Hafara Academy

Hafara Academy Cara mudah hasilkan Jutaan Rupiah dari Rumah

*ilmu Penafkahan*===============+ Ayah…- Ya, Nak...+ Berapa sih biaya untuk menikahi seorang wanita?- Ayah kurang paham ...
01/06/2024

*ilmu Penafkahan*
===============

+ Ayah…
- Ya, Nak...
+ Berapa sih biaya untuk menikahi seorang wanita?
- Ayah kurang paham juga! Sampai sekarang, Ayah masih terus membayar ke ibumu.

Hehehe.

Sejatinya, adalah tugas pria untuk menafkahi.
* Wanita yang belum menikah, nafkahnya ditanggung sang ayah (pria).
* Wanita yang sudah menikah, nafkahnya ditanggung sang suami (pria).
* Wanita yang bercerai, nafkahnya ditanggung ayahnya, pamannya, atau saudara laki-lakinya (pria).

S**a atau tidak s**a, itulah yang sebenarnya menurut hukum agama. Sayangnya, tak semua orang mau melakukannya. Sebagian malah pura-pura tidak tahu, tutup mata.

Btw, bolehkah wanita mencari nafkah? Yah, boleh-boleh saja. Tapi itu bukan tugasnya yang utamanya. Dan bagaimanapun, tanggung-jawab penafkahan tetap berada di pundak pria.

Pada akhirnya, saya pun berpesan kepada para pria, "Jangan pelit." Karena memang tanggung-jawab penafkahan tetap berada di pundak pria. Tak tergantikan.

Dan wanita tak s**a sama pria yang pelit. Hehehe.

+ Mas, anak kita nelen koin cepek! Buruan kita bawa ke dokter!
- Mama kurang waras ya? Bayar dokter sampai Rp 200 ribu, cuma buat ngeluarin koin cepek?

Hehehe.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan share dan gabung *Komunitas Keajaiban rezeki*
👇👇

WhatsApp Group Invite

*Kejelasan Harga*===============Di sebuah warteg, terjadilah percakapan berikut ini: + Ada ayam Mbak?- Ada Mas, mau pese...
01/06/2024

*Kejelasan Harga*
===============

Di sebuah warteg, terjadilah percakapan berikut ini:
+ Ada ayam Mbak?
- Ada Mas, mau pesen berapa?
+ Usir Mbak! Saya mau makan :)

- Mau pesen minum apa, Mas?
+ Tehnya satu, Mbak.
- Manis nggak?
+ Gak perlu manis, yang penting setia :)

Si Mbak pun terdiam, bingung. Kemudian dia pun bertekad untuk membalas.

+ Mbak, nasi goreng sepiring, berapa?
- Waduh Mas, saya nggak pernah tuh ngitung nasinya :)

Hehehe.

Satu hal yang sering luput dalam transaksi di tempat makan adalah kejelasan harga. Rumah makan Padang, misalnya. Dapat dipastikan pemiliknya adalah muslim, bahkan Pak Haji.

Namun sayangnya harga tidak terpampang. Kurang jelas. Padahal dalam Islam, kejelasan harga itu sangat penting bahkan bisa menentukan sah atau tidaknya sebuah transaksi. Akad. Jadi, ini nggak main-main.

Saat kita selesai makan, tahu-tahu si pelayan datang lalu menghitung total harga makanan dengan coretan dan kalkulasi yang hanya bisa dimengerti oleh dirinya. Kita pun dikondisikan untuk pasrah menerimanya, berapapun hasilnya.

Bagi teman-teman yang berbisnis makanan atau apapun, pastikan kejelasan harga di awal. Ridhanya pelanggan adalah awal dari keberkahan juga kehalalan.

Sip y

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan share dan gabung *Komunitas Keajaiban rezeki*
👇👇

WhatsApp Group Invite

*Tantangan dan Pembelajaran*===================Coba perhatikan pengusaha-pengusaha sukses.Mereka pernah gagal. Mereka pe...
22/02/2024

*Tantangan dan Pembelajaran*
===================

Coba perhatikan pengusaha-pengusaha sukses.

Mereka pernah gagal.
Mereka pernah jatuh.
Tapi mereka tidak mengeluh.
Gagal 7 kali, bangkit 10 kali !!!

Statement ini saya dapatkan kemarin dari seorang kawan. Saya pikir, benar juga.

Dan soal risiko, inilah saran Chairul Tanjung:
- Jangan takut mengambil resiko.
- Jika berhasil, Anda akan bahagia.
- Jika gagal, Anda akan lebih bijaksana.

Menurut saya, sukses dan gagal itu satu paket. Ya, satu paket. Daripada menyebutnya kegagalan, lebih baik menyebutnya tantangan dan pembelajaran. Sebutan ini lebih memberdayakan.

Nabi-nabi saja pernah gagal. Coba buka sejarah, tidak sedikit nabi yang terusir dari kota asalnya. Dirinya dan dakwahnya tidak diterima. Nabi-nabi saja gagalnya sampai seperti itu, apalagi kita!

Putus asa, bolehkah? Nabi Ibrahim menyebut putus asa sebagai sebuah kesesatan. Kalimat dari Nabi Ibrahim ini tertulis di Kitab Suci. Bukan saya yang ngarang-ngarang. Intinya, gagal sih boleh. Putus asa, yah jangan.

Sejatinya, bagi mereka yang bermental pemenang, kegagalan adalah 'ruang belajar'. Siapa sih yang mau gagal? Nggak ada. Tapi kalau sudah terjadi dan tak bisa dihindari, yah sudah, lebih baik diterima saja. Lalu? Perbaiki diri dan belajarlah.

Pelan-pelan bangkitlah!

Sekian, semoga bermanfaat.

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan ikuti *Menjadi Intreprenuer Sukses*
👇👇
https://chat.whatsapp.com/GGaDlXAuEKr5Mio7YN4iEs

Semoga bermanfaat

WhatsApp Group Invite

Assalamualaikum
18/01/2023

Assalamualaikum

Address

Jalan Timbul Raya
South Jakarta
12630

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hafara Academy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share