Nadiya Consultant

Nadiya Consultant Konsultasi dan Pelatihan QMS ISO 9001 - EMS ISO 14001 - OHSAS 18001 - ISO 26000 (CSR) | Profesional PT. (0251) 9727227
HP. 087883190024

NADIYA KONSULTAMA berdiri sejak tahun 1998 sebagai salah satu Perusahaan Jasa Konsultasi dan Pelatihan QMS ISO 9001 - EMS ISO 14001 - OHSAS 18001, SA 8000, ISO 26000 (CSR), ISO/TS 16949, Improvement Tools (Six Sigma, SPC, QCC, 5S)

Contact Person :
Imas Titin (Konsultan)

Telp.

08/10/2012

Kebijakan Pemberlakuan SNI Wajib Bagi Industri : Terdapat 77 SNI Sektor Industri Telah Diberlakukan Secara Wajib.

Ini untuk meredam Serbuan Produk Impor yang Berkualitas Rendah

Maka Percepatan Pemberlakuan SNI Wajib Tersebut dilakukan untuk Pengamanan Industri Nasional dan Perlindungan Konsumen.

Secara sederhana, SNI adalah Upaya Standarisasi Produk sesuai ketentuan standar kualitas internasional (ISO standarts) yang diberlakukan untuk seluruh produk (dan jasa) di Indonesia.

upaya standarisasi ini dibuktikan dengan penerbitan SERTIFIKAT SNI (dg no SNI nya) utk setiap produk.

SYARAT UTAMA industri agar bisa mendapatkan sertifikat SNI untuk setiap produk nya adalah dengan MENERAPKAN SISTEM MANAJEMEN yang sesuai standart (ISO system management) yang dibuktikan dengan SERTIFIKAT ISO SISTEM MANAJEMEN (9001:2008, dll)

Nadiya Consultants memberikan bimbingan untuk Industri agar produk-produk nya bisa mendapatkan kualitas yang diinginkan dengan label SNI --sesuai tahap dan persyaratan pengajuan SNI untuk Industri.

18/09/2012

Tips Memilih Lembaga Sertifikasi (Bagian Keenam / Terakhir) :

5. Periksa latar belakang customer yang ada dalam database badan sertifikasi
Masih ada kaitannya dengan kecenderungan sektor industri seperti saya bahas di item no.3, Anda perlu tahu database customer dari suatu badan sertifikasi. Jika di database mereka banyak customer dengan bisnis sejenis dengan organisasi Anda, maka itu berarti mereka sudah punya pengalaman dan kompetensi yang baik di industri itu, termasuk pengalaman dan kompetensi dari auditornya. Selain itu, dengan banyak customer sejenis, ada lebih banyak peluang buat Anda untuk mendapatkan benchmarking best practice di industri sejenis terutama via auditor yang telah menjalani banyak perusahaan sejenis.
Selain itu, pemeriksaan latar belakang customer di dalam database badan sertifikasi juga bisa mengindikasikan kredibilitas badan sertifikasi. Jika customernya adala perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi yang bagus, maka ini bisa mengindikasikan reputasi dan kinerja dari badan sertifikasi itu sendiri. Paling tidak memberi Anda confident level yang lebih tinggi dibandingkan jika dalam database customer badan sertifikasi kebanyakan terdiri perusahaan-perusahaan yang tidak pernah Anda dengar namanya atau malah punya reputasi yang tidak baik di kalangan industri maupun bisnis.

