20/12/2015
# SHARING-01
Hari, Tanggal : Minggu, 20-Dec-15
Tema : Product Knowledge
Quotes : Know thy self, know thy enemy. A thousand battle, a thousand victories.
By Sun Tzu
[PENGANTAR]
Seperti yang ada di quotes diatas itu, kalau kita ibaratkan jualan seperti perang, maka hal pertama yang harus kita ketahui adalah ‘diri kita sendiri’. Jadi sebelum kita jualan kita harus mengusai produk yang kita tawarkan dahulu. Analogi gampangnya adalah, ketika kita sebagai seorang customer yang ingin membeli sebuah mobil. Kita kemudian pergi ke showroom mobil, sesampainya di showroom mobil, kita disambut oleh 2 orang sales. Sales yang pertama, dia tidak tau detail mengenai spesifikasi mobil yang dia tawarkan, hanya tau gambaran umumnya mengenai mobil – mobil jualannya. Sementara sales yang kedua tau dengan detail (bahkan berapa jumlah baut yang terpasang) spesifikasi mobil yang dia tawarkan. Kira – kira kalau kita punya uang cash yang siap kita gunakan untuk membeli mobil, kita ingin ditemani oleh sales yang mana? (selain product knowledge, kedua sales ini identik ya… ^_^, biar gak mlenceng kemana – mana jawabannya, hehehe…).
Jawabannya sudah tentu kita lebih memilih untuk dijelaskan mengenai spesifikasi mobil yang kita inginkan oleh sales yang nomer 2 kan… Karena dia mengerti hingga ke detail – detailnya… Sehingga semua rasa ingin tahu dan penasaran kita sebagai customer dapat terpenuhi. Selain itu, keuntungan lainnya dari mengetahui detail semua produk yang ditawarkan, sales kedua dapat memilihkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan kita (kita anggap salesnya jujur ya…Hehehe). Secara tidak langsung itu akan meningkatkan level ‘trust’ kita terhadap sales tersebut. Dengan meningkatnya level kepercayaan, maka potensi closing akan membesar. Sudahkah kita paham dengan barang / jasa yang kita jual?
[PRODUCT KNOWLEDGE]
Kalau di bisnis kita ini, maka pertama – tama kita harus tau apa saja produk / jasa yang bisa kita tawarkan ke customer. Biasanya saya menyebutnya dengan LINI BISNIS. Jadi pertama kita review kembali, apa saja LINI BISNIS yang dapat kita tawarkan ke customer:
1. Tiket Pesawat Domestik,
2. Tiket Pesawat Internasional
3. Tiket Kereta Api Ekonomi
4. Tiket Kereta Api Bisnis
5. Tiket Kereta Api Eksekutif
6. Voucher Hotel, PLN, Lyto,Megaxus, Gemscool
7. Isi Pulsa XL, Three, Telkomsel, Indosat, Smartfren, Flexi, Esia, Axis, Bolt, dan Biznet
8. Paket Data Indosat dan Telkomsel
9. Pembayaran Tagihan BPJS, PLN, PDAM, Telkom, Speedy, XL, Simpati, Indosat, Flexi, Esia
10. Pembayaran TV Kabel Telkomvision, Indovision, Okevision, Top TV
11. Pembayaran Leasing ADIRA, FIF, BAF, MCF, MAF, WOM
12. Pengiriman Paket denga menggunakan Lion Express
13. Penjualan Tiket Tempat Wisata Dufan, Water Boom Pantai Indah Kapuk
14. Tiket Bus Cipaganti, Xtrans, Bimotrans, Daytrans, BarayaTravel
15. Rent Car antar jemput bandara
16. Paket Tour
17. Paket Umroh dan Haji Plus
Pertanyaan berikutnya adalah, dari 17 bisnis diatas, bagaimana cara kita mendapatkan keuntungan? Secara umum cara mendapatkan keuntungan ada 2 yaitu:
