Fenomena news

Fenomena news Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Fenomena news, Business service, Jalan Kebon Jati No 97, Bandung.

Jalan Raya Nasional di Pangandaran Tergenang Air, BBPJN DKI-Jabar Langsung Membuat SaluranFENOMENANEWS.COM _PANGANDARAN ...
16/09/2022

Jalan Raya Nasional di Pangandaran Tergenang Air, BBPJN DKI-Jabar Langsung Membuat Saluran

FENOMENANEWS.COM _PANGANDARAN - Masalah air hujan yang menggenangi ruas jalan raya nasional di Pangandaran ditanggapi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Barat, Ciamis-Pangandaran, M. Abdul Aziz G menyampaikan, jalan raya di lokasi banjir tersebut secepatnya akan dibuat saluran permanen.
"Rencananya, mulai besok (16/9/2022) kiri kanannya akan dibuat saluran beton permanen," ujar Abdul saat Kamis (15/9/2022) sore.

Dan rencana tahun depan, kata Ia, lokasi banjir tersebut akan diresign karena di lokasi itu salurannya sudah tertutup.

"Jadi, mau kita alirkan ke luar ke sungai jembatan yang ada di depannya itu (jembatan di blok Dusun Giri setra)," katanya.
Memang kondisi sekarang itu, yang semulanya air bisa mengalir ke kanan kiri lahan atau kolam warga karena tata lahan warga ditutup sekarang menjadi banjir.
"Tapi, tetap kita prioritaskan, kita buat solusi untuk warga dengan membuatkan saluran permanen kiri kanan sepanjang 400 meter," ucap Abdul.
Www.fenomenanews.com
Fenomena

BISNIS DAN USAHA Pantai Pandawa Pulau BaliDengan Pemandangan Yang Eksotik dan  Memukau Kutuh, Kuta Selatan , 15 septembe...
15/09/2022

BISNIS DAN USAHA

Pantai Pandawa Pulau Bali
Dengan Pemandangan Yang Eksotik dan Memukau

Kutuh, Kuta Selatan , 15 september 2022

Jalan Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Propinsi Bali 80361

Pantai Pandawa di kelilingi dengan lekukan – lekukan tebing yang menjulang tinggi dan megah yang berdiri tegak dengan patung – patung pewayangan di sekelilingnya.
Sepanjang jalan yang menuju ke bibir Pantai meliuk liuk bagaikan Lingkaran yang di bawahnya terhampar luas pemandangan pantai yang bergelombang dan laut yang berwarna biru seluae mata memandang sekakan tak bertepi, menunjukan betapa indah dan luasnya Samudera Hindia.
Kesejukan hembusan angin tepian Pantai Pandawa yang terhampar luas sepanjang mata memandang menimbulkan gairah para pengunjung baik wisatawan local maupun wisatawan mancanegara, yang berdatangan silih berganti.
Terlihat rombongan widya wisata juga keluarga yang sangat antusias dan bersemangat untuk berwisata dan menikmati indahnya suasana pantai dan pemandangan laut Pantai Pandawa.
Wisatawan pengunjung Pantai Pandawa yang terletak di desa Kutuh kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung semakin sore semakin ramai dan semakin semarak, sehingga usahawan kuliner dan resto juga persewaan canoe untuk permainan air di Pantai Pandawa semakin bersemangat Kembali untuk meningkatkan usahanya setelah sekian lama tutup total akibat pandemic yang berkepanjangan.
Para usahawan café dan rumah makan mengaku sangat bersyukur dan Bahagia dengan dibukanya Kembali tepat wisata dan keramaian pengunjung wisatawan Pantai Pandawa yang ramai berdatangan sehingga berdampak sangat positif bagi kelangsungan usaha mereka.
Salah satu nara sumber, Bapak Sopi usahawan pemilik salah satu rumah makan yang berada di Pantai Pandawa yang di wawancarai oleh Fenomena mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah atas di bukanya Kembali tempat wisata sehingga dapat membuka Kembali usahanya dan dapat menata Kembali kehidupan keluarga kususnya penghasilnnya dari usaha rumah makan tersebut, yang berada di lokasi Pantai Pandawa yang selama ini tutup akibat terdampak pandemic.
Harapan Bapak Sopi dan para pemilik Rumah makan yang berada di lokasi Pantai Pandawa semoga kedepannya menjadi lebih baik dan lebih ramai lagi untuk wisatawan asing maupun wisatawan local yang ingin menikmati keindahan pantai pandawa untuk di berikan kemudahan baik akses masuk ataupun peraturan – peraturan yang memudahkan dan meningkatkan daya tarik bagi pengunjung Pantai Pandawa. ***Kabiro Bali
Fenomena

