Legal Property Aceh

Legal Property Aceh Melayani Pendampingan Hukum untuk Transaksi Jual Beli Property Anda sehingga tercipta rasa Aman dan Nyaman karena terlindungi oleh payung hukum yang pasti.

28/06/2025

Pemerintah Brazil menerapkan aturan pengurangan masa hukuman narapidana (napi) jika mereka berhasil membaca dan me-review buku dengan baik. Satu buku setara dengan empat hari remisi. Namun, mereka tetap dibatasi untuk menyelesaikan 12 buku dalam setahun. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan maksimal 48 hari remisi per tahun.

Kebijakan tersebut bernama Redemption through Reading atau Penebusan Lewat Membaca. Tujuannya untuk meningkatkan daya berpikir para tahanan sehingga jika mereka kembali ke masyarakat diharapkan dapat melanjutkan kehidupan dengan baik. Pasalnya, dilansir dari Unesco, tingkat residivis di negara pemilik Hutan Amazon itu tergolong tinggi, sekitar 80%.

Total tahanan di sana juga pernah menyentuh angka 830.000 jiwa. Selain kepadatan penduduknya tinggi, kasus geng dan narkoba di sana juga melejit. Pada tahun 2024, AP News melaporkan masih banyak geng kriminal yang bercokol di Brasil, khususnya wilayah Amazon.

Oleh karena itu, manfaat lain dari program ini adalah untuk membentuk sudut pandang kehidupan yang baru bagi narapidana sehingga tidak terjerumus kembali dalam tindakan kriminal. Para tahanan dapat memilih buku di perpustakaan penjara. Sudah tersedia buku-buku sastra, filsafat, sains, atau klasik.

Bagi napi yang memiliki keterbatasan intelektual atau mengalami buta huruf, ia akan diberikan audiobook, diperbolehkan membaca bersama napi lain, dan akan diberikan bantuan lainnya. Penjara juga menyediakan buku berbahasa asing bagi tahanan dari luar negeri.

Untuk mengikuti program Penebusan Lewat Membaca, para napi harus membaca dan mengulas buku dengan tata bahasa yang benar. Lalu, hasilnya akan diperiksa oleh tim dari penjara. Apabila ada yang ketahuan menjiplak, maka ia tidak bisa meneruskan program ini.

Adapun buku-buku tersebut disumbang oleh penerbit Brazil, Carambaia yang bekerja sama dengan Artplan dan Dewan Kehakiman Nasional (CNJ). Feedback-nya, mereka menggunakan ulasan dari para napi untuk memasarkan produknya. Mengingat salah satu institusi statistik di Brazil menemukan data bahwa jumlah bacaan buku napi lebih banyak di atas rata-rata nasional.

“Carambaia adalah penerbit yang berfokus pada mereka yang mencintai membaca, dan kami menemukan bahwa tak ada yang membaca lebih banyak daripada para narapidana. Dengan memberi mereka suara dan menggunakan teks-teks yang mereka hasilkan, kami menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka adalah individu yang berpikir, kritis, dan memiliki pendapat yang harus dihormati,” ujar Direktur Kreatif Artplan, Marcos Abrucio.

Salah satu tahanan yang merasa terbantu dengan program ini adalah Edson Reinehr. Proyek baca buku dapat mengalihkannya dari negative thinking dan merangsang fungsi otaknya. Hal tersebut sejalan dengan pemikiran gurunya yang menganggap proyek ini sebenarnya memiliki tujuan yang lebih besar dari sekadar remisi.

“Kami berharap bisa membuka sudut pandang baru tentang hidup bagi mereka. Ini tentang mendapatkan pengetahuan, mengenal budaya, dan merasakan dunia yang berbeda,” tutur guru Reinehr, Ajda Ultchak. (sumber fenews)

28/06/2025

Mai munzir atau sekarang akrab disapa sebagai Bang Gaes adalah sosok yang unik dan energik. Dia bisa berada dimana saja dan dan nudah dijumpai.

