07/03/2018
ALASAN UST YUSUF MANSUR MENDIRIKAN PAYTREN
Sebagian dari kita mungkin bertanya, Kenapa Ustadz Yusuf Mansur mendirikan PT. Veritra Sentosa Internasional (TRENI) dengan Produknya bernama PayTren dengan Konsep Sistem Jaringan?
TRANSAKSI DI INDONESIA
Mari kita buka wawasan seluas-luasnya tentang awal mula berdirinya PayTren.
Pernah tidak kita perhatikan iklan di Televisi sebelum tahun 2010 dan ketika 2013 sampai sekarang?
Dulu ada iklan Bank tuh yang mengajak kita “Tingkatkan Saldo Tabungan Anda di Bank Kami” nanti akan mendapat Mobil, Motor, TV, dan lain-lain.
Jadi pesan yang ingin disampaikan mengajak orang-orang untuk menabung.
Tapi coba perhatikan sekarang-sekarang, Konsep iklannya sama cuman pesan yang disampaikan berbeda, yakni “Tingkatkan Transaksi Anda” Ko kenapa TREN nya mengarah ke Transaksi?
Ada apa dengan Transaksi?
Tidak hanya itu, Ketika Anda berbelanja ke Minimarket dan mau bayar ke Kasir, Apa yang mereka tawarkan? “Pulsanya sekalian Pak/Ibu?” atau menawarkan pembayaran lainnya. Itu juga transaksi lagi.
Semakin lama dari tahun ke tahun semakin TREN nya ke arah transaksi sampai Perusahaan yang bukan dibidangnya pun seperti Pegadaian, dan lain-lain pun menawarkan transaksi. Bayar Listrik, Telpon, dan lain-lain bisa ke kami.
Tau tidak, mengapa mereka melakukan Bisnis Transaksi?
Logikanya seperti ini, yang namanya transaksi itu kebutuhan orang, setiap orang pasti melakukan transaksi bayar-bayar baik pulsa, listrik, pdam, dan lain-lain ataupun untuk belanja juga.
Nah disetiap transaksi ini setiap perusahaan selalu mendapatkan Fee atau biaya admin. Dan Perlu kita ketahui bahwa untuk salah satu Minimarket saja, mereka dari transaksi bisa mendapatkan untung Puluhan Milyar se Indonesia dalam waktu per bulannya. Wooow,
Itu baru salah satu minimarket belum yang lainnya dan belum Bank juga.
Sehingga tidak heran, untuk transaksi saja tahun 2014 kemarin uang yang menguap dari Transaksi saja bisa mencapai 400 Triliyun, itu uang yang menguap alias tidak jelas kemananya. Oleh karena itu lah Ustadz Yusuf Mansur mendirikan TRENI dengan Produknya PayTren untuk ambil bagian dari besarnya bisnis transakai dan bisa dinikmati semua masyarakat yang ikut pakai PayTren.
Karena PayTren konsepnya menjadikan user Sebagai Owner juga, artinya akan mendapatkan fee dari keuntungan perusahaan.
Sangat menggiuarkan kan?
Latar belakang Ustadz Yusuf Mansur membuat PayTren hanya untuk membagi keuntungan kepada Masyarakat. Jadi kita tidak hanya sebagai Konsumen saja tapi diikut sertakan dalam pelaku Bisnis. Dimana disetiap transaksi dikembalikan dalam bentuk Cashback, disana TRENI membagikan keuntungan kepada semua Mitra-mitra yang berperan aktif bertransaksi ataupun berbisnis.
Jadi lebih pilih mana? Transaksi melalui PayTren atau melalui Bank ataupun perusahaan lain yang belum jelas mau membagikan keuntungannya.
Selain dari itu, perlu Anda ketahui, setiap transaksi Anda akan bernilai sedekah, kenapa?
Sesungguhnya keuntungan dari PayTren setelah dibagi biaya operasional dan pembagian bonus k kita semuanya untuk sedekah.
sungguh mulia dari Ustadz Yusuf Mansur, beliau bangun PayTren tidak untuk cari keuntungan sendiri tetapi 100% keuntungan untuk SEDEKAH jadi tidak masuk kantongnya Ustadz Yusuf Mansur.
Intinya beliau buat PayTren sebagai Usaha Rakyat secara berjamaah dan membagikan setiap keuntungan kepada Mitra serta hasilnya untuk sedekah. Subhanallah…
Apalagi dengan konsep jaringan yang berada di jalur syariah, semua mitra bagaikan Owner yang memiliki perusahaan ini.
Kenapa harus sistem jaringan atau MLM?
Jaringan itu Adil lho, orang yang kerja keras akan mendapatkan hasil sesuai kinerjanya dibanding orang yang ikhtiarnya kurang.
Terus di sistem jaringan adanya pembinaan, jadi Sponsor atau Upline harus membina mitra-mitranya, disitulah terbangun kekeluargaan dan terbangun komunitas yang solid.
Jadi secara syariah ini sudah Syar’i, terbukti dengan terbitnya sertifikat syariah untuk PayTren.