Peluang 200rb/ hari

Peluang 200rb/ hari ingin cari uang tambahan minimal 200 rb/hari ? Ingin bantu suami ? DAPATKAN SOLUSINYA di sini. www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 Meskipun uang bukan segala-galanya.

www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 adalah tempat anda berfikir uang. Tapi segalanya membutuhkan uang. Kita mau shalat saja butuh uang untuk membeli kain sarung/celana/baju. dan semuanya harus dibeli dengan uang bukan dengan daun pisang (hehe). Uang juga yang bisa membuat orang fleksibel dan bebas bersedekah kepada sesama. Meskipun tidak semua sodaqoh harus dengan uang. www.facebook.com/200rbsehari b

isa membantu anda merealisasikan keinginan anda. Saran saya, niatkan saja sodaqoh denga memberikan uang 200 rb.Lalu iklankan link anda sebanyak banyak bayaknya dan sesering mungkin bisa di akun facebook anda sendiri atau di koran dll. Tunggu aja sebulan. Lalu iseng-iseng datang ke ATM. cek . apa hasilnya ??? anda akan kaget. "WOW".

www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 adalah situs khusus bagi anda yang menginginkan tambahan penghasilan. Kerja ringan dan b...
30/04/2014

www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 adalah situs khusus bagi anda yang menginginkan tambahan penghasilan. Kerja ringan dan bisa dikerjakan di rumah. Income minimal 200 rb/hari atau bisa lebih tergantung keseriusan anda menyebarkan info link milik anda. Anda bingung ini tentang apa ??? click saja www.rejekinet.com/?id=ahyan2014

www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 memberikan solusi keuangan anda dijamin menghasilkan karena di bisnis ini nomor rekening kita akan dimunculkan dan digunakan sebagai wadah keuangan kita.

www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 sangat cocok buat ibu-ibu yang seneng facebookan. daripada hanya ngobrol saja mendingan ditambahi dengan mengiklankan website milik anda sebagai mesin uang anda.
www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 terbukti menghasilkan rupiah. Coba saja anda click
www.rejekinet.com/?id=ahyan2014 pasti anda akan diarahkan untuk memahami cara menjalankannya.

Semua panduan yang di buat adalah hasil dari sebuah pengalaman pengelola di dunai bisnis online, jadi jangan sampai anda melewatkan penawaran ini. Silahkan baca ulasan kami sampai selesai, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih dan selamat membaca.

20/04/2014

Dunia ini gak usah dimasukan ke hati, tapi simpan di genggaman tangan. Jika karena urusan dunia kita sampai lupa akhirat, maka kita termasuk orang yang merugi.

ingin cari uang tambahan minimal 200 rb/hari ? Ingin bantu suami ? DAPATKAN SOLUSINYA di sini. www.rejekinet.com/?id=ahyan2014

20/04/2014

SEBAB - SEBAB TURUNNYA REZEKI

Redaksi – Selasa, 1 Muharram 1435 H / 5 November 2013 16:15 WIB
Berita Terkait

Orang yang Takut Miskin justru akan Menjadi Miskin Hakiki
Rumus Melibatkan Allah Dalam Berbisnis
Bagaimana Nabi Mengajar Kita Untuk Keluar dari Beban Hutang?
Wasiat Dahsyat Penolak Kefakiran
Krisis Ekonomi Itu Biasa

usaha rezekiAkhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu p**a berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggal kan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.
Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan keluasan rizki kepada siapa saja yang menempuhnya serta menggunakan cara-cara itu, Allah juga memberikan jaminan bahwa mereka pasti akan sukses serta mendapatkan rizki dengan tanpa disangka-sangka.

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:

- Takwa Kepada Allah
Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta”ala berfirman, artinya,
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.” (At Thalaq 2-3)

Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan di akhirat. Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak terduga.

Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, “Yaitu barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali sebelumnya.”

Allah swt juga berfirman, artinya,
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. 7:96)

- Istighfar dan Taubat

Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh Alaihissalam ,
“Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (p**a di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. 71:10-12)

Al-Qurthubi mengatakan, “Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan penyebab turunnya rizki dan hujan.”

Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”, lalu ada orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. Ada lagi yang mengatakan, “Mohonlah kepada Allah agar memberikan kepadaku anak!” Maka beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun juga menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah.”

Maka orang-orang pun bertanya, “Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar.” Beliau lalu menjawab, “Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,(seperti tersebut diatas, red)

Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan lisannnya saja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

- Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. 65:3)

Nabi saw telah bersabda, artinya,

“Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-Albani)

Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat, kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada yang dapat memberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan manfaat selain Dia.

- Silaturrahim
Ada banyak hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahim merupakan salah satu sebab terbukanya pintu rizki, di antaranya adalah sebagai berikut:

-Sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, artinya,
“Dari Abu Hurairah ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim.” (HR Al Bukhari)

-Sabda Nabi saw, artinya,
“Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta dan memperpanjang umur.” (HR. Ahmad dishahihkan al-Albani)

Yang dimaksudkan dengan kerabat (arham) adalah siapa saja yang ada hubungan nasab antara kita dengan mereka, baik itu ada hubungan waris atau tidak, mahram atau bukan mahram.

