Tentang Bahagia

Tentang Bahagia Bahagia adalah satu ilmu yang tidak dipelajari di sekolah, namun sangat berarti bagi kehidupan.

23/08/2022

Istri yang Menyalip Suaminya
Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Seorang perempuan mengeluh pada saya. Ia frustrasi pada suaminya. Kenapa? Suaminya tak pandai cari uang. Dia ingin hidup yang lebih dari sekadar cukup makan. Suaminya tak bisa memberikan hal itu.

Saya tanya, kenapa kamu pikir harus suami yang memberi? Bagi saya, urusan nafkah itu urusan berdua, tanggung jawab berdua. Kalau suami bisa mencari nafkah lebih dari cukup, tak masalah kalau istri tidak bekerja. Kalau tidak, istri jangan mengeluh, bekerjalah bersama suami. Cari solusi berdua.

Banyak perempuan yang berani menyalip suaminya. Kalau lambat, jangan buntuti, salip saja. Jangan ikuti mitos bahwa laki-laki itu harus jadi pemimpin. Masa iya orang harus jadi pemimpin hanya karena ia punya z***r. Yang jadi pemimpin itu yang mampu. Yang tidak, harus jadi pengikut. Salip saja.

Emak saya dulu begitu. Boleh dibilang dalam soal kreativitas, Emak adalah pemimpin di rumah kami. Kalau mengandalkan Ayah, kami akan tumbuh jadi anak buruh kebun kelapa. Emaklah yang mengajak Ayah untuk membuka lahan, membuat kebun. Itu pun belum lengkap. Kalau berhenti di situ, kami hanya jadi anak petani kelapa. Uang yang didapat dari kebun, tak akan bisa membiayai sekolah kami.

Ketika diajak membangun kebun, Ayah sanggup. Ia bekerja keras membangun kebun. Tapi ia tak sanggup lebih dari itu. Ayah tak mungkin bisa berdagang. Pada titik itu Emak menyalip. Ia berdagang. Ayah hanya membantu seperlunya. Ia tak pernah menghalangi.

Jadi, kalau suamimu malas, tak kreatif, jangan mengeluh. Kamu yang harus bergerak. Jangan mengeluh, tapi tak mau bergerak juga. Jangan berharap suamimu tiba-tiba berubah jadi ksatria. Sadarlah, itu tak akan terjadi.

Kalau suamimu malas atau tidak kreatif, kamu juga tidak mau bergerak, maka terimalah nasibmu hidup melarat. Kamu boleh mengeluh dan menyalahkan suamimu, tapi sadarilah bahwa itu tidak mengubah apapun. Yang mengubah hidupmu adalah kemauanmu untuk berjuang.

Kalau suami menghalangi, bagaimana? Itulah saatnya kamu meninggalkan dia. Bahkan kalau dia tidak menghalangi, namun tak juga mendukung, sudah cukup alasan untuk meninggalkan dia. Jangan mau hidup seranjang dengan bangkai bernyawa.

Takut? Semua juga takut. Tapi sudah ada ribuan perempuan yang membuktikan bahwa meninggalkan laki-laki semacam itu membuat mereka lepas dari neraka dunia.

Perempuan punya pilihan. Pilihan itu tidak ditentukan oleh keadaanmu sekarang, tapi oleh kemauanmu untuk memilih dan menjalani risiko pilihan itu. Jangan takut karena tak sekolah tinggi, perempuan buta huruf pun bisa mandiri. Jangan takut tak punya modal, perempuan yang mulai hidup dari tukang pikul pun banyak. Sadari bahwa kau bukan tuan putri. Tegaklah berdiri, berjuang untuk hidup sendiri.

Bagi yang belum menikah, pilih calon suami dengan jeli. Jangan sampai dapat suami yang cuma pandai merayu, tapi cari uang tak mampu. Ingat, rayuan tak membuatmu kenyang, juga tak bisa dipakai untuk membayar uang sekolah anakmu.

29/06/2022

Money Can't Buy Happiness

Uang tidak bisa membeli kebahagaiaan. Iya. Karena kebahagiaan ada dalam otak kita. Secara ilmiah rasa bahagia itu ditimbulkan oleh sejumlah hormon yang produksinya dikendalikan otak kita. Ada dopamin, serotonin, oksitosin, endorfin, dan berbagai hormon lain. Kalau ada hormon itu dalam darah kita, maka kita akan merasa nyaman.

