22/08/2021
**************************************
TANYA JAWAB ECO FARMING
****************************************
[13/2 16:24] Chef Muno:
*Pertanyaan 1*
mohon pencerahan utk penggunaan eco pada kebun dan sawah yg luasnya kurang dari seribu meter ... ππ»
*Jawaban*
Pakai dosis standar aja :
Untuk lahan 50 ml biang Eco Farming per tangki dan Untuk tanaman 40 ml biang Eco Farming per tangki
: *Pertanyaan 2*
Bagaimna mengatasi virus d pepaya california pakai eco farming
*Jawaban*
Wa'alaikumsalam wrwb..
β
Eco Farming tidak secara khusus fungsi pestisida apalagi virusida.
β
Eco Farming dapat membantu memulihkan kesehatan tanaman dengan pasokan nutrisi atau unsur hara lengkap.
*Pertanyaan 3*
Bagaimana cara aplikasi eco farming yg baik untuk tanaman padi dari persiapan hingga di jelang panen..?
*Jawaban*
Tahapan Aplikasi Eco Farming untuk Tanaman Padi luas 10.000 m2:
β
Sasaran Lahan 5 hari sebelum tanam sebanyak 6 liter biang Eco Farming dan disemprotkan dengan dosis 600 ml per tangki (asumsi 10 tangki per 10.000 m2)
β
Sasaran tanam sebanyak 4 liter biang Eco Farming dibagi 4 tahapan yaitu 14 HST, 28 HST, 42 HST DAN 56 HST dengan dosis 100 ml per tangki (asumsi 10 tangki per 10.000 m2) π
*Pertanyaan 4*
Bagaimana pemupukan kelapa sawit yang efektif?
*Jawaban*
*Pemupukan Tanaman Kelapa Sawit*
Pemupukan kelapa sawit merupakan kegiatan perawatan tanaman yang bertujuan untuk memberikan makanan pada tanaman sawit. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan cara yang baik agar budidaya kelapa sawit dapat maksimal.
Teknik pemupukan yang baik berguna untuk membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi oleh tanaman, sehingga dapat memberikan dampak pertumbuhan dan produksi yang nyata pada tanaman. Sebaliknya, Teknik pemupukan yang tidak baik akan berdampak pada pengeluaran biaya yang lebih besar.
Kegiatan pemupukan kelapa sawit harus melalui teknik dan tahapan yang benar, sehingga budidaya kelapa sawit dapat berjalan dengan maksimal.
Sebelum melakukan kegiatan pemupukan, kita harus melakukan persiapan atau yang bisa disebut dengan Pra-pemupukan. Setelah semua tahapan Pra-Pemupukan selesai, barulah kita bisa melanjutkan pada proses pemupukan. Berikut langkah-langkah pemupukan pada usaha budidaya kelapa sawit.
*Kegiatan-kegiatan yang menunjang pemupukan kelapa sawit antara lain:*
1. Buka - bersih piringan
Yang dimaksud dengan buka β bersih piringan ini adalah kegiatan membersihkan gulma dan kayu di daerah bawah tajuk tanaman. Kegiatan ini dimaksudkan untuk sanitasi dan menghindari persaingan penyerapan unsur hara dari pupuk yang akan diberikan.
2. Pembuatan pasar pikul
Pembuatan jalan di antara barisan tanaman kelapa sawit untuk mempermudah pengangkutan dan aplikasi pupuk pada tanaman kelapa sawit.
3. Pembersihan gawangan
Semua gulma di antara tanaman kelapa sawit harus dibersihkan untuk mengurangi persaingan penyerapan unsur hara dengan tanaman pokok kelapa sawit. Tanaman kacangan (LCC) juga harus dipotong, terutama yang sudah menjalar/melilit pada tanaman kelapa sawit.
*Pemupukan kelapa sawit yang baik dan benar harus sesuai dengan 5 T yaitu :*
1. Tepat Jenis
Jenis pupuk buah sawit yang diaplikasikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, baik itu jenis dan kandungan unsur haranya.
2. Tepat Dosis
Dosis atau takaran pupuk sawit yang diaplikasikan harus sesuai jumlahnya dengan kebutuhan tanaman sawit.
3. Tepat Waktu
Pupuk buah sawit yang diberikan harus sesuai dengan waktu atau fase pertumbuhan tanaman (vegetatif atau generatif) dan musim yang ada karena erat kaitannya dengan ketersediaan air di kebun.
4. Tepat Cara Aplikasi
Pupuk dapat diaplikasikan sesuai dengan jenis, bentuk dan metode pemupukan kelapa sawit, agar efisien di waktu, biaya dan tenaga kerja.
5. Tepat Sasaran
Apabila aplikasi pupuknya di tanah, maka sasaran penyemprotannya adalah diujung terluar dari piringan. Apabila aplikasinya adalah penyemprotan pada daun, maka sasarannya adalah bagian bawah daun karena jumlah stomatanya lebih banyak sehingga lebih cepat diserap tanaman atau pada ketiak daun jika aplikasi pupuk mikro.
*Aplikasi Eco Farming Untuk Kelapa Sawit TM (Tanaman Menghasilkan) umur lebih dari 4 Tahun untuk luasan 1 Hektar dibutuhkan 10 tube, tahapan sbb:*
1. Untuk penyemprotan lahan sebanyak 6 tube (dilarutkan dengan air menjadi 6 liter larutan Eco farming).
β
Dosis aplikasi standar untuk lahan 20-50 ml per tangki kapasitas 15-20 liter.
