Komunitas Pengusaha Cerdas Finansial

Komunitas Pengusaha Cerdas Finansial Memberikan Informasi Mengenai Plafon Rezeki, Cashflow Quadrant, Kecerdasan Finansial & Spiritual, dan pikiran terbuka. Salam Sukses Penuh Barokah

Banyak sekali investasi bodong yang dilakukan demi keuntungan sepihak tanpa memikirkan perasaan si korban. Sungguh kejam...
27/10/2025

Banyak sekali investasi bodong yang dilakukan demi keuntungan sepihak tanpa memikirkan perasaan si korban. Sungguh kejam!!!

https://www.youtube.com/watch?v=FBC9TaIdFj0 Saya kira investasi itu jalan cepat kaya. Ternyata cara Allah menyelamatkan saya 🥲

🗣️ Coach Rene SuhardonoAuthor, Public Speaker, Life Coach Gimana ya cerita kamu episode ini?Simak selengkapnya di Podcast Kasisolusi------------------------...

https://www.youtube.com/watch?v=RT2UlPefOWk Theo Derick, Eva Alicia, Suara Berkelas Fokus di Youtube, KENAPA?   Episode ...
21/10/2025

https://www.youtube.com/watch?v=RT2UlPefOWk Theo Derick, Eva Alicia, Suara Berkelas Fokus di Youtube, KENAPA? Episode 1

Welcome to Youtube Playbook Episode 1 , disini gua bakal bongkar dan sharing ilmu gw biar kalian bisa belajar dan punya source of income yang sama kayak crea...

https://www.youtube.com/watch?v=CzYMRx4UWkc Zaman sekarang ini sudah memasuki zaman yang semuanya serba konten 🎥📹
10/10/2025

https://www.youtube.com/watch?v=CzYMRx4UWkc
Zaman sekarang ini sudah memasuki zaman yang semuanya serba konten 🎥📹

🗣️ Reizuka AriDi episode ini, Reizuka selaku content creator akan BONGKAR:✅ Cara konten lo bisa kemakan audiens✅ Kesalahan fatal kenapa brand ogah repeat✅ T...

https://www.youtube.com/watch?v=AN80cfVzxhg EMAK-EMAK BISA DAPET OMZET 3 MILIAR PER BULAN DARI JUALIN PRODUK ORANG‼️ CAR...
07/10/2025

https://www.youtube.com/watch?v=AN80cfVzxhg EMAK-EMAK BISA DAPET OMZET 3 MILIAR PER BULAN DARI JUALIN PRODUK ORANG‼️ CARA AFFILIATE UNTUK PEMULA

🗣️ Berto Saksono Beliau merupakan affiliator TikTok dan pengusaha yang hadir untuk bongkar cara affilate untuk pemula!Gimana ya detailnya?Simak selengkapnya...

Part 2Semakin tua, Embro semakin lemah, tetapi dia tidak bisa berhenti mengangkut air karena kebutuhannya semakin mening...
19/12/2020

Part 2

Semakin tua, Embro semakin lemah, tetapi dia tidak bisa berhenti
mengangkut air karena kebutuhannya semakin meningkat.

Akhirnya Embro meninggal terkena stroke karena kelelahan. Keluarganya kehilangan nafkah dan kembali miskin.

Pipo semakin makmur dan kaya tanpa harus bekerja lagi. Air di p**anya terus mengalir saat dia tidur, rekreasi, mengunjungi keluarga atau memancing. Orang-orang desa memanggil Pipo si manusia ajaib. Setelah meninggal, anaknya bisa mewarisi hasil kerja bapaknya.

Itulah gambaran sebagian besar dari kita. 95% dari kita adalah pengangkat ember.

Orang tua kita pengangkat ember, kita dididik pengangkat ember dan lingkungan kerja kita juga pengangkat ember.

Dokter dan pengacara embernya besar, sedang tukang embernya kecil.
Sebagai pengangkat ember, kita berusaha dapat mengangkat ember sebanyak dan sesering mungkin.
Karena itu kita dianjurkan untuk sekolah yang tinggi supaya bisa mendapat pekerjaan yang berpenghasilan besar.

Hanya sedikit yang seperti Pipo. Disamping membawa ember, diwaktu- waktu yang tidak produktif digunakan untuk membangun p**a.

Setelah p**anya jadi, dia bisa mengerjakan hal-hal lain karena sang p**a sudah mengalirkan air terus ke tandon .

Ada 2 cara untuk mendapatkan penghasilan. Kamu lebih s**a jadi Embro atau jadi Pipo?

19/12/2020

Part 1
*PERUMPAMAAN EMBER DAN P**A*

Ada cerita yang sangat inspiratif sekaligus mengena pada kita. Cerita ini bisa Anda baca di buku *The Cashflow Quadrant* atau buku *The Parable of Pipeline* yang ditulis Burke Hedges.