Kita tidak bisa membeli hormon-hormon itu. Tapi kita bisa membeli hal-hal yang bisa memicu kebahagiaan di otak kita. Cara yang paling kasar adalah dengan memakai obat atau narkotika. Narkotika itu cara kerjanya adalah dengan memicu produksi hormon-hormon dalam otak, sehingga pemakainya merasa nyaman.

Cara yang lebih "manusiawi" adalah membeli barang atau hal-hal yang memicu hormon-hormon bahagia tadi. Yang s**a mobil, belilah mobil. Yang s**a mobil dan s**a memamerkannya, belilah mobil dan pamerkan. Yang s**a burung, belilah burung. Yang s**a keintiman, belilah keintiman. Dalam hal ini uang bisa dipakai untuk memicu kebahagiaan. Kita harus akui, banyak orang bahagia karena uang.

Yang tidak atau sulit bahagia adalah orang yang tidak bisa berhenti. Mirip dengan pecandu narkotika, ia selalu ingin dosis yang lebih tinggi. Yang punya mobil 3 masih ingin menambah mobil agar merasa lebih bahagia, karena 3 mobil sudah terlalu biasa. Yang s**a memamerkan mobilnya, tidak merasa puas kalau kurang dari 1000 orang memuji atau menjempoli postingnya. Orang-orang ini yang sulit mendapatkan kebahagiaan. Mereka yang lebih tepat dipakai untuk menggambarkan kenyataan tadi, bahwa uang tak bisa membeli kebahagiaan.

Sebenarnya bukan soal uang bisa membeli kebahagiaan atau tidak. Ini soal Anda mau bahagia atau tidak. Bahagia itu soal mengelola pikiran. Kalau Anda bisa mengelola pikiran dengan baik, tanpa perlu banyak-banyak mengeluarkan uang, Anda bisa bahagia. Kalau Anda tidak bisa mengelola, berapa pun uang yang Anda habiskan, tidak akan membuat Anda bahagia.

Dalam kompleks perumahan kami ada telaga yang lumayan besar, mirip danau. Di tepi telaga itu sering saya lihat orang-orang piknik. Mereka tampak menikmati piknik itu. Ada yang mesti menyetir 2 jam ke Puncak atau Lembang untuk piknik. Apa yang mereka dapatkan? Sama-sama kebahagiaan. Kenapa ada orang yang perlu menyetir 2 jam untuk mendapat lebahagiaan yang sama dengan kebahagiaan piknik di pinggir telaga di dekat rumah saya? Semata karena setting dalam otaknya. Yang telah menetapkan bahwa kebahagiaan tidak bisa didapat di pinggir telaga, tidak akan merasakan kebahagiaan. Sesederhana itu.

Yang sudah jauh-jauh pergi ke Lembang atau Puncak pun belum tentu bahagia. Ada yang setelah tiba di sana ternyata tidak puas. Ada yang sudah sampai di Paris, tetap tidak bahagia. Ada yang naik jet pribadi, tidak bahagia juga.

Jadi soalnya bukan apa yang bisa dibeli dan tidak. Soalnya jauh lebih sederhana, atau mungkin juga jauh lebih kompleks, yaitu bagaimana kita mengatur otak kita untuk bahagia.

Bagi saya, bahagia itu adalah menikmati apa yang saya miliki, mengusahakan yang belum saya miliki, kemudian menikmati yang sudah saya raih itu. Yang tidak bisa saya raih, meskipun saya inginkan, lebih sering tidak saya pikirkan. Saya hanya mau memikirkan sesuatu kalau dengan berpikir itu membuat saya bisa meraihnya.

Yang pergi meninggalkan saya, saya senyumin, dan saya bilang: "Ntar juga aku dapat yang lain. At least, aku pernah menikmatimu."

Hasanudin Abdurakhman

APA YANG PERTAMA KALI KAMU LIHATMari kita lihat apa yang dikatakan tentang sifat kepribadian unik yang KAMU miliki menur...
17/07/2020

APA YANG PERTAMA KALI KAMU LIHAT

Mari kita lihat apa yang dikatakan tentang sifat kepribadian unik yang KAMU miliki menurut gambar berikut.

Pertama :.: POHON

Jika hal pertama yang kamu lihat adalah pohon atau batang pohon, ada kemungkinan besar kamu adalah seorang ekstrovert. ,
Kamu menunjukkan kebaikan kepada orang asing dan sopan kepada orang yang kamu kenal, tetapi kamu memiliki batas dan ada dua hal yang tidak akan kamu toleransi: didorong atau diejek.

Kamu adalah jiwa yang sensitif yang menunjukkan belas kasih kepada orang lain. Kamu pura-pura tidak terlalu peduli, tetapi kenyataannya adalah kamu sangat peduli dengan apa yang mereka pikirkan tentang kamu.