Ancaman Lonjakan Inflasi Sulsel Lewati Ambang Batas 4% Imbas Kenaikan BBM                      FenomenanewsMakassar - Ke...
12/09/2022

Ancaman Lonjakan Inflasi Sulsel Lewati Ambang Batas 4% Imbas Kenaikan BBM

Fenomenanews
Makassar - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memberi dampak yang cukup besar terhadap roda perekenomian di Sulawesi Selatan. Acaman lonjakan inflasi di Sulsel diperkirakan bisa naik 0,9% hingga 1%.
"Kalau kita perkirakan itu dampaknya inflasi paling tinggi dampak putaran pertamanya itu sekitar 0,9 - 1 persen year on year," ungkap pengamat ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Hamid Paddu kepada detikSulsel, Minggu (11/9/2022).

Prof Hamid Paddu menjelaskan lonjakan ini akan terjadi karena yang dipengaruhi oleh kenaikan BBM adalah inflasi inti. Sehingga dampak yang ditimbulkan secara menyeluruh.

"Dampak dari pada kenaikan BBM ini tentu akan menyeluruh dampak inflasinya. Karena yang dipengaruhi adalah inflasi inti," jelas Prof Hamid Paddu.

Ia menambahkan, secara nasional pada kuartal ketiga di Agustus inflasi Indonesia mencapai 4,9% atau 5% jadi perkiraan sampai akhir tahun sampai 6% secara nasional. Hal ini akan terjadi serupa di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat inflasi tahun kalender di Sulsel pada kuartal ketiga di Agustus sebesar 3,79%. Jika terjadi lonjakan inflasi sebesar 1 persen maka hingga akhir tahun Inflasi Sulsel lebih dari 4 persen.

"Tentu akan bervariasi di seluruh provinsi. Tapi dampak nya kurang lebih 1% termasuk di Sulsel," jelasnya.

Target inflasi secara keseluruhan adalah paling tinggi 4 persen. Sehingga lonjakan ini diperkirakan akan membuat inflasi di Sulsel keluar dari ambang batas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat inflasi tahun kalender di Sulsel pada kuartal ketiga di Agustus sebesar 3,79%. Jika terjadi lonjakan inflasi sebesar 1 persen maka hingga akhir tahun Inflasi Sulsel lebih dari 4 persen.

"Tentu akan bervariasi di seluruh provinsi. Tapi dampak nya kurang lebih 1% termasuk di Sulsel," jelasnya.

Target inflasi secara keseluruhan adalah paling tinggi 4 persen. Sehingga lonjakan ini diperkirakan akan membuat inflasi di Sulsel keluar dari ambang batas.
Fenomena

Ini Pangkal Masalah Imigrasi 'Dijewer' Jokowi hingga Ancam Ganti Dirjen                   FENOMENANEWSJakarta - Presiden...
11/09/2022

Ini Pangkal Masalah Imigrasi 'Dijewer' Jokowi hingga Ancam Ganti Dirjen
FENOMENANEWS
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil imigrasi karena masih menggunakan 'gaya lama' dalam melayani masyarakat. Pangkal masalahnya, Jokowi menerima keluhan dari para investor terkait sulitnya mengurus visa di imigrasi.
Hal tersebut diungkap Jokowi dalam rapat yang digelar di Istana Merdeka pada Jumat (9/9) lalu. Jokowi mulanya menyoroti soal visa dan Kitas. Jokowi ingin pemberian visa dilihat dari besarnya investasi,jumlah lapangan kerja yang terbuka hingga kontribusi terhadap peningkatan ekspor.

"Jadi orang diberikan, baik itu yang namanya visa, yang namanya Kitas-kalau kita ya-mereka melihat itu. Kalau dia investor, investasinya berapa, sih? Dia lihat, negara itu pasti lihat. Dia membuka lapangan kerja berapa ribu orang, sih? Atau memberikan kontribusi terhadap ekonomi kita berapa, sih? Orientasinya mesti harus ke sana. Atau meningkatkan ekspor berapa, sih?" kata Jokowi.

