Alarm Motor

Alarm Motor Menyediakan Alarm Motor

JAM telah menunjukkan pukul sebelas malam ketika Amin sampai di depan rumahnya. Hari ini ia p**ang terlambat karena ada ...
04/03/2015

JAM telah menunjukkan pukul sebelas malam ketika Amin sampai di depan rumahnya. Hari ini ia p**ang terlambat karena ada pekerjaan yang harus ia tuntaskan malam ini juga.

Rumahnya tampak sudah sepi dan terkunci rapat. Lampu di ruang tamu juga sudah dimatikan. Pertanda penghuninya sudah istirahat malam. Tidak ingin mengganggu siapapun, Amin turun dari mobil dan segera membuka pintu pagar. Ia selalu membawa kunci pintu pagar dan juga kunci pintu rumah ketika bepergian. Bunyi pagar berderit ketika didorong. Perlahan ia masukkan kendaraan, dan kembali mengunci pintu pagarnya. Tak lama kemudian ia membuka pintu rumah.

“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah. Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar malaikat yang menjawab salamku,” begitu pikirnya. Melewati ruang tamu yang temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.

Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur p**as. Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadirannya. Kemudian Amin duduk di pinggir tempat tidur. Dipandanginya dalam-dalam wajah Aminah, istrinya.

Amin segera teringat perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia menikah. Kakeknya mengatakan, “Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan maumu. Karena kamupun juga tidak sama persis dengan maunya. Jangan p**a berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda. Bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi. Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, maka lihatlah ketika istrimu tidur.”

“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Amin kala itu.

“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya singkat.

Waktu itu, Amin tidak sepenuhnya memahami maksud kakeknya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.

Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu. Memandanginya menyeruakkan berbagai macam perasaan. Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata.

Dalam batin, dia bergumam, “Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yang leluasa beraktifitas, banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Aku yang menjadikanmu seorang istri. Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dengan banyak aturan. Dan aku p**a yang menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan. Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.

“Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yang memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga memelihara rumahku. Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku, kau buang egomu untuk menaatiku, kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.

“Wahai istriku, dikala susah, kau setia mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku. Ketika salah, kau yang menasehatiku.

“Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki. Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu? Dengan alasan apa aku perlu marah padamu? Andai kau punya kesalahan atau kekurangan, semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan airmata. Akulah yang harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu, itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah. Karena kau insan, bukan malaikat.

“Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama untuk membawa bahtera rumahtangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah swt. Segala puji hanya untuk Allah swt yang telah memberikanmu sebagai jodohku.”

Tanpa terasa airmata Amin menetes deras di kedua pipinya. Dadanya terasa sesak menahan isak tangis. Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan. Tak lama kemudian iapun terlelap.

Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali. Aminah, istri Amin, terperanjat kaget.

“Astaghfirullaah, sudah jam dua?” Dilihatnya sang suami telah p**as di sampingnya.

Pelan-pelan ia duduk, sambil memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan.

“Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatangannya. Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa. Sudah makan apa belum ya dia?” gumamnya dalam hati. Mau dibangunkan nggak tega, akhirnya cuma dipandangi saja. Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya. Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hatinya yang bicara.

“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku. Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku. Begitu besar harapan kusandarkan padamu. Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.

“Wahai suamiku, ketika aku sendiri kau datang menghampiriku. Saat aku lemah, kau ulurkan tanganmu menuntunku. Dalam duka, kau sediakan dadamu untuk merengkuhku. Dengan segala kemampuanmu, kau selalu ingin melindungiku.

“Wahai suamiku, tidak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku. Tidak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu. Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal tidak menyurutkan langkahmu. Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

“Lalu, atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu, dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu? Seberapapun materi yang kau berikan, itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu. Jika kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku, tapi kesungguhanmu beramal shaleh membanggakanku. Tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah membahagiakanku.

“Maafkan aku wahai suamiku, akupun akan memaafkan kesalahanmu. Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah mengirimmu menjadi imamku. Aku akan taat padamu untuk mentaati Allah swt. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..

Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku.

15/07/2014

dilarang meneteskan air mata

8 makanan yang tidak boleh disimpan di dalam kulkas,,
10/05/2014

8 makanan yang tidak boleh disimpan di dalam kulkas,,

Bisa merusak rasa makanan.

09/05/2014

GUNAKAN ALARM SENSOR SENTUH
menjadi SOLUSI PINTAR
PENGAMAN KENDARAAN ANDA
Keunggulan :
Sistem alarm bekerja secara otomatis.

Sepeda motor anda dapat dihidupkan jika ada sentuhan unik pada sensor.

Penempatan sensor sesuai selera anda yang tidak diketahui pencuri.

Sangat aman, karena walaupun kunci kontak tertinggal di sepeda motor, tidak akan ada yang bisa menghidupkan.

Jika pencuri menghidupkan sepeda motor maka secara otomatis sistem alarm bekerja, horn langsung berbunyi keras sedangkan sepeda motor tetap tidak bisa dihidupkan. Jika pencuri membuka paksa menggunakan alat lain, mesin sepeda motor tidak dapat dihidupkan, sementara alarm akan berbunyi.

Aman dari kejahatan perampasan, walaupun kunci sepeda motor dirampas penjahat, tidak bisa membawa kabur. Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri dan kendaraan tetap aman. Pastikan anda matikan kontak terlebih dahulu.