Meskipun kamu mengelilingi diri kamu dengan orang-orang yang kamu anggap sebagai teman, Kamu tahu jauh di lubuk hati bahwa hanya sedikit dari mereka yang tulus dan asli. Kamu tampil sebagai orang yang sensitif, tetapi jangan membuat kesalahan - kamu sekuat mereka. Kamu juga sangat intuitif dan ketika ingin menunjukkan emosi kamu yang sebenarnya, kamu lebih s**a menyembunyikannya daripada menampilkannya.

Selain itu, kamu cenderung tidak mempercayai orang dengan mudah. Kamu adalah misteri bagi sebagian orang, dan mereka tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dalam pikiran kamu. Kamu memiliki kecenderungan untuk mengatakan 'ya' pada peluang baru, memastikan kamu berhasil dalam apa pun yang kamu pikirkan.

Kedua :.: AKAR

Jika kamu memperhatikan AKAR terlebih dahulu, kemungkinan kamu adalah seorang introvert. Mengakui kesalahan kamu dan menerima kritik membangun adalah hal yang membantu kamu meningkatkan diri untuk masa depan.

Pada awalnya, ketika orang bertemu kamu, kesan pertama mereka tentang kamu biasanya salah. Sepertinya kamu pernah mendengar "ketika saya bertemu kamu, saya tidak berpikir saya menyukai kamu," atau "ketika saya pertama kali bertemu kamu, saya pikir ___" berkali-kali. Namun kesan ini berubah ketika mereka mengenal kamu dan mereka mulai menyadari bahwa kamu sangat bijaksana, dan memiliki banyak kepribadian. Ini sebenarnya bukan kesalahan kamu, kamu memberikan getaran yang berbeda pada awalnya - kita semua memiliki tembok karena suatu alasan.

Kamu adalah seseorang yang sangat rajin mengerjakan tugas. Jika kamu ingin mencapai sesuatu, kamu akan melakukannya. kamu memiliki moral dan prinsip yang kamu gunakan sebagai panduan untuk hidup. Ini telah membuat kamu menjadi orang yang tahu apa yang mereka inginkan dan kamu mencapai kesuksesan dalam hidup karena kejelasan ini.
Ketika orang-orang mengenal diri kamu yang sebenarnya, menjadi jelas bahwa kamu adalah orang yang mandiri dan bertanggung jawab yang selalu berusaha untuk menjadi versi diri mereka yang lebih baik. Kadang-kadang kamu menderita harga diri rendah, tetapi kamu memiliki teman-teman sejati yang mengingatkan kamu betapa menakjubkannya kamu saat kamu perlu diingatkan akan hal itu.

Ketiga :.: BIBIR

Jika bibir adalah hal pertama yang kamu lihat pada gambar, kamu adalah orang yang sederhana dan pendiam. Kamu lebih s**a kehidupan rata-rata yang tidak rumit oleh keributan yang tidak perlu untuk menemukan kepuasan. Kamu sangat fleksibel dalam pikiran dan perilaku kamu dan selalu mengikuti arus.

Kamu bijak dan terkadang naif karena pikiran kamu tidak jahat dan kamu selalu punya niat baik. Kamu mungkin dianggap lemah dan membutuhkan bantuan tetapi kenyataannya itu tidak benar. Kamu memiliki kekuatan dalam menangani masalah sendiri tanpa bantuan siapa pun.

Kamu tidak peduli dengan hubungan yang rumit dan s**a jujur ​​dengan orang lain. Karena itu orang-orang mendatangi kamu untuk meminta nasihat atau berbicara karena mereka tahu mereka bisa memercayai pendapat kamu.



Klo kalian yg mana friendss :D

28/06/2020

Money Can't Buy Happiness
Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Uang tidak bisa membeli kebahagaiaan. Iya. Karena kebahagiaan ada dalam otak kita. Secara ilmiah rasa bahagia itu ditimbulkan oleh sejumlah hormon yang produksinya dikendalikan otak kita. Ada dopamin, serotonin, oksitosin, endorfin, dan berbagai hormon lain. Kalau ada hormon itu dalam darah kita, maka kita akan merasa nyaman.

Kita tidak bisa membeli hormon-hormon itu. Tapi kita bisa membeli hal-hal yang bisa memicu kebahagiaan di otak kita. Cara yang paling kasar adalah dengan memakai obat atau narkotika. Narkotika itu cara kerjanya adalah dengan memicu produksi hormon-hormon dalam otak, sehingga pemakainya merasa nyaman.

