19/05/2018
POSITIVE
THINKING
Kawan saya, banyak yang tiap hari makan di restoran mewah. Di hotel berbintang. Boros? Belagu? Hidup mewah?
Engga. Kerjanya emang di situ.
Sebagian kawan saya yang lain, ke mall tiap hari. Gimana tuh? Males banget kan? Ga ada kerjaan.
Eeeeehhhh ga taunya kerjanya emang di mall.
Sebagian lagi, umrah tiap bulan. Haji tiap tahun. Koq ya ga mikirin yang belom pernah? Mbok bagi-bagi rizki. Gantian.
Ternyata, ia emang pembimbing haji umrah. Jadi ya wajar.
Ayo… Baik sangka. Dan usahakan selalu positif.
Megang prinsip dan punya keinginan, boleh. Tapi punya mata yang buruk sangka terhadap keadaan orang, ga boleh.
Hidup ini terlalu banyak rahasia hikmahnya.
Dalam berkawan di perkawanan sehari-hari. Termasuk di twitter. Saya melihat, jika pada punya baik sangka, termasuk dalam bernegara, akan positif.
Kalau belum apa-apa dah curiga… Maen telen begitu aja informasi apa yg masuk… Maka bangunan sebuah organisasi, bakal rapuh.
Bahkan dalam urusan dengan Allah, hubungan dengan Sang Khaliq, baik sangka harus jadi yang utama. Bisa membuat kita nyaman terhadap apa aja Perbuatan dan Kehendak Allah.
Segala musibah yang terjadi akhir-akhir ini, baik yang terjadi di diri kita, daerah kita, negara kita, bahkan dunia, bisa jadi sulit kita berbaik sangka terhadap Allah.
Namun di situlah seninya. Sampe-sampe merupakan iman yang keenam, percaya dengan segala Takdir Allah, Qodho-Nya Allah, Qodar-Nya Allah. Baik atau buruk.
Antar-pengguna-twitter, saya liat, bisa pada kehilangan baik sangka. Alih-alih di twitter jadi temen, jadi sodara, malah pada ribut ga keruan.
Bangunan 1 keluarga, kalau mau tetap utuh, harus mengedepankan baik sangka. Berbanding lurus dengan saling menjaga kepercayaan.
Apalagi hidup di zaman arus informasi serba cepat. Bila kita tidak mengedepankan baik sangka, babak belur dulu, baru nyadar hanya miskom saja.
Kadang pertemanan, persaudaraan, diuji Allah. Mana ada juga yang mulus dan baik terus. Pasti ada saat-saat terluka. Maaf dan memaafkan, adalah kawannya baik sangka.
Saya mah jika ada yang nyinyir, misalnya, baik sangka aja dulu. Bisa jadi pada belum kenal. Kalo dah kenal, jadi cinta. Hehehe. Ga ada ruginya baik sangka.