13/07/2019
Amal Sholeh itu butuh WAKTU dan butuh FINANSIAL
Bagaimana mau sebanyak-banyaknya beramal sholeh jika tidak ada FINANSIAL berlebih yg banyak.
Bagaimana mau sebanyak-banyaknya beramal sholeh jika tidak ada waktu.
Banyak orang yg sebenarnya Egois, hanya mementingkan diri sendiri, ukurannya diri sediri, punya uang hanya untuk sebesar-besar dinikmati sendiri...
Diajak bisnis yg mudah dan besar beralasan AKU SUDAH CUKUP, nah kata2 AKU SUDAH CUKUP itu bukti keegoisan, lha kalau orang itu sudah cukup, ya mari : kepandaianmu, ilmu2mu, kemampuanmu untuk menjadi kaya raya seperti sahabat Nabi yg dijamin masuk surga yg kekayaannya melebihi seluruh kekayaan para sahabat Nabi dijumlah, dan beliau hanya mengambil secukupnya untuk hidup selebihnya untuk beramal sholeh, beliau adalah idolaku, yg selalu aku sebut2 setiap sholat, yaitu sahabat Abdurrahman bin Auf..
Betapa nikmatnya : sukses mempunyai bisnis yg besar, mempunyai royalty yg besar, dan semakin terduplikasi semakin besar (karena dimana2 banyak tumbuh tempat2 untuk memfotocopy/duplikasi sistem yg benar dengan pola sederhana sehingga mudah dilakukan oleh sembarang orang) sehingga BEBAS WAKTU BEBAS FINANSIAL, tinggal terus membuat program2 amal usaha amal sholeh dimana2 dan semoga Allah meridhoinya sehingga menjadi amal jariyah, untuk hidup kita ambil secukupnya, betapa bahagianya sehari2 melalui perjalanan menebar amal sholeh dimana2.. Aamiin...