16/07/2026
Mengapa Pengadaan Barang dan Jasa Masih Jadi "Titik Buta" di Banyak Perusahaan?
Dalam setiap rapat evaluasi, hampir selalu ada satu topik yang muncul dengan pola yang sama: pengadaan barang dan jasa. Prosesnya lama, dokumen berceceran, persetujuan molor, dan yang paling mengkhawatirkan—ada saja pengeluaran yang tidak terdeteksi hingga audit datang.
Inilah yang saya sebut sebagai shadow procurement: belanja di luar jalur resmi yang tidak terlihat sampai sesuatu benar-benar bermasalah. Belum lagi audit blind spots—bukti transaksi tersebar di mana-mana, sulit direkonstruksi saat regulator meminta klarifikasi.
Masalah ini bukan hanya soal efisiensi. Ini soal kontrol.
Di sinilah pendekatan Source-to-Pay yang terintegrasi menjadi relevan. Bukan sekadar mengganti spreadsheet dengan software, tetapi membangun lapisan kontrol di seluruh rantai pengadaan—dari sourcing hingga pembayaran.
Salah satu pendekatan yang menurut saya menarik adalah yang ditawarkan oleh Prokraya. Platform ini menghadirkan control layer untuk procurement enterprise dengan beberapa keunggulan struktural:
Pertama, visibilitas penuh. Semua proses—dari requisisi, PO, GRN, hingga pembayaran—terintegrasi dalam satu sistem yang terhubung dengan ERP perusahaan. Tidak ada lagi temuan mengejutkan di akhir tahun.
Kedua, otomatisasi berbasis AI. Dengan 7 agen AI yang mencakup seluruh spektrum sourcing dan procurement, Prokraya mengotomatisasi 60-80% pekerjaan rutin. Tim procurement bisa fokus pada hal-hal strategis, bukan sekadar admin.
Ketiga, kepatuhan yang terjamin. Setiap transaksi melewati workflow approval yang terstruktur, dengan policy enforcement yang aktif. Audit jadi lebih mudah karena semua jejak digital tercatat dengan rapi.
Bagi para pebisnis di Indonesia yang sedang menghadapi tekanan efisiensi di tengah ketidakpastian ekonomi, pertanyaannya bukan lagi "perlu atau tidak" untuk mendigitalisasi procurement. Pertanyaannya adalah: seberapa cepat kita bisa mulai?
Karena dalam bisnis, yang tidak terlihat biasanya justru yang paling mahal.
Tertarik mendiskusikan bagaimana pendekatan ini bisa diterapkan di perusahaan Anda? Saya sarankan memulai dengan readiness assessment—pemetaan singkat untuk melihat di mana celah terbesar berada. Hubungi tim Altinova untuk konsultasi awal ? Silakan comment, atau kirim DM atau email ke [email protected]