01/11/2019
HASIL ANALISIS PETA KAWASAN DARAJAT KECAMATAN PASIRWANGI KABUPAEN GARUT
Oleh : Dadang Nurdin
I. Dasar Penggunaan Peta
Peta yang digunakan pada analisis peta kecamatan Pasirwangi/kawasan darajat adalah peta lampiran Perda Nomor 29 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Garut tahun 2011-2031.
II. Jenis Peta
Jenis peta yang digunakan dalam analisis Kecamatan Pasirwangi/Kawasan Darajat meliputi Peta Batas Kawasan Kecamatan Pasirwangi, Peta Desa, Peta lereng/kemiringan tanah, peta kawasan hutan, peta kawasan lindung/rawan bencana , Peta Sungai, dan Peta kontur dengan skala 1:100.000.
III. Metode Analisis
Metode yang digunakan untuk analisis peta adalah dengan cara mengidentifikasi setiap jenis satuan peta dan overlay beberapa jenis peta diantaranya Peta Batas Kawasan Kecamatan Pasirwangi, Peta Desa, Peta lereng/kemiringan tanah, peta kawasan hutan, peta kawasan lindung/rawan bencana.
IV. Hasil Analisis
A. Identifikasi Peta
Hasil Identifikasi peta (Tabel 1) mencakup penjelasan mengenai lokasi Kawasan hutan, Kawasan lindung/kawasan rawan bencana, dan kelerengan berdasarkan penyebaran Desa di kawasan Kecamatan Pasirwangi sebagai berikut :
1. Kawasa Hutan
Kawasan Hutan di wilayah Kecamatan Pasirwangi terdiri dari Hutan lindung dengan luas 1192,4 Ha yang tersebar di tiga desa diantaranya Desa Karyamekar (143 Ha), Desa Padaawas (621 Ha), dan Desa Barusari (290,9 Ha) dan hutan Konservasi yang yang tersebar di Desa Sarimukti (33,2 Ha), Desa Karyamekar (137,1 Ha), Desa Padaawas (156,5 Ha), dan Desa Barusari (216,3 Ha).
2. Kawasan Lindung
Kawasan Lindung terdiri dari Rawan bencana alam yang meliputi daerah rawan pergerakan menengah tersebar di 12 Desa Kecamatan Pasirwangi. Desa terluas dan terkecil dengan rawan pergerakan tanah menengah masing-masing adalah Desa Karyamekar yaitu 211,56 Ha (11,6%) dan Desa Padasuka yaitu 0,4 Ha (0,02%); Daerah dengan rawan pergerakan tanah tinggi (332 Ha) tersebar di 5 desa diantaranya Desa Padamukti, Desa Pasirkiamis, Desa Padaasih, Desa Sirnajaya, dan Dan Desa Padasuka. Desa Padamukti merupakan desa dengan tingkat rawan pergerakan tanah terluas yaitu 39,4 Ha (26,3%); Daerah Rawan gunung api tersebar di 3 Desa yaitu Desa Padaasih (11,2 Ha), Desa Padasuka 16,9 Ha, dan Desa Padamulya (3,2 Ha).
Jenis Kawasan lindung lainnya adalah Daerah resapan Air ( 332 Ha) yang tersebar di 5 wilayah desa yaitu Desa Sarimukti, Desa Karyamekar, Desa Pasirwangi, Desa Padaawas, dan Desa Barusari. Desa Karyamekar merupakan Desa dengan derah resapan air terluas yaitu 212 Ha (63%), adapun Desa dengan Daerah Resapan Air terkecil adalah Desa Pasirwangi 14,9 Ha (7,0%)
3. Kelerengan
Kelerengan diklasifikasikan menjadi beberapa jenis kelerengan diantaranya daerah dengan kelerengan 0-2% yang tersebar di Desa Padaawas dan Desa Padaasih, kelerengan 2-5% tersebar di 9 desa terutama di desa Padaasih dengan luas 137,5 Ha, Kelerengan 5-15% tersebar di 12 Desa terutama tersebar di Desa Padaawas 433,6 Ha, Kelerengan 15-40% tersebar di 8 Desa dengan wilayah terluas dengan kelerengan tersebut adalah Desa Padaawas yatu 735,6 Ha (31%) dan kelerengan >40% terdapat di Desa Sarimukti 507,2 Ha dan Desa Barusari 21,1 Ha.
