Aneka kue khas Banyuwangi

Aneka kue khas Banyuwangi Dengan kemajuan jaman,jangan sampai aneka makanan,budaya,jajanan,kue dan yang lain jangan sampai punah dari tanah tumpah darah ini.

in Kampong Tettelan op onderneming Kali Klattak bij Klatak bij Banjoewangi 1925
17/11/2017

in Kampong Tettelan op onderneming Kali Klattak bij Klatak bij Banjoewangi 1925

gending byianyuwangai lawas era 1980 an
05/11/2017

gending byianyuwangai lawas era 1980 an

Ulan andung andung lagu asli karya musisi asal bumi blambangan ,menggambarkan tentang laki laki yang patah hati

01/11/2017

janger new sastra dewa live show di pandan genteng , 07-2017 di hajatan Bpk Tohit ,dengan lakon "MEKARE KEMBANG JOYO KUSOMO" nomer CS Jnger NSD HP/WA 0821414...

Awal mula Banyuwangi
12/08/2017

Awal mula Banyuwangi

cikal bakal banyuwangi berada di Rowo bayu,songgon.

https://youtu.be/5enDpr9Rm9g
07/08/2017

https://youtu.be/5enDpr9Rm9g

di tempat sini berjajar mulai dari ,Bakso super,hotel asri ,bakso malang,Dr.Agung spesialis anak,dokter gigi Eko,ADIRA dan Jual beli Burung.

Mengenang Aktor Soendjoto Adibroto Kelahiran Banyuwangi.Dahulu Siapa yang tak kenal Tokoh ini, Sering Memainkan Tokoh an...
07/07/2017

Mengenang Aktor Soendjoto Adibroto Kelahiran Banyuwangi.

Dahulu Siapa yang tak kenal Tokoh ini, Sering Memainkan Tokoh antagonis Soendjoto Adibroto adalah Aktor Kelahiran Banyuwangi 24 Maret 1930.Nama asli Beliau adalah Raden Pandji Soendjoto .Tinggal di dusun Semalang Sumbersari Kec.Srono Banyuwangi.

Setelah Tamat Pendidikan SMA di banyuwangi ,dilanjutkan di Akademi Seni Drama dan Film Indonesia di Jogya, kemudian sebagai pendengar ATNI di Jakarta. Sebelum ke film Soendjoto dikenal sebagai pemain drama. Ia pernah mendapat gelar sebagai pemain terbaik pria di Surabaya melalui"Kerja Darah" (1956).

Terjun ke dunia film sejak 1958, Soendjoto adalah pemain pembantu dan pembantu sutradara dalam film "Tjambuk Api" (1958). Dalam film "Djendral Kantjil" (1958), "Asrama Dara" (1958) ia sebagai pembantu pimpinan unit.Penyutradaraan film dilakukannya pada tahun 1963 dalam film "Tangan Tangan Kotor".Dalam FFA ke III (1964), film ini dinyatakan sebagai film terbaik (mendapat piala "Bandung Award") dan piala "Lumumba Award" (sebagai skenario terbaik).Film-filmnya "Bulan Bukan Perawan" (1975), "Jalur Penang" (78), "Janur Kuning" (79) dll.Diluar film pernah sebagai Manager Stage and Show di LCC Night Club (1970).

Filmography
1991 Perawan metropolitan
1989 Istana kecantikan
1988 Brahma manggala
1988 Ratu buaya putih
1987 Samson dan Delilah
1984 Di luar batas
1983 Lara jonggrang
1983 Perkawinan nyi blorong
1983 Tujuh wanita dalam tugas rahasia
1982 Warok singo kobra
1961 Pedjuang
1958 Tjambuk api

SEJARAH SINGKAT MUSIK KENDANG KEMPUL BANYUWANGISebenarnya yang mengawali Orkes dangdut berbahasa Using yaitu Fatrah Abal...
03/04/2017

SEJARAH SINGKAT MUSIK KENDANG KEMPUL BANYUWANGI

Sebenarnya yang mengawali Orkes dangdut berbahasa Using yaitu Fatrah Abal atau Faturahman Abu Ali [ almarhum ] yang menciptakan Lagu Gelang Alit.Setelah itu sekitar tahun 1970an banyak bermunculan Orkes Dangdut,Ketika itu Namanya Orkes Melayu (OM). OM Mutiara (Kalibaru), OM Pengabdian (Banyuwangi) , OM Tawang Alun (Rogojampi), OM Blambangan (Genteng) dan lain lain.Sebelumnya,Lagu Banyuwangi sering di iringi dengan Gandrung,Angklung kadang Keroncong,Ketika itu ada Group Kroncong Mawar Merah yang Paling terkenal.Setelah itu tenggelam karena ada yang menghubungkan dengan Partai Politik Terlarang.

Awal Tahun 1970an,Semua lagu lagu banyuwangi yang akan Rekaman Harus di sensor dulu oleh Bagian Kesra Pemkab Banyuwangi.Ketika itu dijabat oleh Pak Hasan Ali (Bapak Emilia Contessa),Tidak semua Lagu bisa masuk rekaman Karena ada pertimbangan Mutu dan isi.Selain itu ada yang Mensensor secara Politik yaitu Pasi Intel Kodim Banyuwangi,Terutama lagu lagu Ciptaan orang orang yang terlibat di underbow PKI.Waktu itu Pak Hasan Ali Sering Berdebat dengan Orang Kodim,Sebab penciptanya di anggap Orang LEKRA.Tapi Pak Hasan ali yakin isinya tidak ada kaitan dengan Politik.Akhirnya bisa ikut Rekaman dengan Jaminan Pak Hasan Ali Almarhum.Kalau Secara Kwalitas Pasti lebih berbobot lagu lagu yang penciptanya orang orang yang di Cap Bekas LEKRA tadi.Seperti M Arif, BS Noerdian, Indro Wilis, Andang CY dll.

Setelah itu lagu lagu Banyuwangi mulai di tinggalkan,Kemudian Muncul antara awal tahun Akhir 1979 sampai awal 1980an. Kendang Kempul yang di pelopori OM ARBAS (Arek Banyuwangi Selatan) dari Genteng, pimpinan B**g Sutrisno.Artis yang terkenal kala itu Sumiyati dan Alif.s.Lagu lagunya Enak di dengar tidak seperti lagu lagu lama yang kental dengan nilai sastranya. Perubahan yang dilakukan ARBAS ini,Masuknya Kendang (Lanang) dan Kempul (Kenung dua) dan Klucing (triangle).Ketiga Tabuhan tersebut memang menjadi inti pengiring di kesenian Gandrung,Orang yang biasa memainkan Kluncing dan kempul Harus Mengerti Masuknya Kendang tadi. Gending-gending yang terkenal antara lain “Isun Lamaran” (Sumiyati), Ketemu Maning (Alif S) yang dibuka dengan Ucapan “Assalamu’alaikum ……”.

Ketika itu banyak bermunculan Kelompok kelompok Musik yang sedikit Banyak ‘terispirasi’ dengan Kendang Kempulnya Arbas itu. Yuliatin membawakan dengan Angklung Kayu (Gambang), kendangnya kadang agak Njawa-Barati (Jaipongan). Terus Mbok Koesniah dengan Angklung Modern, meskipun tidak seperti Arbas. Rekamanya Permata Record. Kalau tidak salah.lagu Mbok Koesniah yang terkenal “Isuk-isuk wis wayahe/ Embah nginang seru enake…..” Setelah itu, gending Banyuwangi agak sepi. Lalu Keluar rekaman di jamanya Bupati Samsul Hadi, musiknya sudah campur dengan Kuntulan. Lagunya Umbul-Umbul Blambangan. Sebelumnya Mbok Emelia juga rekaman, “Tanah kelahiran. Semua itu Masih berbentuk Pita kasset.

Nah perkembangan agak revolosioner setelah Keluar kelompok POB golongan Catur Arum, ini memang beda dengan musik sebelumnya. Garapan syair lagu lagunya agak sastrawi, Apalagi musiknya bisa mengabungakan antara diatonic dan pentatonic. Sebelumnya musik-musik Banyuwangi kebanyakan mengunakan nada pentatonic. Nah, semangat wilayah antara tahun 1990-an ini mulai muncul lagi. Kalau Catur dengan POB nya mewakili wilayah Banyuwangi Kota, Kemudian muncul Rollas (Rogojampi), Omprock (Temeguruh) dan Kemudian kelompok anak anak Jajag yang mewakili daerah Banyuwangi Selatan, Sebelumnya diwakili OM Blambangan dan Arbas Group (Genteng). Group-group baru yang disebut iku tadi, insyaalloh isi lagunya bisa diandalkan. Kecuali group anak Jajag yang dahulu pernah mendapat protes dan dicekal oleh KPID Jatim lagunya yang berjudul Roti Sigar Tengah dan Pecah Duren. Sumber tulisan@ Hasan Sentot translate dari basa Using.

Address

Banyuwangi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aneka kue khas Banyuwangi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share