Fakta burung

Fakta burung Pecinta burung

Kacer atau Kucica kampung (Copsychus saularis), dalam istilah bahasa Inggris dikenal dengan nama Oriental-magpie robin. ...
19/11/2021

Kacer atau Kucica kampung (Copsychus saularis), dalam istilah bahasa Inggris dikenal dengan nama Oriental-magpie robin. Ia adalah salah satu jenis burung pengicau kecil dan termasuk ke dalam famili Muscicapidae. Burung ini berwarna hitam dan putih dengan ekor yang panjang. Ekornya terangkat ke atas jika mereka sedang mencari makanan di tanah atau kadang ketika sedang bertengger.

Berikut adalah fakta tentang burung kacer yang jarang diketahui:

-Kicauan Burung Kacer
Studi yang dilakukan terhadap kicauan burung kacer menunjukan bahwa setiap burung memiliki “dialek” yang berbeda di dalam kicauannya. Namun, beberapa burung juga ada yang terkadang meniru kicauan burung lain yang ia dengar. Hal ini sebagai pertanda keberadaan mereka di daerah tersebut. Burung kacer jantan biasanya juga akan berkicau pada saat merasa terancam, mempertahankan teritori, menyerah, atau stress.

Burung Kacer yang akan diikutsertakan dalam kontes burung kicau perlu dirawat dan dilatih dengan penuh ketekunan, keuletan dan kesabaran supaya mampu menghasilkan suara lantang yang konsisten.

Makanan yang biasa dikonsumsi oleh Burung kacer adalah serangga dan hewan invertebrata kecil lainnya. Meskipun dikenal sebagai insektivora, mereka terkadang juga mengkonsumsi nektar bunga, ikan, lintah dan cicak. Mereka biasa mencari mangsa pada sore hari.

Di Jawa tengah dan Jawa timur, burung ini dikenal dengan sebutan srintil. Burung ini terbilang sangat aktif mencari makan, mulai dari pohon kelapa, randu, pisang atau ranting pohon kering. Burung ini merupakan salah satu makhluk penyendiri, akan tetapi ia akan selalu bersama pasanganya pada saat musim kawin.

-Keberadaan Burung Kacer Mulai Berkurang

Hewan ini termasuk ke dalam kategori “beresiko rendah” di dalam daftar merah IUCN. Di Singapura dan Hong Kong, burung ini banyak terlihat pada tahun 1920an. Namun keberadaannya mulai berkurang di tahun 1970an. Perdagangan berlebihan dan kehilangan habitat diduga menjadi alasan utamanya. Untuk itu, hewan ini l

Burung Murai Batu atau dikenal juga dengan Kucica hutan merupakan salah satu spesies burung yang termasuk dalam famili M...
19/11/2021

Burung Murai Batu atau dikenal juga dengan Kucica hutan merupakan salah satu spesies burung yang termasuk dalam famili Muscicapidae atau burung cacing. Bersama Cucak Jenggot, Kenari dan Lovebird,

fakta tentang Murai Batu atau Kucica hutan adalah sebagai berikut:

-Burung Petarung.
Murai Batu dikenal sebagai burung yang memiliki mental pemberani dan mudah tersinggung. Jika Murai mendengar kicauan atau melihat burung lain, keinginan burung tersebut untuk bertempur akan tersulut. Dengan gagahnya Murai akan membusungkan dada, perut dan mengangkat ekornya untuk menunjukkan bahwa ia berkuasa. Menarik bukan?

-Dapat Menirukan Kicauan Burung Lain
Selain temperamen Murai juga merupakan burung yang kocak. Hewan cantik berekor panjang ini mampu menirukan kicauan burung lain yang ia dengar. Tidak hanya meniru, suara Murai Batu bahkan lebih lantang dan nyaring daripada kicauan burung yang ditirukannya.

Inilah mengapa pada setiap kompetisi kicau burung, Murai cenderung lebih unggul dibanding lawannya.

-Mudah Jinak Dan Patuh Pada Pemiliknya
Meskipun habitat asli Murai Batu adalah hutan dengan pepohonan yang tinggi, tetapi ketika menjadi hewan peliharaan burung ini mudah beradaptasi dengan tempat tinggal baru atau sangkar burung. Tidak heran jika hewan ini banyak diburu.

Karena selain suara dan nilai jualnya yang tinggi, Murai juga bisa dijadikan hewan peliharaan yang jinak dan patuh.