Dia mengaku bukan tokoh apalagi seniman, namun yang dia lakoni adalah berupa perlawananan atas kebijakan pemerintah , melalui tulisan karena dia jurnalis. Namun ia merasa itu tidak cukup, maka ia mulai menyuarakan kritikan melalui lagu. Semua lagu lagunya khas menyiarakan bahasa populis rakyat jelata.

Ya begitu laah..

Kita dukung ya. Fren..

28/06/2025

"Salah hukum" dalam konteks hukum Indonesia bisa merujuk pada beberapa hal, namun yang paling umum adalah salah tangkap atau salah putusan. Salah tangkap adalah ketika seseorang ditangkap dan ditahan tanpa adanya dasar hukum yang kuat, sementara salah putusan adalah ketika pengadilan memberikan putusan yang tidak sesuai dengan fakta dan hukum yang berlaku. sudah banyak kasus salah tangkap dan salah hukum di negeri kita. diantaranya :
Kasus Pegi Setiawan yang dikaitkan dengan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon. Pegi ditetapkan sebagai tersangka, namun kemudian hakim memutuskan penetapan tersebut tidak sah dan batal demi hukum, membebaskan Pegi dari tahanan.

Kasus Sengkon dan Karta:
Dua petani, Sengkon dan Karta, pernah menjadi korban salah tangkap dan dituduh melakukan perampokan dan pembunuhan. Mereka dipaksa mengaku dan disiksa, namun akhirnya dibebaskan setelah pelaku sebenarnya menyerahkan diri.

Kasus Oman:
Seorang warga Lampung Utara, Oman Abdurohman, ditangkap karena dugaan terlibat perampokan. Ia dipaksa mengaku dan ditahan selama 10 bulan, namun kemudian dibebaskan karena terbukti tidak bersalah. sebagian dari kasus ini adalah karena kesalahan prosedur bahkan kriminalisasi oleh penegak hukum. Jadi, yang seharusnya menjadi penjahat adalah mereka yang lalai lalu menghukum orang yang tidak bersalah.

28/06/2025

Monique Rijkers kembali menjadi hujatan publik Indonesia. Di dalam diskusi terakhir ILC pada beberapa hari lalu Ia dipermalukan oleh seorang narasumber lain, Muhammad Husein Gaza. Husein menuduhnya buta hati dan pengkhianat bagi kemanusiaan khususnya terkait pembantaian di Gaza oleh Israel.
"Saya mengedukasi rakyat Indonesia tentang Israel". Katanya Monique waktu diskusi itu.
"Israel hanya menyasar target yang sepecifik saja dan tirak membabi buta". Katanya lagi.

Pernyataan Monique bertentangan dengan apa yang terjadi di tanah Palestina. Puluhan ribu rakyat Palestina dibantai termasuk anak-anak dan perempuan. Apakah Monique tutup mata? Atau pura-pura tidak tau?

Lalu siapakah Monique Rijkers?

Dari beberapa sumber disebutkan, Monique Rijkers. adalah seorang aktivis Yahudi pro Israel asal Indonesia berdarah Yahudi kelahiran Makassar dan pendiri organisasi nirlaba Hadassah of Indonesia, yayasan yang mengedukasi tentang keberagaman khususnya terkait Yahudi dan Israel. Ia bermarga Rondonuwu-Mandagie dan menetap di Jakarta. Ia diketahui bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Oktober 2017 dalam acara Christian Media Summit. Saat ini ia menjadi salah satu pengurus dari kanal YouTube FaktaIsrael.

Ia menempuh pendidikan industrial mikrobiologi di Universitas Kristen Satya Wacana. Ia kemudian aktif dalam kegiatan jurnalistik dan memberikan banyak waktu untuk menekuni bidang tersebut. Ia menekuni jurnalisme selama 14 tahun dan telah mendapatkan 10 penghargaan jurnalisme. Ia telah mengunjungi 36 negara, termasuk Ekspedisi Jalan Sutra, Tour Yahudi di Polandia dan Praha, serta 3 kali ke Israel. Pada tahun 2016, ia mendirikan Tolerance Film Festival.