β
Aplikasi penyemprotan dilakukan disekitar piringan atau gawangan seputar tanaman kelapa sawit
β
Waktu aplikasi bebas bisa pagi dan sore
β
Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat pop**asi 200 pohon), maka eco farming 6.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 30 ml per pohon dengan cara bisa disiramkan dengan tambahan air secukupnya disekitar gawangan.
2. Untuk penyemprotan tanaman sebanyak 4 tube (dilarutkan dengan air menjadi 4 liter larutan eco farming) dibagi 4 kali tahapan dengan interval waktu 2 minggu sekali, sehingga kebutuhan aplikasi menjadi 1 liter per tahapan.
β
Dosis aplikasi standar untuk tanaman 20-40 ml per tangki kapasitas 15-20 liter
β
Aplikasi penyemprotan dilakukan pada bagian bawah daun tanaman kelapa sawit
β
Waktu aplikasi sekitar jam 7-10, karena pada waktu tersebut stomata daun sedang terbuka sehingga pupuk bisa langsung diserap tanaman.
β
Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat pop**asi 200 pohon) dalam sekali tahapan, maka eco farming 1.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 5 ml per pohon dengan tambahan air 10 liter.
π
Semoga Bermanfaat π
*pertanyaan 5*
assalamnualaikum min,mau tanya soal eco farming ,..
ada info katanya eco farming itu pakai gula aren juga ? apa betul seprti itu?
*Jawaban*
Wa'alaikumsalam
β
Eco Farming yang sudah dilarutkan menjadi biang Eco Farming, apabila disimpan lama harus ditambahkan molase (larutan glukosa atau sejenisnya) dengan tujuan untuk menambah nutrisi bagi mikroorganisme positif agar tetap hidup dan berkembang biak.
β
Eco Farming yang sudah dilarutkan menjadi biang Eco Farming apabila langsung disemprotkan tidak harus ditambahkan molase (larutan glukosa atau sejenisnya)
Semoga Bermanfaat
*Pertanyaan 6*
Assalamu'alaikum..
Mau tanya..
Saya punya pohon coklat,,.
Kemaren saya semprotkan ECO FARMING ke buah nya,,tapi malah buah nya membusuk,,
Sudah 2 kali saya lakukan,,2 kali p**a buah nya membusuk,,
Mohon masukan nya bagaimana cara penggunaan ECO FARMING ke POHON COKLAT...
*Jawaban*
Wa'alaikumsalam wrwb
Sasaran semprot Eco Farming bukan ke buahnya, tapi ke lahan dan daun tanaman
*Pertanyaan 7*
Bagaimana aplikasi EF utk tanaman yg sudah besar, contohnya sy punya pohon duren udah berbuah tapi buahnya kurang memuaskan
Apa disemprotkan ke pohon atau gmn? Terimakasih
*Jawaban*
Untuk tanaman tahunan yang sdh menghasilkan seperti durian, aplikasi Eco Farming bisa dilakukan seminggu setelah panen terakhir dengan tahapan sebagai berikut:
β
Pembersihan gulma yang ada di bawah sekitar pohon durian, dengan tujuan tidak ada persaingan penyerapan unsur hara antara tanaman utama dan gulma.
β
Siramkan/semprotkan ke lahan di sekitar pohon durian yang sudah dibersihkan dengan larutan biang Eco Farming dengan dosis standar 50 ml/ tangki.
β
Bila memungkinkan semprotkan juga ke bagian daun pohon durian dengan larutan biang Eco Farming 4-5 kali dengan interval waktu 14 hari. Dosis standar 40 ml per tangki.
Semoga Bermanfaat
*Pertanyaan 8*
Maap nanya.seputaran eco farming. Ut pupuk eco farming pd pohon2 durian,kelapa sawit,cengke,sebaiknya diseprot bagian apanya pak,apalagi klu daunnya sd tinggi.
*Jawaban*
Ada dua sasaran utama dalam aplikasi eco farming, yaitu :
1. Sasaran lahan terutama bagian akar tanaman yang ada dalam tanah di sekitar pohon utama dengan radius jarak maksimal terjauh tajuk luar daun tanaman.
2. Sasaran bagian daun tanaman terutama mulut daun (stomata) dan akan efektif bila penyemprotan pada jam 7-10 pagi dan menggunakan alat semprot modifikasi dengan blower atau steam apabila jangkaun daun sulit terjangkau.
*pertanyaan 9*
Min mo tanya untuk aplikasi kpd tanaman hias disemprot atau di kelocor di tanah atau akar saja ?
*Jawaban*
Aplikasi Eco Farming pads tanaman hias :
β
Untuk sasaran media tanam bisa disiramkan ke media supaya mudah diserap akar tanaman
β
Untuk sasaran tanaman disemprotkan pada bagian daun.
*Pertanyaan 10*
hasil deplot di desa sy alhamdulillah bagus sudah penyemprotan 2 x tgl 19 nanti yg ke 3. tanah subur padi jg subur anaknya juga banyak hanya yg subur itu malah dimakan tikus terus yg gak pakai eco farming gak subur anaknya sedikit kurang dimakan tikus. bagaimana solusinya.terima kasih.
