16/12/2020
Petani yang ingin tanamannya bagus, silahkan dibaca sampai selesai..
Dalam ilmu titen (ilmu observasi) pertanian, orang Jawa niteni (mengamati) jika musim penghujan sedikit terdengar guntur/petir dilangit, maka tandanya musim tanam akan banyak penyakit dan tanaman kurang sehat. 😭😭😭
Dalam ilmu modern, riset membuktikan, ada pengaruh petir dengan kesuburan tanah. Khususnya terhadap unsur nitrogen, petir akan memecah kestabilan nitrogen, hingga unsur nitrogen ini lalu bereaksi dengan oksigen dan terbawa air hujan membentuk senyawa nitrat HNO3. Senyawa nitrat ini terbawa air hujan masuk ke dalam tanah, maka akan membuat tumbuhan tumbuh subur. Karena unsur nitrogen dalam senyawa nitrat, merupakan salah satu unsur pertumbuhan yang sangat penting bagi tanaman. Inilah sebabnya mengapa air hujan dapat menyuburkan tanaman, karena air hujan tersebut membawa senyawa nitrat yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.
Selain itu saat kilatan petir menyambar bumi, suhu udara di sekitar petir tersebut cukup panas, hingga bisa mencapai 50.000 derajat Fahrenheit, atau sekitar 2.776 derajat Celsius, hingga panas ini, mampu membuat kuman-kuman dan bakteri yang berada di udara langsung mati. Ini berarti, kilatan petir mampu membunuh sejumlah bakteri dan kuman penyebab penyakit.
Jadi bener kata simbah dulu, jika hujan kurang petir SEPERTI SAAT INI tanaman akan kurang sehat dan mudah sakit..
Nah, paham kan apa yang harus dilakukan?
Siapkan apa yang perlu disiapkan..
'