"Anda diundang di sini untuk ditertawakn dunia" kata Husein Gaza.

28/06/2025

Sebuah insiden memalukan terjadi dalam konser penyanyi asal Uni Emirat Arab, Ayedh Al-Menhali, di Oman. Penyanyi tersebut mendadak diserbu dan dipukul oleh sejumlah penonton setelah menyanyikan lagu yang menyinggung Tel Aviv — kota yang kerap dianggap simbol penjajahan oleh masyarakat pro-Palestina.

Kericuhan pecah saat Al-Menhali membawakan lagu yang dalam liriknya menyebut "Take Me to Tel Aviv". Reaksi keras pun muncul dari penonton.

Awalnya, mereka melempar sepatu ke arah panggung, lalu beberapa orang nekat naik ke atas panggung dan melayangkan tinju serta tendangan kepada sang penyanyi. Aksi itu terjadi meskipun petugas keamanan berupaya melerai, seperti dilaporkan Super Harber, Selasa (24/6/2025).Situasi makin tak terkendali, dan konser pun berubah menjadi kekacauan. Sejumlah saksi mata menyebutkan Al-Menhali dipaksa turun dari panggung dalam kondisi didorong dan ditampar, sebelum akhirnya dikawal keluar lokasi.

Di Oman, yang dikenal memiliki solidaritas kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina, penyebutan Tel Aviv dalam konteks positif dianggap sangat tidak pantas.Banyak warganet mengecam tindakan Al-Menhali, menyebutnya sebagai “penghinaan terhadap Palestina” dan "mengagungkan penjajah".

Sejak insiden itu, Ayedh Al-Menhali memilih bungkam di media sosial. Namun laporan menyebut ia dalam kondisi selamat dan telah dipulangkan dari Oman tak lama setelah kejadian.Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Al-Menhali maupun tim manajemennya.

Sementara itu, reaksi dari publik Arab terus menguat. Kampanye boikot terhadap Al-Menhali menggema di media sosial.

Komunitas pro-Palestina mendesak agar sang penyanyi segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menarik lagu yang telah menimbulkan kontroversi tersebut.
( sumber FT news)

23/06/2025
02/05/2021
Rumah Warisan BapakAnak Ketiga: "Kakak, Abang.. Saya dan suami berencana mau pindah. Suami saya dipindahtugaskan ke Band...
19/04/2021

Rumah Warisan Bapak

Anak Ketiga: "Kakak, Abang.. Saya dan suami berencana mau pindah. Suami saya dipindahtugaskan ke Banda Aceh. Rencananya kami mau tinggal di rumah peninggalan Bapak saja, jadi tidak perlu sewa rumah lagi".

Anak Pertama: "Saya tidak sepakat kalau kalian tinggal di rumah itu. Enak saja kalian menikmati harta warisan Bapak sendirian. Saya tidak mau tau, pokoknya saya ingin rumah peninggalan Bapak itu kita jual saja. Nanti hasilnya kita bagi rata"

Anak Kedua: "Saya tidak sepakat kalau rumah peninggalan Bapak kita jual. Banyak kenangan masa kecil kita di rumah itu. Saya lebih sepakat kalau rumah itu kita sewakan saja. Jadi, uang hasil sewanya akan terus mengalir ke kita. Untuk pembagian uang sewanya bisa kita bicarakan"

Anak Ketiga: "Baiklah.. Abang.. Kakak.. Saya dan suami akan sewa rumah yang lain saja, kami tidak akan tinggal di rumah peninggalan Bapak.. Tapi bagaimana kalau permasalahan ini kita bicarakan dengan lebih tenang. Lagipula Bapak tidak pernah meninggalkan surat wasiat, rumah itu masih atas nama Bapak, tidak diserahkan kepada kita. Kita tidak bisa menjualnya atau menyewakannya kepada orang lain sesuka kita".