6. Periksa kesesuaian kompetensi auditor dengan bisnis Anda
Satu hal yang jarang dilakukan organisasi saat proses pemilihan badan sertifikasi adalah meminta CV/resume dari auditor yang akan ditugaskan melakukan audit terhadap SMM Anda. Marketing staff dari badan sertifikasi pasti selalu bilang bahwa mereka memiliki auditor paling kompeten dan paling berpengalaman untuk industri/bisnis Anda. Tetapi untuk memastikan, biasakan meminta CV/resume auditor dari badan sertifikasi dan lakukan pemeriksaan terutama untuk melihat kesesuaian antara latar belakang pendidikan dan pengalaman auditnya (terutama daftar customer yang pernah diaudit) dengan industri / bisnis Anda. Lebih bagus lagi kalo Anda menyempatkan melakukan interview dengan auditor yang akan diajukan. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan keyakinan bahwa Auditor yang ditunjuk memang memiliki kompetensi yang sesuai. Auditor yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang sesuai akan memberikan nilai tambah dan bisa membantu Anda dalam memacu perbaikan berkelanjutan terhadap SMM. Buat apa buang-buang uang jika tidak mendapatkan nilai tambah dari proses sertifikasi ini. Jika Auditor yang ditunjuk sama sekali awam terhadap bisnis / industri Anda, maka dalam setiap audit tentulah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat standard dan general, yang tentu tidak banyak membantu dalam mencari perbaikan berkelanjutan dan terutama best practice industri yang bisa membantu meningkatkan kinerja.

Demikian beberapa hal penting yang perlu menjadi bahan pertimbangan Anda saat memilih badan sertifikasi. Ingat, jangan terjebak dengan ‘Kecap No.1’ yang ditawarkan badan-badan sertifikasi. Yang Anda perlukan bukan badan sertifikasi no.1 sedunia, badan sertifikasi paling tua, badan sertifikasi paling banyak customernya, dan sejenisnya. Tetapi yang Anda perlukan adalah badan sertifikasi yang paling cocok untuk kebutuhan dan lingkup industri / proses bisnis Anda yang akan disertifikasi. Selamat memilih, semoga tidak salah pilih.

18/09/2012

Tips Memilih Lembaga Sertifikasi (Bagian Kelima) :

4. Periksa persyaratan local authority / statutory di Indonesia
Sering luput dari perhatian bahwa di Indonesia ada persyaratan atau regulasi lokal – terutama terkait produk Anda , yang bisa membatasi badan sertifikasi yang boleh Anda pilih terutama karena adanya aturan standarisasi nasional seperti diatur dalam PP No.102 tahun 2009. Sebagai contoh, untuk bidang perkebunan/pertanian dan produk-produk turunannya yang harus mendapatkan tanda SNI (standard nasional Indonesia) untuk sertifikasi produk, ada persyaratan bahwa sertifikasi SMM yang mereka miliki harus dikeluarkan oleh badan sertifikasi yang telah diakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional) di Indonesia. Dengan demikian, jika produk Anda harus memiliki tanda SNI, tentu tidak ada gunanya jika sertifikasi SMM Anda dilakukan oleh badan sertifikasi yang belum diakreditasi KAN. Untuk tahu badan sertifikasi mana saja di Indonesia yang sudah mendapat akreditasi KAN, silahkan menghubungi BSN (Badan Standarisasi Nasional) atau lihat di link ini.
Posisi KAN sebenarnya sama dengan UKAS, karena sama-sama Badan Nasional Negara yang bertanggung jawab soal akreditasi, apalagi UKAS dan KAN pun telah menandatangani MoU untuk bekerjasama (bilateral-antar lembaga) meningkatkan kapasitas dan kompetensi sistem akreditasi bersama. Hanya saja selama ini persepsi bahwa UKAS lebih kredibel dan terpercaya dikarenakan pola pikir sebagian besar masyarakat yang memang west-minded (kebarat-baratan) dimana semua yang berbau dari luar negeri/barat pasti lebih baik. Namun itu semua tetap pilihan bagi anda semua.