Jokowi bahkan banyak menerima keluhan dari beberapa investor yang mengaku kesulitan mendapatkan visa. Melihat itu, Jokowi ingin imigrasi mengubah total sistem kerjanya sehingga mampu memudahkan dan menggaet para investor datang ke Indonesia.

"Jadi yang kita lihat dan disampaikan ke saya, banyak, baik dari investor, baik mengenai turis, baik mengenai orang yang ingin dapat Kitas izin tinggal, auranya yang saya rasakan itu, imigrasi ini masih mengatur dan mengontrol. Sehingga apa? Akhirnya apa? Menyulitkan. Ini yang diubah total, harus. Yang seharusnya auranya adalah memudahkan dan melayani. Harus berubah total. Kalau kita ingin investasi datang, turis datang, harus diubah," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan hal ini sangat penting dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Jokowi pun mengancam akan mengganti dirjen sampai bawahan di imigrasi bila tak mampu melakukan perubahan di sistem imigrasi Indonesia.

"Ini yang begini-begini ini bermanfaat sekali bagi rakyat kita. Kita harus mulai betul-betul, Pak Menteri, mengubah ini, Pak. Ganti itu kalau kira-kira memang tidak punya kemampuan untuk reform seperti itu, ganti semuanya dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. Kalau tidak, tidak akan berubah," tuturnya.

Berita NasionalPolri Tegaskan Baru 5 Perwira yang Bebas dari Patsus Terkait Kasus Sambo                         Fenomena...
10/09/2022

Berita Nasional
Polri Tegaskan Baru 5 Perwira yang Bebas dari Patsus Terkait Kasus Sambo

Fenomenanews
Jakarta - Polri merevisi informasi yang menyebutkan ada 10 perwira yang sudah bebas dari sanksi penempatan khusus (patsus) terkait kasus Irjen Ferdy Sambo. Daftar anggota polri yang telah selesai menjalani patsus baru 5 perwira.
Dilansir dari detikNews, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memaparkan lima perwira tersebut antara lain Brigjen Benny Ali, AKBP Ridwan Soplanit, AKBP Pujiyarto, AKBP Ari Cahya Nugraha, dan AKP Rifaizal Samual. Daftar ini disampaikan Dedi di Mabes Polri, Jumat (9/9/2022).

"Infonya (AKBP Pujiyarto) besok (hari ini) baru keluar (patsus)," beber Dedi.

Khusus, AKBP Jerry Raymond kini masih menjalani sidang kode etik. Sebanyak 13 saksi akan dihadirkan, termasuk pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Lalu mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi masih ditempatkan di patsus. Kemudian, tujuh tersangka obstruction of justice (OOJ) tetap dilakukan penahanan.

Berikut ini daftar lengkap yang dijelaskan Kadiv Humas Polri:

1. Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dan tahanan terkait Pasal 340 KUHP kemudian subsider 338 juncto 55, 56, dimasukkan juga sebagai tersangka OOJ dengan Pasal 221 KUHP 233 dan UU ITE
2. Brigjen Hendra Kurniawan statusnya tersangka dan ditahan terkait masalah OOJ
3. Kombes Agus Nurpatria statusnya tersangka dan ditahan sebagai tersangka OOJ
4. AKBP Jerry Raymond menjalani persidangan etik
5. Kombes Susanto masih di patsus Mako Brimob
6. Kombes Budhi Herdi masih di patsus Mako Brimob
7. Brigjen Benny Ali statusnya sudah keluar masih menunggu persidangan etik
8. Kompol Chuck Putranto statusnya sebagai tersangka dan ditahan terkait OOJ
9. Kompol Baiquni Wibowo statusnya tersangka terkait OOJ
10. AKBP Ari Cahya Nugraha sudah keluar patsus dan sedang menunggu sidang etik
11. AKBP Ridwan Soplanit sudah keluar patsus dan sedang menunggu sidang
12. AKP Rifaizal Samual sudah keluar patsus dan sedang menunggu sidang
13. AKBP Arif Rahman Arifin tersangka dan ditahan kasus OOJ
14. AKP Irfan Widyanto tersangka dan ditahan kasus OOJ
15. AKBP Handik Zusen masih di patsus
16. AKBP Raindra Ramadhan Syah masih di patsus
17. AKBP Pujiyarto sudah sidang etik, masa tahanan di patsus sudah selesai
18. Kompol Abdul Rahim statusnya sebagai tersangka dan tahanan Siber

Sebelumnya beredar informasi ada 10 perwira yang diduga melanggar etik terkait kasus pembunuhan Brigadir J sudah dibebaskan dari patsus. Mereka disebut kembali bertugas di tempat mutasinya, yakni Yanma. Mereka disebut kini berada di bawah pengawasan ketat Propam Polri setiap hari.

