04/03/2024
Haloo Mitra Indotrans π
Tahukah anda Kasein merupakan salah satu jenis protein yang sumber utamanya berasal dari produk susu. Pada susu, protein yang terkandung adalah 20% whey dan 80% kasein. Seperti protein hewani lainnya, kasein memiliki kandungan asam amino yang lengkap, terutama asam amino leusin yang cukup tinggi.
Selain itu, kasein juga mengandung berbagai jenis bioaktif peptida.
Ketika menjalankan fungsinya sebagai unsur yang membantu pembentukan otot, kasein bekerja lebih lambat dibandingkan protein whey. Kasein dicerna oleh tubuh dalam waktu sekitar tiga sampai empat jam. Unsur yang membuatnya lambat dicerna ini adalah Micellar Kasein. Namun, proses pencernaan yang lambat tersebut malah memberikan manfaat yang banyak bagi tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan pengosongan lambung yang lebih lambat dan absorbs atau penyerapannya juga lebih lambat sehingga asam amino masuk ke aliran darah juga secara perlahan namun lebih bersifat stabil. Selain itu, kasein juga dapat memperlambat pemecahan protein, bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa kasein dapat menghambat pemecahan protein hingga 34%.
Proses pelepasan asam amino yang lambat menyebabkan kasein memberikan efek jangka panjang terhadap tubuh. Sintesis protein dapat berlangsung lebih lama, bahkan saat tubuh dalam fase istirahat sintesis tetap berlangsung. Oleh sebab itu, kebanyakan orang mengonsumsi kasein sebelum tidur agar proses sintesis dapat berlangsung secara maksimal serta tidak ada pemecahan protein yang terjadi akibat tubuh melakukan aktivitas, terutama aktivitas yang berat.