B. Hasil Overlay Peta
Berdasarkan hasil overlay ketiga jenis peta (Tabel 2) yaitu Peta Kelerengan, Peta Kawasan Lindung dan Peta Hutan dapat disimpulkan bahwa daerah dengan Kawasan rawan pergerakan tanah tinggi dengan kelerengan 2-5% terdapat di Desa Padamukti (18,54 Ha), Desa Pasirkiamis (8,43 Ha) dan Desa Padaasih (0,5 Ha); daerah kawasan rawan pergerakan tanah menengah dengan kelerengan 2-5% terluas terdapat di Desa Padaasih (128,1 Ha), dengan kelerengan 15-40% terluas terdapat di Desa Padaawas (155 Ha), dengan kelerengan 5-15%, terdapat di Desa Padaawas (224,78 Ha); Daerah Rawan Kawasan Gunung Api dengan kelerengan 2-5% terluas terdapat di Desa Padaasih (8,9 Ha), dengan kelerengan 5-15% terluas terdapat di Desa Padasuka (11,34 Ha); Daerah Resapan air dengan kelerengan 2-5% terdapat di Desa barusari (1,18 Ha) dan dengan Kelerengan 15-40% terluas terdapat di desa Karyamekar (180 Ha); Daerah Kawasan Hutan Lindung dengan kelerengan 2-5% terluas terdapat di desa Padaawas (131,63 Ha), dengan kelerengan 15-40% terluas terdapat di Desa Padaawas (441,75 Ha), dengan kelerengan 5-15% terdapat di Desa Sarimukti (5,17 Ha), dan dengan kelerengan >40% terdapat di Desa Barusari (5,14 Ha); Daerah Kawasan Hutan Konservasi dengan kelerengan 5-15% terluas terdapat di Desa Sarimukti (81,13 Ha), dengan kelerengan 15-40% terluas terdapat di Desa barusari (160,31 Ha), dan Dengan Kelerengan >40% terluas terdapat di Desa Sarimukti (25,25 Ha).
C. Kondisi eksisting Kawasan Darajat dan Rencana Pengembangan
Kawasan Darajat secara geografis terletak di luar kawasan hutan di Desa Karyamekar yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung. Berdasarkan hasil overlay peta kelerengan dan peta kawasan lindung kawasan ini terletak di daerah resapan air dan daerah rawan pergerakan tanah menengah dengan kelerengan 5-15%.
Rencana Pengembangan Kawasan darajat terutama diproyeksikan pada lokasi sepanjang jalan utama dari batas kawasan Kecamatan Pasirwangi sampai batas kawasan hutan lindung yang mencakup Desa Padaasih, Desa Padasuka, Desa Sirnajaya, Desa Padamulya, Desa Pasirwangi, Desa Padaawas, dan Desa Karyamekar.
Berdasarkan hasil identifikasi peta terlihat bahwa jalur jalan utama di Desa Padaasih merupakan daerah rawan pergerakan tanah menengah dan sebagian jalur jalan di Desa Padasuka merupakan Daerah Rawan Pergerakan Tanah Tinggi. Pada jalur jalan kawasan Darajat di Desa Pasirwangi dan Padaawas merupakan daerah rawan pergerakan tanah menengah dan Jalur jalan utama di Desa karyamekar merupakan Daerah Resapan Air. Adapun sebagian besar kelerengan pada sepanjang jalur jalan tersebut adalah 5-15%.
Beberapa wilayah menjadi daerah resapan air dan perlu ditanami dengan vegetasi diantaranya sub sub Das Cidaulat di Desa Karyamekar, Sub sub Das Cikatomas di Desa Barusari, Sub sub Das Cibongkor dan Cijeruk di Desa Pasirwangi, sub sub Das Ci Gurantung di Desa Sarimukti, Sub sub Das Cipeundeuy di Desa Talaga, Sub Sub Das Cikapundungan di Desa Padasuka, Sub sub Das Cibodas di Desa Sirnajaya, dan Sub sub Das Ciendut di Desa Pasirkiamis.
