15/01/2018
[RENUNGAN BUAT KALIAN YANG MERASA SUPER SIBUK]
Pernah nggak, kegiatanmu terlampau padat sampai terasa tak ada habisnya?
Pernah nggak, seakan-akan masalahmu itu terus beranak hingga tak kunjung selesai?
Produktif? Bagus. Kamu memanfaatkan waktumu (katanya) untuk kebaikan. Untuk manfaat kepada orang-orang. Untuk menjadikan Indonesia lebih maju dan tentram.
Kamu yakin? Bolehkah aku bertanya?
Dalam kesibukanmu itu, sudah berapa kali shalat kau akhirkan atau bahkan kau tinggalkan?
Dalam netmeet tiada henti itu, sudah berapa detik waktu ngajimu hilang?
Dalam kepanitiaanmu yang hebat itu, sudah berapa kali kesempatan dhuha dan tahajudmu termakan? Entah karena lupa atau kecapekan?
Dalam persiapan acara kerenmu itu, sudah berapa banyak waktu yang seharusnya kamu luangkan untuk-Nya, namun terkonversi menjadi untuk dunia?
Perjuanganmu semu! Semua cinta yang kamu curahkan didalamnya, apa saja, itu semua tak bermakna. Jika urusan duniamu seakan merebut waktumu untuk-Nya.
Dunia itu menipu! Ketika kamu mengikutinya, ia tak akan pernah berhenti. Ketika kamu menyelesaikan satu masalahnya, yang lain kerap muncul tanpa henti. Mengerti kan sakitnya digantung? Mengambang tanpa kepastian? Itulah rasanya bervisi dunia!
Teorinya, ketika kita sedang berjalan dalam urusan dunia. Maka kita seharusnya berlari pada urusan akhirat! Bukan sebaliknya. Sibuk di dunia berarti lebih sibuk dengan akhirat. Bukan vice versa! “Tapi kan, semua pengorbanan ini untuk kebaikan..”
Kamu berucap perjuangan untuk memperjuangkan kebaikan. Namun perintah yang Maha Baik saja tidak kamu laksanakan.
Kamu bilang rapatmu untuk lebih banyak memberi kebermanfaatan. Tapi larangan yang Maha Bermanfaat saja kamu abaikan. . .
Klik Like ❤ & TAG 3 orang temanmu @..
Follow .
______________