Pertamina Persilakan Semua Jenis Mobil Beli Pertalite, Kecuali SolarFENOMEN.NEWS - Banyak isu yang berkembang soal pembe...
09/09/2022

Pertamina Persilakan Semua Jenis Mobil Beli Pertalite, Kecuali Solar

FENOMEN.NEWS - Banyak isu yang berkembang soal pembelian Pertalite dan Solar.

Ada yang menyebut pembelian dibatasi berdasarkan kapasitas mesin mulai September 2022.

Meluruskan isu tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT) beri penjelasan.

Senior Supervisior Comunications dan Relations Pertamina Patra Niaga JBT, Marthia Mulia Asri sebutkan, semua jenis mobil dipersilakan beli Pertalite.

Tak terkecuali mobil berkapasitas mesin di atas 1.400 cc.

"Jadi selama belum ada aturan dari pemerintah semua masih boleh sih, menggunakan Pertalite," jelasnya melalui Whatsapp, Kamis (8/9/2022).

Namun Thia menjelaskan, tidak semua BBM bersubsidi dapat dinikmati, contohnya Solar.

"Jadi saat ini yang masih di atur pengunaan-nya itu adalah Biosolar," ungkapnya

Lanjutnya, semua pengunaan BBM bersubsidi sudah diatur dalam perudang-undangan dan memiliki ketentuan berbeda-beda.

"Itu ada di peraturan presiden nomor 191 tahun 2014 siapa saja yang berhak menggunakan dan jenis kendaraan apa saja dan maksimal pengunaanya itu hanya untuk biosolar," ucapnya.

Diketahui, rumor yang saat ini beredar kriteria larangan mobil yang dilarang beli Pertalite makin menyusut.

Dari sebelumnya mobil berkapasitas mesin di atas 2.000 cc lalu menyusut menjadi di atas 1.500 cc.

Bahkan kini muncul lagi isu mobil di atas 1.400 cc dilarang beli mengkonsumsi Pertalite.

Larangan ini dikatakan nantinya akan tertuang dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.
https://www.instagram.com/p/CiSZ-yOPSXj/?igshid=MDJmNzVkMjY=

09/09/2022

Kala Uang 'Terima Kasih Sudah Jaga Ibu' dari Sambo ke Bripka RR Ditarik Lagi

Jakarta - Irjen Ferdy Sambo disebut sempat memberikan uang ke Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR setelah Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tewas ditembak. Namun, uang 'terima kasih sudah menjaga ibu' itu ditarik lagi oleh Sambo.
Hal itu diungkap Pengacara Bripka Ricky, Erman Umar, menyebut Ferdy Sambo sempat memberikan sejumlah uang ke kliennya dan Bharada Eliezer. Erman mengatakan uang itu diberikan oleh Ferdy Sambo dengan alasan Ricky sudah menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

"Ini kan setelah skenario, Pak Sambo menyampaikan bahwa 'Ini ada uang' tetapi kalimatnya dalam BAP yang saya baca itu 'Karena kalian sudah menjaga ibu'," kata Erman di Mabes Polri, Kamis (8/9/2022) malam.

Erman mengatakan pemberian uang itu terungkap dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Bripka Ricky. Erman mengatakan uang tersebut diterima kliennya 3 hari setelah Brigadir Yosua Hutabarat tewas.

"3 hari. Mungkin setelah diperiksa-diperiksa itu ya. Karena itu setelah kejadian bukan sebelum kejadian. Kalau sebelum kejadian pasti ada mens rea d**g karena terima duit," ucap Erman.

Namun, kata Erman, uang itu sudah diambil lagi oleh Sambo. Dia mengatakan uang itu ditarik lagi oleh Sambo seolah menunggu perkembangan kasus.

"Tapi sudah diambil lagi sama Pak Sambo karena seolah-olah untuk perkembangan kasusnya lihat nanti. Untuk SP3 atau apalah," ujarnya.

Erman juga mengungkap Bripka Ricky hendak mengajukan diri sebagai justice collaborator dalam kasus ini. Namun, keinginan itu batal.