-Memiliki 3 Warna Bulu Yang Berbeda
Kecantikan Murai Batu terletak pada 3 warna bulu yang terdapat pada tubuhnya. Murai memiliki bulu berwarna hitam yang menutupi hampir semua bagian tubuhnya kecuali bagian badan bawah yang memiliki bulu dengan gradasi warna merah-jingga dan bagian kepala yang dihiasi bulu bersemburat biru.

Pada beberapa jenis murai, bagian ekornya yang panjang juga dihiasi beberapa bulu putih yang cantik. Panjang ekor Murai biasanya berkisar antara 8 sampai 23 cm. Sedangkan untuk Murai Batu Medan, panjang ekornya bisa mencapai 32 cm melebihi panjang tubuh burung itu sendiri.

Ada berbagai jenis burung yang menarik untuk dipelihara. Salah satunya adalah burung kutilang. Burung yang memiliki nama...
18/11/2021

Ada berbagai jenis burung yang menarik untuk dipelihara. Salah satunya adalah burung kutilang. Burung yang memiliki nama latin Pycnonotus aurigaster ini nyatanya dikenal karena kicauan suaranya yang merdu

fakta menarik mengenai burung kutilang!

1.Mudah Beradaptasi

Bukan hanya di daerah yang masih terjaga lingkungannya, burung kutilang pun cukup banyak ditemukan pada daerah yang pembangunannya cukup ramai. Hal ini disebabkan burung kutilang menjadi salah satu jenis burung yang dinilai mudah untuk beradaptasi dengan tempat baru.

2.Jenis Burung Jinak

Burung kutilang menjadi salah satu jenis burung yang jinak. Dengan begitu, burung kutilang cocok untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah.

3.Kicauannya Beragam

Selain mudah beradaptasi dan jinak, burung kutilang menjadi salah satu jenis burung yang dinilai memiliki jenis kicau cukup beragam. Bahkan, jika dirawat dengan baik dan tepat, burung kutilang menjadi salah satu jenis burung yang tidak kalah dengan burung kicau lainnya.

Itulah beberapa fakta menarik tentang burung kutilang. Kualitas burung kutilang bisa terus ditingkatkan dengan pemeliharaan yang tepat.

Burung kenari dengan nama latin Serius canaria merupakan burung yang memiliki postur mungil. Meskipun posturnya kecil, s...
18/11/2021

Burung kenari dengan nama latin Serius canaria merupakan burung yang memiliki postur mungil. Meskipun posturnya kecil, suara kicaunya begitu nyaring.

Satwa ini pertama kali ditemukan oleh Jean de Berthan Cout, seorang pelaut asal Perancis. Meski bernama kenari, namun burung ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan pohon kenari. Penamaan “kenari” merujuk pada nama pulau yang menjadi habitat aslinya, yakni Kepulauan Canary.

Ciri & Karakteristik Kenari

Burung kenari biasa disebut sebagai burung penyanyi. Ciri khas utama dapat dilihat dari posturnya serta kombinasi warna bulunya yang unik. Kenari kaya akan jenis suara kicauan. Nada yang dikeluarkannya juga terdengar seperti irama.

Adapun karakter dasar dari satwa kelas Aves ini antara lain:

-Mudah berdaptasi atau mempunyai tingkat penyesuaian diri terhadap lingkungan yang begitu mengesankan.

-Penyanyi dan petarung. Apabila dipertemukan dengan sesamanya, maka semangat tempur untuk berkicau semakin berkobar.

-Birahi mudah naik. Jika dibandingkan dengan jenis burung lainnya, kenari lebih mudah naik secara birahi. Biasanya hal ini juga didukung dengan pakan yang kurang tepat, penjemuran berlebih, atau melihat spesies betina.

-Mudah jinak. Kemampuan adaptasi kenari terbilang tinggi, sehingga burung ini mudah jinak kepada manusia.

-Tidak mudah stress. Sebagai burung yang sering dijagokan dalam perlombaan, kenari memiliki ketahanan yang baik terhadap stress. Bahkan sudah ratusan tahun satwa satu ini berinteraksi dengan manusia.

Habitat dan Makanan

Burung kenari merupakan jenis satwa arboreal yang menghabiskan waktunya di atas pohon. Satwa dengan kemampuan kicau yang nyaring ini menyukai biji-bijian sebagai pakan utamanya.

Address

Desa Jatirokeh, Kecmatan Songgom, Kabupaten Brebes
Brebes

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fakta burung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Fakta burung:

Share