Cara yang lebih "manusiawi" adalah membeli barang atau hal-hal yang memicu hormon-hormon bahagia tadi. Yang s**a mobil, belilah mobil. Yang s**a mobil dan s**a memamerkannya, belilah mobil dan pamerkan. Yang s**a burung, belilah burung. Yang s**a keintiman, belilah keintiman. Dalam hal ini uang bisa dipakai untuk memicu kebahagiaan. Kita harus akui, banyak orang bahagia karena uang.

Yang tidak atau sulit bahagia adalah orang yang tidak bisa berhenti. Mirip dengan pecandu narkotika, ia selalu ingin dosis yang lebih tinggi. Yang punya mobil 3 masih ingin menambah mobil agar merasa lebih bahagia, karena 3 mobil sudah terlalu biasa. Yang s**a memamerkan mobilnya, tidak merasa puas kalau kurang dari 1000 orang memuji atau menjempoli postingnya. Orang-orang ini yang sulit mendapatkan kebahagiaan. Mereka yang lebih tepat dipakai untuk menggambarkan kenyataan tadi, bahwa uang tak bisa membeli kebahagiaan.

Sebenarnya bukan soal uang bisa membeli kebahagiaan atau tidak. Ini soal Anda mau bahagia atau tidak. Bahagia itu soal mengelola pikiran. Kalau Anda bisa mengelola pikiran dengan baik, tanpa perlu banyak-banyak mengeluarkan uang, Anda bisa bahagia. Kalau Anda tidak bisa mengelola, berapa pun uang yang Anda habiskan, tidak akan membuat Anda bahagia.

Dalam kompleks perumahan kami ada telaga yang lumayan besar, mirip danau. Di tepi telaga itu sering saya lihat orang-orang piknik. Mereka tampak menikmati piknik itu. Ada yang mesti menyetir 2 jam ke Puncak atau Lembang untuk piknik. Apa yang mereka dapatkan? Sama-sama kebahagiaan. Kenapa ada orang yang perlu menyetir 2 jam untuk mendapat lebahagiaan yang sama dengan kebahagiaan piknik di pinggir telaga di dekat rumah saya? Semata karena setting dalam otaknya. Yang telah menetapkan bahwa kebahagiaan tidak bisa didapat di pinggir telaga, tidak akan merasakan kebahagiaan. Sesederhana itu.

Yang sudah jauh-jauh pergi ke Lembang atau Puncak pun belum tentu bahagia. Ada yang setelah tiba di sana ternyata tidak puas. Ada yang sudah sampai di Paris, tetap tidak bahagia. Ada yang naik jet pribadi, tidak bahagia juga.

Jadi soalnya bukan apa yang bisa dibeli dan tidak. Soalnya jauh lebih sederhana, atau mungkin juga jauh lebih kompleks, yaitu bagaimana kita mengatur otak kita untuk bahagia.

Bagi saya, bahagia itu adalah menikmati apa yang saya miliki, mengusahakan yang belum saya miliki, kemudian menikmati yang sudah saya raih itu. Yang tidak bisa saya raih, meskipun saya inginkan, lebih sering tidak saya pikirkan. Saya hanya mau memikirkan sesuatu kalau dengan berpikir itu membuat saya bisa meraihnya.

Yang pergi meninggalkan saya, saya senyumin, dan saya bilang: "Ntar juga aku dapat yang lain. At least, aku pernah menikmatimu."

29/05/2020
Happy birthday ,
04/05/2020

Happy birthday ,

Anjing PenurutSebagian besar orang dewasa menginginkan pasangan hidup yang setia, lucu, dan penurut seperti anjing pudel...
13/12/2019

Anjing Penurut

Sebagian besar orang dewasa menginginkan pasangan hidup yang setia, lucu, dan penurut seperti anjing pudel. Meskipun sebagian besar kenyataannya hanya mendapatkan yang seperti anjing buldog yang kurang penurut dan kurang setia.

Yah, meskipun Buldog juga masih bisa dilatih untuk menjadi anjing yang setia dan penurut, tapi hampir mustahil untuk dibuat menjadi lucu.

Perbedaan yang mendasar antara pasangan hidup dan binatang adalah pada bagian perasaan dan jiwanya.

Tentu saja mendidik pasangan tidaklah sama dengan melatih binatang pada pertunjukan-pertunjukan sirkus. Ikan lumba-lumba bisa menjadi sangat patuh karena mengharapkan ikan-ikan yang lebih kecil sebagai hadiah atas setiap prestasinya. Pasangan hidup tidaklah cukup dengan itu, mereka butuh sesuatu yang jauh lebih besar dan jauh lebih emosional, apakah itu berupa perhatian, waktu luang, hadiah, pujian, dan lain-lain.

