Sehat Tiap Hari

Sehat Tiap Hari Berbagi Tips Dan Info Kesehatan Setiap Hari Pesan Produk Bisa Via Online

24/11/2020

4. Kurangi asupan garam dan gula
Usahakan membatasi penggunaan garam dan bahan-bahan yang mengandung sodium lainnya seperti kecap. Sebagai alternatifnya, Anda bisa menggunakan rempah-rempah untuk menambahkan rasa pada masakan.

World Health Organization juga menganjurkan untuk memakai garam beryodium dan mengonsumsi garam < 5 gram, atau sekitar 1 sendok teh, setiap hari. Kalau ingin makan makanan kemasan atau kalengan, pilihlah produk yang tidak mengandung tambahan gula dan garam.

Makanya, Anda harus teliti saat mengecek label nutrisi pada kemasan produk. Selain itu, WHO juga menganjurkan mengonsumsi gula tambahan sebanyak < 50 gram atau maksimal 4 sendok makan.

Makanan dan minuman tinggi lemak, gula, serta garam yang dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan asupan kalori Anda. Disamping itu, kue kering, keripik kentang, cokelat, dan minuman manis juga memiliki kandungan gizi yang tidak beragam. Bahkan, tidak dibutuhkan oleh tubuh. Karenanya, batasilah konsumsi makanan dan minuman tersebut.

24/11/2020

3. Jangan konsumsi lemak serta minyak berlebihan
Memang, sih, lemak adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Namun, tidak semua lemak itu sehat dan memiliki efek yang positif terhadap tubuh Anda. Ganti sumber lemak jenuh Anda dengan lemak tidak jenuh. Cobalah juga mengukus atau merebus makanan daripada menggorengnya. Tujuannya adalah, untuk membantu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Kurangi makan makanan gorengan, daging merah, dan produk susu tinggi lemak. Sebagai gantinya, tambahkan kacang-kacangan, ayam, ikan berlemak (salmon, tuna, dan lainnya), serta minyak nabati (zaitun, jagung, atau kedelai) ke dalam menu makanan Anda.

Hindari p**a produk daging olahan karena mengandung gula dan garam yang tinggi. Jika masih ingin mengonsumsi susu dan olahannya, pilihlah produk yang low-fat. Batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak trans, misalnya pizza, kentang goreng, ayam goreng tepung, kue, margarin, krim keju, dan selai.

24/11/2020

2. Minum air
Air membantu mengedarkan nutrisi dan komponen-komponen penting dalam darah ke seluruh tubuh. Cairan juga memainkan peran dalam mengatur suhu tubuh, membuang zat-zat sisa, serta melumasi sendi.

Kebutuhan air untuk tiap orang pasti berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, jenis aktivitas, serta kondisi lingkungan. Contohnya saja, seseorang yang beraktivitas di cuaca panas tentunya akan membutuhkan asupan cairan lebih banyak daripada mereka yang hanya bekerja di dalam ruangan.

Sebanyak 20 – 30% sumber cairan dalam tubuh berasal dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Minumlah air sebanyak 8 – 10 gelas setiap hari. Tidak mesti air putih, Anda juga bisa meminum jus buah dan sayuran segar, sup, air lemon, kopi, dan teh. Ingat, sebaiknya Anda jangan mengonsumsi kafein berlebihan, jus dan sirup yang mengandung gula tinggi, serta minuman bersoda.

24/11/2020

1. Makan variasi makanan segar setiap hari
Buah dan sayur mengandung berbagai vitamin, mineral, dan serat, serta zat aktif yang esensial bagi tubuh, khususnya sistem imun. Tetapi, jangan hanya makan buah atau sayuran yang itu-itu saja. Konsumsilah bermacam-macam buah dan sayuran karena kandungannya pun berbeda-beda. Buah dan sayuran beku (atau kering) serta kalengan sama sehatnya dengan jenis yang segar. Asalkan Anda memilih produk buah tanpa kandungan gula tambahan.

