan. Berbuatlah yang terbaik agar mampu memberi manfaat pada orang banyak. Pastikan anda melakukan hal yang terbaik dalam diri anda

9. Jangan Kerjakan Segalanya Sendiri, Carilah Partner Bisnis Yang Sesuai

Partnership dalam berbisnis adalah salah satu piliha yang sangat baik karena. makin banyak yang berpikir di dalam bisnis kita maka, makin cepat roda bisnis kita akan bergulir hingga menjadi bisnis yang besar. Karena dengan partner anda bisa bertukar pikiran satu sama lain sehingga anda tidak pusing sendiri memikirkan bisnis itu. Kalian juga bisa kerjasama dalam memperoleh modalnya

10. Keberanian Diri

Salah satu masalah yang dapat mempengaruhi pengusaha mudah adalah hambatan nyali. Jangan membandingkan diri dengan pengusaha yang jelas-jelas jauh lebih sukses dari anda, yang telah menghasilkan uang banyak dalam waktu yang singkat. Hal ini sering membuat anda kehilangan kepercayaan diri, ingatlah Anda tidak sedang berlomba-lomba dengan mereka tetapi dengan diri sendiri. Lakukanlah apa yang bisa dilakukan pada hari ini dan mulailah jangan biarkan waktu anda terbuang.

15/11/2019

Bismillah
MARI (Mandiri Ritel Indonesia) semoga bermanfat untuk masyarakat ritel Indonesia

Selamat pagi, salam sukses selalu tersedia peralatan untuk buka minimaket lengkap y gaes yg berminat silakan inbox atsu ...
15/11/2019

Selamat pagi, salam sukses selalu tersedia peralatan untuk buka minimaket lengkap y gaes yg berminat silakan inbox atsu wa harga lelang .....

AKAR LOYALITASKang Rendy Business Notes,11 November 2019Sungguh nikmat jika memiliki tim yang loyal. Ditengah ketatnya p...
12/11/2019

AKAR LOYALITAS

Kang Rendy Business Notes,
11 November 2019

Sungguh nikmat jika memiliki tim yang loyal. Ditengah ketatnya persaingan di alam bisnis, memiliki tim yang energik dan kreatif pastilah sebuah dambaan.

Loyal itu mau bekerja memberikan yang terbaik. Dorongannya bukan lagi gaji atau insentif, dorongan dirinya sudah karya dan prestasi. Motivasi bukan lagi materi, tapi sudah sampai pada tahap aktualisasi.

Isi hati mereka berbunyi,

Apa yang Saya bisa torehkan dalam hidup Saya yang singkat ini?

Apa yang Saya bisa berikan pada organisasi bisnis?

Dampak apa yang Saya bisa torehkan ke masyarakat dengan profesi yang Saya jalani?

Apakah yang Saya lakukan ini cukup berarti bagi masyarakat?

Apakah kerja yang Saya lakukan pada hari ini punya makna atau tidak?

Itulah apa yang ada didalam fikiran orang-orang hebat. Maka ketika seorang pengusaha ingin membentuk tim kerja yang loyal, janganlah semata-mata berfikir bahwa setiap orang pasti "cuma mikir duit".

Uang itu penting. Ia adalah daya dukung kehidupan tim Anda. Tapi gaji dalam bentuk uang hanya berbicara tentang menjaga kebutuhan agar tim tetap bisa beroperasional di kehidupannya. Disesuaikan dengan posisinya. Sekedar itu. Gaji sama sekali tidak bisa membeli hidup seseorang.

Maka uang sebenarnya sama sekali tidak bisa mendorong energi terbaik dalam diri seseorang. Berapa banyak perusahaan yang menggaji besar orang-orang hebat, tapi tak kunjung ada hasil yang memadai?

Lalu betapa banyak sosok-sosok mulia yang bekerja di dunia sosial tanpa gaji, mereka tetap menghadirkan energi terbaik, kerja terbaik, tanpa digaji sepeser pun.

Ini adalah bukti bahwa teori motivasi dari uang sudah usang. Di dunia 4.0 ini, kita harus beranjak pada motivasi akan makna kerja. Gak sekedar gaji dan fasilitas.

***

Beranjak dari pemikiran diatas, maka kita juga bisa melakukan cara berfikir terbalik. Mengapa didalam sebuah organisasi yang tak punya makna, orang-orangnya tetap bertahan?

Perusahaan yang tidak tumbuh.
Organisasi yang tidak jelas sistemnya.
Entitas yang sepi apresiasi.
Gerak bisnis yang gak punya arah.
Kepemimpinan yang plin plan.
Tidak ada program untuk pengembangan SDM.

Lalu mengapa di perusahaan seperti ini, masih ada orang-orang yang bertahan?

Ya karena bisa jadi di organisasi tersebut hanya dipenuhi oleh orang-orang yang hanya bertahan hidup. Menelan semua pil pahit yang ada. Karena memang sudah tidak punya hasrat apa-apa lagi. Dan juga tidak punya pilihan lain. Harus kemana jika tidak di perusahaan Anda.

Orang-orang seperti bercirikan :

Tidak ada hasrat berprestasi, ide mentok ya masa bodo, yang penting dapat gaji.

Tidak ada hasrat untuk berinovasi, saluran gagasan mampet, ya untuk apa diperjuangkan, kalo pun berhasil juga gak nambah gaji. Mending diam. Yang penting bisa makan. Gaji cukup buat bayar KPR dan leasing mobil. Aman. Gak usah banyak inovasi.

Tidak ada hasrat untuk bersaing, karena walaupun perusahaan memgalami penurunan tajam, semua juga tetap dapat gaji. Untuk apa rajin-rajin? Untuk apa canggih-canggih? Yang kemarin canggih-canggih juga akhirnya diberhentikan BOD karena terlalu kritis.

Itulah yang jarang difikirkan oleh para pengusaha. Ada jebakan perasaan hebat karena masih ada orang-orang setia. Padahal kesetiaan ini muncul atas sikap oprtunis yang sebenarnya menggerogoti perusahaan.

Maka adanya SDM setia saja tidak cukup. Kita harus berfikir mengapa orang-orang ini tetap setia?

Perenungannya perlu mendalam.

***

Sosok agresif dalam karya tidak akan membiarkan dirinya sekedar digaji buta tanpa pencapaian.

Anak-anak muda dengan mimpi pencapaian tinggi tidak akan tunduk dengan status quo yang menghambat laju pertumbuhan perusahaan. Mereka tidak mungkin berinvestasi waktu pada tempat yang salah.

Para profesional berkelas tidak mungkin betah hanya makan gaji buta tanpa adanya perubahan yang bisa dilakukan.

Loyalitas sosok-sosok berkualitas pasti selalu memikirkan pemaknaan yang ada didalam hatinya, bukan hanya sekedar gaji.

Sedangkan SDM yang niatnya cari hidup, pastilah cari aman dari berbagai tantangan perubahan. Lebih baik memilih jadi karyawan manis, diam ikuti kemauan atasan, asal bos senang, mendiamkan kerusakan, memastikan semuanya tenang, walau perusahaan bobrok gak karuan.

Semoga menjadi perenungan kita semua. Mari bangun organisasi bisnis yang memberi makna.

07/11/2019
Jual perlengkapan minimarket secondMau buka minimaket dengan budget terbatas???Na ini solusinnya, di lelang segala macam...
05/11/2019

Jual perlengkapan minimarket second

Mau buka minimaket dengan budget terbatas???

Na ini solusinnya, di lelang segala macam kebutuhan peralatan untuk mini market, mulai dari rak, trolly belanja, komputer plus program posnnya dll lengkap di jual murah aja

Mau di buatkan lay out atau di buatkan toko sampai go juga bisa....

Yg berminat bisa wa ya 081371561561




26/10/2019
09/10/2019

Bagaimana mencari investor??

TANGKI MOMENTUMKang Rendy Business Notes,19 September 2019Balance sheet didepan Saya menunjukkan asset dalam orde triliu...
25/09/2019

TANGKI MOMENTUM

Kang Rendy Business Notes,
19 September 2019

Balance sheet didepan Saya menunjukkan asset dalam orde triliun. Mungkin sebagian Anda menebak bahwa Liabilitynya yang tinggi, tapi di kolom beban hanya menunjukkan angka 20% kurang lebih dari total asset.

Piutangnya yang cukup tinggi. Pola bayar klien yang cukup panjang, menyebabkan angka piutang ini besar sekali.

