06/01/2017
PINTU-PINTU MASUK SETAN DALAM HATI
🔸Ketahuilah saudaraku, bahwa hati itu ibarat benteng pertahanan, sedangkan setan adalah musuh yang ingin memasukinya dan menguasainya. Dan tidak ada cara untuk menjaga benteng itu kecuali dengan menjaga pintu-pintu masuknya. Dan tidak mungkin penjaga itu akan menjaga dengan baik apabila tidak mengetahui seluruh pintu-pintunya.
👉 Maka, menjaga hati dari gangguan setan adalah hal yang wajib dilakukan oleh hamba, dan hal itu tidak akan terjadi kecuali dengan mengetahui pintu-pintu masuk setan yang bisa merusak hati dan menguasainya.
🔰 Diantara pintu-pintu masuk setan yang paling besar adalah:
*1. Marah dan syahwat*
Manusia ketika marah maka lemahlah pasukan akalnya, maka ketika itu pasukan setanpun akan menyerangnya dan mempermainkannya; sebagaimana anak kecil bermain bola.
*2. Hasad dan Tamak*
Ketika hasad telah membutakan hati, maka disitulah setan mendapatkan kesempatan untuk menjerumuskannya kedalam hal yang mungkar, dan menjadikannya tamak; yang hal itu lebih berbahaya dari dua serigala lapar yang siap menerkam sekumpulan domba.
*3. Kenyang dari makanan*
Kenyang menyebabkan kuatnya syahwat, sedangkan syahwat adalah senjata ampuh setan.
*4. Tergesa-gesa dan tidak cek ricek*
Tergesa-gesa adalah dari setan, dan bertindak pelan-pelan adalah dari Allah. [HR. At-Tirmidzi]
*5. Pelit dan takut miskin*
Yang hal itu menyebabkan seorang enggan berinfak dan sedekah, dan hanya menyimpan hartanya; yang hal itu bisa menyebabkan azab yang pedih.
*6. Fanatik (berlebihan) terhadap golongan mazhab fiqih, terkecuali dlm aqidah*
Yang akan menyebabkan hamba memandang rendah lawan ijtihadnya; dan hal itu adalah hal yang membinasakan, karena meremehkan, mencela muslim lainnya yg berbeda ijtihad fiqih, akan menyebabkan perpecahan ukhuwah Islamiyah..
*7. Prasangka buruk kepada sesama muslimin*
Mukmin itu mencari udzur untuk saudaranya, sedangkan munafik itu mencari-cari aib orang lain.
💡 _*Lalu apa obatnya?*_
Yaitu dengan menutup rapat-rapat pintu-pintu ini dan berusaha mensucikan jiwanya dari sifat-sifat buruk ini, dan senantiasa berdzikir.
👉 Setan itu seperti anjing lapar yang ingin mendekatimu, apabila kamu tidak memiliki makanan; maka dia akan menjauh, sedangkan jika kamu memiliki makanan; maka diapun akan menyerangmu. Maka, hati yang bersih dari makanan setan, maka setanpun akan lari darinya dengan dzikir.
↘ Diringkas dari buku *Al-Bahru Ar-Raiq* karya Syaikh Ahmad Farid