03/10/2020
Hidayat Lamakarate, Anak Muda Pembuat Sejarah
Sejarah, senantiasa diciptakan oleh mereka yang nekat, sekaligus hadir pada momentum yang tepat. Beberapa diantaranya, hadir akibat pristiwa yang tidak terduga. Karena itu, setiap momentum sejarah senantiasa punya orang dan kejadian yang tidak biasa. Menyimpang dari kelaziman dan hal-hal umum yang penuh dengan situasi tidak terduga.
Saya melihat peristiwa sejarah baru Sulawesi Tengah, sedang terpahat. Ketika sosok anak muda yang punya keyakinan akan kemutlakan takdir Tuhan, sedang memahat jalan sejarah hidup dan kehidupan orang banyak. Sosok pemuda kelahiran 8 oktober 1970 yang telah meraih banyak prestasi birokrasi, termasuk menjadi sekertaris daerah provinsi termuda Indonesia akhirnya dengan kenekatan memilih jalan pedang, meninggalkan posisi nyaman birokrasi untuk sebuah kompetisi Gubernur Sulawesi Tengah.
Pada banyak daerah diluar Sulawesi Tengah, telah menjadi lazim usia para calon gubernur berusia dibawah 50 tahun. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, masih berusia 48 tahun ketika menjadi Gubernur. Pemimpin Ibu Kota Jakarta, juga dipimpin oleh Gubernur yang masih tergolong muda Anies Baswedan lahir 7 Mei 1969, kini genap 51 tahun.
Pada konteks Sulawesi Tengah, pristiwa momentum bersejarah itu bisa jadi akan terjadi pada tahun 2020. Jika melihat usia Gubernur Sulawesi Tengah pasca rezim orde baru 1998 yang rata-rata berusia diatas 60 tahun. Mulai dari tahun 2001-2006, ketika Aminuddin Ponulele menjadi Gubernur Sulteng kala itu, umur beliau sudah 62 tahun, begitu p**a ketika Banjela Paliju menjabat gubernur priode 2006-2011 telah berusia 61 tahun.
Gubernur Longki Djanggola yang menjabat Gubernur Sulteng dua priode pada priode pertama 2011-2015 ketika menjadi Gubernur, usia longki telah 59 tahun. Maka wajar jika kini momentum regenerasi politik itu sedang terjadi dengan kehadiran Hidayat Lamakarate, sebagai calon gubernur yang pada 8 oktober tahun ini baru akan genap berusia 50 tahun.
Hidayat Lamakarate, sedang membuat sejarah besar di Sulawesi tengah. Ketika dengan keberanian dan kenekatan yang dimiliki, melangkah pasti menuju arena kontestasi pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah, sebuah Langkah berani yang tentu tidak biasa.
Tentu saja, untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai sebuah sejarah besar, Hidayat Lamakarate tidak akan bisa tanpa di dukung oleh Rakyat Sulawesi Tengah yang ingin membuat sejarah bersama menghadirkan kepemimpinan anak muda di Sulawesi tengah.
Kepemimpinan yang akan memacu regenerasi politik bagi Sulawesi tengah yang akan datang, dimana anak-anak muda yang mengerti konteks zaman akan tampil memimpin daerah. Karena hanya mereka yang mengerti konteks zaman akan paham kemana arah kebijakan yang sesuai dengan semangat zamanya yang sedang dihadapi.