*Jawaban*
Kendala hama tikus bisa dikendalikan dengan cara:
β
Bersihkan gulma di sekitar lahan padi
β
Gunakan musuh alami tikus, seperti dengan buatkan kandang dan pelihara burung hantu (tito alba) di sawah. Insya Alloh padi aman. Musuh alami itu nanti seperti pos polisi di jalan raya. π€©π
*Pertanyaan 11*
Assalamu'alaikum, wr, wb.
Jika menggunakan pupuk organik Eco Farming, maka pengunaan pupuk kimia cukup antara 25sd 50 melihat kondisi kesuburan tanah nya.
Saya masih penasaran mengenai pengunaan Pestisida, apakah pengunaan Pestisida juga dikurangi, cukup pakai 25sd 50juga ?
Dan pemakaian nya berjarak 7hari dari pemakaian pupuk organik, bagaimana pengaturan waktu penggunaan ke 3 nya (Pupuk organik, Pupuk kimia dan pestisida) ?.
Terimakasih π
*Jawaban*
Wa'alaikumsalam wrwb
β
Untuk penggunaan pupuk lain hanya 2550itu hanya untuk negoisasi petani yang pada umumnya belum bisa lepas dari penggunaan pupuk kimia.
Dan ini juga bukan berarti pestisida bisa atau tidak ditekan penggunaannya.
β
Penggunaan pestisida yang baik dan benar harus didasari dengan pengamatan di lapangan. Hama, penyakit apa saja yang ada di lapangan? dan jumlah pop**asinya apakah melebihi batas ekonomis?
β
Intinya tindakan penggunaan pupuk atau pestisida kimia itu bukan yang utama dan wajib, tetapi bersifat bijak, berdasar pengamatan, dan tingkat batas ekonomis. Hal ini karena pupuk dan pestisida kimia meninggalkan residu kimia yg bisa merusak lahan dan hasil tanaman. π
*pertanyaan 12*
Assalamualaikum pak Tanya donk Untuk tanaman Hidroponik penggunaan ECO Farming dalam 100 liter air dikasih berapa tabung
Terima kasih
Apakah perlu ditambahkan pupuk kimia lagi atau cukup EF saja?
*Jawaban*
Hidroponik
40 - 50cc per 17 - 20 lter air dan diberikan per 2 minggu sekali.
Pengganti npk bisa diganti dengan cucian air beras per 17 - 20 liter kasih 1 gelas (250cc)
Setelah tanaman tumbuh 5 - 7cm
disemprotkan dosis 40 - 50 cc per 17 lter air.... per minggu
*Pertanyaan 13*
Bagaimana sebaiknya penyemprotan apakah boleh dengan menggunakan tangki bekas pestisida??
*Jawaban*
Sebaiknya gunakan tangki Khusus yang tidak tercampur dengan bekas pestisida, khawatir bekas pestisida menyebabkan mikroorganisme dalam pupuk jadi rusak, selain itu bisa menyebabkan tanaman rusak efek penggunaan Langsung ke tanaman tanpa di sterilkan
Jika Petani agak berat untuk membeli baru, bisa di bersihkan dengan air tanah, kemudian di bilas dengan air panas guna menetralisir sisa racun dalam tangki
*Pertanyaan 14*
1.jika air sawah kering /surut terdapat garam sehingga padi menguning dan akhirnya mati atau gagal panen
2.penggunanan eco farming apakah bisa jika air 10 cm dan posisi padi sudah tanam.
Sekian Trimaksih
*Jawaban*
Khusus untuk sawah di dekat pantai, betul kadar garam atau salinitas tinggi.
β
Pengalaman saya untuk lokasi yang sama kuncinya kondisi air bisa dibilas pakai air tawar dan kondisi air tawar bisa dipertahankan.
β
Pernah diaplikasikan Eco Farming ke lahan sawah pada kondisi dekat laut, Alhamdulilah bisa teratasi daun padi bisa hijau seperti biasa normalnya, yg terpenting kondisi air tawar tetap dipertahankan berimbang.
Semoga Bermanfaat. π
*pertanyaan 15*
saya ingin bertanya tentang tata cara pmupukan dgn eco farming untuk tanaman sawit usia TBM dan TSM..mohon penjelasan.terima kasih..π
*Jawaban*
*Aplikasi Eco Farming Untuk Kelapa Sawit TM (Tanaman Menghasilkan) umur lebih dari 4 Tahun untuk luasan 1 Hektar dibutuhkan 10 tube, tahapan sbb:*
1. Untuk penyemprotan lahan sebanyak 6 tube (dilarutkan dengan air menjadi 6 liter larutan Eco farming).
β
Dosis aplikasi standar untuk lahan 20-50 ml per tangki kapasitas 15-20 liter.
β
Aplikasi penyemprotan dilakukan disekitar piringan atau gawangan seputar tanaman kelapa sawit
β
Waktu aplikasi bebas bisa pagi dan sore
β
Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat pop**asi 200 pohon), maka eco farming 6.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 30 ml per pohon dengan cara bisa disiramkan dengan tambahan air secukupnya disekitar gawangan.
2. Untuk penyemprotan tanaman sebanyak 4 tube (dilarutkan dengan air menjadi 4 liter larutan eco farming) dibagi 4 kali tahapan dengan interval waktu 2 minggu sekali, sehingga kebutuhan aplikasi menjadi 1 liter per tahapan.
β
Dosis aplikasi standar untuk tanaman 20-40 ml per tangki kapasitas 15-20 liter
β
Aplikasi penyemprotan dilakukan pada bagian bawah daun tanaman kelapa sawit
β
Waktu aplikasi sekitar jam 7-10, karena pada waktu tersebut stomata daun sedang terbuka sehingga pupuk bisa langsung diserap tanaman.