18/09/2012

Tips memilih Lembaga Sertifikasi (Bagian Keempat) :

2. Periksa kesesuaian akreditasi yang dimiliki badan sertifikasi dengan lingkup proses bisnis yang akan disertifikasi
Meskipun suatu badan sertifikasi telah diakreditasi oleh badan akreditasi (contohnya UKAS dan KAN), Anda tetap harus pastikan terhadap bidang industri atau lingkup proses bisnis apa saja akreditasi ini diberikan. Meskipun ada embel2 akreditasi UKAS , belum tentu badan sertifikasi itu telah memiliki akreditasi UKAS terhadap industri atau proses bisnis Anda yang akan disertifikasi.
Ada beberapa sistem kode identifikasi bidang industri yang digunakan dalam bisnis sertifikasi, tetapi yang paling lazim digunakan adalah system kode terbitan EAC (European Accreditation of Certification). Sebagai contoh, EAC code untuk konstruksi = 28, untuk pertanian adalah = 1, pendidikan = 37, dan sebagainya. Total sampai saat ini ada sekitar 39 bidang industri yang sudah mendapatkan kode dari EAC. Kode EAC ini diadopsi oleh banyak badan akreditasi termasuk UKAS dan KAN. Akreditasi yang diberikan suatu badan akreditasi seperti ini terhadap badan sertifikasi adalah terpisah-pisah per kode industri / proses bisnis. Jadi belum tentu suatu badan sertifikasi yang memiliki akreditasi UKAS dan KAN telah terakreditasi terhadap seluruh sektor industri dalam kode EAC. Bisa jadi meski sudah terakreditasi UKAS, hanya beberapa sektor industri yang tercakup dalam akreditasi mereka. Jadi, sebelum memilih, pastikan badan sertifikasi tersebut telah diakreditasi untuk proses bisnis/jenis industri yang akan Anda sertifikasi.

3. Sesuaikan dengan keinginan customer
Muara dari suatu SMM adalah kepuasan pelanggan. Dalam banyak kasus, organisasi biasanya berusaha mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 semata untuk memenuhi keinginan (baca : persyaratan) customer. Yang sering terjadi biasanya karena sertifikat ISO 9001:2008 menjadi persyaratan tender. Walaupun ini juga bisa sangat dibenarkan.
Untuk sektor-sektor industri/bisnis tertentu, biasanya ada badan sertifikasi yang lebih dikenal atau lebih punya nama dibandingkan industri / jenis bisnis lainnya. Misalnya untuk kostruksi infrastruktur , para kontraktor besar seperti WIKA, Adhikarya, Nusa Raya Cipta, DECORIENT, Gunanusa Utama, dan banyak kontraktor lainnya disertifikasi oleh LRQA. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa atau barang ke kontraktor ini (subkontraktor) cenderung memilih disertifikasi oleh LRQA dengan harapan mendapatkan nilai lebih di mata customer karena sama-sama disertifikasi oleh badan yang sama. Ataupun mencari alternatif badan sertifikasi baru yang sesuai proses bisnis anda dengan kualitas dan kompetensi auditor yang bagus, seperti DELTAPAS INTERNATIONAL.
Jadi sebelum memilih, tidak salah kalau Anda coba-coba cari tahu kira-kira mayoritas customer Anda disertifikasi oleh badan sertifikasi yang mana. Ataupun pilihan-pilihan alternatif yang lain.

18/07/2012

Tips Memilih Lembaga Sertifikasi (Bagian Ketiga) :

Tips sejenis yaitu tentang memilih badan sertifikasi pernah saya lihat di blog Quality Indonesia (dengan beberapa revisi dari kami), lihat artikel ini :

Kali ini, apa yang akan saya sampaikan lebih dari sudut pandang pengalaman pribadi baik sebagai orang yang pernah jadi praktisi (quality engineer, MR, dan sejenisnya), konsultan maupun sebagai third party lead assessor di salah satu badan sertifikasi. Tips ini lebih ke sisi ‘technical evaluation’ daripada soal ‘commercial evaluation’. Dalam arti, lupakan dulu soal penawaran harga dari masing-masing badan sertifikasi. Evaluasi harga baru diperhatikan setelah Anda memastikan item-item yang saya tuliskan dibawah ini.