- Infaq fi Sabilillah

Allah swt berfirman, artinya,
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. 34:39)

Ibnu Katsir berkata, “Yaitu apapun yang kau infakkan di dalam hal yang diperintahkan kepadamu atau yang diperbolehkan, maka Dia (Allah) akan memberikan ganti kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak.”

Juga firman Allah yang lain,artinya,

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. 2:267-268)

Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, “Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak kepadamu.” (HR Muslim)

20/04/2014

Kisah Nyata: Sehari Dapat Duit Rp. 20 Juta!

Kisah Nyata Seorang Guru

Bagi anda yang merasakan hidup menderita, cobalah baca tulisan saya ini. Semoga kisah nyata saya ini menginspirasi anda untuk maju dan senantiasa bersyukur kepada Allah. Sebab orang yang bersyukur senantiasa ditambah rezekinya oleh Allah pemilik kerajaan langit dan bumi.

Ada sebuah cerita yang mungkin sudah pernah saya ceritakan kepada anda melalui tulisan-tulisan saya terdahulu. Waktu itu saya benar-benar dalam keadaan kesulitan. Atap rumah saya baru saja roboh. Kayu penyangga genting sudah keropos di makan rayap. Begitu saya melihat ke atas, hampir semua kayu penyangga sudah keropos di makan rayap.

Tentu saya harus segera pindah dari rumah bersama keluarga. Kalau tidak segera pindah, maka salah seorang anggota keluarga kami akan tertimpa genteng beton BTN dari atap rumah.

Sayapun langsung mencari rumah kontrakan dekat rumah di Jatibening Bekasi, dan alhamdulillah saya dapatkan rumah kontrakan mungil satu pintu dan satu kamar. Kamipun sempat sebulan tinggal di rumah kontrakan yang sangat sederhana itu. Sebulan saya membayar Rp. 200.000,-.

Dalam tidur di rumah kontrakan saya bermimpi bertemu dengan almarhum ayah. Di dalam mimpi itu ayah berkata kalau saya akan mendapat rezeki yang cukup banyak. Saya pun terbangun di malam hari yang sunyi. Seolah almarhum ayah benar-benar hadir dalam kehidupan nyata saya.

Saya langsung ke kamar mandi mengambil air wudhu, kemudian melaksanakan sholat tahajud. Di malam itu saya berdoa. Semoga Allah memberi saya rezeki yang melimpah. Bila saya dapat rezeki, uang itu akan saya pakai untuk memperbaiki rumah peninggalan almarhum ayah.

Usai sholat tahajud, saya pun tertidur, dan almarhum ayah datang lagi dalam mimpi sambil tersenyum. Entah apa yang beliau rasakan. Ayah hanya bilang, ” terima kasih sudah merenovasi rumah ini”.

Pagi hari saya terbangun dari mimpi. Adzan subuh terdengar dari masjid di dekat rumah. Saya pun segera meluncur ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Rasanya damai, bisa melaksanakan sholat subuh berjamaah. Sayapun tak lupa berdoa semoga hari ini diberikan rezeki yang melimpah.

Pulang dari masjid, saya langsung mandi, berpakaian dinas seorang guru, dan langsung berangkat ke sekolah dengan motor jadul saya. Satu jam kemudian, saya pun sampai di sekolah.

Di parkiran motor, pak satpam sekolah memanggil saya. “pak Wijaya, ada surat dari pusat perbukuan”, begitu katanya. Sayapun langsung mengambil surat itu di meja satpam.

Sesampai di ruang guru, saya buka isi amplop itu. Ternyata isinya adalah pemanggilan saya sebagai salah satu finalis pemenang lomba naskah buku pengayaan tahun 2009. Saya pun diminta untuk hadir di sebuah hotel berbintang di Jakarta.

Beberapa hari kemudian, saya sudah berada di sebuah hotel mewah di bilangan jakarta barat. Saya bertemu dengan teman-teman finalis lainnya. Satu demi satu para finalis di wawancarai. Tak terkecuali saya sendiri yang sangat dagdigdug ketika diwawancarai oleh dewan juri.

Malam hari, dewan juri mengumumkan pemenangnya. Saya terpilih menjadi juara pertamanya. Saya mendapatkan uang Rp. 20.000.000,-. Sungguh sebuah kejutan yang tak pernah terbayangkan.

Di dalam hotel kami hitung duit itu. Bersama Pak Johan Wahyudi teman sekamar yang juga mendapatkan uang yang sama, saya nikmati saat-saat menjadi seorang jutawan baru. Seorang guru yang tiba-tiba menjadi seorang jutawan. Seorang guru yang sehari dapat duit cash Rp. 20.000.000. Sebuah kisah nyata yang harus saya bagikan kepada semua orang. Bukan untuk menyombongkan diri, tetapi untuk berbagi.