Konsumsilah buah-buahan, sayuran, polong-polongan (seperti lentil), kacang-kacangan dan jagung. Biji-bijian dan gandum utuh, seperti oat, millet, dan nasi merah akan membuat Anda kenyang lebih lama. Bonusnya lagi, porsi makanan Anda pun berkurang.

Umbi-umbian, termasuk kentang, yam, taro, dan singkong juga merupakan sumber serat yang sehat untuk Anda. Untuk sumber protein hewaninya, pilihlah daging merah tanpa lemak, ikan, telur, serta susu rendah lemak.

Dikutip dari laman WHO, Anda dianjurkan untuk makan, setidaknya, 5 porsi buah-buahan dan sayuran (sekitar 400 gram), 160 gram produk biji-bijian dari tumbuhan (beans) serta 180 gram biji-bijian utuh per harinya. Sementara itu, daging merah cukup dikonsumsi sebanyak 160 gram setiap 1 – 2 kali seminggu dan daging ayam 2 – 3 kali per minggu.

Catatan penting untuk Anda, sebaiknya jangan memasak sayuran dan buah terlalu lama agar kandungan nutrisinya tidak hilang.

21/11/2020

5. Manfaat Collagen untuk Wajah: Mengatasi Bekas Luka

Memiliki bekas luka di bagian kulit wajah tentu cukup mengganggu. Bahkan dapat membuat kepercayaan diri berkurang. Misalnya saja karena bekas luka akibat jerawat atau juga goresan. Nah, dengan mengandalkan collagen ini bekas luka bisa lebih mudah teratasi secara alami.

Bisa dengan mengonsumsi makanan dengan collagen tinggi atau suplemen collagen. Misalnya bisa dengan mengandalkan buah bluberry, stawberry, tomat, dan sayur-sayuran hijau dan merah. Sumber collagen inilah yang nantinya akan membantu kulit memperbaiki dirinya secara alami dari dalam.

Bahkan collagen juga yang akan merangsang pembentukan jaringan sehat baru. Serta membantu mempercepat proses penyembuhan luka, sehingga kulit wajah bisa sembuh dari luka secara alami lebih cepat tanpa meninggalkan bekas.

21/11/2020

4. Manfaat Collagen untuk Wajah: Mengencangkan Kulit

Memiliki kulit wajah yang menggelambir merupakan pertanda kurangnya collagen dalam kulit. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut. Karena memang tidak ada yang bisa mencegah pertambahan usia. Tetapi kita tetap bisa memperlambat dan meminimalisir dampak dari pertambahan usia ini.

Misalnya saja bisa dengan mengandalkan asupan collagen dari makanan dengan sumber collagen tinggi dan sumplemen collagen. Dengan asupan collagen yang cukup pada tubuh dan kulit, maka kulit wajah akan menjadi lebih kencang. Karena memiliki kulit wajah yang kencang merupakan tanda dari kesehatan kulit yang sempurna. Kepercayaan diri menjadi lebih terjaga dan penampilan menjadi lebih menarik tentunya.

21/11/2020

3. Manfaat Collagen untuk Wajah: Melembabkan

Kandungan collagen ini juga sering digunakan untuk campuran dalam komposisi pelembab. Misalnya saja pada pelembab wajah dan handbody. Hal ini disebabkan karena salah satu manfaat utamanya membantu melembabkan kulit bahkan kulit wajah secara alami.

Memang ada banyak penyebab dari kulit yang tidak lembab atau kering ini. Bahkan juga kulit kering bisa menyebabkan iritasi kalau tetap terus saja dibiarkan. Nah, jadi penting sekali untuk memerhatikan asupan collagen untuk tubuh dan kulit. Bisa dengan mengonsumsi makanan dengan sumber collagen alami atau juga produk suplemen collagen, untuk bisa mengembalikan kelembaban kulit wajah secara alami.