Tabel 2. Hasil Overlay Peta Kawasan Lindung, Peta Hutan, Peta Lereng Untuk Daerah Kecamatan Pasirwangi
LERENG
KAWASAN LINDUNG DAN HUTAN
DESA
LUAS (Ha)
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PADAMUKTI
18,54
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAMUKTI
78,44
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PASIR KIAMIS
8,43
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PASIR KIAMIS
0,58
2 - 5%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADAASIH
8,91
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PADAASIH
0,50
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAASIH
128,10
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
SIRNAJAYA
0,37
2 - 5%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADASUKA
5,54
2 - 5%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADAMULYA
0,15
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAAWAS
1,08
2 - 5%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
BARUSARI
6,29
2 - 5%
Kaw. Resapan Air
BARUSARI
1,18
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
SARIMUKTI
72,20
15 - 40%
Kaw. Resapan Air
SARIMUKTI
58,18
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
TALAGA
17,29
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
KARYAMEKAR
56,92
15 - 40%
Kaw. Resapan Air
KARYAMEKAR
180,81
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAMULYA
24,93
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PASIRWANGI
155,31
15 - 40%
Kaw. Resapan Air
PASIRWANGI
5,37
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAAWAS
155,41
15 - 40%
Kaw. Resapan Air
PADAAWAS
13,84
15 - 40%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
BARUSARI
63,57
15 - 40%
Kaw. Resapan Air
BARUSARI
0,40
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PADAMUKTI
20,83
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAMUKTI
22,07
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PASIR KIAMIS
19,73
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PASIR KIAMIS
1,02
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
SARIMUKTI
68,32
5 - 15%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADAASIH
2,30
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PADAASIH
36,42
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAASIH
45,79
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
SIRNAJAYA
13,23
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
SIRNAJAYA
3,61
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
TALAGA
79,34
5 - 15%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADASUKA
11,34
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Tinggi
PADASUKA
32,34
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADASUKA
0,40
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
KARYAMEKAR
154,65
5 - 15%
Kaw. Resapan Air
KARYAMEKAR
31,25
1
2
3
4
5 - 15%
Kaw. Rawan Gunung Api
PADAMULYA
3,09
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAMULYA
73,53
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PASIRWANGI
244,61
5 - 15%
Kaw. Resapan Air
PASIRWANGI
9,60
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAAWAS
224,78
5 - 15%
Kaw. Resapan Air
PADAAWAS
13,43
5 - 15%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
BARUSARI
135,04
5 - 15%
Kaw. Resapan Air
BARUSARI
18,73
0 - 2%
Kaw. Rawan Gerakan Tanah Menengah
PADAASIH
4,12
2 - 5%
Hutan Lindung
PADAAWAS
16,40
2 - 5%
Hutan Konservasi
PADAAWAS
0,00
2 - 5%
Hutan Lindung
BARUSARI
3,35
15 - 40%
Hutan Lindung
SARIMUKTI
131,63
15 - 40%
Hutan Konservasi
SARIMUKTI
226,84
15 - 40%
Hutan Lindung
KARYAMEKAR
134,51
15 - 40%
Hutan Konservasi
KARYAMEKAR
100,21
15 - 40%
Hutan Lindung
PADAAWAS
441,75
15 - 40%
Hutan Konservasi
PADAAWAS
124,63
15 - 40%
Hutan Lindung
BARUSARI
191,17
15 - 40%
Hutan Konservasi
BARUSARI
160,31
5 - 15%
Hutan Lindung
SARIMUKTI
5,17
5 - 15%
Hutan Konservasi
SARIMUKTI
81,13
5 - 15%
Hutan Lindung
KARYAMEKAR
8,46
5 - 15%
Hutan Konservasi
KARYAMEKAR
36,85
5 - 15%
Hutan Lindung
PADAAWAS
161,70
5 - 15%
Hutan Konservasi
PADAAWAS
31,92
5 - 15%
Hutan Lindung
BARUSARI
91,26
5 - 15%
Hutan Konservasi
BARUSARI
40,02
0 - 2%
Hutan Lindung
PADAAWAS
1,87
> 40%
Hutan Konservasi
SARIMUKTI
25,25
> 40%
Hutan Lindung
BARUSARI
5,14
> 40%
Hutan Konservasi
BARUSARI
15,94
Sumber Peta : Lampiran Perda No. 29/2011 Kab. Garut tentang RTRW Kabupaten Garut tahun 2011-2031