23/06/2019
"JANGAN BERHENTI DI TENGAH BADAI "
Seorang Anak mengemudikan mobilnya bersama ibunya.
Setelah beberapa puluh kilometer, Tiba² awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
āBAGAIMANA, Bu? Kita berhenti?ā,
Si Anak bertanya.
āTeruslah.. !ā, kata Ibu.
Anaknya TETAP menjalankan mobil. Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujanpun turun.
Beberapa pohon bertumbangan, Bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraan² besar juga mulai menepi & berhenti.
āBu....?"
āTERUSLAH mengemudi..!!ā kata Ibu, sambil terus melihat ke depan.
Anaknya TETAP mengemudi degan bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandangan HANYA berjarak bebarapa meter saja.
Si Anak mulai takut.
NAMUN... tetap mengemudi WALAUPUN sangat perlahan.
Setelah melewati beberapa kilo ke depan, dirasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
SETELAH beberapa kilometer, SAMPAILAH mereka pada daerah yg kering & matahari bersinar.
āSILAKAN berhenti & keluarlahā, kata Ibu
āKENAPA sekarang ?ā, tanya-nya.
āAgar kau BISA MELIHAT seandainya berhenti di tengah badaiā.
Sang Anak berhenti & keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Dia MEMBAYANGKAN orang² yg terjebak di sana.
Dia BARU mengerti bahwa JANGAN PERNAH BERHENTI di tengah badai KARENA akan terjebak dalam ketidak pastian.
JIKA kita sedang menghadapi ābadaiā kehidupan, TERUSLAH berjalan, JANGAN berhenti & putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yg terus menakutkan.
LAKUKAN saja Apa yang dpt kita lakukan & yakinkan diri bahwa BADAI PASTI BERLALU.
KITA tidak kan pernah berhenti, tetapi maju terus Karena kita yakin bahwa di depan sana Kepastian dan Kesuksesan ada untuk kita...
HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!
BUTUH batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI..
BUTUH semak berduri supaya kita WASPADA..
BUTUH Pesimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH..