04/10/2024
Kalau kamu ga tau realitanya dan kenyataannya
Jangan percaya pada instinct mu ( munerut jurnal perilaku sosial)
Kamu harus memvalidasi dan kebenarannya
Harus tau dan mendapatkan jawabannya dari beberapa hal setidaknya 3 kategori ( pelaku, korban, observer) daaaaaaaaannn kamu harus tau bagaimana berkomunikasi yang pas
Bukan berdasarkan drama drama yang ada dikepalamu
Karena ketika otak dipancing dengan pertanyaan,ditambah kecurigaan, daaan kamu mempunyai banyak referensi gosip dan perilaku disosmed apa lagi dan ditambah kamu orangnya rumpi
"maka otak langsung membuat segala kejadian menjadi masuk akal versimu"
" Logika adalah semua benar menurut keyakinan dan kepercayaan masing - masing"
akan tetapiiiii memisahkan antara ego emosi dan keberpihakan mu pribadi serta perilakumu dengan sebuah tragedi atau konten yang kamu liat itu menjadi bagian dari penilaian yang penting
Instigate alias kamu terinpirasi dengan pengalaman palsu( pengalaman yang bukan dirasakan diri sendiri secara langsung ) dan kamu dengan penuh provokasi mengungkapkan dan meyakini hal hal tersebut menjadi sesuatu yang benar di otakmu
Dan kebanyakan kenyataannya sangat berbeda
Banyak orang yang jelek dalam berkomunikasi dan jelek dalam bereaksi tapi cerdas dalam memprediksi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 artinya
Lebih mudah dan cepat membuat kesimpulan
Kau tau alasan otak membuat atau mengambil pemaknaan atau kesimpulan secara instan, dikarenakan otak sudah merasa trauma dan terbebani dengan cara merelease tekanan tersebut melalui "kesimpulan atas tragedi instan dulu, setelah melewati masa penerimaan, maka otak dan kesadaran akan merubah makna dari tragedi tsb"
Hal terekstreme dalam merilis tekanan di otak atau setres dengan kondisi fisik ( gatal , dan berteriak )
Dan hal terbaik didalam merilis tekanan tersebut dengan berkomunikasi secara verbal atau secara tekstual
Wajar aku dan beberapa teman masih dipercaya orang menjadi tempat curhat berbayar
Tidak untuk mendapatkan solusi ( karena solusi akan ada di personalnya ) melainkan tempat merilis sampah sampah mental yang sebenarnya tidak perlu menjadi atensi yang dimana mereka tidak dapat menghindari
Jadi inget disertasi tentang hubungan kolerasi , perilaku, berpikir, dan emosi lewat komunikasi
Yang ternyata berperilaku tidak berhubungan secara langsung dengan cara berpikir dan tidak berhubungan dengan emosi