β
Apabila aplikasi berdasarkan jumlah pohon (misalkan dalam 1 hektar terdapat pop**asi 200 pohon) dalam sekali tahapan, maka eco farming 1.000 ml dibagi 200 pohon sehingga dosis Eco Farming menjadi 5 ml per pohon dengan tambahan air 10 liter.
π
Semoga Bermanfaat
*pertanyaan 16*
Pak saya mau mau masukin eco farming pada kopi jenis arabika dan robusta, tpi terkendala masalah, mereka minta uji lab kopi hasil pupuk eco farming apakah kopi nya masih organik murni atau tidak, apakah bisa dibantu untuk masqlah ini pak?
Soalnya menurut saya hasil lab nya juga bisa untuk pegangan kita pak, soalnya prospeck kedepannya kalo emang terbukti kopi nya tetap organik murni sangat baik pak
*Jawaban*
*Eco Farming* adalah biofertilizer atau nutrisi berbahan organik super aktif yang sudah mengandung unsur hara lengkap sesuai kebutuhan tanaman juga dilengkapi dengan bakteri positif yang akan menjadi biokatalisator dalam proses memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia dalam rangka mengembalikan kesuburan tanah.
*Eco Farming* menjadi alternatif pemupukan berimbang berbahan organik akan cocok dengan pengembangan produksi hasil pertanian yang sehat, aman dan ramah lingkungan.
Hasil laboratorium yg dilakukan berdasarkan SK Mentan No : 039.OL/Kpts/SR.310/B/01/2020 kategori organik briket.
Pemupukan dengan *Eco Farming* untuk tanaman kopi masih dikategorikan murni organik selama tidak dicampur dengan pupuk lain atau pestisida berbahan kimia sintetis.
*Pertanyaan 17*
Assalamulaikum
Maaf sebelumnya saya mau tanya. Untuk padi yang sudah terkena hama seperti Hama wereng. Itu sebaiknya bagaimna ? Apakah efektif klo lngsung dengan ecofarming atau harus di semprot pestisida dulu.
*Jawaban*
Wa'alaikumsalam wrwb.
β
apabila dalam satu rumpun padi terdapat pop**asi lebih 50 ekor, silahkan gunakan pestisida aja utk penyelamatan.
β
Kalau masih dibawah batas ambang ekonomi bisa tidak harus dengan pestisida.
β
Eco Farming tidak secara khusus fungsi seperti pestisida, hanya bisa memulihkan kesehatan tanaman saja.
Semoga Bermanfaat
*Pertanyaan 18*
1. Jika awal bajak tanah pakai obat pembasmi hama keong/ ron up untuk matiin rumput, langsung di semprot ecofarming apa boleh???
2. Jika penyemprotan pertama pada tanah tidak -5 boleh?? Karena kondisi bajak hari ini besok langsung tanam
*Jawaban*
β
Eco Farming tidak boleh disatukan baik tempat dan waktu aplikasinya bersamaan, karena tidak berfungsinya Eco Farming sebagai pembenah atau restorasi tanah alias nol, disebabkan bakteri atau mikroorganisme mati.
β
Round Up itu sejenis herbisida beracun sistemik yg mematikan semua jenis rumput dan tanaman. Daya racun bisa bertahan sampai 4-5 bln.
β
Olah tanah yg mendadak tidak akan menghasilkan olahan tanah yg matang dan sempurna, sehingga nantinya perkembangan tanaman kurang maksimal.
SOP olah tanah ada 4 tahapan (Membalik, Mencacah, Meratakan, pemberian bahan organik) dan waktu persiapan olah tanah minimal 3 minggu.
*Pertanyaan 19*
apakah eco farming bisa mengobati hama bule, hama wereng dan hama ulet di tanaman jagung?
*Jawaban*
β
Eco Farming tidak secara langsung maupun ngobati hama tsb, sistem kerja Eco Farming mensuplai nutrisi tanaman yg akan menjadikan sehat dan kuat terhadap serangan hama tsb.
Ilustrasinya : Obat tanpa pasokan nutrisi yg sehat dan menguatkan antibodi atau imunitas tanaman tidak akan memberi dampak signifikan.
β
Eco Farming bukan pestisida yang bersifat langsung mematikan hama, hanya dari efek aroma bisa mengusir sehingga hama menjadi tidak betah hinggap di tanaman.π
Semoga Bermanfaat
*Pertanyaan 20*
Mau tanya pupuk eco farming akan menyumbat p***a karena pupuknya tdk hancur semua ketika di larutkan tdk larut semua, bagaimana solusinya??
*Jawaban*
Saring saja...,Petani pada umumnya nggak mau repot tapi hasil pingin bagusπ
*pertanyaan 21*
Apakah ada testimoni atau cara pengaplikasian pada tanaman tebu?
*Jawaban*
Cara Aplikasi Eco Farming untuk Tanaman Tebu dengan luasan 10.000 m2 dilakukan 4 kali tahapan.