Itulah sebuah kisah nyata seorang guru. Kini rumah saya sudah direnovasi. Pak Johan Wahyudi teman saya sekamar waktu itu sudah sempat bermalam dii rumah kami. Saya pun semakin menyadari, bahwa menulis bukanlah pekerjaan yang sia-sia. Akan banyak kejutan yang akan kita dapatkan, seiring dengan semakin banyaknya kita berbagi melalui tulisan-tulisan kita. Saya pun mengalami kisah nyata: Sehari dapat duit Rp. 20 juta!

Seminggu kemudian, bertepatan di hari guru, 25 Nopember 2009, saya kembali mendapatkan hadiah uang cash Rp. 4.000.000, – sebagai juara pertama lomba blog dari pusat bahasa. Bahagia rasanya.

dikutip dari Om Jay
----------------------------
Baca artikel berikutnya di www.rejekinet.cm/?id=ahyan2014

20/04/2014

REZEKI TAK TERDUGA BAGI YANG MENIKAH

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Lelaki itu bercerita, dia menikahi istrinya saat dia berusia 28 tahun. Usia yang cukup matang bagi seorang lelaki untuk mengaruhi pahit getir kehidupan. Katanya, Hasrat seks dan nafsu hanya menggebu di awal pernikahan.

Setelah itu, yang terpenting adalah kasih sayang. Kasih sayang dalam bentuk cerita dan berbagi pengalaman. Mereka biasa melakukannya di tempat tidur menjelang tidur. Atau, saat menonton televisi.

Cerita tentang mereka berdua; mengenang kejadian-kejadian masa lalu pada masa-masa pertama kali berkenalan. Hal yang kerapkali membuat mereka saling menertawakan diri. Bahagia.

Lelaki itu sebenarnya bukan dari keluarga kaya. Orangtuanya juga bukan orang yang berada. Saat memutuskan menikah, penghasilannya pun tidak cukup besar. “Lebih besar dari gajimu sekarang, Lid,” katanya padaku. (aku memperoleh 1.25jt dari kantor saat ini).

Tapi, dia nekad saja. Apalagi, 'pacar'nya itu menantangnya untuk datang menemui orangtuanya jika memang benar-benar mencintainya. “Nek sampean bener-bener cinta aku, yo sampean jaluk nang wong tuwoku,” katanya saat itu.

Sempat bimbang, tapi dia memutuskan untuk maju saja. Ia datang sendirian ke rumah orangtua si cewek. Menyatakan maksudnya untuk menikahi putri mereka.

Kedua orangtuanya sempat meragukan lelaki itu. Putri mereka masih kuliah semester satu, sementara sang lelaki hanya berpenghasilan pas-pasan. Tidak punya rumah lagi.

“Mau kamu kasih makan apa anakku?” kata orangtua si perempuan ragu.

“Saya masih punya tabungan sisa-sisa kemarin kok, Pak,” jawab lelaki itu sedikit berbohong. Dia mengaku padaku, saat itu dia tidak punya tabungan sama sekali. Tapi, demi meyakinkan orangtua si perempuan dia harus sedikit berbohong.

Setelah menikah, istrinya yang saat itu baru berumur 23 dan duduk semester 3 kuliah, diboyongnya. Uang kuliah dan biaya sehari-hari, dia yang menanggungnya.

Masih dengan penghasilan yang minim dan pas-pasan. Saat itu, ayahnya tidak memberikannya saku sepeser pun. Tapi, alhamdulillah, kakeknya memberinya Rp 2 juta. Uang dari kakeknya itulah yang dibuatnya untuk membayar sewa kontrakan di Surabaya. Ia mulai lebih giat bekerja dan menabung dari sebelumnya.

Kondisinya masih serba seadanya. Tak ada almari, tak ada kasur, tak ada peralatan dapur, apalagi televisi di kontrakan tersebut. Untuk alas tidur pun, dia belum punya dan belum sanggup membelinya saat itu.

Seketika itu pikirannya langsung teringat pada seorang temannya. Dimintanya temannya itu untuk meminjamkan sebuah karpet untuk alas tidur. “Alhamdulillah, walau belum bisa tidur di kasur, kami sudah punya alas,” terangnya.

Keadaan tersebut berjalan cukup lama hingga anak pertama lahir. Saat itu, rezekinya mulai mengalir. Dia mendapat pekerjaan lain. Ia punya dua pekerjaan. Ia mulai bisa membelikan televisi buat istrinya yang kesepian di rumah. Membelikannya kasur, juga membeli perlengkapan rumah tangga lainnya.

Suatu ketika, dia dapat rezeki uang sebesar 25 juta. Pada saat yang sama, seorang temannya punya uang yang lebih besar. Temannya itu mengajaknya untuk membeli mobil.

“Beli mobil yuk, biar bisa buat jalan-jalan dengan teman-teman,” ajak temannya itu padanya.

“Enggak. Aku mau beli rumah dulu,” jawabnya.

“Ahh … beli rumah gampang, nanti-nanti aja,” temannya itu masih kukuh pengen beli mobil.

Dengan uang seadanya, dia mulai mengkredit sebuah rumah type 36 di sebuah perumahan seharga Rp 80 juta. Dengan DP 20 juta. Bayar bulanannya Rp 750 ribu.

