21/01/2013
angan Engkau Durkahai Rabb-mu
Wahai saudaraku yang sedang mendapat ujian musibah...
Sabar adalah keharusan...
Bertawakal kepada Allah suatu keniscayaan...
Janganlah engkau terjatuh dalam kebinasaan yang lebih besar dari musibah itu sendiri, yakni menyandarkan pertolongan musibah tersebut kepada selain Allah.
Allah ta’ala menceritakan keadaan orang kafir dalam firman-Nya,
Artinya:
“Maka apabila mereka menaiki perahu -di lautan dan diterpa badai- mereka pun berdoa kepada Allah dengan MENGIKHLASKAN doa kepada-Nya.
Namun, tatkala Allah selamatkan mereka ke daratan, tiba-tiba mereka pun kembali berbuat syirik”
(QS. al-’Ankabut: 65).
Wahai Saudaraku...
Lihatlah keyakinan orang-orang musyrik di kala itu. Mereka meyakini bahwa dalam keadaan terjepit tiada lagi yang dapat menyelamatkan mereka kecuali hanya Allah semata.
Oleh sebab itu mereka berdoa dan berharap hanya kepada Allah, tidak kepada selain-Nya.
Maka bandingkanlah dengan sebagian orang pada masa sekarang ini yang berdoa, memohon perlindungan dan keselamatan kepada selain Allah, baik ketika lapang maupun sempit.
Tatkala senang maupun susah...
Aduhai, alangkah nistanya perbuatan mereka itu…
Melebihi kebodohan orang-orang musyrik masa silam.
Jangan ada lagi sesaji...
Usah engkau buat ritual yang tak pernah diperintahkan Allah dan RasulNya...
Mohonlah pertolongan hanya kepada Rabb Yang Maha Penyayang...
hari2 Penuh Berkah Bahagia dan sllu dalam Naungan KasihSayangNya.