"Awalnya, awalnya dia mau (jadi justice collaborator)," kata Erman.

Fenomena

Anggota Brimob Berpakaian Loreng Bentak Wartawan Jelang Sidang Ferdy Sambo, Polri Segera Minta MaafFenomena news.   Jaka...
26/08/2022

Anggota Brimob Berpakaian Loreng Bentak Wartawan Jelang Sidang Ferdy Sambo, Polri Segera Minta Maaf

Fenomena news. Jakarta – Polri meminta maaf atas insiden tidak mengenakkan kepada wartawan yang meliput sidang etik Polri terhadap mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Kamis (25/8/2022) kemarin.
Saat itu seorang anggota Brimob berpakaian dinas loreng dan bersenjata lengkap membentak wartawan yang meliput sidang etik Irjen Ferdy Sambo di gedung TNCC Polri Jakarta pada 25 Agustus 2022.
Anggota Brimob ini membentak wartawan agar tertib dalam meliput saat Ferdy Sambo akan masuk ke ruang sidang.
“Woi wartawan, dengar, kalian kalau tidak tertib saya tidak peduli, keluar kalian semua," bentak anggota Brimob itu seperti gambar yang dibagikan di akun
Insiden ini sempat membuat ketegangan meningkat di sekitar ruang sidang etik tersebut.
Menanggapi peristiwa ini Polri langsung mengajukan permintaan maaf.
“Saya sebagai Kadiv Humas pertama kali menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya pada rekan media mungkin di dalam peliputan sidang KKEP hari ini ada hal yang kurang berkenan atau ada hal yang membuat rekan rekan tidak nyaman,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo pada 26 Agustus 2022 dini hari.
"Mungkin peristiwa tadi pagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan (wartawan)," katanya.
Insiden ini kemudian mencuat dan viral juga di media sosial.
Sementara itu, terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni ikut mengomentari aksi anggota Brimob yang menghardik wartawan saat menjelang digelarnya sidang kode etik Ferdy Sambo, kemarin.
Ahmad Sahroni menilai tidak sepatutnya aksi anggota Brimob itu dilakukan. Menurutnya, anggota Brimob itu bisa melakukan pengamanan atau sterilisasi area bukan dengan membentak atau marah.
"Menurut saya, apapun alasannya, tidak pantas ada bentakan ke siapapun, termasuk wartawan. Mungkin suasana tegang, lelah, dan emosional, tetap harus dingin dalam tindakan," ujar Sahroni ke wartawan, Kamis (25/8/2022).
Atas peristiwa tersebut, Sahroni meminta anggota Brimob terkait atau dari Polri untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf atas tindakannya membentak wartawan.
"Saya rasa ini walau persoalan yang tidak besar, harus diselesaikan dengan baik dengan saling diskusi dan memaafkan. Minta maaf kepada awak media, sangat disarankan," ucapnya.

Ditekan Rupiah, Dolar AS Hari Ini Turun ke Bawah Rp15.000Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupia...
25/07/2022

Ditekan Rupiah, Dolar AS Hari Ini Turun ke Bawah Rp15.000

Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini melemah. Mengutip data RTI, Senin (25/7/2022), dolar AS per pukul 10.00 WIB terpantau ada di level Rp 14.975 atau turun 63 poin (0,42%).
Meski melemah, pergerakan dolar AS terhadap rupiah masih dalam tren penguatan. Hingga pagi ini, dolar AS terpantau bergerak di level 14.942-15.041. Penguatan dolar AS terus berlangsung meski jika dibandingkan sepekan yang lalu nilainya turun.

Dibandingkan sepekan yang lalu, dolar AS terpantau turun 0,05% atau bergerak di rentang 14.933-15.053. Sedangkan dibandingkan sebulan yang lalu, dolar AS masih menguat 1,18% terhadap rupiah atau bergerak di rentang Rp 14.788-15.053.

Meski loyo terhadap rupiah pagi ini, dolar AS sebaliknya menekan mayoritas mata uang lainnya. Dolar Australia, franc Swiss, dan dolar Selandia Baru adalah mata uang yang paling kuat ditekan pagi ini.

Sementara rupiah pagi ini mayoritas menguat terhadap mata uang lainnya. Rupiah pagi ini hanya lemah terhadap won Korsel dan paling kuat menekan ringgit Malaysia, yen Jepang, dan baht Thailand

Address

Jalan Kebon Jati No 97
Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fenomena news posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share