Topeng Monyet juga bisa dibuat menjadi sangat patuh karena melalui berbagai proses penyiksaan yang menyakitkan. Pasangan juga bisa dibuat demikian, disiksa sedemikian rupa agar menjadi orang yang penurut, tetapi mungkin tidak akan pernah berhasil, karena jauh dilubuk hatinya dia hanya ingin segera terlepas dari cengkramanmu, mungkin hanya sedang menunggu waktu yang lebih tepat untuk lari dari sisimu.

Mungkin metode melatih binatang sangat berbeda dengan melatih manusia secara umum, karena melatih binatang mungkin hanya dibutuhkan sedikit keahlian dan sedikit kesabaran.

Manusia tentunya lebih banyak dari itu, dibutuhkan lebih banyak keteladanan, lebih banyak kesabaran, dan lebih banyak pengalaman. Karena walau bagaimanapun secara umum manusia memiliki perasaan yang sesitif dan kejiwaan yang relatif goyah.

Sumber Gambar: Mikealee Lundgren / FOAP/Getty Images

*Andros Takuyama

26/11/2019

Awetnya Perjodohan

Masih menjadi misteri kenapa pernikahan hasil perjodohan relatif lebih awet ketimbang hasil pendekatan selama 5 tahun ke atas. Sudah saatnya menjadi perbincangan yang serius. Disaat rumah tangga konvensional sudah mulai tumbang satu-persatu tercerai berai, sebaliknya pernikahan hasil perjodohan justru tampak lebih awet, adem ayem, tentrem, loh jinawi, dan anaknya banyak.

Apa sebab ? Mungkin pernikahan hasil perjodohan selalu diawali dengan pemakluman terhadap masing-masing pasangan. Saat mereka melakukan sedikit kesalahan masing-masing akan bergumam, "wajar dia bukan pilihanku, melainkan pilihan orang tuaku, dan aku tidak akan mengecewakan mereka." Sampai akhirnya masing-masing individu akan saling menyadari dan saling menyayangi satu sama lain.

Sebaliknya hasil pendekatan 5 tahun ke atas cenderung diawali dengan rasa kaget. Iya kaget, kaget karena pasca pernikahan sifat pasangannya telah berubah 180 derajat, berbeda dengan waktu pendekatan 5 tahun yang silam.

Pendekatan memang selalu dibumbui oleh kepalsuan, karena ribuan topeng telah dipersiapkan untuk saling mengelabui satu sama lain. Jadi wajar saja mereka kaget, karena semua topeng akan mulai terlepas satu persatu.

Buka Dulu Topengmu.

*Andros Takuyama

23/11/2019

Bertengkar tidak Selamanya Buruk

Pertengkaran suami istri jika tidak dikelola dengan bijak dapat menyebabkan kegaduhan yang berujung pada perceraian. sebaliknya pertengkaran juga dapat menghasilkan suatu hal yang positif jika dikelola secara benar.

Pertengkaran dengan emosi yang terkontrol dan stabil dapat menghasilkan anak-anak yang lucu di atas kasur, itulah sebabnya kenapa banyak orang tua jaman dahulu anak-anaknya relatif banyak, karena umumnya mereka itu dijodohkan oleh orang tuanya, jadi mereka cenderung sering bertengkar.

Dalam dunia politik juga sama, Indonesia menjadi semakin maju karena mampu mengelola pertengakaran antara Jokowi dan Prabowo.

Di dalam perusahaan pertengkaran sering dilakukan oleh para direksi dan komisaris untuk menghasilkan kebijakan yang strategis. Sehingga perusahaan semakin maju dan profitable.

Pertengkaran juga hampir dilakukan oleh semua pengikut nabi, hal itu dilakukan untuk mendapatkan pengaruh yang luas dan pengikut yang signifikan.

Pertengkaran itu bersifat manusiawi selama masih dalam koridor yang terkontrol. Toh tujuan utama pertengkaran adalah untuk mencari kebenaran, memperbaiki dua sisi dari semua pihak, untuk saling mengakui kekurangan masing-masing.

Bertengkar itu sejatinya sama seperti saat kamu sedang mengobrol, hanya saja intonasinya sedikit lebih tinggi, seperti orang batak yang tengah berkomunikasi. Tapi intinya sama, demi kebaikan. Keep kalm.

*Andros Takuyama

Address

Jalan Melati Raya
Bojonggede

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tentang Bahagia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share