Rumah itu sekarang ditaksir seharga Rp 250 juta. Alhamdulillah, meski harus ngempet dan nabung-nabung, dia masih bisa bertahan meneruskan cicilan rumah itu hingga saat ini. Cicilannya pun tinggal 2 tahun. “Dalam berumah tangga yang penting itu rumah dulu. Kecil-kecil, jelek-jelek gak apa-apa. Kalau suatu saat nanti, ada duit, bisa direnovasi lagi,” pesannya.

Beberapa tahun kemudian, temannya yang memilih untuk membeli mobil itu datang padanya. Dia menawarkan mobil yang dibelinya. Dia menyesal sampai kini punya 3 orang anak, tetap saja ngontrak rumah.

Terakhir dia berpesan, orang menikah itu selalu ada rezekinya. Dan, kita tidak pernah menyangka sebelumnya.

Wallahu’alam bishshawab, .... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
dikutip dari qolbu hidayat
----------------------
Baca artikel berikutnya di www.rejekinet.cm/?id=ahyan2014

20/04/2014

Rezeki Itu Tak Pernah Terduga






Rate This


“Bila kita masih bisa menebak rejeki yang datang kepada kita secara akurat, itu berarti kita perlu segera meng-upgrade keimanan kita.”

Berapa penghasilan Anda bulan ini? Berapa penghasilan Anda bulan depan? Apakah Anda bisa menebaknya secara akurat?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut mengingatkan saya saat menunaikan ibadah haji pada tahun 2006. Tepatnya, ketika pembimbing haji kami Profesor Didin Hafidhuddin berkata, “Orang-orang yang imannya kuat rejekinya akan datang dari arah yang tak terduga-duga. Jadi bila kita masih bisa menebak rejeki yang datang kepada kita secara akurat, itu berarti kita perlu segera meng-upgrade keimanan kita.”

Ingatlah rejeki itu misteri, yang tahu persis cara kerjanya tentu hanya Sang Mahapemberi Rejeki. Dia memberi tahu melalui kitabnya bahwa rejeki akan datang berlimpah justeru ketika kita banyak memberi.

Sekarang coba Anda jawab pertanyaan ini, “Sebutkan tiga pengeluaran utama dari penghasilan Anda?” Adakah alokasi memberi untuk orang lain yang benar-benar membutuhkan? Atau semua digunakan untuk memuaskan keinginan pribadi?

Mungkin sebagian Anda ada yang berkata, “Untuk diri sendiri saja susah kok harus ngasih orang lain.” Ya, itu logika kita. Padahal rejeki datang dan perginya sering tidak pakai logika. Maka tak usah heran bila ada tukang becak bisa menyekolahkan anaknya hingga menjadi dokter di Jogyakarta. Tetapi banyak juga kita temui orang yang sudah bekerja ngos-ngosan hasilnya hanya pas-pasan dan sibuk membayar berbagai tagihan.

Rejeki juga akan datang tanpa diduga bila kita memperbaiki hubungan dengan sesama. Menambah sahabat dan saudara serta menyambungkan tali persaudaraan dengan saudara yang memutuskannya. Hubungan dengan sesama yang paling utama tentunya dengan orang tua kita. Perbaikilah hubungan Anda dengan mereka dan jadikan mereka sebagai prioritas untuk Anda bahagiakan.

Hubungan baik dengan orang tua bukan hanya sekedar mencium tangan dan tinggal satu rumah bersama mereka. Membuat mereka bangga memiliki anak seperti Anda juga termasuk membina hubungan baik dengan orang tua. Selalu mendoakan pada setiap kesempatan, mendengarkan dan menghormati semua pendapatnya juga wujud hormat kepada mereka.

Percayalah, mendapat rejeki dari arah yang tak diduga-duga itu mengasyikkan dan membuat hidup semakin hidup. Selamat berlomba melakukan berbagai aktivitas yang menyebabkan rejeki datang tanpa diduga-duga.



Disepelekan Tapi Menyelamatkan

Masih ingat kisah tentang Nabi Nuh? Saat ia menjalankan perintah Allah untuk membuat kapal banyak kaumnya yang mengolok-ngolok dan menghinanya. Ada yang berkata, “Wahai Nuh! Bukankah menurut pengakuanmu, engkau seorang Nabi dan Rasul? Mengapa engkau sekarang menjadi tukang kayu dan membuat perahu?” Ada p**a yang mengejek, “Kamu pasti sudah gila membuat perahu di tempat yang jauh dari air.”

Walau diejek, dicaci dan dihina Nabi Nuh tidak mempedulikan. Dia tetap menjalankan perintah-Nya dengan penuh kesungguhan. Singkat cerita, kapal besar itu pun selesai dibuat. Tidak lama kemudian, turunlah hujan lebat selama 40 hari 40 malam. Banjir besar menenggelamkan semua orang dan hewan ternak, tidak ada yang selamat kecuali yang ikut naik di atas kapal Nabi Nuh.

