22/09/2020
Daun sisik naga
Manfaat daun sisik naga untuk kesehatan dan sebagai obat herbal
Tumbuhan yang Menumpang
Pohon sisik naga adalah tanaman rambat. Tumbuhan ini memiliki akar yang bisa melekat kuat pada tempat yang ia tumpangi.
Selain di batang pohon, kita bisa melihat tanaman ini merambat di pagar tembok yang tak terawat. Pohon sisik naga s**a tempat yang dingin dan lembap.
Meskipun begitu, tanaman ini bisa juga tumbuh di tempat panas.
Namun di tempat dingin, daunnya tumbuh subur dan segar. Sedangkan di tempat panas, daunnya agak mengengkerut dan layu.
Pohon sisik naga yang memiliki nama Latin Pyrrosia piloselloides ini, termasuk tumbuhan epifit.
Artinya, pohon ini tumbuh dengan menumpang pada tumbuhan lain, tetapi tidak menyerap makanan dari tumbuhan yang ditumpanginya tersebut.
Pohon sisik naga bisa mengolah makanan sendiri dengan sistem fotosintesis.
Daunnya Seperti Uang Logam
Pohon sisik naga memiliki beberapa nama. Di antaranya adalah pohon duduitan. Duduitan berasal dari bahasa Sunda yang artinya uang-uangan.
Sebutan yang lain adalah picisan. Picis adalah uang logam yang beredar pada zaman awal Indonesia merdeka sampai tahun 1960-an. Satu picis bernilai 10 sen atau satu per sepuluh rupiah.
Nama duduitan dan picisan ini mengacu pada bentuk daun pohon sisik naga yang bulat pipih seperti uang logam
BACA JUGA: Unik! Tanaman Janggut Dewa Tidak Perlu Media Tanam
Banyak Manfaat dan Membawa Keberuntungan
Pohon sisik naga adalah tanaman liar. Namun begitu, banyak ilmuwan yang tertarik untuk menyelidinya. Menurut para ilmuwan, daun sisik naga memiliki banyak khasiat.
Antara lain untuk mengobati rheumatik, batuk, gondongan, radang kulit, sariawan, dan gangguan pencernaan. Karenanya pohon sisik naga digolongkn sebagai tanaman obat.
Selain berkhasiat, pohon sisik naga dipercaya sebagai pembawa keberuntungan dan rejeki. Mengapa Mungkin karena banyak yang percaya bahwa naga adalah makhluk pembawa keberuntungan, sehingga sisik naga pun dianggap pembawa rijki