Berdirinya perusahaan ini dilalui dengan berbagai fase dan proses yang bertahap sejak tahun 1997. Pada awalnya perusahaan ini hanyalah usaha kecil yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) yang sedang cuti kuliah yang bernama Sri Wahono. Proyek pertama perangkat lunak yang dibuat adalah pengembangan aplikasi kecil pencatatan
telepon umum Telkom Kandatel Tanjung Karang, Bandar Lampung. Pada saat itu belum ada badan usaha karena proyek itu dikerjakan di sebuah penyewaan komputer (rental komputer) tempatnya bekerja. Usaha kecil ini berkembang menjadi developer software untuk beberapa perusahaan lain yang bergerak di bidang perdagangan. Dan sejak usaha ini mendapat kepercayaan menangani pembuatan aplikasi untuk beberapa perbankan lokal yaitu BPR (Bank Perkreditan Rakyat), maka usaha kecil yang belum ada nama itu harus didaftarkan menjadi CV. Aztech dengan pendiri yang tercantum dalam akta notaris Sri Wahono bersama dengan istrinya Ninuk Palupi. Aztech berdiri, perusahaan ini dapat dikatakan hanya nama saja, karena kantornya hanya kamar kontrakan dengan 1 perangkat komputer saja. Bahkan modal kas perusahaan pada saat pendirian hanya Rp500.000. Walaupun hanya mengandalkan pemasaran freelance, sampai tahun 2004, CV. Aztech sudah menangani puluhan perusahaan perdagangan dan perbankan di Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat dan Yogyakarta. Aztech mengandalkan produk utamanya Acosys Versi 1.0. Jumlah perusahaan yang tertarik dengan produk utama CV. Aztech yaitu Acosys Versi 1.0 semakin hari semakin meningkat, dan tidak mungkin lagi ditangani dengan tim yang sedikit. Akhirnya CV. Aztech mulai merekrut beberapa karyawan baru yang merupakan karyawan utama yang menandai perusahaan ini dikelola dengan lebih profesional. Karyawan baru itu adalah Ansori, Iwan Setiawan dan Ahmad Budianto. Bahkan 3 karyawan barunya ini juga diberikan share kepemilikan dalam CV. Aztech berupa saham yang diambilkan dari bagi hasil laba perusahaan. Aztech dalam operasionalnya menggunakan merk dagang perusahaan Aztechsoft Int. (Aztechsoft International), dan sampai sekarang produk utama Aztechsoft Int. yaitu Acosys sudah mencapai versi 4. Penyebaran produk Aztechsoft Int. sudah hampir di seluruh wilayah Indonesia, dari Aceh sampai Papua (lihat sales center Acosys dan ribuan perusahaan yang telah menggunakan Acosys). Pada bulan April 2014, untuk menguatkan dan lebih mudah mengembangkan perusahaan, jajaran manajemen memutuskan untuk meng-upgrade perusahaan dari CV menjadi Perseroan Terbatas yaitu PT. Acosys Global Data. Komposisi modal saham PT. Acosys Global Data pada saat pendirian ini adalah Sri Wahono (50%), Ninuk Palupi (23,6%), Ansori (16,8%) dan Ahmad Budianto (9,6%). Divisi baru dari PT Acosys Global Data adalah www.acosmart.com, yaitu situs penjualan produk secara online.