Pelajaran apa yang bisa kita petik? Pertama, ide atau gagasan yang disepelekan dan dihina orang saat ini, boleh jadi itulah yang menyelamatkan hidup Anda di masa yang akan datang. Banyak ide-ide bisnis yang awalnya disepelekan beberapa tahun kemudian tumbuh menggurita menjadi bisnis kelas dunia.

Teh botol dan air mineral dalam kemasan adalah dua produk yang sering menjadi contoh. Dulu banyak yang berkata, “Harga air minum kok lebih mahal dari bensin, pasti tidak akan laku.” Tapi coba lihat sekarang, hampir di semua toko makanan, bahkan di pinggiran jalan, selalu tersedia teh botol dan air minum dalam kemasan.

Contoh lain, sahabat saya Rangga Umara sukses mengubah paradigma tentang lele. Dulu pecel lele hanya dijual di warung tenda pinggir jalan. Sekarang, Anda bisa menikmati pecel lele di ruangan nyaman ber-AC dan disajikan dengan berbagai rasa. Saya adalah salah satu pelanggan tetapnya. Sang pemilik Pecel Lele Lela itu kini sudah memiliki puluhan outlet di berbagai tempat.

Pelajaran kedua, ikutilah perintah Allah maka Anda akan selamat. Semua orang yang mengikuti Nabi Nuh untuk masuk ke dalam kapal dia selamat. Perahu Nabi Nuh ibarat perintah-Nya, siapa yang berpegang teguh kepada-Nya maka dia akan selamat.

Sungguh ilmu dan pengetahuan kita amatlah terbatas. Banyak hal yang menurut kita baik padahal itu buruk menurut-Nya. Sebaliknya, banyak hal yang menurut kita buruk tetapi itu baik menurut-Nya. Agar kita tidak salah, berpegang teguhlah pada perintah-Nya karena Dia Yang Maha Tahu.

Jadi, teruslah mencari dan membuat ide-ide brilian dalam kehidupan. Boleh jadi saat ini orang menertawakan ide Anda. Namun bila Anda yakin dan senang melakukannya, maka lakukanlah. Hanya saja, Anda harus memastikan bahwa ide Anda tidak bertentangan dengan perintah-Nya. Dengan paradigma ini, hidup Anda akan terjaga di masa yang akan datang dan masa setelah kehidupan dunia.

(Salam SuksesMulia!)

[dari Tabloid Alhikmah Edisi 71, rubri tetap mas Jamil Azzaini]
---------------------
Baca artikel berikutnya di www.rejekinet.cm/?id=ahyan2014

20/04/2014

PELAYAN DAPAT REJEKI NOMPLOK SEHARGA 1 MOBIL

Entah apa yang diimpikan Greg Rubar, seorang pelayan restoran di bilangan Houston, Amerika Serikat. Namun yang pasti, pelayan yang satu ini benar-benar sangat beruntung ketika mendapatkan sepasang pelanggan dermawan yang memberikan uang tips seharga satu mobil.
Seperti yang dilaporkan oleh Huffingtonpost, Greg Rubar dibuat syok dan menitikkan air mata haru setelah sepasang suami istri memberinya uang tips sebesar USD 5.000 (Rp 50 jutaan), pada Sabtu lalu (04/06/2012).

Kedua pasangan itu selama ini dikenal sebagai pelanggan reguler restoran D'Amico's Italian Market Cafe, tempat Ruber bekerja selama 16 tahun terakhir. Mereka pun menjadi pelanggan tetap yang sering dilayani oleh Rubar.

Saat keduanya mengetahui mobil Rubar mengalami musibah akibat badai, keduanya merasa perihatin. Menurut laporan harian Houston Examiner, ayah satu anak ini mengalami kesulitan transportasi semenjak mobilnya hancur diterjang badai. Belakangan ia harus bersusah payah meminjam mobil dari sesama rekan pegawai atau menumpang taksi yang dikenalnya untuk bekerja.

Mendengar kisah itu, sang pelanggan rupanya menaruh simpati. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengurangi bebannya, kedua pasangan itu meninggalkan uang tips sebesar USD 5.000 di lembar tagihan mereka yang totalnya hanya berjumlah USD 26,95 (Rp 250 ribuan). Keduanya lalu menyuruh Rubar untuk membeli sebuah mobil baru.
-----------------------------
SILAHKAN BACA JUGA Solusi Kongkrit Sumber Rejeki Anda di sini
www.rejekinet.com/?id=ahyan2014