Alarm pengaman ini bisa digunakan untuk segala jenis dan merk sepeda motor.

Dalam keadaan parkir tidak ada setrum yang terpakai, accu tetap awet.

Tahan Air, basah karena air hujan atau dicuci... tetap berfungsi normal, tidak merusak alarm.

Cara pemasangan sangat sederhana, tidak perlu memotong dan mengubah sambungan kabel sepeda motor.

Garansi 1 tahun.

HARGA SANGAT MURAH
HANYA Rp. 150.000/ Pcs
Pesan sekarang juga !!!

Ini Dia Gambaran Bakteri yang Menyelimuti Ponsel AndaRubrik: Pengetahuan | Oleh: dakwatuna.com - 05/03/13 | 00:36 | 22 R...
09/05/2014

Ini Dia Gambaran Bakteri yang Menyelimuti Ponsel Anda

Rubrik: Pengetahuan | Oleh: dakwatuna.com - 05/03/13 | 00:36 | 22 Rabbi al-Thanni 1434 H

(exploringtheinvisible.com)
dakwatuna.com – Saat ini ponsel telah menjadi barang yang dimiliki oleh banyak orang. Namun tahukah Anda bahwa di ponsel yang biasa kita gunakan ternyata dapat menyimpan banyak makhluk hidup, yaitu bakteri.
Sekelompok mahasiswa biologi molekuler di University of Surrey, Inggris, menunjukkan hal tersebut setelah menciptakan serangkaian ‘karya seni’ dengan ‘mencetak’ ponsel ke lapisan media yang digunakan untuk pertumbuhan bakteri.
Awalnya, mahasiswa di program “Practical and Biomedical Bacteriology” yang dikelola oleh Simon Park diminta untuk ‘mencetak’ ponsel mereka ke cawan petri yang diisi dengan media pertumbuhan bakteri tersebut untuk melihat apa yang akan muncul. Setelah tiga hari, pada cetakan muncullah bakteri.
Menurut Park, sebagian besar bakteri yang berbahaya biasanya ditemukan pada kulit seperti spesies Micrococcus. Namun penyakit yang membawa bakteri seperti Staphylococcus aureus juga ditemukan. Park tidak terkejut dengan hal ini karena sekitar 20 persen manusia terus-menerus membawa bakteri, sementara 60 persen lainnya merupakan pembawa “interemitent” (berselang-seling).
Cetakan ponsel milik Park dapat dilihat pada foto pertama. “Anda dapat dengan jelas melihat garis-garis pada ponsel ini, namun seluruh cawan diselimuti oleh pertumbuhan penyebaran bakteri yang disebut Bacillus mycoides. Pola pertumbuhan bakteri ini unik. Dan karena tanah merupakan habitat aslinya, kita bisa tahu bahwa ponsel atau penggunanya telah berhubungan kontak dengan tanah. Setiap ponsel menceritakan sebuah cerita!”
Dan para mahasiswa menemukan bahwa ponsel yang tidak memiliki fasilitas layar sentuh cenderung memiliki mikroflora hanya terbatas pada keyboard. Sementara ponsel yang memiliki fasilitas layar sentuh cenderung diselimuti oleh bakteri di semua permukaannya. (wired/dakwatuna/hdn)

Saat ini ponsel telah menjadi barang yang dimiliki oleh banyak orang. Namun tahukah Anda bahwa di ponsel yang biasa kita gunakan ternyata dapat menyimpan banyak makhluk hidup, yaitu bakteri. Sekelompok mahasiswa biologi molekuler di University of Surrey, Inggris, menunjukkan hal tersebut setelah men…

Penjelasan Kenapa dilarang menggunakan hanphone di areal SPBU
08/05/2014

Penjelasan Kenapa dilarang menggunakan hanphone di areal SPBU

Penjelasan Kenapa dilarang menggunakan hanphone di areal SPBU/Pom bensin, Juru Kunci, Penjelasan Kenapa dilarang menggunakan hanphone di areal SPBU/Pom bensin

Presiden Pertama Singapura Adalah Orang Indonesia..
01/03/2014

Presiden Pertama Singapura Adalah Orang Indonesia..

Presiden Pertama Singapura Adalah Orang Indonesia, Juru Kunci, Presiden Pertama Singapura Adalah Orang Indonesia

13 Resiko Fatal Akibat Radiasi dari Ponsel,,
26/02/2014

13 Resiko Fatal Akibat Radiasi dari Ponsel,,

13 Resiko Fatal Akibat Radiasi dari Ponsel, Juru Kunci, 13 Resiko Fatal Akibat Radiasi dari Ponsel

7 Manusia Yang Mendapatkan Perlindungan Allah..
05/02/2014

7 Manusia Yang Mendapatkan Perlindungan Allah..

7 Manusia Yang Mendapatkan Perlindungan Allah SWT, Juru Kunci, 7 Manusia Yang Mendapatkan Perlindungan Allah SWT

09/01/2014

Address

Jalan DANAU BELIDA NO. 21 LK. III KEL/DESA: SUMBER KARYA KEC: BINJAI TIMUR
Binjai

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

087790876200

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Alarm Motor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Alarm Motor:

Share