31/12/2021
Gembira Bukan Bahagia
Sejak kecil kita terbiasa untuk berusaha mengejar sesuatu agar bahagia.
Sekolah, belajar yang rajin supaya dapet ranking, terus supaya bisa masuk sekolah favorit, nantinya supaya bisa masuk kampus favorit, supaya bisa dapet pekerjaan diperusahaan bagus, bekerja diperusahaan bagus supaya bisa dapat gaji besar, dapet gaji besar supaya bisa beli rumah, punya kendaraan, punya keluarga....
Apakah benar bahagia yang kita rasakan?
Seringkali setiap pencapaian yang kita dapat hanya berbuah *gembira sesaat* , bukan bahagia
Gembira itu tidak bertahan selamanya, bahkan hanya sesaat. Bahkan bisa menimbulkan kesedihan karena kita ingin gembira itu selalu ada.
Bahagia tidak ada kaitannya dengan berhasil atau tidak mendapatkan hasil yang kita inginkan. Tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya uang, banyak sedikitnya followers, atau apapun itu diluar diri kita.
Bahagia itu dari dulu dari sebelum kita dapatkan semuanya ya sudah ada.
Usaha kita mengejar "bahagia" justru menjadi kendala bagi kebahagiaan kita.
Kita hanya perlu berhenti berusaha agar bahagia.
Bahagia itu tentang ketenangan dalam diri, menerima apapun kenyataan yang terjadi seapa adanya.
Masih kesulitan bahagia?
Psikolog kami siap membantu. Klik link di bio