Seperti biasa Eco Farming dilarutkan terlebih dahulu sehari sebelum aplilasi (min 15 menit) dengan air (akan lebih baik dengan air kelapa) menjadi larutan biang Eco Farming
Tahapan pemupukan sebagai berikut :
β
Pemupukan pertama untuk pupuk dasar (sasaran lahan) 4 liter larutan biang Eco farming disemprotkan ke lubang tanam 5 hari sebelum penanaman dengan dosis 400 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per 10.000 m2)
β
Pemupukan kedua sasaran daun saat umur tanaman 15 Hari Setelah Tanam (HST) dengan dosis 200 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per luasan 10.000 m2)
β
Pemupukan ketiga sama dengan pemupukan kedua hanya berbeda waktu aplikasi umur tanaman 30 HST
β
Pemupukan keempat sama dengan pemupukan kedua dan ketiga hanya waktu saja berbeda yaitu umur tanaman 45 HST
Semoga Bermanfaat
*pertanyaan 22*
Sya mau tanya klau udah pkai eco farming+ obat kimia 50sudah cukup itu aja/ msih dtambah obat lain?
*Jawaban*
β
Penggunaan Eco Farming sebaiknya tidak campur dengan pupuk kimia atau pestisida kimia, karena akan mengurangi manfaat Eco Farming terutama bakteri positif yang ada dalam Eco Farming tidak aktif bahkan bisa mati.
β
Apabila Eco Farming dikombinasi dengan pupuk lain berbahan kimia sebaiknya jangan dicampur langsung baik alat aplikasi ataupun waktunya.
β
Jeda waktu yang aplikasi Eco Farming dengan pupuk lain minimal 7-10 hari.
β
Khusus pestisida berbahan kimia sebaiknya dihindari dulu. Masih bisa dilakukan dengan musuh alami, bio pestisida, pestisida nabati.
Semoga Bermanfaat
*Pertanyaan 23*
1. Apakah pupuk ECO Farming ada masa kedaluwarsa nya karena dia organik,
2. Kemudian tempat penyimpanan yg baik di suhu berapa supaya aman dalam watu yg lama
3. Pupuk ECO Farming yang sudah dilarutkan dapat disimpan berapa lama
*Jawaban:*
β
Tidak ada kadaluarsa, hanya perlu tambahan nutrisi bakteri supaya tetap aktif.
β
Suhu normal atau suhu kamar
β
Selama tidak berubah aroma tidak masalah sekalipun sdh lama di simpan. π
*Pertanyaan 24*
Utk lahan yg bersebelahan dgn yg pake pupuk kimia, ada pengaruh gak dgn yg pake EF...Biasanya airnya satu aliran
*Jawaban*
Kalau utk pupuk kimia biasanya setelah aplikasi saluran air masuk dan keluar ditutup aja dulu selama 4-7 hari. Begitu juga setelah aplikasi EF yg airnya tergenang juga ditutup dulu selama 4-7 hari.
Utk antisipasi bisa dikomunikasikan dulu dengan lahan sebelah tentang penggunaan dan aliran airnya. π
*Pertanyaan 25*
Mohon penjelasan tentang bagaimana caranya pemakaian ecofarming untuk tanaman tembakau
*Jawaban*
Cara pemakaian Eco Farming untuk tanaman tembakau belum menghasilkan (TBM) utk luas lahan 10.000 m2 dengan perincian sbb:
β
Kebutuhan Eco Farming 10 tube.
β
Buat biang larutan Eco Farming sesuai tahapan aplikasi, yaitu 4 liter untuk lahan dan 6 liter untuk tanaman
β
Aplikasi untuk lahan bisa disiramkan secara merata terutama sekitar bagian akar tanaman
β
Aplikasi untuk tanaman wajib disemprotkan terutama bagian daun (2 liter per aplikasi) dengan interval waktu 15, hari sekali.
β
Dosis aplikasi Eco Farming untuk lahan 400 ml per tangki (asumsi 10 tangki kapasitas 15-20 liter per luasan 10.000 m2)
β
Dosis aplikasi Eco Farming untuk daun tanaman 200 ml per tangki (asumsi 10 tangki kapasitas 15-20 liter per luasan 10.000 m2)
*pertanyaan 26*
Keunggulan yang dimiliki oleh Eco Farming sangat bisa menjadi penetrasi pasar dari sisi businesnya sementara dari sisi pengguna akan ada peningkatan Produksi dan kualitas pertanian/perkebunan.
Pertanyaannya:
1. Bagaimana standard aplikasi EF untuk tanaman jagung dan padi?
2. Ketika menggunakan EF pada kedua jenis tanaman pada poin 1 apakah pupuk unorganik masih diperlukan lagi, kalau iya pupuk unorganik kandungan apa saja yang harus di aplikasikan?
3. seberapa lama pupuk EF ini bisa nampak hasilnya setelah aplikasi?
4. Seberapa besar atau kecil PH tanah yang bisa dinetralkan oleh EF?
5. Terkhusus tanaman jagung jika diperlukan Pupuk unorganik setelah aplikasi EF maka hemat saya mengukur bahwa ini tidak ekonomis lagi dikarenakan ada 2 jenis pupuk yang mesti dibeli ( betul/kurang betul)?
6. Persentase kandungan Makro N P K, Mikro serta sekundernya pada pupuk EF?
Terimakasih
*Jawaban*
Untuk memudahkan menghitung formulasi Eco Farming berdasarkan luasan tanam 10.000 m2 ( 1 hektar) dan aplikasi dilakukan mulai dari olah tanah sampai panen.
Saat aplikasi Eco Farming tidak dicampur bersifat tunggal dengan tangki harus steril akan lebih baik tangki baru khusus aplikasi Eco Farming.
