02/05/2019
Sharing is caring
TERMISKIN DI DUNIA
Seorang anak muda merasa dirinya tidak tampan, tidak kaya dan tidak punya rejeki, sehingga tiap saat merasa gelisah.
Malaikat bijak datang kepadanya :
"Anak muda, kenapa engkau merasa tidak bahagia?"
"Saya merasa bingung, mengapa aku miskin terus?"
"Miskin..? Kamu bukannya kaya?"
"Gimana bisa Anda katakan kalau aku kaya? Dari mana Anda menilainya?"
"Kalo sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku beri 50 juta, apa kamu mau?"
"Ehm... Gak mau..."
"Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau?"
"Ehm... Gak mau ..."
"Kalo sepasang matamu buta, aku beri 10 milliar rupiah, mau ?"
"Gak mau ..."
"Kalo aku jadikan engkau menjadi kakek berumur 80 tahun sakit-sakitan, aku beri 100 milliar, mau?"
"Gak mau ..."
"Kalo sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 trilliun, mau?"
"Gak mau..."
"Hahahaha... Berarti benar kan kalau kamu sudah memiliki kekayaan tak terhingga? Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin?"
Anak muda itu tiba-tiba speechless tanpa kata-kata, dan tiba-tiba mengerti apa arti kekayaan.
Karena hidup adalah waktu yang dipinjamkan dan harta adalah anugerah yang dipercayakan,
~ Bersyukurlah atas napas yang masih kita miliki,
~ Bersyukurlah atas tubuh yang masih kita miliki,
~ Bersyukurlah atas kesehatan yang masih kita miliki,
~ Bersyukurlah atas keluarga yang masih kita miliki,
~ Bersyukurlah atas teman dan sahabat yang masih kita miliki,
~ Bersyukurlah atas pekerjaan yang masih kita miliki.
Mari kita sadari bahwa kita selalu diberi yang terbaik oleh Tuhan.
Jangan mengeluh, jangan berkeluh kesah, tapi beraukurlah setiap saat, karena dengan bersyukurlah membuat hidup kita lebih berbahagia.