24/03/2017
SEJARAH PANGKAS RAMBUT ASGAR:
Garut dikenal sebagai kota yang berisikan orang-orang yang jago mangkas rambut. Empat sampai lima daerah di sana merupakan daerah pemasok tukang cukur terbesar di Jabodetabek,bahkan hampir seluruh indonesia loh guys di antaranya dari daerah: Desa Bagendit, Bina Karya, Wanaraja, dan Banyuresmi. Mantan presiden kita, SBY aja mengakui lho guys kalau tukang cukur Banyuresmi potongannya bagus-bagus. Beliau aja tukang potongnya dari orang Banyuresmi.
Tenyata ada sejarahnya lho kenapa tukang-tukang cukur didominasi oleh orang-orang asal Garut. Jadi dulu, waktu jaman pemberontakan DI/TII (1949-1950) orang-orang garut khususnya laki-laki merasa terancam keselamatannya. Gara-gara itu, mereka mengungsi ke kota-kota besar, tapi tanpa membawa barang-barang ataupun uang. Karena itu, mereka pun iseng beli gunting dan buka jasa pangkas rambut di bawah pohon buat memenuhi kebutuhan mereka di tempat rantauannya. Eeeeh, dari keisengan mereka, ternyata malah sukses. Mereka jadi dapat banyak uang dari hasil pangkas rambut.
Kesuksesan mereka pun didengar oleh rekan-rekannya di kampung, lalu rekannya juga ikutan ke kota deh, bikin pangkas rambut. Sampai sekarang.
Percaya nggak percaya, penyumbang pendapatan terbesar di Banyuresmi itu asalnya dari tukang pangkas rambut lho! Di kota, mereka keliatannya emang susah. Tapi di kampung, mereka udah punya tanah, rumah permanen, dan anak-anaknya juga pada sekolah. Malah saking kayanya, mereka pernah lh sampai patungan buat ngebangun masjid dan ngebenerin jalan dari uang hasil pangkas rambut.
Dan kerennya, tukang-tukang pangkas rambut Asgar ini punya standar kerja sendiri biar pelanggannya seneng, yaitu: harus ramah, harus ngajak ngobrol pelanggan biar nggak bĂȘte, dan diakhiri dengan pijat. Mantaaaap!