1. Standar aplikasi dihitung kebutuhan Eco Farming sbb:
*Tanaman Padi* :
β
Untuk sasaran lahan dibutuhkan 6 liter larutan biang Eco Farming dan disemprotkan ke lahan 5 hari sebelum tanam dan kondisi lahan macak2 tidak tergenang air.
Dosis aplikasi 600 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar)
β
Untuk sasaran daun tanaman dibutuhkan 4 liter larutan biang Eco Farming dan dibagi menjadi 4 tahapan aplikasi 14, 28, 42 dan 56 hari setelah tanam.
Dosis setiap aplikasi 100 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar) sesuai jadwal tahapn aplikasi.
*Tanaman Jagung* :
β
Untuk sasaran lahan dibutuhkan 4 liter larutan biang Eco Farming dan disemprotkan ke lahan 5 hari sebelum tanam pada larikan lubang tanam.
Dosis aplikasi 400 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar)
β
Untuk sasaran daun tanaman dibutuhkan 3 liter larutan biang Eco Farming dan dibagi menjadi 3 tahapan aplikasi 10, 20 dab 30 hari setelah tanam.
Dosis setiap aplikasi 100 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar) sesuai jadwal tahapn aplikasi.
2. Kandunga hara Eco Farming sudah lengkap, jadi tidak perlu ada tambahan pupuk anorganik.
3. Perubahan tanaman setelah aplikasi Eco Farming sekitar 5-10 hari sudah dapat dilihat secara nyata.
4. Eco Farming dapat menetralkan pH tanah secara bertahap dan perlahan. Alangkah baiknya sebelum dan sesudah aplikasi diukur dengan pH meter.
5. Sudah terjawab di poin 2. Akan terjadi penghematan penggunaan pupuk.
6. Ada hasil laboratorium berdasarkan SK Mentan No : 039.OL/Kpts/SR.310/B/01/2020.
*Pertanyaan 27*
Nih mo nanya gimana caranya nanganin virus kuning di tanaman cabe dg menggunakan eco farming
Pupuk yg sdh di pakai adl NPK kemudian utk pemulihan kuning sdg dlm proses treatment menggunakan OVIS tp blm ada pemulihan sama sekali
Yg bersangkutan ingin menggunakan eco farming dg kondisi sdh virus kuning apakah bisa menangani n klo bs bgm pengamplikasiannya
Mohon pencerahannya
*Jawaban*
Salah satu masalah dalam peningkatan produksi dan kualitas mutu cabai adalah adanya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).
Apabila tanaman cabai terlihat kerdil, berdaun kuning, serta tidak menghasilkan buah, waspadalah terhadap serangan kutu kebul.
*Kutu kebul* ( _Bemisia tabaci_ ) merusak dengan menularkan virus kuning (virus gemini) yang mengakibatkan penyakit kuning keriting.
*Virus kuning*, menurut Neni Gunaeni dkk, ditemukan di dataran rendah dari 100 m dpl hingga dataran tinggi di atas 1000 m dpl. Virus dapat menyerang berbagai umur tanaman. Virus menyerang berbagai varietas cabai dan menyebabkan kehilangan hasil 20 β 90
Gejala serangan virus ini, pada awalnya daun muda/ pucuk cekung dan mengkerut dengan warna mosaik ringan. Gejala melanjut dengan hampir seluruh dan muda/ pucuk berwarna kuning cerah, daun cekung dan mengkerut berukuran lebih kecil dan lebih tebal. Gejala lain adalah daun berwarna mosaik klorosis.
Pengendalian penyakit kuning keriting ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, namun intinya adalah segala upaya terpadu untuk menghalangi terjadinya infeksi terutama pada waktu tanaman masih muda.
Hasil beberapa penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Lembang menganjurkan beberapa langkah antara lain:
β
Gunakan varietas toleran/tahan yakni Tanjung-1, Tanjung-2, Lembang-1 atau varietas hybrid yang sudah beradaptasi baik seperti Hot Beauty, Hot Chili, TM 999 dan lainnya.
β
Pengendalian lainnya dengan menggunakan benih yang berkualitas
β
Penggunaan persemaian yang benar, imunisasi tanaman muda
β
Pengolahan tanah dan pemupukan berimbang,
β
Penggunaan mulsa plastik hitam perak,
β
Penanaman tanaman penghadang, sanitasi dan pencabutan tanaman sakit.
Untuk mengurangi pop**asi kutu kebul, dapat dilakukan:
β
Tumpangsari berbagai jenis tanaman,
β
Menggunakan perangkap,
β
Manfaatkan musuh alaminya
β
Penggunaan cendawan entomopatogen.
β
Penggunaan insektisida nabati juga dapat dilakukan, untuk mengurangi residu pestisida pada produk sayuran dan lingkungan.
_Sumber artikel balitan kementan RI_
*Pertanyaan 28*
Assalamu'alaikum, mau nanya untuk penanganan buah naga yg mengalami pembusukan dibuah dan batang bagaimana ya?
*Jawab*
Penyebab dari buah dan batang busuk pada tanaman buah naga bisa akibat dari bakteri atau cendawan.
Bakteri atau cendawan akan berkembang pesat ketika kelembaban tinggi di sekitar tanaman.
Buah dan batang yang sudah terkena sebaiknya diamankan supaya bakteri atau cendawan tidak menyebar lebih luas.
Upaya pencegahan akan lebih baik daripada pengobatan, supaya tidak terjadi berulang adalah dengan cara :
β
Sanitasi lingkungan di sekitar tanaman buah naga terutama gulma yang menjadi inang dari hama dan penyakit.
