23/12/2022
1. Pisahkan bawang merah dan bawang putih
Pada saat berbelanja mungkin kamu juga sekalian membeli bawang merah dan bawang putih bersamaan. Tanpa sadar, Pins mungkin meletakkan kedua jenis bawang ini pada satu tempat yang sama. Padahal hal ini tidak dianjurkan, lho.
Begini, bawang putih dan bawang merah punya ciri khas masing-masing, terutama mengeluarkan gas yang berbeda saat disimpan. Maksudnya, perbedaan gas yang dikeluarkan bawang merah dan putih dapat mempercepat proses pembusukan.
Itu sebabnya, cara menyimpan bawang merah yang tepat adalah memisahkannya dengan bawang putih di wadah yang berbeda. Dengan begitu, kedua jenis bumbu utama ini akan lebih tahan lama dan kamu tidak boros lagi, deh.
2.Taruh di tempat kering dan terbuka
Idealnya, Pins harus menyimpan bawang merah di tempat yang kering dan terbuka. Ini membantu mempertahankan bawang mentah dua hingga tiga bulan. Jadi, kamu bisa menaruhnya di ruangan seperti dapur, garasi, atau ruang bawah tanah dengan ventilasi.
Selain itu, Pins perlu memperhatikan suhu di ruangan tempat penyimpanan bawang. Bila kamu ingin menaruhnya di tempat terbuka, cobalah letakkan di keranjang terbuka, kantong jaring, atau kantong kertas yang tidak tertutup rapat.
Hindari menyimpan bawang di dalam kantong plastik, ya. Pasalnya, cara ini justru tidak memungkinkan bawang mendapatkan pertukaran udara yang baik.
3.Masukkan ke dalam kulkas
Sudah bukan rahasia umum lagi bila menyimpan bawang merah di dalam kulkas menjadi cara yang paling sering dipakai. Namun, kamu tidak boleh sembarang menaruh bawang merah utuh di dalam lemari es, lho.
Ini karena menyimpan bawang merah di kulkas membuatnya rentan terhadap kondisi dingin dan lembap. Jika bawang menyerap kelembapan dengan cepat, bumbu utama ini justru akan menjadi lembek dan cepat busuk.
Walau begitu, kamu masih bisa menyimpan bawang merah yang sudah dikupas dicincang, atau diiris di dalam kulkas. Normalnya, bawang merah yang sudah dikupas dan disimpan di lemari es bisa bertahan hingga dua minggu.
Sementara itu, bawang yang dipotong dadu atau diiris bisa awet selama 7 sampai 10 hari, Pins. Maka dari itu, perhatikan dulu bagaimana cara menyimpan bawang di dalam kulkas dulu, ya.
4.Pakai wadah kedap udara
Jika tidak keranjang atau kantong jaring untuk menyimpan bawang merah, wadah kedap udara bisa jadi alternatifnya. Hanya saja, Pins perlu mencincang bawang terlebih dulu sebelum dimasukkan ke wadah tertutup.
Setelah itu, masukkan wadah berisi bawang merah ke dalam kulkas bagian bawah. Dengan begitu, bawang merah bisa bertahan hingga satu bulan, deh.
5.Simpan di dalam freezer
Bagi kamu yang jarang berbelanja dan takut bawang merah yang dibeli cepat busuk, coba simpan di dalam freezer. Menaruh bawang merah di dalam freezer sering dilakukan agar bisa disimpan dalam jangka panjang.
Pertama-tama, Pins bisa mengiris atau memotong dadu bawang merah, lalu simpan di wadah tertutup dan letakkan di dalam freezer. Dengan begitu, bawang merah bisa bertahan selama tiga hingga enam bulan.
Bawang merah dengan metode penyimpanan ini biasanya cocok digunakan ketika memasak sup, semur, atau casserole.
6.Letakkan di gelas atau toples kaca
Cara menyimpan bawang merah lainnya selain di kulkas yaitu mengawetkannya. Proses pengawetan bawang menjadi solusi yang paling murah untuk memperpanjang masa simpan bawang.
Metode ini membutuhkan larutan khusus untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang dapat merusak sayuran. Bila kamu pakai cara ini, bawang setidaknya bisa bertahan hingga enam bulan. Begini caranya.
-Campurkan cuka, garam, gula, dan rempah-rempah sesuai preferensi sebagai larutan pengawet.
-Tuang larutan tersebut ke dalam gelas atau toples kaca.
-Masukkan bawang merah ke dalam wadah tersebut.
-Bila dibuka, simpan di kulkas yang akan membantunya lebih awet.
7.Haluskan bawang sebelum disimpan
Terakhir, Pins bisa menghaluskan bawang merah terlebih dulu sebelum disimpan. Setelah dihaluskan dengan blender, masak hingga matang dan simpan di dalam wadah yang tertutup. Letakkan wadah berisi bawang tersebut ke dalam kulkas, ya!