14/12/2016
Sariawan
dalam istilah medis disebut stomatitis, merupakan istilah umum yang menunjukkan peradangan dan rasa sakit pada mulut sehingga dapat membuat penderitanya terganggu saat makan, bicara, dan tidur. Sariawan dapat terjadi di bagian mana saja dalam mulut, termasuk pada p**i bagian dalam, bibir, gusi, lidah, dan langit-langit.
Bersumber dari: Mengenal Jenis-Jenis Sariawan dan Penyebabnya | Mediskus
Tahukah Anda sariawan ternyata memiliki beberapa jenis, dan penyebab sariawan pun berbeda-beda untuk tiap jenisnya, berikut jenis-jenis sariawan yang perlu Anda ketahui:
1. Stomatitis Aphtous atau canker sore Merupakan jenis sariawan yang sering terjadi disebut juga dengan istilah ulkus aphthous, merupakan ulkus (luka sariawan) yang berwarna pucat atau kuning dengan pinggir luarnya berwarna kemerahan baik tunggal maupun berkelompok yang terletak dalam mulut, biasanya terjadi pada p**i bagian dalam, bibir dan lidah (baca: sariawan di lidah). Biasanya berlangsung selama 5 sampai 10 hari dan tidak disertai demam atau badan panas dingin.
2. Sariawan Herpes Simplex atau cold sore Sesuai dengan namanya sariawan ini disebabkan oleh infeksi virus herpes. Memiliki ciri sariawan yang berkelompok pada bibir bagain dalam, sedangkan herpes pada kulit sekitar bibir berisi cairan yang lambat laun akan berkerak atau keropeng. Sariawan yang disebabkan oleh herpes ini jarang terjadi pada gusi atau langit-langit mulut. Berlangsung sekitar 7 sampai 10 hari. Sebelum muncul sariawan biasanya didahului dengan rasa kesemutan, nyeri, atau pedih panas seperti terbakar. Terkadang disertai dengan gejala yang mirip pilek atau flu.
3. Sariawan Iritasi Iritasi pada mulut dapat menyebabkan lapisan mukosa mulut menjadi rusak kemudian timbullah ulkus atau luka sariawan. Mungkin hal ini sering kita alami, contohnya ketika asyik-asyiknya makan tiba-tiba lidah tergigit, eh beberapa hari kemudian menjadi sariawan di bagian lidah yang tergigit tadi. Atau ketika keasyikan makan krupuk atau kripik dalam jumlah yang banyak, eh keesokan harinya mulut pada lecet dan akhirnya menjadi sariawan.
Bagaimana mengatasi dan mengurangi efek sariawan?
1. Hindari makanan terlalu panas
2. sering seringlah berkumur dengan air garam setiap pagi
3. Jangan mengunyah terlalu cepat atau makan sambil bicara
4. Gunakan penyegar nafas berbahan alami seperti green tea leaf untuk mencegah penyebaran kuman dan bakteri dimulut
5. Rajin lah menggosok gigi
Info By
BC PALEM JAKARTA BARAT
Distributor Green Tea Leaf Mouthfresh
Ruko Malibu City Resort J23-A
cengkareng Jakarta Barat
021-56945074
fortunehouse.longrich.co.id