1. Sesuaikan dengan pasar produk
Beberapa badan sertifikasi yang terkenal namanya di lingkup Indonesia, belum tentu punya reputasi sama baiknya di negara tujuan produk atau jasa Anda. Jangan lupa, customer maupun end users pasti beranggapan bahwa SMM Anda merefleksikan mutu produk Anda. Selain itu, beberapa negara tertentu biasanya mensyaratkan bahwa SMM dari produsen yang akan menjual produk di negaranya harus terakreditasi ke badan akreditasi nasional di negara itu. Secara generic, umumnya akreditasi lembaga anggota IAF (International Accredition Forum) akan diterima di mana saja, tetapi kadang kala ada negara yang mempersyaratkan selain akreditasi tertentu, akreditasi nasional negara itu juga harus ada. Contoh JAB di Jepang, ANSI RAB di Amerika, dan sebagainya.
Dengan demikian jika negara tujuan produk Anda memiliki persyaratan akreditasi tersebut, badan sertifikasi yang akan Anda pilih harus memiliki akreditasi dari negara tujuan produk Anda.
Dalam hal reputasi, pastikan bahwa badan sertifikasi yang akan Anda pilih memiliki reputasi yang baik di negara tujuan produk Anda. Ada beberapa badan sertifikasi yang sangat terkenal di Indonesia tetapi belum tentu dikenal sama sekali oleh customers dan /atau end users di negara tujuan produk Anda belum tentu dikenal sama sekali. Ada p**a yang dari track-recordnya ternyata pernah mendapat masalah di negara lain, dan bahkan pernah di-warning atau malah disuspend bahkan dicabut akreditasinya di negara lain. Dengan kondisi sekarang di mana informasi tersedia via internet dengan gampang, tidak sulit melakukan background check dari suatu badan sertifikasi, terutama reputasinya di negara tujuan produk maupun jasa Anda.

15/07/2012

Tips Memilih Lembaga Sertifikasi (Bagian Kedua) :

Salahkah pemilihan ala cari aman begitu ? Engga salah-salah amat sih, tapi bisa jadi itu akan menjadi awal kegagalan penerapan SMM di tempat Anda. Kenapa begitu? Karena badan sertifikasi adalah suatu komponen dalam SMM Anda yang harusnya membantu Anda untuk melihat SMM dari sudut pandang independen dan bisa memacu organisasi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan (continual improvement) terhadap SMMnya. Jika Anda salah pilih, bisa jadi Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dari proses sertifikasi ini selain buang-buang duit pas awal sertifikasi, lalu setiap 6 bulan dan kemudian setiap 3 tahun saat renewal.

Karena itu sangat penting bahwa Anda memilih badan sertifikasi yang tepat. Tepat dalam arti memang sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda dan kedua pihak sama-sama akan menghasilkan hubungan kerja yang saling menguntungkan. Pada hakekatnya, Anda harus melihat badan sertifikasi sebagai partner dalam mendorong continual improvement terhadap SMM, bukan sebagai pihak penyedia sertifikat belaka. Satu badan sertifikasi bisa saja hebat dan cocok untuk satu organisasi, tetapi bisa jadi bukan pilihan yang tepat buat organisasi lain. Karenanya, sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemilihan yang tepat.

tunggu bagian selanjutnya ...
14/07/2012

tunggu bagian selanjutnya ...

14/07/2012

Bagaimana Proses Kerja Kami?

Secara Umum, tahapan kerja konsultasi kami sbb :

Tahap Pengenalan --> Tahap Perencanaan --> Tahap Penerapan --> Tahap Evaluasi --> Tahap Sertifikasi

Address

Bogor
16152

Telephone

+6287883190024

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nadiya Consultant posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nadiya Consultant:

Share