22/11/2019
PERUBAHAN MEMBUATMU JENGKEL & MERASA RIBET ?
Sejak kita lahir dan sampai di usia yang sekarang ini, kita melakukan segala sesuatu berdasarkan pengulangan suatu aktivitas hingga menjadi sebuah kebiasaan.
Menurut teori psikologi, suatu kebiasaan mulai terbentuk apabila hal yang dikerjakan berulang-ulang dilakukan selama minimal 30 hari dan menjadi mahir setelah melewati 90 hari.
Coba bayangkan sebelum kita tahu bagaimana menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.
Dalam bayang kita pastilah akan sangat sulit menghafal kapan harus menginjak kopling dan memasukkan persneling. Kapan harus menginjak rem dan melepas rem bersamaan pedal gas harus diinjak dan persneling digeser dari netral bertahap ke gigi 1, dst. Belum lagi melihat beberapa hal : spion kiri-kanan, spion tengah, kaca depan, speedometer, dll.
Kerumitan2 ini kemudian menjadi serba otomatis ketika secara berulang dikerjakan... hingga akhirnya bisa berkendara sambil nyanyi, sambil ngrokok bahkan sambil korek upil :)
Hal ini juga saya alami setelah beberapa tahun tinggal di Bali. Ada satu hal yang kami pelajari ketika makan di sebuah restoran.
Sebagai orang lokal, awalnya kalau setiap makan pasti ada sisa2 makanan yang tertinggal dan bahkan kondisinya berantakan.
Namun, ketika melihat kebiasaan makan turis asing (bule) di Bali, kami pun lama-kelamaan menjadi terbiasa.
Setiap selesai makan, bule2 biasanya akan membereskan tempat makanannya atau membawa sisa2 makanannya ke tempat sampah sehingga meja mereka ditinggalin bersih supaya pengunjung berikutnya bisa menempati tempat tersebut tanpa ngrepotin petugas rumah makannya.
Kini gerakan beberes ala bule, ternyata sudah digalakkan oleh banyak resto.
Ketika ada perubahan2 dalam ketentuan teknis berbisnis di ABM PIbi Pibo karena penyesuaian peraturan, contohnya harus memahami cara belanja, cara beriklan/cara promosi dan lain2, pasti akan menimbulkan kerumitan2 awal.
Namun..
Itulah yang namanya beradaptasi..
Yang rumit di awal, jika dilakukan berulang kali, dalam waktu yang tidak lama nantinya akan menjadi mudah.