Residen PPDS Anestesi, Terapi Intensif dan Management Nyeri FK UNHAS

Residen PPDS Anestesi, Terapi Intensif dan Management Nyeri FK UNHAS Cerita tentang susah senang residen anestesi unhas

14/01/2026
Tim anestesi di dies natalis FK Unhas ke 70 tahun 2026
09/01/2026

Tim anestesi di dies natalis FK Unhas ke 70 tahun 2026

28/11/2025
Kami bangga prof
21/03/2021

Kami bangga prof



Pemerintah Jepang menganugerahkan Bintang Jasa kategori "The Order of The Rising Sun, Gold Rays With Neck Ribbon" kepada Prof. dr. A. Husni Tanra, Ph.D, Sp.An, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Bintang jasa ini diberikan atas peran besar dalam peningkatan pertukaran akademisi dan hubungan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Bintang Jasa “The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon” telah ada sejak zaman Meiji, dianugerahkan kepada orang Jepang maupun orang asing dengan jasa-jasa yang menonjol terhadap negara Jepang dalam masing-masing bidang. Pada tahun 1970-an itu, banyak mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan di Amerika maupun Eropa. Namun, Prof Husni melihat keunikan Jepang dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan anestesi di Hiroshima. Di kampus ini, Prof Husni tercatat sebagai dokter Indonesia pertama yang menempuh pendidikan dan meraih gelar Ph.D bidang Kedokteran di Jepang. Liputan lengkap di unhas.ac.id
---
Ikuti terus informasi terkini seputar Unhas melalui akun resmi kami di:
Instagram, Twitter, Line:
page, Youtube: Universitas Hasanuddin
---



Pembacaan ilmiah residen anestesi sebelum pandemi berlangsung. Di copas dari FB dr Hisbullah
09/01/2021

Pembacaan ilmiah residen anestesi sebelum pandemi berlangsung. Di copas dari FB dr Hisbullah

Sejarah Singkat Anestesi UNHAS
28/11/2020

Sejarah Singkat Anestesi UNHAS

Film dokumenter berjudul "Sejarah Bagian Anestesiologi FK Unhas" ini saya buat tahun 2007 untuk diputar dalam acara puncak peringatan hari ulang tahun Bagian...

Anestesi kami bangga
16/10/2020

Anestesi kami bangga

26/09/2020

Dr. Rezki Hardianti Taufik Sp.An teman angkatan dr Murdani bercerita di halaman Facebook nya.
Jumat 25 September 2020, menjelang pk. 12.00 WITA kita masih berbincang tentang pasien yg akan dioperasi, menunda untuk dibius karena operator mau sholat Jumat. Lebih kurang pk. 14.10 mendapat kabar kalau engkau ditemukan dalam keadaan henti jantung. Intubasi, RJP, injeksi epinefrin, tak ada yg mampu melawan kehendak Allah hingga engkau dinyatakan meninggal pk. 14.38. Cukuplah kematian sebagai pengingat. Hanya 2 jam lebih sejak kita terakhir bertemu, tidak disangka engkau akan pergi tanpa sempat mengucapkan perpisahan. Kullu nafsin dzaa'iqatul mauut. Setiap yg bernyawa pasti akan mati. Kini giliranmu, kami akan menyusul entah kapan waktu yg digariskan. Selamat beristirahat k' Mur. Semoga Allah menerima amalanmu, mengampuni dosamu, melapangkan kuburmu, mengumpulkanmu bersama keluarga tercinta di jannah kelak.

Selamat jalan senior dr Murdani Heriawan (boy) semoga diberikan tempat terbaik disisi ALLAH Subhana Wataala dan keluarga...
25/09/2020

Selamat jalan senior dr Murdani Heriawan (boy) semoga diberikan tempat terbaik disisi ALLAH Subhana Wataala dan keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Residen anestesi universitas Hasanuddin berduka...

Address

Makassar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Residen PPDS Anestesi, Terapi Intensif dan Management Nyeri FK UNHAS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share