Saya diminta untuk menyimak neraca perusahaan yang relatif sehat. Dan tak ketinggalan profit loss statement perusahaan yang alhamdulillah cukup menggembirakan. Teladan.

***

Dalam kunjungan singkat tersebut Saya berbincang dengan ownernya. Perusahaan ini masih dimiliki pribadi. Tidak di tbk-kan. Atau sekedar jual saham tertutup. Sangat rapat. Dimiliki sendiri.

Penasaran tentang bagaimana memulainya, beliau akhirnya cerita,

"Saya gak ngerti apa-apa. Tiba-tiba mereka yang datang sendiri untuk meminta Saya mensupply, sekaligus mengajari dari nol, sampai sekarang."

Ajaib. Ada pembeli datang ke toko Anda, memberikan Anda modal untuk berkembang, lalu membeli wajar produk Anda, mengajari Anda bagaimana agar bisa menjadi mitra mereka. Ilustrasinya begitu. Hingga orde perusahaan Triliunan.

Begitulah momentum. Anda tidak tahu kapan momentum besar itu datang. Tugas Anda cukup melangkah dan terus bekerja. Seperti sahabat Saya ini. Tugasnya hanya bekerja, momentum besar datang begitu saja.

***

Inilah yang terkadang kita lupakan. Postingan yang viral itu kan bukan yang sekali posting langsung viral, tetapi yang punya postingan sudah melakukan postingan berkali-kali, terus menerus, hingga akhirnya dapat momentum viral.

Begitu juga dengan bisnis, Anda cukup bekerja yang baik, fokus pada apa yang ada, fokus pada klien yang sudah dikirimkan Allah, fokus pada pelanggan yang sudah percaya membeli produk Anda, setelah itu tinggal menunggu momentum.

Sebagian dari kita menganggap momentum ini hanya soal keberuntungan saja, ukurannya tidak jelas, bisa berhasil bisa tidak. Padahal momentum ini dapat dijelaskan secara ilmiah.

Momentum melesatnya kehidupan Anda sebenarnya mirip dengan sebuah tangki. Anggap saja kita beri nama tangki momentum.

Tangki ini hanya bisa dipenuhi dengan energi positif yang Anda lakukan. Ketika tangki ini penuh, maka momentum akan hadir dengan sendirinya.

Lalu apa cairan energi yang dapat mengisi tangki momentum?

1. Cairan kerja keras

Cairan jenis pertama yang bisa mengisi tangki momentum adalah kerja keras. Kerja keras itu bukan ngotot kerja tanpa istirahat. Tetapi selalu bergegas dari kerjaan yang satu ke kerjaan yang lain. Tanpa bermalas-malasan. Densitas waktu Anda padat. Dalam 24 jam yang sama, Anda bisa melakukan banyak hal..

2. Cairan doa baik orang lain

Cairan yang kedua adalah doa baik orang lain. Ada orang tua yang mendoakan, ada anggota tim yang mendukung, ada klien yang berharap bisnis kita lebih maju. Kesemua ini adalah cairan positif yang dapat segera memenuhi tangki momentum.

3. Cairan rahmat dari Allah

Cairan paling terakhir yang menjadi cairan paling utama adalah kasih sayang Allah. Yang paling penting ternyata "Rahmat Allah". Kasih sayang Allah. Ridhonya Allah pada diri kita.

Saat kita terima orderan kecil, kemaslah produk sebaik-baiknya. Packinglah dengan cinta. Bangunlah keseriusan mendalam terhadap layanan. Hargai satu dua customer yang ada. Ajak bicara. Minta feedback. Layani dengan hati.

Bukan masalah berapa nilai transaksinya, tetapi melayani manusia itu disenangi Allah. Membantu orang lain menyelesaikan masalahnya adalah amal sholih. Memenuhi kebutuhan orang lain adalah kesholihan.

Amal sholih inilah yang menghadirkan kasih sayang Allah pada hambanya, nantinya seorang Hamba akan dikaruniai pertolongan. Pertolongan itulah momentum.

***

Maka inilah langkah mengundang momentum yang paling efektif : PENUHI TANGKINYA. InsyaAllah momentum akan datang kekehidupan Anda.

Selamat bergerak, mengundang momentum

Address

Komp Vila Mahameru Kuranji Kota Padang
Kota Padang

Telephone

+62 813-7156-1561

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Isman "Konsultan Ritel" posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share