12/04/2016
Cerita ini sudah lama banget, dan sudah banyak yang nyeritain. Tapi saya masih ingin nge-post nya di FB, karena pesannya bagus :
Pada Jaman dahulu, ada 2 kakak beradik yang sangat penurut. Mereka anak baik dan tidak pernah membantah kata-kata orang tuanya.
Hingga suatu hari, Sang Ayah meninggal dunia. Namun sebelum meninggal, Sang Ayah menitipkan dua pesan khusus pada dua anaknya ini:
(1) "Jangan Pernah Menagih Hutang, kepada orang yang berhutang kepadamu"
(2) "Jangan sampai mukamu terkena sinar matahari, saat berangkat dari rumah ke toko"
Kemudian, waktu berlalu hingga keduanya sudah memiliki kehidupan masing-masing.
Si Kakak menjadi seorang pengusaha sukses dan kaya,
Si Adik bangkrut dan menjadi miskin.
Sang Ibu Terkejut melihat kehidupan dua anaknya, yang berbeda sangat drastis. Padahal keduanya anak baik dan penurut.
Akhirnya mendatangi mereka, dan menanyakannya satu persatu.
Si Adik menjawab:
Saya menjalankan semua yang dipesankan Ayah.
Karena ayah berpesan Jangan Pernah Menagih Hutang,
maka saya pun juga tidak pernah menagih kepada Semua orang yang berhutang ke saya.
Tapi karena banyak yang nggak bayar, saya kesulitan modal untuk bisnis hingga akhirnya bangkrut.
Dan juga pesan Ayah: Jangan sampai terkena sinar matahari saat berangkat dari rumah ke toko. Jadi saya jarang ke toko pagi dan siang. Hanya di malam hari.
Kemudian kini giliran Si Kakak Menjawab:
Saya benar-benar mematuhi pesan Ayah. Saya tidak pernah menghutangkan uang apapun kepada siapapun. Karena Ayah melarang menagihnya.
Jadi, Saya punya uang ketika bisnis saya membutuhkannya.
Karena Ayah juga berpesan agar jangan sampai terkena sinar matahari saat berangkat ke toko, akhirnya pagi-pagi sekali, sebelum matahari terbit, saya sudah berangkat ke toko. Dan saya pulang setelah matahari terbenam.
Akhirnya, orang semakin kenal toko saya, karena jam bukanya panjang.
----------x
Pesan yang sama, namun beda cara menyikapinya