07/02/2016
The Molucanno Suite (Jas Maluku)
By. JIMMY PATTIASINA
Kiranya di masa depan di bidang Fashion, orang Maluku mungkin tidak lagi menjadi follower model Jas dari kiblat Eropa/Amerika yang pada umumnya dapat kita lihat selama ini. Meskipun demikian sebagai penghormatan akan sejarah Jas ini ada di dunia fashion perlu kita ketahui, jika busana Jas pertama kalinya berasal dari Perancis yang diciptakan di akhir abad 17, dan dikembangkan di Inggris hingga meluas dan populer di daratan Eropa dan Amerika pada umumnya.
Kemudian intensitas pejumpaan dan hub**gan Bangsa Maluku dengan bangsa Eropa lebih dominan (yaitu dengan bangsa Spanyol, Inggris, dan Portugis) sesunguhnya telah menjadi fakta sejarah dalam suatu sejarah dunia yang panjang, hingga akhirnya kedatangan VOC dan menetap di Maluku pada abad 16 hingga abad 18, dan terus berlanjut pada pemerintah Belanda dari Abad 18 hingga abad 19. Dari alur cerita sejarah inilah yang kemudian dapat menjelaskan satu realitas sejauh ini, bahwa bangsa Maluku telah diimpor trand fashion Eropa yang sangat kental dan berusia berabad-abad lamanya, dan hal ini juga yang mempengarui untuk terciptanya busana daerah Maluku/Ambon. Yaitu seperti yang kita kenakan sekarang "KABAYA DANGSA & BANIANG" sebagai busana adat laki2.
Sepintas dari cerita sejarah diatas, maka munculah suatu kegelisahan apakah bangsa Maluku mampu mengidentifikasi dirinya sendiri dan menciptakan suatu trand atau model berbusana ala orang Maluku di masa sekarang? Maka terbangunlah suatu ide dari JIMMY PATTIASINA sebagai Desainer Muda Maluku yang mencoba menempatkan satu desain dan menjadi model Jas yang khas dari orang Maluku, yang memiliki keunikan sendiri. Yaitu sebuah sebuah busana stelan jas yang tanpa harus terhisap masuk dengan trand atau model Jas Eropa/Amerika pada umumnya, yang pada intinya mampu berpijak dan konsisten untuk mengeksplorasi suatu bentuk dasar, dan dipililah desain Jas maluku ini dari bentuk "KABAYA DANGSA & BANIANG" orang Ambon (sebagai bentuk penyederhanaan orang Ambon terhadap model Jas Orang Eropa dimasa lalu, dan kemudian menjadikan busana Kabaya dangsa dan baniang sebagai busana khas daerah Maluku/Ambon) yang dari alur berpikir inilah maka b**g Jimmy melahirkan sebuah model jas khas orang Maluku di masa kini.
Apa yang anda lihat pada dua gambar ini, adalah suatu bentuk penyempurnaan dari kabaya dangsa & baniang orang Ambon yang telah dimodernisasi, dan dimodifikasi menjadi sebuah JAS MALUKU yang kemudian diberikan nama koleksi desain ini menjadi "THE MOLUCCANO SUITE" (untuk mendapatkan proses HAKI). Semoga desain busana ini dapat diterima dan menjadi kebanggaan bersama sebagai orang Maluku, yang selalu memiliki kesadaran akan nilai ETIS & ESTETIKA maka busana ini lahir di masa kini (sebagaimana dasar pikiran inilah yang paling tua yang melatar belakangi setiap orang terbuka terhadap budaya perkembangan berbusana pribadinya atau bangsanya), maka generasi muda Maluku telah menentukan model gaya berbusananya di hari ini, sebagai tanda bahwa bangsa Maluku juga bisa memposisikan diri sebagai pioner dibidang fashion dan bukan hanya sebagai follower.
Semoga Bermanfaat