20/04/2014

KISAH NYATA : REZEKI NOMPLOK TAK TERDUGA,
BUAH DARI KESABARAN DAN KEIKHLASAN

Ditengah gemuruhnya kota, ternyata Riyadh menyimpan banyak kisah. Kota ini menyimpan rahasia yang hanya diperdengarkan kepada telinga dan hati yang mendengar. Tentu saja, Hidayah adalah kehendak NYA dan Hidayah hanya akan diberikan kepada mereka yang mencarinya.
Ada sebuah energi yang luar biasa dari cerita yang kudengar beberapahari yang lalu dari sahabat Saya mengenal banyak dari mereka, adabeberapa dari Palestina, Bahrain, Jordan, Syiria, Pakistan, India, Srilanka dan kebanyakan dari Mesirdan Saudi Arabia sendiri. Ada beberapa juga dari suku Arab yang tinggal dibenua Afrika. Salah satunya adalah teman dari Negara Sudan, Afrika.
Saya mengenalnya dengan nama Ammar Mustafa, dia salah satu Muslim kulit hitam yang juga kerja di Hotel ini.
Beberapa bulan ini saya tidak lagi melihatnya berkerja.
Biasanya saya melihatnya bekerja bersama pekerja lainnya menggarap proyek bangunan di tengah terik matahari kota Riyadh yang sampai saat ini belum bisa ramah dikulit saya.
Hari itu Ammar tidak terlihat. Karena penasaran, saya coba tanyakan kepada Iqbal tentang kabarnya.
“Oh kamu tidak tahu?” Jawabnya balik bertanya, memakai bahasa Ingris khas India yang bercampur dengan logat urdhu yang pekat.
“Iyah beberapa minggu ini dia gak terlihat di Mushola ya?” Jawab saya.
Selepas itu, tanpa saya duga iqbal bercerita panjang lebar tentang Ammar. Dia menceritakan tentang hidup Ammar yang pedih dari awal hingga akhir, semula saya keheranan melihat matanya yang menerawang jauh. Seperti ingin memanggil kembali sosok teman sekamarnya itu.
Saya mendengarkan dengan seksama.
Ternyata Amar datang ke kota Riyadh ini lima tahun yang lalu, tepatnya sekitar tahun 2004 lalu.
Ia datang ke Negeri ini dengan tangan kosong, dia nekad pergi meninggalkan keluarganya di Sudan untuk mencari kehidupan di Kota ini. Saudi arabia memang memberikan free visa untuk Negara Negara Arab lainnya termasuk Sudan, jadi ia bisa bebas mencari kerja disini asal punya Pasport dan tiket.
Sayang, kehidupan memang tidak selamanya bersahabat.
Do’a Ammar untuk mendapat kehidupan yang lebih baik di kota ini demi keluarganya ternyata saat itu belum terkabul. Dia bekerja berpindah pindah dengan gaji yangsangat kecil, uang gajinya tidak sanggup untuk membayar apartemen hingga ia tinggal di apartemen teman temannya.
Meski demikian, Ammar tetap gigihmencari pekerjaan.
Ia tetap mencari kesempatan agar bisa mengirim uang untuk keluarganya di Sudan.
Bulan pertama berlalu kering, bulan kedua semakin berat…
Bulan ketiga hingga tahun tahun berikutnya kepedihan Ammar tidakkunjung berakhir..
Waktu bergeser lamban dan berat, telah lima tahun Ammar hidup berpindah pindah di Kota ini. Bekerja dibawah tekanan panas matahari dan suasana Kota yang garang.
Tapi amar tetap bertahan dalam kesabaran.
Kota metropolitan akan lebih parahdari hutan rimba jika kita tidak tahu caranya untuk mendapatkan uang, dihutan bahkan lebih baik. Di hutan kita masih bisa menemukan buah buah, tapi di kota? Kota adalah belantara penderitaan yangakan menjerat siapa saja yang tidak mampu bersaing.
Riyadh adalah ibu kota Saudi Arabia. Hanya berjarak 7 jam dari Dubai dan 10 Jam jarak tempuh dengan bis menuju Makkah. Dihampir keseluruhan kota ini tidak ada pepohonan untuk berlindung saat panas. Disini hanya terlihat kurma kurma yang berbuahsatu kali dalam setahun..
Amar seperti terjerat di belantara Kota ini. Pulang ke suddan bukan pilihan terbaik, ia sudah melangkah, ia harus membawa perubahan untuk kehidupan keluarganya di negeri Sudan. Itu tekadnya.
Ammar tetap tabah dan tidak berlepas diri dari keluarganya. Ia tetap mengirimi mereka uang meski sangat sedikit, meski harus ditukar dengan lapar dan haus untuk raganya disini.
Sering ia melewatkan harinya dengan puasa menahan dahaga dan lapar sambil terus melangkah, berikhtiar mencari suap demi suap nasi untuk keluarganya di Sudan.
Tapi Ammar pun Manusia. Ditahun kelima ini ia tidak tahan lagi menahan malu dengan teman temannya yang ia kenal, sudah lima tahun ia berpindah pindah kerja dan numpang di teman temannya tapi kehidupannya tidak kunjung berubah.
Ia memutuskan untuk p**ang ke Sudan. Tekadnya telah bulat untuk kembali menemui keluarganya, meski dengan tanpa uang yang ia bawa untuk mereka yang menunggunya.