1. Otomatis mendapatkan komisi dari system
(selain otomatis mendapatkan komisi, kita bisa menaikkan keuntungan dengan menaikkan harga jual ke customer juga) Misalnya: Tiket pesawat
Ada customer membeli tiket pesawat, harga yang muncul di system adalah Rp. 1,000,000. Maka ketika transaksi, deposit kita akan dipotong sebesar Rp. 1,000,000 kemudian dari system akan memberikan cash back secara otomatis (misal 50,000). Jadi setelah transaksi ini, deposit kita di system menjadi berkurang Rp. 950,000 bukan Rp. 1,000,000 karena kita mendapatkan cash back dari system sebagai komisi kita. Kalau kita ingin mendapatkan keuntungan tambahan, silahkan menaikkan harga jual tiket ke customer
2. Menaikkan harga jual ke customer (Misal: Jual Pulsa)
Ketika ada customer membeli pulsa dari kita dengan nominal Rp. 20,000. Kita harus cek di system harganya berapa, misalkan harga untuk Rp. 20,000 adalah Rp. 20,700. Maka ketika transaksi deposit kita akan terpotong sebesar Rp. 20,700. Tanpa ada cash back (komisi) dari system. Sehingga untuk mendapatkan keuntungan kita harus menaikkan harga jual ke customer. Misalkan kita menjual ke customer dengan harga Rp. 22,000 maka selisih potongan deposit dan pembayaran customer adalah keuntungan kita.
Pertanyaaanya adalah,,, Masuk ke kategori yang manakah masing – masing masing lini bisnis diatas?
1. Dapat komisi dari system
a. Tiket Pesawat Domestik,
b. Tiket Pesawat Internasional
c. Tiket Kereta Api Ekonomi
d. Tiket Kereta Api Bisnis
e. Tiket Kereta Api Eksekutif
f. Voucher Hotel
g. Paket Tour
h. Umroh dan Haji Plus
2. Menaikkan harga
a. Voucher PLN, Lyto,Megaxus, Gemscool
b. Isi Pulsa XL, Three, Telkomsel, Indosat, Smartfren, Flexi, Esia, Axis, Bolt, dan Biznet
c. Paket Data Indosat dan Telkomsel
d. Pembayaran Tagihan BPJS, PLN, PDAM, Telkom, Speedy, XL, Simpati, Indosat, Flexi, Esia
e. Pembayaran TV Kabel Telkomvision, Indovision, Okevision, Top TV
f. Pembayaran Leasing ADIRA, FIF, BAF, MCF, MAF, WOM
Informasi lainnya mengenai system:
1. Transaksi dapat dilakukan dengan menggunakan web browser maupun SMS selama 24 Jam
2. Semua transaksi dilakukan dengan cara potong deposit, sehingga transaksi otomatis tidak dapat dilakukan bila deposit tidak mencukupi
3. Untuk deposit dilakukan dengan transfer sejumlah uang ke rekening pusat, deposit kita akan bertambah sebanyak uang yang kita transferkan
4. Keanggotaan berlaku seumur hidup dan dapat diwariskan dengan cara memberikan user ID dan password yang kita gunakan kepada orang lain, oleh karena itu jaga password dengan baik
5. Biaya registrasi hanya sekali, tidak ada biaya bulanan, tidak ada biaya tahunan dan tanpa target
[TIPS OF THE DAY]
Cara bertransaksi tiket pesawat tanpa modal:
(Kita bertransaksi dengan uang customer)
Booking penerbangan yang diinginkan oleh customer Cek waktu Limit Issue nya Minta customer untuk mentransfer seharga tiket sebelum waktu Limit issuenya (dengan jeda tambahan) ke rekening kita depositkan uang yang ditransfer oleh customer ke system sebelum limit issuenya (perhitungkan waktu delay untuk deposit juga) setelah deposit masuk segera issue tiketnya