β
Tidak adanya genangan air sehingga memicu meningkatkan kelembaban udara di sekitar tanaman.
*Pertanyaan 29*
Assalamualaikum ,kami dari tim sinergi 1m ,mohon petunjuk, prihal yg terjadi di lapangan, penggunaan pupuk organik eco farming ,sawah tadah hujan dengan air yg cukup 28 hst menggunakan pukim ,stelah beberapa hari kita aplikasikan dengan pupuk organik eco farming setelah 7 hari tanaman bukannya kelihatan hijau subur ,tapi daun jadi menguning, setelah itu sama petani di beri pupuk kimia lagi ,hasilnya menjadi hijau kembali. Mohon penjelasannya
*Jawab*
Penggunaan Eco Farming sebaiknya akan memberikan hasil yang baik, apabila mengikuti petunjuk dan sesuai dengan prinsip 5 Tepat:
β
Tepat Jenis Tanaman dengan kebutuhan pupuk Eco Farming
β
Tepat Sasaran aplikasi penyemprot bagian lahan (akar) dan tanaman (daun)
β
Tepat Dosis aplikasi sesuai sasaran dan konsentrasi larutan dalam penyemprotan
β
Tepat cara aplikasi Eco Farming tidak boleh dicampur dengan pestisida kimia dan tangki harus benar-benar steril dari bekas pestisida dan herbisida kimia.
β
Tepat Waktu terutama untuk aplikasi penyemprotan tanaman sasaran utama daun dan waktu yang tepat jam 07-10 pagi ketika stomata daun membuka.
*Pertanyaan 30*
Assalaamua'laykum.
Mhn penjelasan :
Jika kita sdh mengaplikasikan pupuk EF , kemudian setelah 7 hari dg pupuk kimia 25 s/d 50 , apakah masih perlu di kasih pupuk kandang ? Tks
*Jawaban*
β
Penggunaan pupuk kandang sebagai bahan organik merupakan bagian tahapan dari proses persiapan olah tanam (media tanam), sebaiknya pupuk kandang difermentasi dulu minimal 2-4 minggu sebelum dicampurkan ke tanah ini sangat membantu dalam penyediaan hara tanah dan penentalisir pH secara bertahap. Apabila dikolaborasi dengan Eco Farming akan semakin baik.
β
Penambahan pupuk kimia sebaiknya harus disesuaikan baik kebutuhan dan dosis berdasarkan analisa tanah maupun karakeristik dari kebutuhan tanaman. Penggunaan pupuk kimia akan memberi dampak terhadap kerusakan tanah dan kesehatan tanaman terutama bila berlebihan. Bahkan penggunaan pupuk kimia yang terus menerus akan menurunkan pH (tanah semakin asam).
*Pertanyaan 31*
Pak admin, bagaimana cara penggunaan EF pada kebun sereiwangi, tks
*Jawab*
Penggunaan Eco Farming bisa dengan dosis standar aja :
β
Sasaran Lahan: 50 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter dan dilakukan 5 hari sebelum tanam.
β
Sasaran Tanaman : 40 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter setiap 15 hari sekali
β
Untuk jadwal aplikasi bisa mengikuti tabel yang ada di brosur no. 14
*pertanyaan 32*
bagaimana cara mengobati jamur putih di jambu mutiara ini dengan EF ?
*Jawaban*
β
Penyakit jamur putih bisa dikendalikan dengan fungisida baik kimia atau bio fungisida (jamur antagonis)
β
Upaya pengendalian teknis dengan cara :
1. Amankan atau isolasi tanaman yg sudah terkena jamur supaya tidak menular dan menyebar ke tanaman lainnya
2. Sanitasi lingkungan tanaman dari gulma dan mengurangi tingkat kelembaban lingkungan sekitar tanaman, seperti genangan air yg akan memicu kelemaban menjadi tinggi.
3. Atur jarak tanam yang tepat sehingga intensitas cahaya matahari bisa masuk sampai ke tanah terutama pada musim hujan
β
Peran Eco Farming sebagai tambahan nutrisi atau unsur hara yg dibutuhkan tanaman supaya tanaman menjadi normal, sehat dan imunitas kuat. Artinya Eco Farming lebih bersifat memulihkan dari dalam tubuh tanaman menjadi sehat.
*Pertanyaan 33*
Assalamualaikum wr wb
seharusnya pengaplikasian ecofarming -5 sblm masa tanam, tidak dilakukan/ disemprotkan karna terkendala tanah garapan sawahnya kebanjiran. kemudian eco farming baru akan diplikasikan stlh masa tanam 14 hari. apakah dibolehkan? mohon pencerahannya?! π
*Jawaban*
Aplikasi Eco Farming akan maksimal bila dilakukan sesuai petunjuk, bila jadwal terlewatkan karena satu hal terkendala banjir dsbnya, bisa dilakukan pada jadwal selanjutnya dengan catatan dosis aplikasi sebelumnya ditambahkan ke aplikasi berikutnya.
Sasaran utama pemupukan Eco Farming adalah restorasi kesuburan lahan dan penambahan unsur hara tanah yang nantinya akan diserap oleh akar serta pemberian unsur hara lewat stomata daun supaya tanaman tumbuh normal, sehat dan imunitas kuat.
