10/01/2018
https://www.youtube.com/watch?v=bJTnGPtqTRg
Peresmian KSO Pengolahan Biomassa (Sistem Hidrotermal)
5 Oktober 2016 Garden, Summarecon Serpong
PT Summarecon Agung mengadopsi teknologi baru pengolahan sampah di Kampung Carang Pulang, Megang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Teknologi yang dipilih adalah hidrotermal yang diklaim dikembangkan dan telah digunakan di Jepang.
Direktur Eksekutif Summarecon Serpong, Magdalena Juliani, mengatakan, melalui pengolahan hidrotermal, sampah diolah menjadi bahan padat yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan sumber energi listrik. Aroma yang dihasilkan dari pemrosesannya juga jauh dari bau sampah. “Saat ini produksinya masih kami gunakan untuk kepentingan sendiri," ujar Magdalena, kemarin.
Untuk pengolahan sampahnya itu, Summarecon menggandeng PT Shinko Teknik Indonesia dengan nilai investasi yang ditanam mencapai Rp 25 miliar. Investasi semahal itu memungkinkan Summarecon mengolah sampah bak tulang yang dipresto. “Apa pun bentuk sampahnya, akan lebur menjadi bubur dan dikeringkan menjadi palet," kata Direktur PT Shinko Teknik Indonesia, Bayu Indrawan. Dia menambahkan, “Ini lebih baik daripada batu bara."
Bayu mengatakan, sebanyak 25 ton sampah Summarecon per hari seluruhnya bisa diolah tanpa menghasilkan limbah. Hasilnya, 30–40 persen energinya dipakai sebagai bahan bakar untuk proses pengolahan sampah. “Selebihnya bisa dijual," tuturnya.
Tempo membuktikan proses pengolahan sampah itu tidak mengumbar aroma sampah yang tak sedap. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sampai terkagum-kagum. “Aromanya justru seperti kopi robusta," kata Zaki.
Zaki berharap bisa memiliki mesin dengan teknologi serupa untuk mengolah 1.800 ton sampah di Kabupaten Tangerang setiap harinya. Adapun Gubernur Banten Rano Karno berharap penanganan sampah menjadi prioritas bagi setiap pengembang perumahan. “Mari berbisnis sampah," kata Rano. AYUCIPTA
Peresmian KSO Pengolahan Biomassa (Sistem Hidrotermal) 5 Oktober 2016 Garden, Summarecon Serpong PT Summarecon Agung mengadopsi teknologi baru peng...