Saat itupun sebenarnya ia tidak memiliki uang, meski sebatas uang untuk tiket p**ang. Ia memaksakandiri menceritakan keinginannya untuk p**ang itu kepada teman terdekatnya. Dan salah satu teman baik amar memahaminya ia memberinya sejumlah uang untuk beli satu tiket penerbangan ke Sudan.
Hari itu juga Ammar berpamitan untuk pergi meninggalkan kota ini dengan niat untuk kembali ke keluarganya dan mencari kehidupan di sana saja.
Ia pergi ke sebuah Agen di jalan Olaya- Riyadh, utuk menukar uangnya dengan tiket. Sayang, ternyata semua penerbangan Riyadh-Sudan minggu ini susah didapat karena konflik di Libya, Negara tetangganya. Tiket hanya tersedia untuk kelas executive saja.
Akhirnya ia beli tiket untuk penerbangan minggu berikutnya.
Ia memesan dari saat itu supaya bisa lebih murah. Tiket sudah ditangan, dan jadwal terbang masih minggu depan.
Ammar sedikit kebingungan dengan nasibnya. Tadi pagi ia tidaksarapan karena sudah tidak sanggup lagi menahan malu sama temannya, siang inipun belum ada celah untuk makan siang. Tapi baginya ini bukan hal pertama. Ia hampir terbiasa dengan kebiasaan itu.
Adzan dzuhur bergema .. Semua Toko Toko, Supermarket, Bank, dan Kantor Pemerintah serentak menutup pintu dan menguncinya. Security Kota berjaga jaga di luar kantor kantor, menunggu hingga waktu Shalat berjamaah selesai.
Ammar tergesa menuju sebuah masjid di pusat kota Riyadh.
Ia mengikatkan tas kosongnya di pinggang, kemudian mengambil wudhu.. memabasahi wajahnya yang hitam legam, mengusap rambutnya yang keriting dengan air.
Lalu ia masuk mesjid. Shalat 2 rakaat untuk menghormati masjid. Ia duduk menunggu mutawwa memulai shalat berjamaah.
Hanya disetiap shalat itulah dia merasakan kesejukan, Ia merasakan terlepas dari beban Dunia yang menindihnya, hingga hatinya berada dalam ketenangan ditiap menit yang ia lalui.
Shalat telah selesai. Ammar masih bingung untuk memulai langkah. Penerbangan masih seminggu lagi.
Ia diam.
Dilihatnya beberapa mushaf al Qur’an yang tersimpan rapi di pilar pilar mesjid yang kokoh itu. Ia mengmbil salah satunya, bibirnya mulai bergetar membaca taawudz dan terus membaca al Qur’an hingga adzan Ashar tiba menyapanya.
Selepas Maghrib ia masih disana. Beberapa hari berikutnya, Ia memutuskan untuk tinggal disana hingga jadwal penerbangan ke Sudan tiba.
Ammar memang telah terbiasa bangun awal di setiap harinya.
Seperti pagi itu, ia adalah orang pertama yang terbangun di sudut kota itu. Ammar mengumandangkan suara indahnya memanggil jiwa jiwa untuk shalat, membangunkan seisi kota saat fajar menyingsing menyapa Kota.
Adzannya memang khas. Hingga bukan sebuah kebetulan juga jika Prince (Putra Raja Saudi) di kota itu juga terpanggil untuk shalat Subuh berjamaah disana.
Adzan itu ia kumandangkan disetiap pagi dalam sisa seminggu terakhirnya di kota Riyadh.
Hingga jadwal penerbanganpun tiba. Ditiket tertulis jadwal penerbangan ke Sudan jam 05:23am, artinya ia harus sudah ada di bandara jam 3 pagi atau 2 jam sebelumnya.
Ammar bangun lebih awal dan pamit kepada pengelola masjid, untuk mencari bis menuju bandara King Abdul Azis Riyadh yang hanya berjarak kurang dari 30 menit dari pusat Kota.
Amar sudah duduk diruang tunggu dibandara, Penerbangan sepertinyasedikit ditunda, kecemasan mulai meliputinya. Ia harus p**ang kenegerinya tanpa uang sedikitpun, padahal lima tahun ini tidak sebentar, ia sudah berusaha semaksimal mungkin.
Tapi inilah kehidupan, ia memahami bahwa dunia ini hanya persinggahan. Ia tidak pernah inginmencemari kedekatannya dengan Penggenggam Alam semesta ini dengan mengeluh. Ia tetap berjalan tertatih memenuhi kewajiban kewajibannya, sebagai Hamba Allah, sebagai Imam dalam keluarga dan ayah buat anak anaknya.
Diantara lamunan kecemasannya, ia dikejutkan oleh suara yang memanggil manggil namanya.
Suara itu datang dari speaker dibandara tersebut, rasa kagetnya belum hilang Ammar dikejutkan lagi oleh sekelompok berbadan tegap yang menghampirinya.
Mereka membawa Ammar ke mobiltanpa basa basi, mereka hanya berkata “Prince memanggilmu”.
Ammarpun semakin kaget jika ia ternyata mau dihadapkan dengan Prince. Prince adalah Putra Raja, kerajaan Saudi tidak hanya memiliki satu Prince. Prince dan Princess mereka banyak tersebar hingga ratusan diseluruh jazirah Arab ini. Mereka memilii Palace atau Istana masing masing.