Anak Kedua: "Begini saja, kita ke Kantor Hukum Nourman & Partners saja. Di sana melayani konsultasi kasus hukum seperti yang kita alami sekarang"

Anak Pertama: "Jangan! Kalau kita pakai pengacara. Kita harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar mereka"

Anak Kedua: "Kita ke sana untuk minta masukan, kita konsultasi dulu ke mereka. Apakah rumah Bapak ini bisa kita jual/sewakan atau tidak secara hukum, atau sebaiknya bagaimana menyelesaikan permasalahan ini? Di Kantor Hukum Nourman & Partners melayani konsultasi hukum gratis. Jika kita berdebat terus, permasalahan rumah peninggalan Bapak ini tidak akan selesai"

Anak Ketiga: "Baiklah, saya sepakat! Kita ke sana saja sekarang".

Anak Pertama: "Kalau begitu Saya juga sepakat, baiknya kita konsultasikan dulu masalah ini. Sebelum ke sana, alangkah baiknya kita telepon dulu mereka. Kalian tau alamat dan nomor telepon mereka?"

Anak Kedua: "Kantor Hukum Nourman & Partners beralamat di Jl. Prof. Ali Hasyimi, no. 9A, Lamteh, Ulee Kareng, Banda Aceh. No. Hp. 0821-1731-6559. Kita bisa ke sana sekarang, jam buka kantor mereka dari Pkl. 09.00 - Pkl. 17.00 WIB"

Anak Pertama: "Baik, saya telepon mereka sekarang"

27/02/2021

*Dinar Khalifah Bukan Bisnis Bodong*

Pengelola bisnis trading Dinar Khalifah menolak bisnis yang mereka jalankan sebagai investasi bodong. Apalagi dipersepsikan sama dengan investasi Yalsa Boutique yang saat ini dalam penyelidikan pihak kepolisian

_“Beda, ini (aktivitas bisnisnya) ada, nyata, dan sudah ada bagi hasilnya sesuai hasil trading. Bagi hasilnya tidak flat menandakan dinamisasi sesuai hasil trading. Sebagian besar nasabah sudah menikmati bagi hasilnya. Bisa diperiksa di dalam dokumen aktivitas trading kami,” lanjut Nourman dari Kantor Hukum Nourman & Rekan._

*Advokat Nourman: Dinar Khalifah Bukan Bisnis Bodong*
http://cakradunia.co/news/nourman-hidayat-dinar-khalifah-bukan-bisnis-bodong/index.html

Nourman Hidayat: Dinar Khalifah Bukan Bisnis Bodong - https://www.acehnews.id/news/advokat-nourman-dinar-khalifah-bukan-bisnis-bodong/index.html
https://satuacehnews.com/02/2021/advokat-nourman-dinar-khalifah-bukan-bisnis-bodong/
http://www.kba.one/news/advokat-nourman-dinar-khalifah-bukan-bisnis-bodong/index.html

Kantor Hukum Nourman & Partners divisi Interpreter/Translator 👍
15/02/2021

Kantor Hukum Nourman & Partners divisi Interpreter/Translator 👍

Kami dapat melayani Konsultasi Hukum Anda dengan 9 Bahasa Dunia; Inggris, Jerman, Jepang, China, Spanyol, Esperanto, Arab, Thailand, dan Indonesia.

Sengketa Tanah dapat berlarut-larut, penyelesaiannya ada yang sampai puluhan tahun.Hindari sengketa di kemudian hari, ko...
14/02/2021

Sengketa Tanah dapat berlarut-larut, penyelesaiannya ada yang sampai puluhan tahun.
Hindari sengketa di kemudian hari, konsultasikan masalah lahan Anda kepada kami, gratis!

Address

Jalan Prof. Ali Hasyimi, No. 9A, Lamteh, Ulee Kareng, Banda Aceh
Banda Aceh
23118

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282117316559

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Legal Property Aceh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Legal Property Aceh:

Share