Darli efendi

Darli efendi Kami menawarkan kemudahan dan kemurahan bertransaksi bayar2 di paytren memiliki kesbek, sedekah, rewal dll

20/09/2018
19/04/2018


Modal Dasar Seorang Pengusaha

Sahabat semua, ternyata kita semua bisa jadi pengusaha, karena modal utama kita sama, yaitu Modal Doa. Bisa jadi ada kawan kita, dalam pandangan kita, yang jadi pengusaha karena kapitalnya atau kemampuan khususnya Modal Doa. Tetapi, sejatinya modal apapun itu, semuanya pasti Allah sumbernya, setuju?

Modal dana, bukankah Allah yang menguasai perbendaharaan langit dan bumi? sungguh Dia menguasai aliran uang.

Modal intelektualitas, bukankah Allah yang menyempurnakan otak kita dan cara kerjanya?

Modal network/jaringan, bukankah Allah sang pembolak-balik hati? Yang merekatkan hati kita satu sama lain?

Ya betul, Allah adalah Pemilik sekaligus sumber apapun yang selama ini kita sebut modal. Lalu, seringkali kita agendakan perjalanan jauh, pertemuan penting, dan sebagainya demi bertemu pemilik modal. Kita harus janjian dulu, pakaian pun ditata rapi, demi bertemu pemilik modal atau relasi bisnis.

Tapi, subhanallah, Allah SWT yang Maha Pemilik Modal itu, ternyata DEKAT sekali dengan kita. Bahkan, kapanpun, tidak perlu arrange agenda khusus, bisa menemuiNya

Mari kita simak Al Baqarah 186. “Dan apabila hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya aku dekat …” Nah, inilah modal terbesar kita, penolong kita yang luar biasa, ALLAH SWT Yang Maha Dekat. Lalu, bagaimana caranya?

Lanjutan ayat tadi, “… Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu”

Itu dia, caranya dengan BERDOA, menyampaikan proposal kita kepada Allah SWT

Panjatkan, “Ya Rabb, Jadikan aku Pengusaha”, dari lubuk hati terdalam.

Panjatkan, “Ya Rabb, Ijinkan bisnis saya berkembang menjadi 10 cabang tahun depan”

Panjatkan, “Ya Rabb, lipatkan omset kami menjadi 100 Milyar”

Sahabat, panjatkan doa lalu kawal doa tersebut sampai tekabul … bagaimana caranya?

Kembali ke lanjutan ayat tadi (Al Baqarah 186), “….. maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintahKu”

Jadi, kawal doa dengan amal shaleh, DISIPLIN shalat tepat waktu, TEKUN puasa sunnah, ISTIQOMAH Tahajud dan Dhuha, dan sebagainya. Lalu tunjukkan bahwa kita serius.
Doa jangan sekali-kali, tapi 7x sehari, ba’da shalat 5 waktu + tahajud dan dhuha.
Pasang Jadwal.

16/04/2018

KERUGIAN BERSELISIH

1. Kalau berselisih dengan pelanggan... walau kita menang... Pelanggan tetap akan lari...

2. Kalau berselisih dengan rekan sekerja... Walau kita menang... Tiada lagi semangat bekerja dalam tim...

3. Kalau berselisih dengan boss... Walau kita menang... Tiada lagi masa depan di tempat itu...

4. Kalau berselisih dengan keluarga... Walau kita menang... Hubungan kekeluargaan akan renggang...

5. Kalau berselisih dengan teman... Walau kita menang... Yang pasti kita akan kekurangan teman...

6. Kalau berselisih dengan pasangan... Walau kita menang... Perasaan sayang pasti akan berkurang...

7. Kalau berselisih dengan siapapun... Walau kita menang... Pada prinsipnya kita kalah...

Yang menang, hanya EGO DIRI SENDIRI Yang tinggi dan naik adalah EMOSI...... Yang jatuh adalah CITRA dan JATI DIRI KITA SENDIRI..... Tidak ada artinya kita menang dalam perselisihan...

Apabila menerima teguran, tidak usah terus melenting atau berkelit, bersyukurlah, masih ada yang mau menegur kesalahan kita... Berarti masih ada yang memperhatikan kita...

Jaga selalu kekompakan dalam kebersamaan... Jaga lisan, perbuatan dan tulisan agar tidak ada hati yang tersakiti.

Semoga kita semua selalu dapat menjaga Ego dan Emosi, dan selalu menjadi manusia yang pandai bersyukur... Aamiin........

Ali bin Abi Tholib berkata :

"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu."

Teruslah melangkah selama engkau berada di jalan yang baik, meski terkadang kebaikan tidak selamanya dihargai.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi siapa yang mau berbuat baik.

Jika datang kepadamu gangguan, jangan berpikir bagaimana cara membalas dengan yang lebih pedih, tapi berpikirlah bagaimana cara membalas dengan yang lebih baik.

Teruslah berdoa dan berikhtiar

Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikutimu.

Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin

Konsultasi & Bimbingan WhatsApp aja ke 👇http://bit.do/Darli_effendipaytren
Insya Allah

16/04/2018

*KETIKA SUAMI BERPENGHASILAN HARAM*

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا

“Siapa yang berpaling dari peringatan yang Aku turunkan, dia akan mendapatkan kehidupan yang sempit…” (QS. Thaha: 124).

Sementara mereka yang bergelut dengan harta haram tidak jauh dari ayat ini.

Daging-daging Bahan Bakar Neraka

Dari Ka’ab bin Ujrah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلَّا كَانَتْ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Tidak ada daging yang tumbuh dari as-suht, kecuali neraka lebih layak baginya.” (HR. Turmudzi 614 dan dishahihkan al-Albani).

Dalam riwayat dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma,

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ ، النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Tidak akan masuk surga, daging yang tumbuh dari as-suht, maka neraka lebih layak baginya.” (HR. Ahmad 14032 dengan sanad jayid sebagaimana keterangan al-Albani).

Dimanakah Anda wahai para kepala keluarga! Halalkah pekerjaan Anda wahai para penanggung jawab nafkah! Jika Anda sangat mengkhawatirkan kesehatan mereka, sudahkah Anda mencemaskan keselamatan daging-daging mereka? Pernahkah Anda mengkhawatirkan anak dan istri Anda ketika mereka makan bara api neraka? Berusahalah mencari yang halal, dan jangan korbankan diri Anda dan tubuh Anda.

Syaikhul Islam mengatakan,

الطَّعَامَ يُخَالِطُ الْبَدَنَ وَيُمَازِجُهُ وَيَنْبُتُ مِنْهُ فَيَصِيرُ مَادَّةً وَعُنْصُرًا لَهُ ، فَإِذَا كَانَ خَبِيثًا صَارَ الْبَدَنُ خَبِيثًا فَيَسْتَوْجِبُ النَّارَ ؛ وَلِهَذَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (كُلُّ جِسْمٍ نَبَتَ مَنْ سُحْتٍ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ) . وَالْجَنَّةُ طَيِّبَةٌ لَا يَدْخُلُهَا إلَّا طَيِّبٌ

Makanan akan bercampur dengan tubuh dan tumbuh menjadi jaringan dan sel penyusunnya. Jika makanan itu jelek maka badan menjadi jelek, sehingga layak untuknya neraka. Karena itulah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, ‘Setiap jasad yang tumbuh dari harta haram, maka neraka layak untuknya.‘ Sementara surga adalah kebaikan, yang tidak akan dimasuki kecuali tubuh yang baik. (Ma’mu’ al-Fatawa, 21:541).

Konsultasi & Bimbingan WhatsApp aja ke👇http://bit.do/Darli_effendipaytren
Insya Allah

16/04/2018

DUHAI,SAHABAT SEJATI.....

Renungilah sejenak pesan ini…

Apakah engkau memiliki banyak sahabat..? Banyak pertemanan..? Berapakah jumlah teman yang engkau miliki..?

5 orang..?
20 orang..?
30 orang..?
Atau 100 orang..?
Atau mungkin 1000 orang..?

Saudaraku, sebanyak apapun teman yang engkau miliki atau yang engkau akrabi tetapi JIKA :

🔴 Tidak ada yang mengajakmu dalam kebaikan.

🔴 Tidak ada yang mengajak serta mengingatkanmu "hijrah" kearah yang lebih baik.

🔴 Tidak ada yang mengajakmu mengenal sunnah-sunnah Nabi shalallahu alaihi wasallam.

🔴 Tidak ada yang mengajakmu berangkat ke kajian untuk menuntut ilmu agama.

🔴 Tidak ada yang mengingatkanmu atau menegurmu untuk sholat.

🔴 Tidak mengajakmu selalu ingat pada Allah....

Jika benar demikian, maka pertemanan kalian itu adalah pertemanan yang semu. Karena teman yang sesungguhnya adalah teman yang selalu mengingatkanmu dan mengajakmu menjadi orang takwa dan dekat dengan Allah taala.

Semua pertemanan yang tidak dilandasi keinginan untuk saling mengingatkan akan Allah akan menjadi sia sia dan bahkan pada akhirnya akan menjadi permusuhan di hari kiamat!

Allah berfirman :

اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ

_"Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa."_ (Az-Zukhruf 67)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata :

_"Bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah, inilah yang kekal selamanya."_ (Tafsir Ibnu Katsir) .

*Persahabatan yang akan kekal sampai hari kiamat adalah persahabatan yang dimana didalamnya ada saling menasehati, saling mengingatkan dalam ketakwaan dan saling mengajak kembali ke jalan Allah*

*Dan itulah persahabatan yang tidak pernah akan ada kerugian didalamnya*

🍃 Allah berfirman :

وَالْعَصْرِ (١) اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ (٢) اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ(٣)

"(1) _Demi masa._
(2) _Sungguh, manusia berada dalam kerugian,_
(3) _KECUALI

Address

Brigjen Katamso Batam
Batam

Telephone

081364407221

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Darli efendi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share