Keheranan dan ketakutan Ammar baru sirna ketika ia sampai di Mesjid tempat ia menginap seminggu terakhir itu, disana pengelola masjid itu menceritakan bahwa Prince merasa kehilangan dengan Adzan fajar yang biasa ia lantunkan.
Setiap kali Ammar adzan prince selalu bangun dan merasa terpanggil .. Hingga ketika adzan itu tidak terdengar, Prince merasa kehilangan. Saat mengetahui bahwa sang Muadzin itu ternyata p**ang kenegerinya. Prince langsung memerintahkan pihak bandara untuk menunda penerbangan dan segera menjemput Ammar yang saat itu sudah mau terbang untuk kembali ke Negerinya.
Singkat cerita, Ammar sudah berhadapan dengan Prince.
Prince menyambut Ammar dirumahnya, dengan beberapa pertanyaan tentang alasan kenapa ia tergesa p**ang ke Sudan.
Amarpun menceritakan bahwa ia sudah lima tahun di Kota Riyadh ini dan tidak mendapatkan kesempatan kerja yang tetap serta gaji yang cukup untuk menghidupi keluarganya.
Prince mengangguk nganguk dan bertanya: “Berapakah gajimu dalam satu bulan?”
Ammar kebingungan, karena gaji yang ia terima tidak pernah tetap. Bahkan sering ia tidak punya gaji sama sekali, bahkan berbulan bulan tanpa gaji dinegeri ini.
Prince memakluminya. Beliau bertanya lagi: “Berapa gaji paling besar dalam sebulan yang pernah kamu dapati?”
Dahi Ammar berkerut mengingat kembali catatan hitamnya selama lima tahun kebelakang. Ia lalu menjawabnya dengan malu: “Hanya SR 1.400″, jawab Ammar.
Prince langsung memerintahkan sekretarisnya untuk menghitung uang. 1.400 Real itu dikali dengan 5tahun (60 bulan) dan hasilnya adalah SR 84.000 (84 Ribu Real = Rp. 184. 800.000). Saat itu juga bendahara Prince menghitung uangdan menyerahkannya kepada Amar.
Tubuh Ammar bergetar melihat keajaiban dihadapannya.
Belum selesai bibirnya mengucapkan Al Hamdalah,
Prince baik itu menghampiri dan memeluknya seraya berkata:
“Aku tahu, cerita tentang keluargamu yang menantimu di Sudan. Pulanglah temui istri dan anakmu dengan uang ini. Lalu kembali lagi setelah 3 bulan. Saya siapkan tiketnya untuk kamu dan keluargamu kembali ke Riyadh. Jadilah Bilall dimasjidku.. dan hiduplah bersama kami di Palace ini”
Ammar tidak tahan lagi menahan air matanya. Ia tidak terharu dengan jumlah uang itu, uang itu memang sangat besar artinya di negeri Sudan yang miskin. Ammar menangis karena keyakinannya selama ini benar, Allah sungguh sungguh memperhatikannya selama ini, kesabarannya selama lima tahun ini diakhiri dengan cara yang indah.
Ammar tidak usah lagi membayangkan hantaman sinar matahari disiang hari yang mengigit kulitnya. Ammar tidak usah lagi memikirkan kiriman tiap bulan untuk anaknya yang tidak ia ketahui akan ada atau tidak.
Semua berubah dalam sekejap!
Lima tahun itu adalah masa yang lama bagi Ammar.
Tapi masa yang teramat singkat untuk kekuasaan Allah.
Nothing Imposible for Allah,
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah..
Bumi inipun Milik Allah, ..
Alam semesta, Hari ini dan Hari Akhir serta Akhirat berada dalam Kekuasaan Nya.
Inilah buah dari kesabaran dan keikhlasan.
Ini adalah cerita nyata yang tokohnya belum beranjak dari kota ini, saat ini Ammar hidup cukup dengan sebuah rumah di dalam Palace milik Prince. Ia dianugerahi oleh Allah di Dunia ini hidup yang baik, ia menjabat sebagai Muadzin di Masjid Prince Saudi Arabia di pusat kota Riyadh.
Subhanallah…
Seperti itulah buah dari kesabaran.
“Jika sabar itu mudah, tentu semua orang bisa melakukannya.
Jika kamu mulai berkata sabar itu ada batasnya, itu cukup berarti pribadimu belum mampu menetapi kesabaran karena sabar itu tak adabatasnya. Batas kesabaran itu terletak didekat pintu Syurga dalam naungan keridhaan Nya”.
“Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar”. (Al Fushilat 35)
Allahuakbar!
Maha Benar Allah dengan segala Firman Nya …
Wallahua’lam bish Shawwab ….

------------------------
SILAHKAN BACA JUGA Solusi Kongkrit Sumber Rejeki Anda di sini
www.rejekinet.com/?id=ahyan2014

Address

BOPONGAN PANDEYAN BANGUNHARJO SEWON BANTUL
Bantul
55187

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Peluang 200rb/ hari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share