21/11/2020

2. Manfaat Collagen untuk Wajah: Mencerahkan

Memiliki wajah kusam tentu menjadikan kepercayaan diri menjadi semakin berkurang. Banyak wanita yang memilih mengandalkan krim pencerah wajah untuk bisa menyamarkan wajah kusamnya. Padahal dengan collagen, kulit wajah juga bisa menjadi cerah secara alami.

Hal ini disebabkan karena kandungan asam amino dan protein yang terdapat dalam collagen. Asam amino ini sangat baik untuk menjaga lapisan kulit luar agar tetap halus dan sehat. Jika peredaran collagen di dalam tubuh sudah lancar, kulit wajah juga akan menjadi semakin cerah. Bahkan collagen ini juga salah satu protein yang berperan langsung pada lapisan kulit, kekurangan collagen akan berdampak langsung pada kulit wajah maupun pada gigi.

Maka dari itu, tetap pertahankan kandungan collagen di dalam tubuh dalam jumlah yang seimbang ini penting dilakukan. Agar pembuluh darah dan arteri kecil tidak muncul. Dengan begini, kulit akan tetap muda dan terlihat memesona secara alami.

21/11/2020

1. Manfaat Collagen untuk Wajah: Cegah Keriput

Setiap tubuh manusia memiliki sumber collagen yang bisa diandalkan untuk mencegah penuaan. Tetapi seiring bertambahnya usia produksi collagen alami di dalam tubuh akan tetap berkurang.

Dan salah satu akibat jika tubuh kekurangan collagen, akan membuat wajah mudah memiliki keriput. Apalagi lagi jika lingkungan kurang mendukung, potensi keriput pada kulit juga akan semakin besar. Misalnya saja seperti harus terpapar sinar matahari setiap hari dan berhadapan dengan polusi.

Maka perlu sekali untuk mengonsumsi sumber makanan dengan collagen tinggi atau bisa juga dengan mengandalkan suplemen yang terbuat dari collagen. Hal ini dilakukan untuk mencegah penuaan dini yang menjadikan wajah keriput. Sehingga akan membuat kulit wajah menjadi semakin elastis dan terlihat muda kembali.

Senengnya Wajah Jadi Bersih dengan Raina Saffron ^_^"Saya coba rutin cuci muka 2x sehari untuk membersihkan wajah selama...
17/11/2020

Senengnya Wajah Jadi Bersih dengan Raina Saffron ^_^

"Saya coba rutin cuci muka 2x sehari untuk membersihkan wajah selama 1 minggu, alhamdulillah sudah mulai ada perubahan jadi bersih dan putih" - Kak Ocha

Raina Saffron, membantu bunda yang pengen punya kulit mulus, glowing tanpa noda, berjerawat, flek hitam dan bopeng juga bisa

- Aman untuk ibu hamil dan menyusui
- Halal MUI
- Sudah BPOM
- Bisa COD juga ya

Lagi ada HARGA PROMO
Dapatkan segera https://bit.ly/Raina-Beauty

17/11/2020

Mengurangi gula darah

Saffron disebut mampu meningkatkan sensitivitas hormon insulin serta menurunkan gula darah. Akan tetapi mengenai kemampuannya untuk mengobati pasien dengan penyakit diabetes, masih diperlukan penelitian secara klinis lebih lanjut.

17/11/2020

Memperbaiki mood

Apabila Mom sedang mengalami suasana hati yang kurang baik, konsumsi saffron bermanfaat untuk memperbaiki mood, lho. Suplemen saffron yang dikonsumsi secara rutin efektif untuk mengobati gejala depresi ringan hingga sedang. Ini karena saffron memiliki efek perlindungan bagi syaraf (neuroproteksi).

Address

Jalan Borobudur Blok BB12 Nomor 2
Bekasi Jaya
17510

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sehat Tiap Hari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category