*Atau baca disini saja.
Begini ceritanya :*
Zaman dahulu kala, ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan,sayangnya disana ada masalah. Desa itu tidak punya air jika hujan tidak turun. Untuk mengatasi itu, kepala desa membuat tandon air, kemudian menyerahkan kepada 2 orang untuk mengisinya dengan air dari mata air di gunung. Uang yang mereka terima sesuai dengan jumlah air yang mereka bawa.

*Embro* yang kuat langsung mengambil ember besar dan berangkat mengambil air. Sepanjang hari dia mengangkut air sehingga memperoleh uang banyak.

*Pipo* yang orang biasa, lama-lama tidak tahan
dengan kondisi itu. Kemudian dia mendapat inspirasi, dia mengajak
Embro untuk membangun p**a dari bambu. “Apaaa ? membangun p**a ?
Dengan begini saja kita sudah bisa kaya. Saya bisa mengangkat 100
ember sehari”. Jawab Embro. Pipo terpaksa mengerjakan sendiri idenya.

Dia tetap mengangkat air, diwaktu luang dia bekerja membangun p**a. Dicarinya bambu, dibuatnya landasan untuk bambu. Hari minggu pun dia
sibuk memotong bambu.

Kehidupan Embro meningkat dari hasil mengangkut air, bisa
membangun rumah lebih baik dan membeli delman untuk jalan-jalan.

Setiap minggu dia makan-makan bersama keluarganya di warung desa. Karena kebutuhannya meningkat, Embro memperbear embernya dan berusaha lebih banyak mengangkut air.

Sedangkan Pipo tetap hidup sederhana, sebagian uangnya dibelikan alat-alat untuk proyeknya.

Orang-orang desa mulai mentertawakan dia yang telah membuang waktu menyambung-nyambung bambu. “Kok tidak mengangkat air lebih
sering seperti Embro, kan bisa kaya ?” Begitu mereka menasihati Pipo.

Setelah beberapa tahun, proyek Pipo selesai. Air mengalir dari mata air ke tandon. Pipo mulai menikmati pembayaran dari air yang mengalir tadi.

*"Inspirasi Michael Jordan mengubah Kondisinya"*Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di daerah kumuh B...
13/04/2020

*"Inspirasi Michael Jordan mengubah Kondisinya"*
Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di daerah kumuh Brooklyn, New York. Ia memiliki empat orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat harapan masa depannya.
*Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?” Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.” Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.” Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.”*
Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur sampai kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah yang ramai, ditawarkannya hingga lebih dari enam jam. Akhirnya Jordan berhasil menjual pakaian itu. Kini ia memegang lembaran uang 2 dollar dan berlarilah ia pulang.
Setelah itu, setiap hari ia mencari pakaian bekas, lalu dirapikan kembali dan dijualnya di keramaian.
.
Lebih dari sepuluh hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya, “Coba engkau pikirkan bagaimana caranya untuk menjual pakaian ini hingga seharga 20 dolar?” Kata Jordan, “Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling tinggi nilainya hanya 2 dollar.” Ayahnya kembali memberikan inspirasi, *“Mengapa engkau tidak mencobanya dulu? Pasti ada jalan.”*
Akhirnya, Jordan mendapatkan satu ide, ia meminta bantuan sepupunya yang belajar melukis untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang nakal pada pakaian itu. Lalu ia berusaha menjualnya di sebuah sekolah anak orang kaya. Tak lama kemudian seorang pengurus rumah tangga yang menjemput tuan kecilnya, membeli pakaian itu untuk tuan kecilnya. Tuan kecil itu yang berusia sepuluh tahun sangat menyukai pakaian itu, sehingga ia memberikan tip 5 dolar. Tentu saja 25 dollar adalah jumlah yang besar bagi Jordan, setara dengan satu bulan gaji dari ayahnya.
Setibanya di rumah, ayahnya kembali memberikan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau mampu menjualnya kembali dengan harga 200 dolar?” Mata ayahnya tampak berbinar...

Kreatifitas tiada batas... Disaat yg lain sibuk dan ribut mempermasalahkan covid-19, Seorang ibu mengambil peluang dari ...
14/03/2020

Kreatifitas tiada batas...
Disaat yg lain sibuk dan ribut mempermasalahkan covid-19, Seorang ibu mengambil peluang dari sebuah permasalahan yg muncul pada masyarakat.

So, pandai pandailah melihat peluang dalam berbisnis dan bedakan mana bisnis yg menguntungkan serta mana bisnis yg hanya sekedar iseng isengan

05/03/2020

Address

Bekasi
17841

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Pengusaha Cerdas Finansial posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share