*Pertanyaan 35*
Oya pak ECO farming untuk tanaman sayuran khususnya kankung darat bagaimana aplikasinya
*Jawaban*
Sama saja termasuk jenis tanaman kangkung hanya medianya yg berbeda antara tergenang dan tidak tergenang (kangkung darat).
Kebutuhan Eco Farming 6,5 tube untuk luasaan 1 hektar.
Cara aplikasi :
β
Semprotkan eco farming pada sasaran lahan 5 hari sebelum tanam dengan dosis 400 ml larutan biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar)
β
Semprotkan eco farming pada sasaran daun 2 kali tahapan dan untuk dosis pemakaian :
β100 ml biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar) pada umur tanaman 7 hari setelah tanam.
β150 ml biang Eco Farming per tangki kapasitas 15-20 liter (asumsi 10 tangki per hektar) pada umur tanaman 20 hari setelah tanam.
*Pertanyaan 34*
Selamat siang bpk atau ibu admin saya mau tanya tentang kecukupan unsur hara utk kebutuhan tanaman padi sawah, klu saya liat dlm rekomendasi pemakaian Eco Farming untuk pemakaian pupuk an organik dapat langsung dikurangi 75 dan kalau saya liat kebutuhan Nitrogen misalnya utk tanaman padi sawah 1 ha adalah antara 90 - 100 kg dan klu kita kurangi 75 berarti pupuk N yg disediakan hanya 22,5 - 25 kg berarti kekurangan 67,5 - 75 kg sementara nitrogen yg disediakan oleh eco farming hanya 3,35 dan klu dosis eco farming per ha 10 tube x 30 gram hanya 300 gram berarti nitrogen dr eco farming hanya 10,05 gram.
Kalau saya amati kebutuhan Nitrogen utk tanaman padi sawah seluas 1 ha sebanyak 90 kg belum terpenuhi.
Dan yg menjadi pertanyaan bagi saya bagaimana cara kerja eco farming bisa mencukupkan kebutuhan Nitrogen yg masih kurang tsb dan mohon penjelasan dari para pakar dlm group ini.
*Jawaban*
Konsep pemupukan berimbang memiliki beberapa kriteria:
β
Prinsip 5 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Sasaran, Tepat Cara, Tepat Dosis dan Tepat Waktu.
β
Target produksi tanaman akan signifikan bila nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkan tepat sesuai karateristik tanaman.
β
Analisa usahatani dengan pendekatan yang harus diperhatikan adalah potensi produksi tanaman, analisa kandungan hara tanah, cara budidaya tanaman, iklim, cuaca dan lingkungan tumbuh yang layak serta pengendalian organisme pengganggu tumbuhan baik hama, penyakit dan gulma.
Eco Farming pupuk organik super aktif dilengkapi dengan mikroorganisme positif akan bekerja selain penambahan unsur hara tanaman dengan unsur hara yang lengkap juga ada beberapa mikroorganisme yang berfungsi:
1. Mengurai kembali pupuk yang terikat oleh agregat tanah menjadi tersedia dan siap diserap akar tanaman.
2. Menambat nitrogen dari udara bebas disekitar tanaman, sehingga nitrogen yg dibutuhkan bisa tercukupi oleh tanaman.
*Pertanyaan 36*
Assalamu'alaikum.pak sy Andi dr cikarang klu untuk ecofarming buat tanaman kopi yg bunganya b*k yg rontok gmn cara penyemprotanya..
*Jawaban*
Kerontokan bunga bisa disebabkan beberapa faktor, di antaranya:
β
Kekurangan atau tidak seimbang pasokan nutrisi sehingga tanaman tidak normal, sehat dan kuat.
*Eco Farming* bisa menjadi alternatif pemupukan berimbang
β
Faktor iklim dan cuaca bisa berpengaruh terhadap kerontokan bunga, terutama hindari saat pembungaan bertepatan curah hujan tinggi, bisa diatur jadwal tanam yang tepat
β
Alat semprot terutama pemilihan nozle yang tepat menentukan pengkabutan saat aplikasi penyemprotan pada daun tanaman, sehingga air semprotan tidak mengganngu bunga.
Hindari jadwal penyemprotan saat sedang berbunga, kalau dibutuhkan sesuai jadwal bisa dilakukan ke lahan di sekitar tanaman saja.
*Pertanyaan 37*
Siang sy dengan adit mitra dari tangerang sy coba diskusi dengan penyuluh dinas pertanian ut pengenai padi ut pertanyaan saya untuk pemakaian pupuk untuk tmn padi 1ha cost ut pupuk di bawah 2juta kl ut eco farm ut -5 kita sudah kluarkan cost apakah tidak terlalu berat buat petani..ini masukan dari dinas penyuluh..minta saran y untuk masalah cost ya..
*Jawaban*
Inilah saatnya kita harus bijak mengatur biaya (cost) terutama pupuk dan pestisida.
Sebetulnya kandungan nutrisi atau unsur hara Eco Farming sudah lengkap, penambahan pupuk lain menjadi beban tambahan biaya.
Sebagai bahan pembelajaran dalam analisa usahatani harus tepat dan tidak boros biaya.
Batas toleransi penggunaan Eco Farming bisa meringankan biaya pupuk lain sampai 75(pupuk lain cukup 25saja dari kebutuhan normalnya) bahkan bisa 100(tanpa pupuk lainnya)
Prinsip bertani cerdas *Eco* ekonomis biaya, *Farming* bertani sehat dan ramah lingkungan.
Terima Kasih
Semoga bermanfaat ππππππ