04/06/2026
Realisasi serapan gabah dan beras petani hingga awal Juni 2026 Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Tegal mencapai 64.782,32 ton setara beras.
Hal itu terungkap saat kegiatan serapan gabah petani di salah satu lahan sawah di Pemalang, Jawa Tengah wilayah kerja Bulog Tegal, Rabu (3/6/2026).
Capaian ini menjadi kontribusi penting bagi Kancab Tegal, utamanya dalam mendukung keberhasilan pengadaan gabah dan beras nasional serta penguatan Cadangan Beras Pemerintah [CBP].
Pimpinan Perum Bulog Kancab Tegal, Agung Rochman, menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani.
"Realisasi serapan sebesar 64.782,32 ton setara beras di wilayah kerja Kancab Tegal menunjukkan komitmen kami memastikan hasil panen terserap optimal serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional," ujar Agung.
Ia menyebut, keberhasilan serapan ini merupakan hasil kerja bersama petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi, hingga seluruh insan Bulog yang bekerja tanpa mengenal waktu selama musim panen berlangsung.
Capaian nasional tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah [HPP] gabah kering petani sebesar Rp 6.500 per kilogram berjalan efektif dan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia.
Dampaknya juga terlihat pada penguatan stok CBP yang saat ini berada pada level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional.
Diketahui, stok beras yang dikelola Bulog telah melampaui 5 juta ton, sehingga memberikan jaminan ketersediaan pangan untuk stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga mitigasi bencana dan gejolak pasar.
Bulog optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras pada 2026 dapat tercapai bahkan sebelum akhir tahun.
"Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah strategis, kami akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan," kata Agung.